Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
16.574 views

Dunia Islam : Terpecah Antara Ancaman Syi'ah dan Perang Melawan ISIS

JAKARTA (voa-islam.com) - Bagaimana golongan Syi’ah membuat negara-negara yang mayoritas penduduknya golongan Sunni seperti kartu ‘domino’, satu-satu jatuh ke tangan mereka.

Golongan Syi’ah berhasil memperluas pengaruhnya dengan spektrum politik yang sangat luas. Mereka terus melakukan ekspansi pengaruh kekuasaannya ke seluruh dunia.

Lebanon, negara yang mayoritas penduduknya 70 persen Muslim  Sunni,  sekarang secara politik berada di tangan golongan Syi’ah. Tahun l982, Syi’ah di Lebanon masih tergolong minoritas. Sekarang Lebanon sudah berada di dalam genggaman kekuasaan golongan Syi’ah.

Syi’ah dengan kekuatan milisi Hesbollah sekarang menjadikan Lebanon sebagai ‘stronghold’ (basis utama), dan bahkan menjadi ‘backbone’ (tulangpunggung) bagi Bashar al-Assad. Tanpa dukungan Hesbollah, pemerintahan Bashar sudah jatuh, dan tidak dapat bertahan lama.

Hanya dalam waktu dua dekade golongan Syi’ah sudah berhasil menguasai Lebanon. Golongan Syi’ah di Lebanon dengan kekuatan milisi Hesbollah, sekarang tak ada kekuatan politik yang bisa menggoyahkan kekuasaannya atas Lebanon.

Angkatan bersenjata Lebanon pun, tidak dapat berbuat banyak menghadapi milisi Hesbollah.  Sehingga, supremasi kekuasaan berada di tangan golongan Syi’ah, dan benar-benar terjaga.

Di Suriah golongan Syi’ah hanya 17 persen dari populasi seluruh penduduk Suriah. Tapi golongan Syi’ah berhasil melakukan penetrasi pusat kekuasaan seperti militer, intelijen, dan kementerian dalam negeri. Ini menjadi pilar kekuasaan Bashar al-Assad, yang menjadi simbol dari golongan Syi’ah di Suriah.

Di Irak golongan Syi’ah mendapatkan berkah dengan  invasi  Amerika ke Irak, dan menggulingkan Saddam Husien. Ini otomatis kekuasasan berikutnya jatuh ke tangan golongan Syi’ah.

Amerika Serikat hanya menjadi perantara munculnya rezim baru Syi’ah. Sekarang terjadi kolaboraasi antara golongan Syi’ah di Irak dengan Amerika Serikat.

Di Bahrain, Kuwait, dan Yaman golongan Syi’ah secara perlahan-lahan berhasil menguasai kekuasaan. Dengan melakukan penetrasi kepada kekuasaan. Syi’ah selalu menggunakan taktik doktrin  ‘taqiyah’ (berpura-pura), sampai berhasil membangun kekuasaan, dan kemudian mendepak lawan-lawan politik. Persis seperti yang terjadi di Yaman.

Semua kebangkitan golongan Syi’ah  ini, karena adanya faktor dukungan negara.

Semua perubahan politik yang diancang oleh golongan  Syi’ah di setiap negeri Muslim, tidak terlepas dari dukungan negara induk Syi’ah, yaitu Iran.

Iran lah menjadi faktor kunci keberhasilan dan kemenangan  setiap golongan Syi’ah di setiap negeri Muslim.

Di Yaman, golongan Syi’ah Houthi yang  sudah berhasil melakukan kudeta terhadap pemerintah Yaman, tidak terlepas dari negara induk Syi’ah, yaitu Iran. Iran membantu dana dan senjata kepada milisi Syi’ah Houthi.

Dengan dukungan dana dan senjata itu, sekarang golongan  Syi’ah menguasai Yaman, yang lebih dari 80 persen penduduknya menganut Sunni.

Bandingkan golongan  Syi’ah dengan ISIS. Sekarang ini ISIS menjadi musuh bersama (common enemy). Bukan  hanya negara-negara Barat yang sekuler yang memerangi ISIS. Tapi negara-negara yang menganut Sunni mendukung Barat memerangi ISIS.

Di Bagdad menumpuk ahli-ahli strategi perang, penentu  kebijkan perang, pakar intelijen dari berbagai negara, dan segala jenis senjata sudah dipersiapkan  guna mendukung perang darat (ground battle), yang akan segera dilancarkan oleh Bagdad ke Mosul, wilayah Irak yang sekarang dikuasai oleh ISIS.

Para ahli strategi perang, penentu kebijakan perang, pakar intelijen dari  berbagai negara, berbulan-bulan telah berdiskusi, berunding, yang  bertujuan ingin mengakhiri ISIS. Intinya ISIS tidak mungkin dapat dikalahkan dengan serangn udara. Harus digelar serangan darat.

Menteri Pertahanan Amerika Chuck Hagel, sudah memberikan laporan  kepada komite Senat Amerika, dan  memang harus digelar perang darat.

