Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.723 views

Peran Penting Ibu dalam Menumbuhkan Fitrah Iman

 

Oleh: R. Raraswati *)

Dunia maya kembali dihebohkan dengan viralnya video perbuatan mesum di jalan raya Surabaya. Perbuatan mesum pria dan wanita yang sedang mengendarai sepeda motor ini sangat meresahkan warga. Kedua pelaku dapat terancam hukuman dan dijerat pasal 281 KUHP tentang perbuatan asusila dan kesopanan di tempat umum (Kompas.tv16/12/2020).

Penyelidikan Polrestabes Surabaya atas pelaku video mesum tersebut membuahkan hasil. Kamis (17/12), Polsek Tambaksari mengamankan pelaku. (Jawapos.com, 18/12/2020)

Kasus ini merupakan satu dari banyak fakta yang terjadi di negeri ini. Tersebarnya video asusila sangat meresahkan masyarakat. Terlebih anak-anak sekarang melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang dengan mudah mengakses apapun termasuk video tersebut. Tentu hal ini dapat merusak moral generasi negeri.

Banyaknya kasus asusila yang terjadi tidak terlepas dari penerapan sistem kapitalis-sekuler yang memisahkan agama dari kehidupan. Pornografi, pornoaksi seolah menjadi tontonan biasa bagi orang dewasa juga para remaja bahkan anak-anak. Kondisi ini dijadikan sasaran empuk bagi pihak-pihak jahil yang ingin meraup kekayaan dengan cara instan. Mereka  hanya berharap videonya banyak ditonton. Semakin banyak ditonton, maka semakin banyak follower dan keuntungan pun semakin mengalir. Mereka tidak memikirkan bahwa  pornografi sangat merusak moral dan masa depan generasi.

Siapa pun pelaku dan penyebar video asusila tersebut tidak dibenarkan oleh negara maupun agama. Pentingnya penanaman keimanan, takut kepada Sang Pemilik kehidupan dalam hal ini Allah menjadi pondasi penting yang harus dimiliki setiap orang. Di sinilah peran penting ibu sebagai pendidik pertama dan utama dalam keluarga untuk menumbuhkan fitrah iman pada putra putrinya.

Sedangkan peran ibu dalam menumbuhkan fitrah iman anak mulai tergerus di masa kapitalis seperti sekarang ini. Para wanita terutama ibu yang memiliki kewajiban mengurus keluarga dan anak justru disibukkan dengan peran aktif dalam pekerjaan. Wanita didorong untuk dapat memiliki kemandirian finansial yang akhirnya meninggalkan peran utamanya dalam keluarga. Padahal, kedekatan dan campur tangan langsung seorang ibu menjadi kunci terbentuknya generasi beriman.

Sejatinya fitrah keimanan telah diberikan Allah sebelum bayi dilahirkan. Sebagaimana Firman Allah dalam Al-Qur’an Surat Al-A’raf Ayat 172:

Yang artinya: Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): "Bukankah Aku ini Tuhanmu?" Mereka menjawab: "Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi". (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)"

Ayat tersebut menunjukkan bahwa fitrah keimanan sudah dimiliki setiap bayi yang baru lahir. Orang tua terutama ibu, mempunyai kewajiban untuk menumbuhkan fitrah keimanan tersebut. Dalam sebuah hadits juga disebutkan: Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Semua bayi dilahirkan di atas fitrah, kemudian kedua orang tuanya menjadikannya beragama Yahudi, Nashrani, atau Majusi.” (HR. Al-Bukhâri, no. 1359 dan Muslim, no. 2658)

Dalam hadits tersebut tidak disebutkan orang tuanya menjadikannya beragama  Islam, karena memang fitrahnya bayi sudah Islam sejak dalam kandungan sebagaimana disampaian pada Al-Qur’an Surat Al-A’raf Ayat 172 di atas.

Peran orang tua, terutama ibu sangat besar dalam menumbuhkan fitrah keimanan tersebut. Seorang muslimah akan menumbuhkan fitrah keimanan putra-putrinya sejak dalam kandungan dengan memperdengarkan ayat-ayat Al-Qur’an. Bahkan sudah mempersiapkan generasi beriman jauh sebelum menikah dengan memilih calon suami yang sholeh.

