Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
11.109 views

Jual Buku Hujat Islam, MUI Ingatkan Gramedia Jangan Pancing Amarah Umat

Jakarta (voa-Islam) – Buku berinisial “SPSB“  Edisi Revisi yang tak jelas alamat penerbitnya itu menuai protes dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat. Menurut MUI, buku tersebut tak lebih dari sampah. Toko Buku Gramedia diminta agar menyeleksi secara ketat dan menarik buku yang ditulis oleh  Curt Fletemier, Yusuf dan Tanti itu.

“Karena buku ini sampah, sebaiknya masukkan saja ke tong sampah. Jelas, buku ini sangat memprihatinkan. Ketika kita bersususah payah untuk menjaga kerukunan antar umat beragama, ada saja kelompok-kelompok yang menerbitkan buku seolah  tentang Islam, padahal isinya menyebarkan pemahaman yang sama sekali tidak relevan dengan ajaran Islam, bahkan cenderung menyakiti perasaan umat Islam.”

Demikian dikatakan Ketua Komisi Kerukunan Umat Beragama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, KH. Slamet Effendi Yusuf ketika dihubungi voa-islam disela-sela Tasyakur Milad ke-36 MUI di Hotel Twin Plaza, Jakarta-Barat.  

Seperti diberitakan voa-islam sebelumnya, buku tersebut dijual bebas oleh Toko Buku Gramedia di Matraman, termasuk di Bekasi. Buku cetakan ketiga, Oktober 2007 itu terdaftar pada Lembaga Perpustakaan Nasional Kanada. Cetakan pertama diterbitkan tahun 2004 dan Cetakan kedua tahun 2005. Ketika voa-Islam menghubungi penerbit Sonrise Enterprise dengan nomor kontak 0888-161-3377, nomor itu ternyata tidak terhubung.

Buku setebal 198 halaman ini dengan gamblang menuduh ibadah umat Islam mengadopsi ritual penyembahan berhala.”Kebudayaan Islam berakar dari penyembahan dewa bulan. Setidaknya, lima tiang utama dalam Islam berasal langsung dari praktik penyembahan berhala,” tulis Curt Fletiemer.

Dikatakan KH. Slamet Effendi Yusuf, biasanya, buku-buku sampah seperti ini tidak jelas penerbitnya, pengarangnya tidak bisa dilacak.  Kalaupun ada namanya. Tapi belum tentu asli penulisnya.  MUI sangat menyayangkan, jika buku sampah tersebut dijual di toko buku ternama, seperti Gramedia.

MUI Desak Gramedia

MUI berharap, ada langkah-langkah kongkrit dari toko buku tersebut agar selektif dalam menjual buku-buku yang bisa menyinggung perasaan umat Islam. Jika buku semacam itu menimbulkan gejolak di masyarakat, sebaiknya ditertibkan saja.

“Ingat, kasus Temanggung. Seorang non muslim menulis buku, seolah membahas tentang Islam. Padahal nyatanya justru melecehkan Islam. Buku itu harus diwaspadai,” ujar Slamet.

Terkait buku “SPSB”, kata Slamet, umat Islan tidak mau terjebak dengan tuntutan pelarangan buku, tetapi kita meminta toko-toko buku besar agar lebih selektif untuk tidak menjual buku-buku yang bisa merusak hubungan  antar masyarakat, termasuk kerukunan umat beragama.

Slamet Effendi Yusuf mengingatkan penulisnya, jangan dikira buku semacam itu membuat umat Islam lari dariagamanya. “Tidak akan ada. Umat Islam sudah menyadari penuh, adanya kelompok-kelompok yang sistematik menyebarkan kebencian di lingkungan umat Islam. Mereka mengharapkan ada kemarahan dari umat Islam. Karena itu, umat Islam tidak usah terpancing, dan tidak perlu merazia  buku sejenis itu.”

Jika diperlukan, MUI akan memediasi dengan mencoba melakukan pendekatan kepada toko buku yang bersangkutan untuk membatasi penyebaran buku yang bisa merangsang terjadinya konflik di masyarakat. Sebaiknya laporkan saja pada pihak berwajib. Umat Islam juga jangan terkejut, buku-buku sampah tidak akan pernah berhenti.

“Saya pernah mendapat kiriman buku komik dari Barat tentang Nabi Saw, dan cara memahami al-Qur’an.  Ketika saya baca, buku itu sangat menyinggung umat Islam. Mereka mengira umat Islam akan goyah, padahal umat Islam punya penafsirannya sendiri tentang teks hadits tertentu. Tapi, rupanya, mereka sengaja membuat penafsiran sendiri. Kita tahu kok yang buat siapa.”

Lebih jauh Slamet Effendi Yusuf menegaskan, ada realitas munculnya kelompok fundamentalis di lingkungan berbagai agama, termasuk mereka yang pro aktif menerbitkan buku-buku yang mendiskreditkan Islam. Buku itu itu disebarkan di Indonesia.  