ISIS lebih menakutkan bagi kehidupan global. Bukan hanya para penguasa, dan pusat-pusat kekuasaan global. Bukan hanya Washington, Paris, Berlin, London, dan Moskow takut terhadap ancaman ISIS, tapi juga Cairo, Dubai, Riyadh, dan sejumlah negara lainnya.

ISIS yang mendapatkan dukungan secara luas, sesudah mendeklarasikan Daulah Islamiyah dan Khilafah oleh Abu Bakar al-Bagdadi.

Kemudian ISIS menjadi  ancaman yang sangat menakutkan atas tindakannya dalam perang, terutama melakukan pemenggalan terhadap para sandera Barat. Terakhir, puncaknya membakar hidup-hidup pilot Yordania, Mouath al-Kasasbeh.

Sikap ISIS yang ‘ghulu’ (berlebihan) dalam perang itu, kemudian mereduksi simpati dan dukungan Muslim dari berbagai negara, termasuk negara-negara yang mula-mula netral, sekarang  berubah, dan ikut dalam perangkap Barat, memusuhi  ISIS.

Konflik dengan berbagai kelompok jihadis lainnya, di Suriah dalam skala besar, melemahkan potensi gerakan jihad yang ingin mengakhiri rezim Syi’ah Bashar al-Assad.

Sejak  beberapa bulan terakhir ini, kemampuan militer ISIS, tidak begitu signifikan dalam memperebutkan wilayah di Irak dan Suriah.  Rencana memperebutkan kota Bagdad, dialihkan ke Kobane. 

Kobane pun jatuh ke tangan milisi Kurdi, Peshmerga. Kobane gagal dikuasai ISIS, dan sekarang jatuh. Ini menjadi simbol, kemunduran militer ISIS.

Pemerintah Yordan mengklaim wilayah ISIS berkurang 20 persen. Ini menandakan memang ISIS menghadapi kesulitan. Serangan udara oleh gabungan koalisi Barat  dan Arab, menghancurkan basis posisi yang dikusai oleh ISIS.

Termasuk kota-kota yang sudah dikuasi ISIS di Suriah, perlahan-lahan jatuh  ke tangan pasukan Suriah, seperti  sebagian Allepo.

Sekarang Perdana Menteri Irak Haidar al-Abadi sudah keliling ke berbagai meminta dukungan melakukan perang darat. Ini akan menentukan nasib ISIS.

Bagaimana  ISIS akan dapat mempertahankan Mosul dari serangan darat pasukan  gabungan koalisi, yang terdiri  pasukan Irak, milisi Syi’ah dari berbagai negara, Garda Revolusi Iran, pasukan Amerika dan Barat, yang ingin mengakhiri ‘pendudukan’ ISIS di Mosul.

Jika Mosul jatuh ke tangan pemerintah Irak, berarti sudah tamat ISIS, dan ini akan semakin dalam pengaruh Syi'ah terhadap negeri-negeri Muslim Sunni. Syi’ah akan  menjadi supremasi kekuatan global dan bertemu dengan kepentingan Barat.

Langkah strategis Syi'ah Iran yang melakukan kompromi dalam negosiasi tentang nuklir Iran dengan fihak Barat ini sudah menjadi sinyal  penting, terjadi kolaborasi  antara Barat dan golongan Syi’ah. Sikap moderat Iran ini, hanyalah bagian dari strategi memperluas pengaruh kekuasaan Syi'ah ke seluruh dunia.

Basgaimana negeri-negeri Sunni  menghadapi  skenario yang sangat buruk ini? Ini hanya faktor akibat, karena selama ini negeri-negeri Sunni, sudah masuk jebakan politik dan ideologi kafir musyrik (Yahudi dan Nasrani), yang menggunakan tangan Amerika dan Eropa.

Kekuatan militer negeri-negeri Sunni hanya menjadi bagian kepentingan global Barat, dan digunakan menghancurkan Muslim Sunni yang sudah diberi lebel 'teroris.

Bandingkan dengan golongan Syii’ah kekuasaan dan kekuatan militer, termasuk kelompok-kelompok milisi di setiap negara diabdikan bagi ideologi Syi’ah.  Dalam dekade mendatang, pasti  kita akan melihat jatuhnya kekuasaan negeri-negeri Muslim ke tangan golongan  Syi’ah.

Golongan Syi’ah, ketika masih minoritas mereka menggunakan doktrin ‘taqiyah’, dan menyusup ke pusat-pusat kekuasaan.

Sebaliknya, golongan Syi’ah bila sudah mapan dan memiliki dukungan militer (milisi), pasti akan menggunakan kekuatannya menggulingkan kekuasaan golongan Sunni, seperti di Lebanon, Yaman, dan  sejumlah negara lainnya.

Golongan Syi’ah sekarang  ikut berkampanye melawan golongan Sunni dengan menunggangi isu ‘terorisme’, yang sekarang gaungnya secara global, dan membuat para penguasa Sunni, menggigil ketakutan.