Setelah bayi lahir, ada beberapa peran ibu dalam menumbuhkan fitrah keimanan pada anak. Diantaranya adalah:

Pertama: Pemberian asi

Di usia anak 0-2 tahun ini, tahap penguatan fitrah keimanan dengan memberikan ASI secara eksklusif, menghadirkan hati, perhatian, sentuhan, pandangan dan sebagainya ketika menyusui.

Dalam pemberian ASI, sang bayi merasakan adanya Zat yang memberi rizqi, melindungi, merawat, menyayangi dstnya.

Itulah mengapa menyusui diwajibkan karena sebagai bentuk penguatan dan perawatan syahadah Rubbubiyatullah.

Kedua: Membangun imajinasi/gambaran positif

Pada saat anak usia 3-6 tahun adalah tahap merawat fitrah keimanan dengan membangun imajinasi keindahan tentang Allah, tentang Rasulullah SAW, tentang Islam dan kebaikan lainnya sehingga melahirkan kesan dan cinta yang mendalam. Cinta sebelum Islam, Iman sebelum Amal.

Dilarang merusak imajinasi anak di usia ini tentang indahnya Al Haq. Para ulama meminta untuk menunda menceritakan tentang neraka, perang akhir zaman, Dajjal, qiyamat dstnya, sampai benar-benar fitrahnya kuat di usia 7 tahun ke atas.

Dilarang mendidik adab dengan memaksa, menyakitkan hatinya, dan seterusnya, agar tidak malah membenci adab. Namun upayakanlah adab berkesan indah. Jadi tahap ini sepenuhnya full cinta namun tidak memperturutkan yang tidak baik.

Ceritakanlah hal hal indah yang membuat ananda sangat tergugah, berkesan mendalam dan antusias pada kebenaran. Suasanakanlah keshalihan dalam setiap momen dan kesempatan tanpa terasa dan formal.

Ini tahap emas untuk mengenalkan Allah, Rasulullah SAW dan kebaikan kebaikan Islam.

Ketiga: Membangkitkan kesadaran, mengenalkan nilai, perintah dan larangan di usia 7-10 tahun

Pada usia ini ibu berperan memperkenalkan nilai, perintah dan larangan Allah. Kemudian berusaha  membangkitkan kesadaran anak  melaksanakannya secara mandiri.

Metodenya adalah keteladanan dan suasana keshalihan yang berkesan mendalam. Sehingga setelah anak memasuki usia 11 tahun, dia telah mandiri dalam melaksanakan kewajibannya.

Meski demikian, peran ibu yang telah dilaksanakan dengan baik dalam keluarga, tidak menjamin sepenuhnya menjadikan anak tumbuh dewasa sesuai harapan. Karena ada peran masyarakat dan negara yang juga harus terlibat. Masyarakat memiliki tanggung jawab dengan memberikan lingkungan yang baik bagi tumbuh kembang anak. Memberikan keamanan dan kegiatan positif untuk menumbuhkan potensi yang dimiliki dan sesuai pola asuh yang diterapkan dalam keluarga.

Adapun tanggung Negara adalah melindungi keluarga sesuai wewenangnya. Negara dapat menegakkan undang-undang dan aturan dengan memberi sanksi tegas bagi pelaku asusila agar ada efek jera. Mengawasi media informasi agar melakukan fungsi edukasi kepada masyarakat, dan melarang munculnya informasi atau tayangan yg menampilkan contoh-contoh buruk bagi anak-anak dan pemuda yang berdampak pada rusaknya moral dan iman. Selanjutnya, mengkaji ulang sistem pendidikan di setiap jenjangnya, dalam rangka mempersiapkan generasi agar memiliki tekad membentuk keluarga yang sesuai dengan nilai agama.

Semoga di hari ibu tahun ini, semakin banyak para wanita yang sadar akan peran pentingnya dalam mempersiapkan generasi beriman pencetak peradaban gemilang. Wallahua’lam bisshawab. (rf/voa-islam.com)

*) Penulis adalah Freelance author dan muslimah peduli generasi

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Latest News
Permakluman Tindak Kemungkaran, Ibliskah?

Permakluman Tindak Kemungkaran, Ibliskah?

