Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.956 views

Pro Kontra Fatwa Haram MUI Terhadap Vaksin MR

Majelis Ulama Indonesia (MUI) secara resmi telah mengeluarkan fatwa terkait penggunaan vaksin Measles Rubella atau vaksin MR. Fatwa MUI yang keluar pada Senin, 20 Agustus 2018 lalu itu menyatakan produk dari Serum Institute of India untuk imunisasi tersebut haram. Alasan MUI memfatwakan vaksin MR dari India itu karena dalam proses pembuatannya memanfaatkan unsur babi.

"Penggunaan Vaksin MR produk dari Serum Institute of India (SII) hukumnya haram karena dalam proses produksinya menggunakan bahan yang berasal dari babi," tegas MUI dalam fatwanya tersebut.

Meskipun MUI menyatakan bahwa vaksin MR hukumnya adalah haram namun MUI untuk saat ini masih membolehkan menggunakannya karena alasan darurat syar'iyyah.

Dengan terbitnya fatwa MUI ini, secara otomatis menepis asumsi bahwa vaksin MR produk Serum Institute of India adalah barang halal. Sebelumnya wasekjen MUI, ustaz Tengku Zulkarnain juga sudah menolak kesimpulan beberapa pihak yang menyatakan vaksin MR halal karena menurut beliau status halal-haram merupakan domainnya ulama. Jadi sebelum vaksin asal India itu diperiksa oleh LPPOM MUI dan dinyatakan halal oleh Komisi Fatwa MUI, tidak boleh ada pihak yang mengklaim bahwa vaksin tersebut halal dan boleh secara bebas digunakan.

Beberapa kalangan (khususnya praktisi kesehatan pro vaksin/provaks) yang sebelumnya selalu menyatakan bahwa vaksin MR halal akhirnya seperti kebakaran jenggot. Dengan keluarnya fatwa haram vaksin MR dari MUI ini jelas membuat mereka harus memutar otak lagi bagaimana meyakinkan masyarakat agar mau memvaksin anak-anak mereka. Sepekan sebelumnya dalam silaturahim Kementerian Kesehatan ke kantor MUI Pusat, Menteri Kesehatan Nina Moeloek sudah menegaskan bahwa masyarakat karena alasan keagamaan seperti masih ragu halal atau tidak vaksin MR, boleh menunda memvaksin anak-anak mereka sampai ada fatwa halal dari MUI.

Perlu dicatat juga sebelum MUI memfatwakan vaksin MR haram karena proses pembuatannya menggunakan bahan yang berasal dari babi, sebagian praktisi kesehatan (baca: dokter) dan kalangan provaks garis keras, lewat media sosial telah mendahului MUI dengan "berfatwa" bahwa vaksin MR halal dan masyarakat tidak usah ragu untuk memvaksin anak mereka.

Lucunya, ketika MUI dengan tegas menyatakan keharaman vaksin MR, mereka masih tetap juga berfatwa vaksin MR halal dengan mengutip berbagai fatwa dari lembaga fatwa negara lain ataupun menyebut konsep istihalah yang di MUI sendiri konsep istihalah untuk suatu produk yang bersinggungan dengan Babi, tidak bisa diterima. Harusnya mereka yang mengutip fatwa lembaga lain ataupun ulama lain menghormati adanya perbedaan pendapat dan tidak harus mendistorsi poin-poin dari fatwa MUI soal haramnya vaksi MR buatan India tersebut. Apalagi sampai membuat "fatwa" tandingan seperti yang dirilis oleh beberapa dokter Muslim tidak lama setelah munculnya fatwa haram vaksin MR dari MUI.

Begitu juga kalangan anti vaksin garis keras, kalau mereka meyakini bahwa vaksin merupakan konspirasi jahat Yahudi atau salah satu program barat untuk menghancurkan umat Islam atau apalah namanya, cukup yakini di diri sendiri jangan disosialisasikan secara masif ke tengah masyarakat karena dampaknya cukup meresahkan umat.

Terkait MUI yang membolehkan vaksin haram digunakan karena alasan darurat, tentu saja tidak otomatis seterusnya barang haram itu menjadi halal karena yang namanya darurat ada batas waktunya. Selain itu, meskipun darurat, vaksin MR yang haram tersebut tidak bisa berlaku untuk semua orang. Jadi vaksin atau tidak vaksin itu adalah pilihan dan tidak boleh ada paksaan dalam masalah ini, toh MUI juga fatwanya "boleh" bukan "wajib". Kalau kata seorang netizen, tidak ada jaminan atau belum ada bukti-bukti yang secara scientific menjelaskan bahwa tanpa vaksin seseorang 99.9% akan terjangkit penyakit, juga sebaliknya tak ada bukti jika kita divaksin maka 99.9% kita terbebas penyakit.Wallahu a'lam [Redaksi]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Bencana Palu adalah Derita Kita Semua. Relawan IDC bekerja sama dengan PDUI menerjunkan relawan, dai motivator dan tim medis....

