Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.026 views

Memuja Fisik Cantik, PR Besar Ibu dalam Mendidik Anak Gadisnya

 

Oleh: Fatimah Azzahra, S. Pd

Nama Isabella Guzman mendadak viral di lini masa. Tahun 2013 yang lalu, gadis cantik itu membunuh ibunya sendiri dengan ratusan tusukan. Bukan hanya itu, wanita asal Colorado, Amerika Serikat, itu membuat publik terhenyak karena ekspresi yang tidak biasa saat hadir di persidangan. Isabella Guzman tampak tersenyum ke kamera. Pada video berikutnya wanita kelahiran 28 Agustus 1995 ini juga memasang pose bercanda, menunjuk-nunjuk matanya dengan jari, sambil kembali memasang senyum. (Detik.com, 8/9/2020)

Sebanyak 151 tusukan, ia hunjamkan di wajah dan leher ibu kandungnya sendiri. Ia juga memukul ibunya dengan tongkat baseball hingga sang ibu meninggal. Sangat mengerikan. Walau demikian, hasil persidangan menyatakan Isabella Guzman tidak bersalah karena dideteksi bahwa dirinya mengidap paranoia skizofrenia. Penyakit mental yang sudah ada sebelum ia melakukan pembunuhan. Akhirnya ia pun dibawa ke rumah sakit jiwa.

Satu hal yang mencuri perhatian saya, bukan hanya kasus ibu dan anak ini, tapi juga bagaimana netijen Indonesia menyikapinya. Video yang sudah lawas ini baru viral 7 tahun setelah kejadian karena para milenials memposting ulang atau membagikannya di halaman media sosialnya. Dan captionnya pun membuat saya terhenyak, "Baru kali ini ngefans sama psikopat cantik".

Astagfirullah. Yang jadi perhatian malah paras rupawan Isabella. Apakah ini menandakan tingkatan berpikir anak muda kita? Saya sangat berharap tidak. Seolah karena cantik, maka tak apa jadi pembunuh.

Dari caption ini pun saya jadi sadar akan PR besar perempuan, sebagai ibu dari generasi. Di tangannya tanggung jawab mendidik anak-anak diletakkan. Maka, perempuan saat ini seharusnya tidak hanya menyibukkan diri dengan kemampuan mempercantik wajah dengan skincare dan make up, tapi juga mempercantik diri dengan ilmu agama dan ilmu parenting.

Allah pun sudah menurunkan fitrah mencintai dan mengayomi pada diri perempuan demi bekal mendidik generasi masa depan. Fitrah ini harus diperkuat dengan pondasi keimanan yang menjadikan Allah sebagai Pencipta dan Pengatur sebagai tempat kembali yang selalu kita cari dalam segala kesempatan. Sehingga standar dan kacamata menurut aturan Allah lah yang akan dipakai. Walau tidak suka akan berusaha menyukai kalau itu wajib atau sunnah, walau suka akan berusaha menghindari dan meninggalkan kalau itu makruh atau haram.

Ibu pun akan bersandar pada Allah saja dalam mendidik anaknya. Karena sungguh kita tak akan sanggup diri kita mendidik anak-anak tanpa pertolonganNya. Tentunya dengan diiringi ikhtiar, seperti mendidik anak dengan cinta dan kasih sayang. Mengisi tangki cinta anak setiap hari agar ia kuat menghadapi konflik yang terjadi.

Ibu pun diingatkan untuk mendampingi anak-anak dengan kalimat positif. Mengganti kata tidak bisa menjadi bisa. Mengubah masalah menjadi tantangan. Mencoba memberikan pilihan solusi atas masalah bukan fokus membahas masalah. Karena kata-kata bisa mematahkan dan membuat depresi orang yang punya potensi hebat. Apalagi kata-kata itu keluar dari lisan orang yang ia sayangi. Maka, akan membuat dirinya kerdil, tidak percaya diri bahkan membenci orangtuanya sendiri.

Selain kata-kata, intonasi suara dan gesture atau bahasa tubuh pun harus diperhatikan. Albert Mehrabian, seorang Profesor Emeritus Psikologi di Universitas California menyatakan dalam berkomunikasi kata-kata hanya berperan 7%, sementara intonasi suara 38% dan bahasa tubuh 55%.  Bukankah dalam al qur'an Allah pun sudah mengingatkan kita untuk tidak meninggikan suara di hadapan orangtua sebagai adab terhadap mereka? Lantas, orangtua pun punya adab yang sama terhadap anak-anaknya, apalagi anak-anaknya masih kecil.

Rasul pun mencontohkan bagaimana mengungkapkan rasa sayang dan kasihnya kepada anak-anaknya, anak-anak kaum muslim. Dengan membelainya, memeluknya, memangkunya, mendo'akan kebaikan untuknya.