Kamis, 06 May 2021 12:57

Larangan Mudik Jilid II dengan Problematikanya

Larangan Mudik Jilid II dengan Problematikanya

Kamis, 06 May 2021 11:06

Akhir Ramadhan, ASAR Humanity Berbagi Kebahagiaan dengan Yatim-Dhuafa

Akhir Ramadhan, ASAR Humanity Berbagi Kebahagiaan dengan Yatim-Dhuafa

Kamis, 06 May 2021 10:14

Seorang Wanita Mali Lahirkan 9 Bayi Sekaligus

Seorang Wanita Mali Lahirkan 9 Bayi Sekaligus

Rabu, 05 May 2021 20:27

Taliban Rebut Sebuah Distrik Di Baghlan Utara Afghanistan

Taliban Rebut Sebuah Distrik Di Baghlan Utara Afghanistan

Rabu, 05 May 2021 19:15

Sayap Militer Hamas Peringatkan Israel Atas Serangan Geng Zionis Di Yerusalem Timur

Sayap Militer Hamas Peringatkan Israel Atas Serangan Geng Zionis Di Yerusalem Timur

Rabu, 05 May 2021 18:54

Jangan Tinggalkan Doa Ini di Lailatul Qadar

Jangan Tinggalkan Doa Ini di Lailatul Qadar

Rabu, 05 May 2021 15:08

Tips Menghindari Tag Video Porno di Facebook

Tips Menghindari Tag Video Porno di Facebook

Rabu, 05 May 2021 14:59

Al Qur'an, Perempuan, dan Literasi

Al Qur'an, Perempuan, dan Literasi

Rabu, 05 May 2021 14:52

E-KTP untuk Transgender, dari Toleransi Hingga Mengasihi

E-KTP untuk Transgender, dari Toleransi Hingga Mengasihi

Rabu, 05 May 2021 14:31

Indonesiaku Hijau, Cara PKS Lawan Penghancuran Global

Indonesiaku Hijau, Cara PKS Lawan Penghancuran Global

Rabu, 05 May 2021 13:53

MUI: Pemberangkatan Haji Harus Pertimbangkan Keselamatan Jiwa Jamaah

MUI: Pemberangkatan Haji Harus Pertimbangkan Keselamatan Jiwa Jamaah

Rabu, 05 May 2021 12:50

Lemak Ini Lebih Berbahaya Dibandingkan Kolesterol Makanan

Lemak Ini Lebih Berbahaya Dibandingkan Kolesterol Makanan

Rabu, 05 May 2021 11:00

IMT-GT Tempatkan Produk Halal Bagian Program Pemulihan Ekonomi

IMT-GT Tempatkan Produk Halal Bagian Program Pemulihan Ekonomi

Rabu, 05 May 2021 10:55

Silaturahim Dengan MUI, PKS Jelaskan Kiprah Perempuan Dalam Politik dan Dukungan Terhadap RUU Ekonom

Silaturahim Dengan MUI, PKS Jelaskan Kiprah Perempuan Dalam Politik dan Dukungan Terhadap RUU Ekonom

Rabu, 05 May 2021 10:50

Maksimalkan Pengelolaan Emosi di Bulan Suci, PP Himi Persis Adakan Sinergi Ramadhan

Maksimalkan Pengelolaan Emosi di Bulan Suci, PP Himi Persis Adakan Sinergi Ramadhan

Rabu, 05 May 2021 10:45

Tragedi Nanggala 402, Hima PERSIS Desak Pemerintah Lakukan Percepatan Modernisasi Alutsista TNI

Tragedi Nanggala 402, Hima PERSIS Desak Pemerintah Lakukan Percepatan Modernisasi Alutsista TNI

Rabu, 05 May 2021 10:40

Kapal Selam KRI Bocah Jogokariyan-1442

Kapal Selam KRI Bocah Jogokariyan-1442

Rabu, 05 May 2021 10:35

Kajian Akbar Spesial Akhir Ramadhan Bersama Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Zaitun Rasmin

Kajian Akbar Spesial Akhir Ramadhan Bersama Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Zaitun Rasmin

Rabu, 05 May 2021 08:48

Utang Luar Negeri Indonesia Semakin Membengkak, Anis: Sinyal Kurang Baik

Utang Luar Negeri Indonesia Semakin Membengkak, Anis: Sinyal Kurang Baik

Rabu, 05 May 2021 08:09


MUI

Must Read!
X