Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.362 views

Ratna Sarumpaet; Antara Dusta dan Ancaman

Tony Rosyid

(Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa)

Aku pembuat hoax terbaik itulah cuplikan kalimat yang keluar dari mulut Ratna Sarumpaet (RS). Aktifis dan pejuang yang selama ini dikenal konsisten dan tak diragukan reputasinya.

Berawal ia mengaku diseret, dipukulin dan dilempar dari mobil oleh tiga lelaki di Bandung. Pengakuan ini disampaikan kepada sejumlah tokoh nasional. Termasuk kepada Prabowo, Amin Rais, Fadli Zon, Rachel Maryam dan sejumlah tokoh yang lain.

Prabowo konferensi pers (2/10). Ungkapkan rasa empati kepada nenek usia 70 tahun ini. Prabowo meminta aparat kepolisian usut tuntas kasus ini dan menangkap pelakunya. Tidak hanya kasus RS, tapi juga kasus Novel Baswedan yang disiram air keras, dan kasus Hermansyah yang ditusuk di jalan tol.

Selang sehari Prabowo konferensi pers, giliran RS konferensi pers (3/10). Isinya? Mengagetkan!  RS mengaku berbohong. Ia membohongi Prabowo, Amien Rais, Fadli Zon, Rachel Maryam dan seluruh rakyat Indonesia. Ia mengaku tidak dipukuli, tapi operasi plastik. Gempar!

Dengan suara terbata-bata, RS minta maaf kepada Prabowo, Amin Rais, Fadli Zon dan seluruh rakyat Indonesia. RS menyampaikannya di depan kamera berbagai TV. Suaranya parau, tak seperti biasanya. Gak lantang lagi. Wajahnya tak bergairah.

Kalau kita menggunakan analisis teori dramaturgi Erving Goffman, RS sedang memainkan dua panggung. Panggung belakang dan panggung depan. Di panggung belakang RS mengaku diseret, dipukuli tiga lelaki. Lalu tubuhnya dilempar di daerah Cimahi. RS cerita dengan wajah tertekan. Ia sampaikan kronologi dan detil peristiwanya. Dan ia katakan bahwa Prabowo adalah harapan terakhirnya (FB Nanik S).

Di panggung depan, ketika semua kamera televisi menyorot dan awak media merekam, RS bilang bahwa ia telah berbohong kepada Parbowo dkk. Ia adalah pembuat hoax terbaik. RS minta maaf. Masalah selesai? Tidak!

Pernyataan RS di panggung depan memunculkan sejumlah pertanyaan: apakah ia berkata sebenarnya? Ungkapan bohongnya adalah bohong beneran? Atau ia terpaksa bilang berbohong karena ada tekanan?

Publik terbelah persepsinya. Sebagian percaya pada panggung depan RS. Apalagi didukung oleh bukti-bukti dari kepolisian. Bukti-bukti polisi begitu lengkap. Kompreshensip. Polisi kerja cepat. Langkah yang perlu diapresiasi. Hanya butuh semalam setelah kasus ini muncul ke publik, polisi berhasil mewancarai sejumlah orang terkait peristiwa, mengecek 23 rumah sakit, mengumpulkan rekaman CCTV, mandata transfer rekening putra SR, hingga peringatan adanya ancaman terhadap penebar hoax dengan pasal 1 dan 2 KUHP No 1 Tahun 1946 dan pasal 28 UU ITE. Klop antara pengakuan panggung depan RS dan bukti-bukti yang dimiliki pihak kepolisian. Hari itu juga beredar secara masif meme di medsos tentang hoaxnya RS.

Sebagian yang lain tak percaya begitu saja. Mungkinkah RS serendah itu? Mengorbankan reputasi yang puluhan tahun ia bangun dengan berbohong? Sebuah kebohongan kecil, tak mutu dan terkesan main-main. Lakon apa yang RS sedang mainkan? Dimanakah posisi ia berada? Sebagai korban atau pelaku rekayasa?

Demi untuk memberi jawaban kepada anak saya, kata RS. Sebuah jawaban yang tak jelas logikanya. Sulit dimengerti oleh mereka yang mengenal betul siapa RS itu. Gak RS buanget, kata mereka. Inilah yang mendorong rasa curiga itu muncul.

Hanya untuk mengelabui anaknya dari operasi plastik, RS harus membuat pengakuan kepada sejumlah tokoh nasional bahwa ia diseret, dipukuli, lalu dilempar dari mobil. Tidakkah itu janggal? Pertama, jika memang untuk mengelabui anaknya, apakah pengakuan itu dilakukan di depan anaknya? Lihat foto yang beredar, tak ada anaknya saat SR menemui Prabowo, Amin Rais dan tamu yang lain. Kedua, RS secara konsisten menceritakan pemukulan itu kepada sejumlah pihak dalam waktu yang berbeda. Pengakuannya sama. Ketiga, RS sadar dan tahu persis bahwa pengakuannya itu akan menggemparkan rakyat Indonesia. Keempat, wajah bengkak karena pukulan dan operasi plastik tentu bisa dibedakan.

Dua persepsi publik sama-sama punya data dan argumen rasionalnya. Tapi satu hal, setiap kebohongan kendati bisa disembunyikan, tapi tidak untuk selamanya. Pasti akan terbongkar. Kita tunggu, apakah pengakuan RS yang di panggung depan yang  benar? Atau pengakuan RS di panggung belakang?

Jika yang benar adalah pernyataan di panggung depan, maka akan terbongkar motifnya. Sulit dipercaya jika kebohongan itu untuk mengelabui anaknya. Tak berkelas untuk sosok dan tokoh sebesar RS.