Hati-hati dalam mendidik, jangan sampai anak sendiri membenci ibunya. Jangan sampai pula anak-anak kita salah memilih idola. Karena idola akan mempengaruhi mereka secara sadar atau tidak. Mari kembali ke dalam pangkuan agama. Agar terpelihara fitrah kita dalam keimanan pada Nya. Agar terpelihara dari kemaksiatan yang menyesakkan dada. Wallahu'alam bish shawab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Orang Bersenjata Tak Dikenal Tembak Mati Menpora Pemerintahan Syi'ah Houtsi di Sana'a

Orang Bersenjata Tak Dikenal Tembak Mati Menpora Pemerintahan Syi'ah Houtsi di Sana'a

Rabu, 28 Oct 2020 12:00

Polemik Pernyataan Presiden Prancis, Legislator: Sudah Sepatutnya Umat Islam Marah!

Polemik Pernyataan Presiden Prancis, Legislator: Sudah Sepatutnya Umat Islam Marah!

Rabu, 28 Oct 2020 11:54

Ganjar Kerja Keras Singkirkan Puan dan Budi Gunawan

Ganjar Kerja Keras Singkirkan Puan dan Budi Gunawan

Rabu, 28 Oct 2020 10:46

Ilmuwan Temukan Bukti Hubungan Bakteri Usus dan Autisme

Ilmuwan Temukan Bukti Hubungan Bakteri Usus dan Autisme

Selasa, 27 Oct 2020 23:02

Inilah 6 Langkah Mendidik Anak Pandai Bersyukur

Inilah 6 Langkah Mendidik Anak Pandai Bersyukur

Selasa, 27 Oct 2020 22:57

Peneliti LIPI: Pemerintah Perlu Perbaiki Cara Komunikasi Publik

Peneliti LIPI: Pemerintah Perlu Perbaiki Cara Komunikasi Publik

Selasa, 27 Oct 2020 22:57

Wapres Tegaskan Cita-Cita Indonesia Menjadi Pusat Produk Halal Terbesar di Dunia

Wapres Tegaskan Cita-Cita Indonesia Menjadi Pusat Produk Halal Terbesar di Dunia

Selasa, 27 Oct 2020 22:50

Adu Domba Pakai Bendera, Tak Etis!

Adu Domba Pakai Bendera, Tak Etis!

Selasa, 27 Oct 2020 22:29

Supermarket Kuwait Tarik Produk Prancis Dari Rak Penjualan Terkait Penghinaan Terhadap Nabi Muhammad

Supermarket Kuwait Tarik Produk Prancis Dari Rak Penjualan Terkait Penghinaan Terhadap Nabi Muhammad

Selasa, 27 Oct 2020 20:45

UEA Kirim Bantuan Lebih 500 Juta USD Ke Sudan Setelah Khartoum Menormalisasi Hubungan Dengan Israel

UEA Kirim Bantuan Lebih 500 Juta USD Ke Sudan Setelah Khartoum Menormalisasi Hubungan Dengan Israel

Selasa, 27 Oct 2020 20:30

Ketua Dewan Pemukiman Israel: Pilih Trump Jika Anda Peduli Israel

Ketua Dewan Pemukiman Israel: Pilih Trump Jika Anda Peduli Israel

Selasa, 27 Oct 2020 20:02

Salah Mereka yang Cadaran Apa Sih?

Salah Mereka yang Cadaran Apa Sih?

Selasa, 27 Oct 2020 17:50

Jangan Biarkan Insecure Racuni Diri

Jangan Biarkan Insecure Racuni Diri

Selasa, 27 Oct 2020 17:14

Libya Kecam Komentar Islamofobia Emmanuel Macron, Tuntut Presiden Prancis Itu Minta Maaf

Libya Kecam Komentar Islamofobia Emmanuel Macron, Tuntut Presiden Prancis Itu Minta Maaf

Selasa, 27 Oct 2020 15:15

Bintang MU Paul Pogba Bantah Mundur Dari Timnas Prancis Terkait Komentar Anti-Islam Macron

Bintang MU Paul Pogba Bantah Mundur Dari Timnas Prancis Terkait Komentar Anti-Islam Macron

Selasa, 27 Oct 2020 14:35

Kader Mubaligh Pemuda Persis Diharapkan Miliki Himmah

Kader Mubaligh Pemuda Persis Diharapkan Miliki Himmah

Selasa, 27 Oct 2020 14:29

HNW Sebut My Flag Merah Putih vs Radikalisme Bukan Film NU

HNW Sebut My Flag Merah Putih vs Radikalisme Bukan Film NU

Selasa, 27 Oct 2020 08:39

Materi Fatwa untuk Munas MUI Masih Diinventarisir

Materi Fatwa untuk Munas MUI Masih Diinventarisir

Selasa, 27 Oct 2020 08:07

Rezim Ngotot dan Bandel

Rezim Ngotot dan Bandel

Senin, 26 Oct 2020 23:54

WhatsApp Uji Coba Fitur 'Join Missed Calls'

WhatsApp Uji Coba Fitur 'Join Missed Calls'

Senin, 26 Oct 2020 22:50


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X