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Bila cinta Allah sudah melekat, tak ada yang bisa menghalangi amal infak. Wakaf mobil bagi driver gojek motor pun menjadi ringan. Semoga Allah memberkahi dan menggantinya dengan yang lebih baik....

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Wakaf tidak menghabiskan harta, justru mengekalkan harta. Pahalanya terus mengalir tak terbatas usia, manfaatnya dirasakan umat seluas-luasnya dari generasi ke generasi...

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Latest News
Pesan Mantan Jubir Presiden ke Indonesialeaks

Pesan Mantan Jubir Presiden ke Indonesialeaks

Selasa, 16 Oct 2018 15:45

Australia Pertimbangkan Mengakui Yerusalem Sebagai Ibukota Israel

Australia Pertimbangkan Mengakui Yerusalem Sebagai Ibukota Israel

Selasa, 16 Oct 2018 13:45

Jelang Muktamar, Pengurus Wilayah dan Daerah Pemuda Muhammadiyah Disatroni Polisi

Jelang Muktamar, Pengurus Wilayah dan Daerah Pemuda Muhammadiyah Disatroni Polisi

Selasa, 16 Oct 2018 09:21

Maksiat Mengundang Bencana!

Maksiat Mengundang Bencana!

Selasa, 16 Oct 2018 09:14

[VIDEO] FPI Evakuasi Jenazah Kristiani Korban Gempa-Tsunami Palu

[VIDEO] FPI Evakuasi Jenazah Kristiani Korban Gempa-Tsunami Palu

Selasa, 16 Oct 2018 08:40

Acara Berbau LGBT di Magelang Digagalkan FPI

Acara Berbau LGBT di Magelang Digagalkan FPI

Selasa, 16 Oct 2018 05:24

Duka Rakyat Palu Masih Pilu

Duka Rakyat Palu Masih Pilu

Selasa, 16 Oct 2018 05:12

 Kebangkitan Ideologi dan Penerapannya

Kebangkitan Ideologi dan Penerapannya

Senin, 15 Oct 2018 23:00

Penanganan Pasca Bencana yang Carut Marut, Bukti Pemerintah Gagal

Penanganan Pasca Bencana yang Carut Marut, Bukti Pemerintah Gagal

Senin, 15 Oct 2018 22:45

Kehidupan yang Fana

Kehidupan yang Fana

Senin, 15 Oct 2018 22:30

Terobos Bandara, Preman Projo Hadang Dan Persekusi Kedatangan Habib Hanif Alatas Dan Habib Bahar

Terobos Bandara, Preman Projo Hadang Dan Persekusi Kedatangan Habib Hanif Alatas Dan Habib Bahar

Senin, 15 Oct 2018 22:10

Dewan Dakwah Aceh Minta Masyarakat Gunakan Hak Pilihnya

Dewan Dakwah Aceh Minta Masyarakat Gunakan Hak Pilihnya

Senin, 15 Oct 2018 21:50

Dugaan Phobia dan Fitnah pada Simbol Tauhid dari Sekelompok Santri dan Mahasiswa

Dugaan Phobia dan Fitnah pada Simbol Tauhid dari Sekelompok Santri dan Mahasiswa

Senin, 15 Oct 2018 21:27

HTS Tolak Serahkan Senjata dan Mundur dari Zona Demiliterisasi di Idlib Suriah

HTS Tolak Serahkan Senjata dan Mundur dari Zona Demiliterisasi di Idlib Suriah

Senin, 15 Oct 2018 20:15

Qatar Desak Saudi Ungkap Nasih 4 Warga Mereka yang 'Dihilangkan Paksa' oleh Riyadh

Qatar Desak Saudi Ungkap Nasih 4 Warga Mereka yang 'Dihilangkan Paksa' oleh Riyadh

Senin, 15 Oct 2018 20:05

MUI-Kominfo Ajak Generasi Milenial Bijak Gunakan Gadget

MUI-Kominfo Ajak Generasi Milenial Bijak Gunakan Gadget

Senin, 15 Oct 2018 18:55

Rumah DP Nol Rupiah Terealisasi, Fahira Idris Puji Anies Baswedan

Rumah DP Nol Rupiah Terealisasi, Fahira Idris Puji Anies Baswedan

Senin, 15 Oct 2018 18:48

DPRD Pangandaran Desak Pelaku LGBT Direhabilitasi

DPRD Pangandaran Desak Pelaku LGBT Direhabilitasi

Senin, 15 Oct 2018 18:35

Notaris Muslim Indonesia Terjun ke Wilayah Bencana Palu

Notaris Muslim Indonesia Terjun ke Wilayah Bencana Palu

Senin, 15 Oct 2018 17:50

Pejabat Taliban: AS Setuju Untuk Bahas Penarikan Pasukan dari Afghanistan

Pejabat Taliban: AS Setuju Untuk Bahas Penarikan Pasukan dari Afghanistan

Senin, 15 Oct 2018 12:35


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X