Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.436 views

Fa Aina Tadzhabun Persaudaraan Alumni 212 ?

Langkah Tim 11 Alumni 212 bertemu dengan presiden Jokowi di istana Bogor pada hari Ahad lalu telah menuai kontroversi di tengah masyarakat khususnya para alumni yang pernah ikut dalam berjilid-jilid Aksi Bela Islam. Meskipun sudah ada klarifikasi dari Tim 11 terkait kedatangan mereka ke presiden Jokowi namun bola liar kontroversi akibat kedatangan mereka itu sampai sekarang masih terus bergulir khususnya di media sosial.

Media-media mainstream yang selama ini nyinyir dengan Aksi Bela Islam langsung menggoreng isu kedatangan Tim 11 ke Istana Bogor, setelah beredar foto para tokoh umat itu bersama Jokowi. Macam-macam judul berita yang mereka tulis, namun secara umum media serta tokoh-tokoh yang anti dengan Aksi Bela Islam itu melakukan framing terkait peristiwa tersebut.

Dalam klarifikasinya, Tim 11 menegaskan bahwa kedatangan mereka menemui presiden Jokowi merupakan bagian dari upaya mereka menasehati serta memberikan klarifikasi khususnya terkait kriminalisasi ulama serta tokoh-tokoh Islam yang sampai sekarang masih terjadi. Ditambah lagi, menurut Tim 11, apa yang mereka lakukan tersebut merupakan bagian dari Amar Ma'ruf Nahi Munkar kepada penguasa sembari mengutip hadits Afdholu jihad Kulil haq inda sulthoni jair (sebaik-baiknya jihad adalah menyampaikan kalimat kebenaran kepada penguasa dzalim).

Klarifikasi lain yang disampaikan Tim 1 termasuk beredarnya foto mereka bersama Jokowi. Padahal menurut mereka, pihak istana sebelumnya sudah menegaskan bahwa pertemuan tersebut bersih dari wartawan serta liputan media. Namun Tim 11 lupa bahwa agenda presiden itu terjadwal dengan rapih. Jadi walaupun pihak kepresidenan menyatakan bahwa pertemuan sifatnya tertutup dan tidak ada media yang meliput, tetap saja wartawan atau media bisa mengakses jadwal agenda presiden.

Umat Kecewa
Tidak sedikit warganet yang mengecam kedatangan Tim 11 ke istana Bogor. Bagi mereka tidak pantas sekelompok tokoh umat yang di dalamnya juga termasuk ulama, harus menemui seorang penguasa yang selama ini dianggap 'tidak ramah' dan berseberangan dengan umat Islam yang tidak memilih dirinya pada pemilihan presiden 2014 lalu. Bahkan ada yang menuding Tim 11 dari Persaudaraan Alumni 212 itu "masuk angin" sudah berada di ketiak Jokowi ataupun mulai menjilat Jokowi.

Bagi banyak warganet alumni 212, apapun alasan serta klarifikasi yang disampaikan Tim 11 Alumni 212 menemui Jokowi, tidak berarti apa-apa. Di benak mereka saat ini, Tim 11 sudah dianggap berkhianat terhadap perjuangan umat. Manuver Tim 11 menemui Jokowi di saat tahun politik yang sedang memanas ini hanyalah menimbulkan kebingungan dan kekecewaan. Bahkan seorang netizen yang rajin menulis analisa politik di media sosial, Nasrudin Joha, dengan rasa kecewanya menyatakan "Wahai ulama, ketahuilah ! Anda tidak sedang berhadapan dengan rezim ksatria, yang Anda hadapi adalah rezim khianat, pendusta dan dzalim. Anda harus memperhatikan apa yang menjadi tindakan mereka, bukan apa yang terucap apalagi janji yang diikrarkan."