“Kami meminta agar toko buku itu selektif, dan  tidak memancing kemarahan umat Islam. Tentu, akan lebih baik agar toko buku itu menarik buku yang bisa merusak suasana dan mengganggu kerukunan antar umat beragama,” ungkap Slamet. Desastian

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Latest News
Dalil-dalil Lailatul Qadar di Malam 27 Ramadhan

Dalil-dalil Lailatul Qadar di Malam 27 Ramadhan

Sabtu, 08 May 2021 14:02

Hampir 1.600 Anak-anak Di Afghanistan Tewas  Selama 5 Tahun Terakhir Akibat Serangan Udara

Hampir 1.600 Anak-anak Di Afghanistan Tewas Selama 5 Tahun Terakhir Akibat Serangan Udara

Jum'at, 07 May 2021 22:00

PM Irak Perintakan Pencopotan Poster Tokoh Politik Syi'ah Iran Di Lingkungan Sunni Baghdad

PM Irak Perintakan Pencopotan Poster Tokoh Politik Syi'ah Iran Di Lingkungan Sunni Baghdad

Jum'at, 07 May 2021 21:30

Infeksi Virus Corona Harian Di India Capai 400.000 Lebih Kasus Selama 2 Hari Berturut-turut

Infeksi Virus Corona Harian Di India Capai 400.000 Lebih Kasus Selama 2 Hari Berturut-turut

Jum'at, 07 May 2021 20:56

Puasa Ramadan di Bawah Penjagaan Khilafah Islamiyah

Puasa Ramadan di Bawah Penjagaan Khilafah Islamiyah

Jum'at, 07 May 2021 15:10

Persis Apresiasi Aparat Keamanan yang Langsung Menangkap Pelaku Penganiayaan Imam Masjid

Persis Apresiasi Aparat Keamanan yang Langsung Menangkap Pelaku Penganiayaan Imam Masjid

Jum'at, 07 May 2021 15:09

Pemuda, Bangkitlah!

Pemuda, Bangkitlah!

Jum'at, 07 May 2021 14:49

Ingin Raih Kemenangan Ramadhan? Ini Tips dari Ustaz Zaitun Rasmin dan Ustaz Abdul Somad

Ingin Raih Kemenangan Ramadhan? Ini Tips dari Ustaz Zaitun Rasmin dan Ustaz Abdul Somad

Jum'at, 07 May 2021 08:55

Kelompok Jihadis Terkait Al-Qaidah Culik Wartawan Prancis Di Mali Utara

Kelompok Jihadis Terkait Al-Qaidah Culik Wartawan Prancis Di Mali Utara

Kamis, 06 May 2021 21:00

Adian Husaini Dorong Media Islam Berkolaborasi Bangun Peradaban Bangsa

Adian Husaini Dorong Media Islam Berkolaborasi Bangun Peradaban Bangsa

Kamis, 06 May 2021 20:39

Malam Jum’at, 25 Ramadhan, Berpotensi Lailatul Qadar 1442 H

Malam Jum’at, 25 Ramadhan, Berpotensi Lailatul Qadar 1442 H

Kamis, 06 May 2021 20:36

Presiden Brazil Bolsonaro Sebut Krisis COVID-19 Terkait 'Perang Biologis' Cina

Presiden Brazil Bolsonaro Sebut Krisis COVID-19 Terkait 'Perang Biologis' Cina

Kamis, 06 May 2021 20:35

Otoritas Palestina Adukan Penggusuran Paksa Penduduk Arab Di Sheikh Jarrah Oleh Israel Ke ICC

Otoritas Palestina Adukan Penggusuran Paksa Penduduk Arab Di Sheikh Jarrah Oleh Israel Ke ICC

Kamis, 06 May 2021 20:15

Saudi Pertimbangkan Larang Jamaah Luar Negeri Untuk Menunaikan Ibadah Haji Tahun Ini

Saudi Pertimbangkan Larang Jamaah Luar Negeri Untuk Menunaikan Ibadah Haji Tahun Ini

Kamis, 06 May 2021 19:01

Telisik Larangan Mudik Versus Penerbangan Wuhan-Jakarta PP

Telisik Larangan Mudik Versus Penerbangan Wuhan-Jakarta PP

Kamis, 06 May 2021 16:01

Manusia Sekian Rupiah

Manusia Sekian Rupiah

Kamis, 06 May 2021 15:00

Jeritan Sopir Pejuang Nafkah Keluarga

Jeritan Sopir Pejuang Nafkah Keluarga

Kamis, 06 May 2021 13:59

Permakluman Tindak Kemungkaran, Ibliskah?

Permakluman Tindak Kemungkaran, Ibliskah?

Kamis, 06 May 2021 12:57

Larangan Mudik Jilid II dengan Problematikanya

Larangan Mudik Jilid II dengan Problematikanya

Kamis, 06 May 2021 11:06

Akhir Ramadhan, ASAR Humanity Berbagi Kebahagiaan dengan Yatim-Dhuafa

Akhir Ramadhan, ASAR Humanity Berbagi Kebahagiaan dengan Yatim-Dhuafa

Kamis, 06 May 2021 10:14


MUI

Must Read!
X