Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.911 views

Bukan Anti-Poligami

Oleh:

Keni Rahayu || Influencer Dakwah Milenial

 

SEMPET rame euy di TikTok. Sebut saja pak Yai. Beliau diwawancarai perihal pilihannya melakukan poligami. Gak cukup sampai situ, ternyata beliau juga sering membuat kelas tentang poligami. Tujuannya ya biar orang-orang yang terkait dengan poligami bisa belajar banyak dari beliau (baik suami maupun istri). Bukan tanpa alasan, tapi karena beliau dianggap pelaku poligami yang berhasil. Video ini viral sebab masuk FYP TikTok. 

Awalnya saya juga kurang mengerti fakta ini. Lha saya aja gak punya akun TikTok. Tapi tiba-tiba ada pesan masuk dari salah satu adik kajian. Ia menanyakan terkait dengan poligami. Yang heboh adalah, nada pertanyaannya nampak sekali berapi-api. Seperti ada sesuatu yang membakar amarah, kesal sekali di hatinya. Wah, saya siap-siap ambil air aja kali ya biar gak ikutan kebakar. 

Beberapa chat lain menyusul masuk, menyatakan hal serupa terkait ramainya video ini di FYP TikTok. Ada yang bilang kesal juga melihat respon pak Yai saat menjawab pertanyaan jurnalis. Kalau sudah begini, saya tidak bisa diam saja. Saya harus tahu dong videonya seperti apa. 

Baca: Urgen, Mari Support Dakwah Media Voa Islam

Setelah menonton videonya, saya belum menemukan kesalahan atau kekurangan syariat itu sendiri, termasuk yang diterapkan oleh pak Yai pada istri-istrinya. Beliau memberikan rumah sendiri-sendiri pada setiap istrinya, tidak dicampur. Hanya saja, memang beliau jawabnya dibawa bercanda gitu. Netizen yang udah igit-igit sama poligami, denger jawaban beliau jadi makin sensi. Yang dikesalkan dari teman-teman yang masuk ke saya tadi adalah keputusan pak Yai menceraikan istri pertama yang sudah menopouse, katanya. Kedua, pak Yai menikah lagi meski tanpa izin istri sebelumnya. 

Yuk kita cari tahu yang sebenarnya, bagaimana poligami dalam Islam!

1. Belajar dari akar. Kalau kita masih awam dengan Islam, kita masih baru hijrah, belajarlah dimulai dari akidah. Jangan lompat belajar syariat. Mengapa? Sebab akidah adalah pondasi, syariat adalah bangunannya. Bagaimana mungkin sebuah bangunan ditegakkan tanpa pondasi? Roboh. Minimal juga goyah. Jatuhnya kita jadi ragu dengan Islam itu sendiri. 

2. Hati-hati Islamophobia. Sudah gak belajar dari akidah, dengar berita-berita suuzan tentang Islam? Jadi minder deh sama agama risalah nabi Muhammad ini. Harus kita yakini bahwa Islam itu sempurna, pelaksananya yang mungkin saja tidak sempurna. Maka ketika ada hal-hal miring terkait dengan Islam, coretlah perilaku miringnya bukan syariat Islamnya. 

3. Poligami boleh, bukan harus. Dalam Islam, syariat poligami ini sejatinya dalam rangka membatasi keserahakan manusia. Dahulu sebelum Islam ada, laki-laki poligami sepuluh bahkan lebih juga bisa. Maka Islam datang untuk membatasinya, bukan dalam rangka memerintahkannya (poligami). Jadi, jangan suuzan dulu sama Allah, bukankah Allah sebaik-baik pengatur? 

4. Anti Poligami atau Anti Islam? Isu-isu terkait dengan poligami sejak dulu menjadi isu yang sangat renyah, ia produk yang digoreng krispi ke masyarakat. Tujuannya apa? Ya sengaja biar kaum muslim minder dengan agamanya. Akibatnya? Mereka tidak lagi jadi representasi Islam, meninggalkan kajian-kajian dan ajarannya. Kalau sudah begini, muslim atau kafir sudah tidak ada lagi bedanya. Nauzubillah

5. Mari belajar husnuzan. Kalau kita sudah kenal Allah, akidah kita sudah mantap, maka yang ada di hati kita hanyalah husnuzan. Kita percaya syariat Allah pasti menyelesaikan (bahkan mencegah) masalah. Ambil saja hikmahnya. Misalnya, kebolehan poligami dalam rangka mengimbangi populiasi perempuan yang berlebih. Hikmah lain, poligami memungkinkan kuantitas kaum muslimin membesar dengan bilangan anak yang dilahirkan. Bukankah jumlah umat yang banyak ini yang membuat nabi Muhammad bangga? 

Hati-hati dalam berprasangka. Mengapa kita julid sama syariat poligami, tapi diajak pacaran kok mau-mau aja? Padahal poligami boleh, pacaran haram. Mengapa kita julid sama syariat poligami, tapi toleransi ke orang kafir melebihi batas. Ya masuk rumah ibadah agama lain, mengucap selamat hari raya selain Islam dan sebagainya. Islam membolehkan pluralitas, bukan pluralisme. Padahal poligami boleh, pluralisme haram. 