Apa yang disampaikan Nasrudin Joha ada benarnya, mengingat track record Jokowi yang sering berbohong ataupun bermuka dua. Dan kekecewaan masyarakat terhadap manuver Tim 11 juga harus jadi bahan evaluasi serta masukan untuk Tim 11. Jangan sampai umat yang sedang kecewa dengan manuver bertemunya mereka dengan Jokowi, menjadi semakin tidak percaya dengan para tokoh serta ulama yang tergabung di Persaudaraan Alumni 212 tersebut.

Bijak bersikap
Tahun politik seperti saat ini sepertinya memang menuntut kita sebagai seorang Muslim untuk lebih banyak memupuk sikap baik sangka (husnuzhan) dan juga meneliti terlebih dahulu (tabayyun) informasi yang simpang siur beredar di tengah masyarakat. Jangan sampai sikap kritis dan skeptis kita dalam memandang sesuatu malah akhirnya merusak kehormatan dan marwah saudara kita sesama Muslim, apalagi saudara Muslim kita tersebut adalah sekelompok orang alim yang selama ini kita tahu bagaimana kredibilitas serta integritas kepribadiannya.

Di sisi lain, tokoh umat yang tergabung di Persaudaraan Alumni 212 atau di mana pun mereka berada, harus benar-benar berhitung atas manuver apapun yang mereka lakukan terutama manuver itu terkait dengan penguasa yang selama ini dianggap tidak ramah dengan umat Islam. Maka langkah Tim 11 Alumni 212 yang bertemu dengan Jokowi di tahun politik seperti saat ini, jangan sampai terulang lagi. Jangan sampai manuver Tim 11 Alumni 212 itu sendiri yang justru memicu kontroversi dan su'uzhon umat sehingga akhirnya muncul pertanyaan Fa Aina Tadzhabun (Mau Kemana) Persaudaraan Alumni 212? Wallahu a'lam.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Tergolek kritis di rumah sakit karena terpapar virus yang menjalar ke otak, biaya perawatan 13 hari sudah mencapai 28 juta. Kedua orang tuanya adalah aktivis pejuang dakwah berekonomi dhuafa,...

IDC Serahkan Motor kepada Dai Gunung Lawu. Ayo Wakaf Motor Dakwah

IDC Serahkan Motor kepada Dai Gunung Lawu. Ayo Wakaf Motor Dakwah

Beratnya tugas dai pedalaman di Gunung Lawu. Jarak tempuh dan medan pedalaman sering kali harus membelah hutan, naik turun bukit, jalan berkelok, aspal rusak dan tanah becek. Ayo Wakaf Motor...

Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an Dirawat Inap Sakit Typus. Ayo Bantu.!!

Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an Dirawat Inap Sakit Typus. Ayo Bantu.!!

Tanpa didampingi ibu dan ayah yang sudah wafat, Muhammad Zulfian harus berjuang melawan penyakit typus saat mengejar cita-cita di Rumah Tahfizh Al-Qur'an Sidoarjo, Jawa Timur...

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Uzur gagal ginjal, Ustadz Darmanto tak bisa berdakwah dan mencari nafkah. Untuk menutupi biaya berobat dan pesantren anak-anaknya sebesar 3,5 juta perbulan, ia mengandalkan gaji istri guru TK...

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga di pelosok Polokarto Sukoharjo yang masih minim dakwah ini sangat haus terhadap pengajian dan pembinaan Dinul Islam. Ayo bantu wakaf, pahalanya terus mengalir berlipat-lipat tak terbatas...

Latest News
Pembalut untuk Nge-fly, Situ Remaja Sehat?

Pembalut untuk Nge-fly, Situ Remaja Sehat?