Semua itu hanyalah manipulasi yang sedang dibangun, tujuannya menghancurkan kekuatan golongan Sunni yang bangkit melawan penjajahan  Barat. Ini akan berdampak jangka panjang bagi kehidupan Muslim Sunni di seluruh dunia. Wallahu’alam.

mashadi1211@gmail.com 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Latest News
Israel Bombardir Kantor Media, Forjim: Langgar Konvensi Jenewa 1949

Israel Bombardir Kantor Media, Forjim: Langgar Konvensi Jenewa 1949

Ahad, 16 May 2021 10:27

Legislator Mengharapkan Pemerintah RI Terjunkan Pasukan Perdamaian di Palestina

Legislator Mengharapkan Pemerintah RI Terjunkan Pasukan Perdamaian di Palestina

Ahad, 16 May 2021 06:55

Sampah Hari Pertama Lebaran di Jakarta Menurun Dibandingkan Tahun Lalu

Sampah Hari Pertama Lebaran di Jakarta Menurun Dibandingkan Tahun Lalu

Ahad, 16 May 2021 06:28

Innalillahi, Ketua Umum MUI Sulsel Berpulang

Innalillahi, Ketua Umum MUI Sulsel Berpulang

Ahad, 16 May 2021 06:18

Studi Buktikan Vegetarian Punya Biomarker Lebih Sehat

Studi Buktikan Vegetarian Punya Biomarker Lebih Sehat

Sabtu, 15 May 2021 23:33

WhatsApp Mulai Pakai Kebijakan Privasi Baru Mulai 15 Mei

WhatsApp Mulai Pakai Kebijakan Privasi Baru Mulai 15 Mei

Sabtu, 15 May 2021 23:22

HNW Desak Kemendikbud Segera Koreksi Seluruh Aturan yang Ditolak MA tentang SKB Seragam

HNW Desak Kemendikbud Segera Koreksi Seluruh Aturan yang Ditolak MA tentang SKB Seragam

Sabtu, 15 May 2021 23:20

Venezuela Minta Komunitas Internasional Hentikan Serangan Israel Di Jalut Gaza

Venezuela Minta Komunitas Internasional Hentikan Serangan Israel Di Jalut Gaza

Sabtu, 15 May 2021 22:06

Roket Hamas hantam Pangkalan Udara Hatzerim Israel

Roket Hamas hantam Pangkalan Udara Hatzerim Israel

Sabtu, 15 May 2021 21:05

Serangan Udara Israel Di Kamp Pengungsi Gaza Tewaskan 8 Anak dan 2 Wanita Dari Keluarga Yang Sama

Serangan Udara Israel Di Kamp Pengungsi Gaza Tewaskan 8 Anak dan 2 Wanita Dari Keluarga Yang Sama

Sabtu, 15 May 2021 20:48

Fraksi PKS: Dunia Harus Segera Menghentikan Kebiadaban Israel!

Fraksi PKS: Dunia Harus Segera Menghentikan Kebiadaban Israel!

Sabtu, 15 May 2021 15:55

Buya Anwar Abbas Serukan Boikot Produk Berafiliasi Israel

Buya Anwar Abbas Serukan Boikot Produk Berafiliasi Israel

Sabtu, 15 May 2021 08:54

Istiqamah Setelah Ramadhan

Istiqamah Setelah Ramadhan

Sabtu, 15 May 2021 08:46

Warga Bekasi Sumbangkan Donasi untuk Rakyat Palestina

Warga Bekasi Sumbangkan Donasi untuk Rakyat Palestina

Sabtu, 15 May 2021 08:27

Band Rock Amerika Rage Against The Machine Kutuk Kekerasan Israel Di Yerusalem Dan Gaza

Band Rock Amerika Rage Against The Machine Kutuk Kekerasan Israel Di Yerusalem Dan Gaza

Jum'at, 14 May 2021 20:35

Cina Tahan 1000 Lebih Imam Dan Pemimpin Agama Islam Di Xinjiang Sejak Penumpasan 2014

Cina Tahan 1000 Lebih Imam Dan Pemimpin Agama Islam Di Xinjiang Sejak Penumpasan 2014

Jum'at, 14 May 2021 19:05

AS Tarik Personil Militer Dan Sipil Dari Israel Karena Meningkatnya Ketegangan Di Wilayah Pendudukan

AS Tarik Personil Militer Dan Sipil Dari Israel Karena Meningkatnya Ketegangan Di Wilayah Pendudukan

Jum'at, 14 May 2021 18:35

Zionis Israel Lanjutkan Kampanye Kematian Dan Penghancuran Di Gaza

Zionis Israel Lanjutkan Kampanye Kematian Dan Penghancuran Di Gaza

Jum'at, 14 May 2021 17:55

Hamas Sebut Targetkan Stasiun Irone Dome Dan Pangkalan Udara Israel Dengan Peluru Kendali

Hamas Sebut Targetkan Stasiun Irone Dome Dan Pangkalan Udara Israel Dengan Peluru Kendali

Jum'at, 14 May 2021 17:25

PAN Minta KPK Pertahankan Novel Baswedan Cs

PAN Minta KPK Pertahankan Novel Baswedan Cs

Jum'at, 14 May 2021 10:19


MUI

Must Read!
X