Mengapa sebagai hamba Allah kita mengharamkan yang halal dan menghalalkan yang haram? Jangan-jangan kita bukan (hanya) anti poligami, tapi juga anti Islam? Nauzubillahi min zalik. Wallahu a'lam bishowab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Ikuti Webinar Sehat Tanpa Obat Dengan Quranic Quantum Healing

Ikuti Webinar Sehat Tanpa Obat Dengan Quranic Quantum Healing

Senin, 17 Jan 2022 07:01

Legislator Minta Prioritaskan Vaksin Covid-19 Halal

Legislator Minta Prioritaskan Vaksin Covid-19 Halal

Ahad, 16 Jan 2022 20:51

Pejabat: Iran Dan Saudi Siap Untuk Lanjutkan Hubungan Diplomatik, Buka Kembali Kedutaan

Pejabat: Iran Dan Saudi Siap Untuk Lanjutkan Hubungan Diplomatik, Buka Kembali Kedutaan

Ahad, 16 Jan 2022 16:05

Menteri Keuangan Israel Avigdor Lieberman Positif Terinfeksi COVID-19

Menteri Keuangan Israel Avigdor Lieberman Positif Terinfeksi COVID-19

Ahad, 16 Jan 2022 15:16

DNA Reprogramming Sembuhkan Jantung dan 350 Penyakit Lain Tanpa Obat & Operasi

DNA Reprogramming Sembuhkan Jantung dan 350 Penyakit Lain Tanpa Obat & Operasi

Ahad, 16 Jan 2022 13:36

Mulai Ngelindur Ingin Sampai 2027

Mulai Ngelindur Ingin Sampai 2027

Ahad, 16 Jan 2022 05:35

PBB Suarakan Kekhawatiran Atas Ujaran Kebencian Dan Hasutan Kekerasan di Bosnia Dan Serbia

PBB Suarakan Kekhawatiran Atas Ujaran Kebencian Dan Hasutan Kekerasan di Bosnia Dan Serbia

Sabtu, 15 Jan 2022 22:45

Ibarat Sepakbola, Ubedilah Badrun Menghadapi Tim Hantam Kromo

Ibarat Sepakbola, Ubedilah Badrun Menghadapi Tim Hantam Kromo

Sabtu, 15 Jan 2022 21:46

Koalisi Arab Tewaskan 300 Lebih Pemberontak Syi'ah Houtsi Dalam 24 Jam Operasi Militer Di Yaman

Koalisi Arab Tewaskan 300 Lebih Pemberontak Syi'ah Houtsi Dalam 24 Jam Operasi Militer Di Yaman

Sabtu, 15 Jan 2022 21:45

DK PBB Desak Pemberontak Syi'ah Houtsi Segera Bebaskan Kapal Kargo UEA Yang Mereka Bajak

DK PBB Desak Pemberontak Syi'ah Houtsi Segera Bebaskan Kapal Kargo UEA Yang Mereka Bajak

Sabtu, 15 Jan 2022 21:00

Dua Siswa SMP Muhammadiyah PK Juara Murottal Irama Nahawand

Dua Siswa SMP Muhammadiyah PK Juara Murottal Irama Nahawand

Sabtu, 15 Jan 2022 20:13

Ibu Kota Negara Pindah 2024, Politisi PKS: Terburu-buru dan Gegabah

Ibu Kota Negara Pindah 2024, Politisi PKS: Terburu-buru dan Gegabah

Jum'at, 14 Jan 2022 22:47

Si Kribo Ngaco

Si Kribo Ngaco

Jum'at, 14 Jan 2022 21:47

Kazakhstan Cabut Keadaan Darurat Di Empat Lagi Wilayah

Kazakhstan Cabut Keadaan Darurat Di Empat Lagi Wilayah

Jum'at, 14 Jan 2022 21:45

Taliban Desak AS Patuhi Seruan PBB Untuk Merilis Dana Afghanistan Yang Dibekukan

Taliban Desak AS Patuhi Seruan PBB Untuk Merilis Dana Afghanistan Yang Dibekukan

Jum'at, 14 Jan 2022 21:35

Israel Perpanjang Penahanan Remaja Palestina Yang Menderita Sakit Kronis

Israel Perpanjang Penahanan Remaja Palestina Yang Menderita Sakit Kronis

Jum'at, 14 Jan 2022 21:04

Politis Nasdem: Pelaku Kekerasan Seksual Mesti Dihukum Maksimal

Politis Nasdem: Pelaku Kekerasan Seksual Mesti Dihukum Maksimal

Jum'at, 14 Jan 2022 11:18

Vaksin Booster, Efektifkah?

Vaksin Booster, Efektifkah?

Jum'at, 14 Jan 2022 10:58

Kejutan Awal Tahun: Hutahaean dan Gibran-Kaesang

Kejutan Awal Tahun: Hutahaean dan Gibran-Kaesang

Jum'at, 14 Jan 2022 10:24

Partai Gelora Usul Fraksi di DPR Dihapus, Ini Alasannya

Partai Gelora Usul Fraksi di DPR Dihapus, Ini Alasannya

Jum'at, 14 Jan 2022 10:20


MUI

Must Read!
X