Ahad, 18 Nov 2018 16:49

Pasukan Rezim Assad Rebut Kembali Benteng Terakhir Islamic State di Suriah Selatan

Pasukan Rezim Assad Rebut Kembali Benteng Terakhir Islamic State di Suriah Selatan

Ahad, 18 Nov 2018 14:00

Ada Nilai-nilai Agama di Prinsip Berbangsa

Ada Nilai-nilai Agama di Prinsip Berbangsa

Ahad, 18 Nov 2018 13:35

Eggi Sudjana: Pernyataan Grace Lebih Parah dari Ahok

Eggi Sudjana: Pernyataan Grace Lebih Parah dari Ahok

Ahad, 18 Nov 2018 12:58

Puisi Fadli: Petruk jadi Raja

Puisi Fadli: Petruk jadi Raja

Ahad, 18 Nov 2018 12:35

Janji Prabowo-Sandi: Cetak Uang Braille

Janji Prabowo-Sandi: Cetak Uang Braille

Ahad, 18 Nov 2018 11:35

Poster Raja Jokowi hingga Akun-akun Robot

Poster Raja Jokowi hingga Akun-akun Robot

Ahad, 18 Nov 2018 10:35

5 Tentara Filipina Tewas 23 Terluka dalam Penyergapan Kelompok Abu Sayyaf di Jolo

5 Tentara Filipina Tewas 23 Terluka dalam Penyergapan Kelompok Abu Sayyaf di Jolo

Sabtu, 17 Nov 2018 18:15

Pemimpin Hamas Bersumpah Targetkan Tel Aviv Jika Israel Kembali Melakukan Agresi ke Gaza

Pemimpin Hamas Bersumpah Targetkan Tel Aviv Jika Israel Kembali Melakukan Agresi ke Gaza

Sabtu, 17 Nov 2018 17:30

Laporan: CIA Simpulkan Mohammed Bin Salman Perintahkan Pembunuhan Khashoggi

Laporan: CIA Simpulkan Mohammed Bin Salman Perintahkan Pembunuhan Khashoggi

Sabtu, 17 Nov 2018 15:00

Sungguh Ukhti, Cantikmu Beda

Sungguh Ukhti, Cantikmu Beda

Sabtu, 17 Nov 2018 11:02

JNIM Nyatakan Bertanggung Jawab atas Pemboman di Kota Gao Mali Utara

JNIM Nyatakan Bertanggung Jawab atas Pemboman di Kota Gao Mali Utara

Jum'at, 16 Nov 2018 21:45

2 Pemimpin Senior Khmer Merah Pembantai Muslim Cham dan Etnis Vietnam Divonis Seumur Hidup

2 Pemimpin Senior Khmer Merah Pembantai Muslim Cham dan Etnis Vietnam Divonis Seumur Hidup

Jum'at, 16 Nov 2018 21:20

Mantan Wakil Komandan Al-Shabaab Calonkan Diri Sebagai Pemimpin Negara Bagian Barat Daya Somalia

Mantan Wakil Komandan Al-Shabaab Calonkan Diri Sebagai Pemimpin Negara Bagian Barat Daya Somalia

Jum'at, 16 Nov 2018 20:15

Tidak perlu Berlaku Toleran ke PKI

Tidak perlu Berlaku Toleran ke PKI

Jum'at, 16 Nov 2018 18:43

Status Sosial Penentu Tingkat Toleransi?

Status Sosial Penentu Tingkat Toleransi?

Jum'at, 16 Nov 2018 17:43

Menlu Saudi Klaim Putra Mahkota Mohammed Bin Salman Tidak Terkait Pembunuhan Khashoggi

Menlu Saudi Klaim Putra Mahkota Mohammed Bin Salman Tidak Terkait Pembunuhan Khashoggi

Jum'at, 16 Nov 2018 16:45

Fahri Apresiasi Catatan SBY: Beralasan, untuk Bela Prabowo

Fahri Apresiasi Catatan SBY: Beralasan, untuk Bela Prabowo

Jum'at, 16 Nov 2018 12:17

Bendera Tauhid Dikaitkan dengan HTI: Mereka Panik, Takut Jeblok di 2019

Bendera Tauhid Dikaitkan dengan HTI: Mereka Panik, Takut Jeblok di 2019

Jum'at, 16 Nov 2018 11:17

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Jum'at, 16 Nov 2018 10:01


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X