Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.331 views

Sembako Dipajaki, Emak pun Harus Berani Menolak!

 

Oleh: Henyk Widaryanti

"Sudah jatuh tertimpa tangga". Peribahasa yang cocok untuk para Emak. Setiap hari Emak harus mengurus kebutuhan rumah, tak terkecuali masalah dapur. Mulai dari beras, gula, garam, tepung, minyak, dan bumbu-bumbu lainnya. Emak harus pintar mengatur pengeluaran rumah. Jangan sampai besar pasak dari pada tiang.

Emak Tambah Stres Mikir Pajak

Mengelola keuangan semacam itu adalah hal yang serius. Emak butuh kejelian yang khusus. Uang parkir di pasar saja diperhitungkan. Bahkan kalau bisa gratis. Ada beberapa sembako yang harganya naik, sudah pusing dan memperketat pengeluaran. Bagaimana kalau seluruh harga sembako ikut meninggi?

Kemungkinan naiknya harga sembako disinyalir akan terjadi. Hal ini dikarenakan adanya rencana penarikan pajak pertambahan nilai (PPN) pada komoditas dapur itu. Selain itu masalah lainnya juga mulai mengintai. Salah satunya penarikan pajak sekolah. Padahal sekolah itu termasuk kebutuhan dasar masyarakat. Kalau benar terjadi, Emak-Emak darah tingginya bisa "kumat".

Memang susah hidup di negeri serba pajak. Punya kendaraan ditarik pajak, hendak makan di restoran dapat bonus pajak, punya rumah atau tanah juga ada pajaknya, bahkan bisnis jual beli baik offline atau online juga dibebani pajak.

Sekarang ingin mengenyam pendidikan juga akan kena pajak, yang paling berat ketika sembako juga dibebani pajak. Emak akan tambah beban pengeluaran. Kalau pendapatan besar mungkin tak begitu terasa, tapi bagi kaum "missquen"? Bisa-bisa mengerem pakai "ikat pinggang".

Keluarga Makin Sengsara karena Pajak

Ketika semuanya ditarik pajak, harga sembako naik, maka emak akan semakin mengirit. Apalagi hidup di tengah pandemi yang tak pasti, pendapatan tak bertambah, kadang juga berkurang. Belum lagi kalau drama pemutusan hubungan kerja (PHK) datang, kesulitan keuangan akan mencekik leher para Emak.

Jika dahulu mampu beli protein hewani, sekarang mentok pada protein nabati. Kondisi akan semakin parah saat harga bahan protein nabati juga naik. Siapa yang dikorbankan? Tentu masyarakat yang hidup pas-pasan. Ancaman kurang gizi, stunting, busung lapar mulai menghantui. Kalau sudah begini, kecerdasan anak pun dipertaruhkan.

Bagaimana anak-anak mampu bersaing dengan asing jika kebutuhan penunjang kecerdasan dan kesehatannya saja tak terpenuhi? Jadi jangan salahkan rakyat jika mereka kalah dengan pekerja asing.

Selain itu, jika sekolah jadi membayar pajak, bagaimana nasib anak-anak tak beruang? Apakah mereka dibiarkan putus sekolah? Jika ada yang demikian gara-gara tak bisa bayar sekolah, berarti hak pendidikan bukan untuk semua orang, tapi hanya beberapa kalangan. Bukankah kita sebagai rakyat punya hak mendapat penghidupan, pangan, papan, pendidikan dan kesehatan yang layak?

Emak Perlu Teriak Tolak Pajak

Jika para Emak tak ingin stres menghadapi ini. Selain itu ingin agar anak-anaknya mendapat penghidupan yang layak, maka Emak harus punya inisiatif. Secara individu Emak memang perlu lebih ketat mengatur pengeluaran, mengerem hal yang tidak perlu, memilah mana kebutuhan, keinginan dan sekadar nafsu. Agar tidak terjadi besar pasak dari  pada tiang.

Tapi, tak cukup hanya mengencangkan ikat pinggang. Emak perlu mencari solusi  jangka panjang. Agar masalah pajak ini tak berlarut-larut sampai anak cucu nanti. Pajak dipakai negara yang menerapkan sistem ekonomi kapitalis. Jadi, kalau ingin pajak hilang, tinggalkan dulu sistem ekonomi kapitalis. Kemudian ambil sistem ekonomi Islam yang pernah jaya 13 Abad.

Sumber keuangan sistem ekonomi Islam berasal dari kharaj, jizyah, fa'i, ghanimah, harta tak bertuan, zakat hingga pendapatan sumber daya alam (SDA). Jadi tidak perlu mengandalkan pajak. Semua pemasukan tadi akan cukup untuk mengurusi kebutuhan rakyat. Baik sandang, pangan, papan atau pendidikan.

Lantas, dimana Emak bisa mendapatkan itu semua? Haruskah Emak lari dari negeri 1001 pajak? Seperti halnya Sumaiyyah atau sahabiyah lainnya, mereka tidak serta merta lari begitu saja. Tapi mereka berusaha menyampaikan kebenaran dan menyadarkan pemegang kebijakan (saat itu Quraisy) untuk bertaubat dan mengambil Islam. Kalau sekarang, ya mengajak pada Islam.

Seperti yang selalu dilakukan Rasulullah saw dan para sahabat, berarti Emak juga perlu ngomong kalau kebijakan ini telah menyengsarakan mereka. Lebih dari itu, menurut Islam juga salah jalan. Bukankah sebagai muslim kita diperintahkan taat syariat? Jadi, Emak jangan diam saja saat teraniaya. Mereka wajib teriak dan memberitahu mana yang benar dan mana yang salah.

Dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Barangsiapa dari kalian melihat kemungkaran, ubahlah dengan tangannya. Jika tidak bisa, ubahlah dengan lisannya. Jika tidak bisa, ingkarilah dengan hatinya, dan itu merupakan selemah-lemahnya iman.” [HR. Muslim, no. 49]

Jadi meskipun emak-emak, harus bersatu tolak pajak! (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Lonjakan Covid meningkat tajam, Indonesia menempati nomor 1 di dunia dalam kasus harian dan kematian. Para penyintas Corona yang jalani isolasi butuh uluran tangan. Mari berbagi makanan siap...

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Latest News
Kemenag Akan Alihkan Bantuan Masjid ke Penanggulangan Covid-19

Kemenag Akan Alihkan Bantuan Masjid ke Penanggulangan Covid-19

Rabu, 28 Jul 2021 09:58

Benarkah Indonesia Merdeka?

Benarkah Indonesia Merdeka?

Rabu, 28 Jul 2021 08:31

Calon Jemaah Umrah Indonesia Wajib Karantina di Negara Ketiga, Bukhori: Cambuk bagi Pemerintah

Calon Jemaah Umrah Indonesia Wajib Karantina di Negara Ketiga, Bukhori: Cambuk bagi Pemerintah

Rabu, 28 Jul 2021 08:06

Risiko Ekonomi Saat Pelaksanaan PPKM Darurat

Risiko Ekonomi Saat Pelaksanaan PPKM Darurat

Rabu, 28 Jul 2021 07:19

Butuh Kebijakan dan Perhatian Khusus Buat Anak yang Kehilangan Orangtua Akibat Covid-19

Butuh Kebijakan dan Perhatian Khusus Buat Anak yang Kehilangan Orangtua Akibat Covid-19

Rabu, 28 Jul 2021 07:09

Militer Pakistan Sebut 46 Tentara Afghanistan Kabur Ke Pakistan Setelah Diserang Taliban

Militer Pakistan Sebut 46 Tentara Afghanistan Kabur Ke Pakistan Setelah Diserang Taliban

Selasa, 27 Jul 2021 21:40

Ennahda Serukan Konsultasi Politik Di Tunisia Setelah 'Kudeta' Oleh Presiden Kais Saied

Ennahda Serukan Konsultasi Politik Di Tunisia Setelah 'Kudeta' Oleh Presiden Kais Saied

Selasa, 27 Jul 2021 21:15

HRW Desak ICC Selidiki Kejahatan Perang Militer Israel Dalam Serangan 11 Hari Di Gaza

HRW Desak ICC Selidiki Kejahatan Perang Militer Israel Dalam Serangan 11 Hari Di Gaza

Selasa, 27 Jul 2021 21:15

Ketua DPP PKS: Bank Syariah Perlu Berbenah untuk Jadi Lebih Baik

Ketua DPP PKS: Bank Syariah Perlu Berbenah untuk Jadi Lebih Baik

Selasa, 27 Jul 2021 10:41

Puncak Hari Keluarga Nasional dan Hari Anak Nasional, PKS Serukan Kolaborasi untuk Keluarga Tangguh

Puncak Hari Keluarga Nasional dan Hari Anak Nasional, PKS Serukan Kolaborasi untuk Keluarga Tangguh

Selasa, 27 Jul 2021 10:37

Politisi Gerindra: Jangan Lupakan Hak Rakyat Saat PPKM Diperpanjang

Politisi Gerindra: Jangan Lupakan Hak Rakyat Saat PPKM Diperpanjang

Selasa, 27 Jul 2021 08:45

Stunting Merusak Potensi Bonus Demografi Indonesia 2045

Stunting Merusak Potensi Bonus Demografi Indonesia 2045

Senin, 26 Jul 2021 20:20

Kementerian Sosial Resmikan Sekolah Lansia Salimah

Kementerian Sosial Resmikan Sekolah Lansia Salimah

Senin, 26 Jul 2021 20:17

Pasukan Keamanan Tunisia Serbu Kantor Al Jazeera, Usir Para Staf

Pasukan Keamanan Tunisia Serbu Kantor Al Jazeera, Usir Para Staf

Senin, 26 Jul 2021 20:05

Food Careline Services ACT: Layanan Makan Gratis untuk Orang Lapar

Food Careline Services ACT: Layanan Makan Gratis untuk Orang Lapar

Senin, 26 Jul 2021 20:01

Selandia Baru Akan Izinkan Seorang Wanita Terkait Islamic State Dan 2 Anaknya Untuk Pulang

Selandia Baru Akan Izinkan Seorang Wanita Terkait Islamic State Dan 2 Anaknya Untuk Pulang

Senin, 26 Jul 2021 19:35

Raih Gelar Doktor, Fahmi Idris Urai Strategi Cegah Korupsi

Raih Gelar Doktor, Fahmi Idris Urai Strategi Cegah Korupsi

Senin, 26 Jul 2021 19:22

Sembelih Kambing untuk Menempati Rumah Baru

Sembelih Kambing untuk Menempati Rumah Baru

Senin, 26 Jul 2021 19:09

Waduh, Studi Baru Di Inggris Temukan Orang Yang Sembuh Dari COVID-19 Alami Penurunan Kecerdasan

Waduh, Studi Baru Di Inggris Temukan Orang Yang Sembuh Dari COVID-19 Alami Penurunan Kecerdasan

Senin, 26 Jul 2021 19:05

Presiden Tunisia Kais Saied Lancarkan 'Kudeta', Tangguhkan Parlemen Dan Pecat Perdana Menteri

Presiden Tunisia Kais Saied Lancarkan 'Kudeta', Tangguhkan Parlemen Dan Pecat Perdana Menteri

Senin, 26 Jul 2021 17:15


MUI

Must Read!
X