Jika yang benar adalah panggung belakang, maka muncul tanda tanya: apakah RS ada tekanan dari pihak lain? Sebab, rumor yang beredar bahwa RS diancam. Kalau ternyata benar ada ancaman, siapa pihak yang mengancam? Yang pasti, ancaman itu, jika benar adanya, sungguh dahsyat. Karena bisa memaksa RS berbohong.

Biasanya, orang bisa dan leluasa untuk bicara dan bersikap jujur jika berada di panggung belakang. Tidak di panggung depan. Sebab, panggung depan seringkali terkontaminasi dengan ego, citra dan kepentingan. Bahkan juga untuk menghindari ketersinggungan, risiko dan munculnya permusuhan dengan pihak lain. Komunikasi antar-personal umumnya lebih otentik daripada komunikasi massa. Lalu, bagaimana dengan kasus RS? Apakah panggung belakang lebih bisa dipercaya dari panggung depan?

Apapun yang nanti akan terbongkar, akan berpengaruh terhadap masa depan RS dan pilpres 2019. Pertama, jika panggung depan yang benar, maka kebohongan RS adalah ironi nasional. Ironi seorang tokoh, aktifis dan pejuang yang mengakhiri semua capaian reputasinya dengan dusta. Apapun alasannya, mungkin publik bisa memahami, tapi sulit untuk bisa memaafkan. Yang mereka tahu: Ratna Sarumpaet adalah pendusta.

Kedua, Jika yang benar panggung belakang, dimana RS diseret, dipukul, dan dilempar dari mobil, serta benar juga rumor bahwa RS diancam akan dibunuh anak cucunya, maka Prabowo sebagai oposisi makin besar peluangnya untuk menjadi presiden di 2019. [PurWD/voa-islam.com]

 

Jakarta, 4/10/2018

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Bencana Palu adalah Derita Kita Semua. Relawan IDC bekerja sama dengan PDUI menerjunkan relawan, dai motivator dan tim medis....

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Bila cinta Allah sudah melekat, tak ada yang bisa menghalangi amal infak. Wakaf mobil bagi driver gojek motor pun menjadi ringan. Semoga Allah memberkahi dan menggantinya dengan yang lebih baik....

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Wakaf tidak menghabiskan harta, justru mengekalkan harta. Pahalanya terus mengalir tak terbatas usia, manfaatnya dirasakan umat seluas-luasnya dari generasi ke generasi...

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Latest News
Pesan Mantan Jubir Presiden ke Indonesialeaks

Pesan Mantan Jubir Presiden ke Indonesialeaks

Selasa, 16 Oct 2018 15:45

Australia Pertimbangkan Mengakui Yerusalem Sebagai Ibukota Israel

Australia Pertimbangkan Mengakui Yerusalem Sebagai Ibukota Israel

Selasa, 16 Oct 2018 13:45

Jelang Muktamar, Pengurus Wilayah dan Daerah Pemuda Muhammadiyah Disatroni Polisi

Jelang Muktamar, Pengurus Wilayah dan Daerah Pemuda Muhammadiyah Disatroni Polisi

Selasa, 16 Oct 2018 09:21

Maksiat Mengundang Bencana!

Maksiat Mengundang Bencana!

Selasa, 16 Oct 2018 09:14

[VIDEO] FPI Evakuasi Jenazah Kristiani Korban Gempa-Tsunami Palu

[VIDEO] FPI Evakuasi Jenazah Kristiani Korban Gempa-Tsunami Palu

Selasa, 16 Oct 2018 08:40

Acara Berbau LGBT di Magelang Digagalkan FPI

Acara Berbau LGBT di Magelang Digagalkan FPI

Selasa, 16 Oct 2018 05:24

Duka Rakyat Palu Masih Pilu

Duka Rakyat Palu Masih Pilu

Selasa, 16 Oct 2018 05:12

 Kebangkitan Ideologi dan Penerapannya

Kebangkitan Ideologi dan Penerapannya

Senin, 15 Oct 2018 23:00

Penanganan Pasca Bencana yang Carut Marut, Bukti Pemerintah Gagal

Penanganan Pasca Bencana yang Carut Marut, Bukti Pemerintah Gagal

Senin, 15 Oct 2018 22:45

Kehidupan yang Fana

Kehidupan yang Fana

Senin, 15 Oct 2018 22:30

Terobos Bandara, Preman Projo Hadang Dan Persekusi Kedatangan Habib Hanif Alatas Dan Habib Bahar

Terobos Bandara, Preman Projo Hadang Dan Persekusi Kedatangan Habib Hanif Alatas Dan Habib Bahar

Senin, 15 Oct 2018 22:10

Dewan Dakwah Aceh Minta Masyarakat Gunakan Hak Pilihnya

Dewan Dakwah Aceh Minta Masyarakat Gunakan Hak Pilihnya

Senin, 15 Oct 2018 21:50

Dugaan Phobia dan Fitnah pada Simbol Tauhid dari Sekelompok Santri dan Mahasiswa

Dugaan Phobia dan Fitnah pada Simbol Tauhid dari Sekelompok Santri dan Mahasiswa

Senin, 15 Oct 2018 21:27

HTS Tolak Serahkan Senjata dan Mundur dari Zona Demiliterisasi di Idlib Suriah

HTS Tolak Serahkan Senjata dan Mundur dari Zona Demiliterisasi di Idlib Suriah

Senin, 15 Oct 2018 20:15

Qatar Desak Saudi Ungkap Nasih 4 Warga Mereka yang 'Dihilangkan Paksa' oleh Riyadh

Qatar Desak Saudi Ungkap Nasih 4 Warga Mereka yang 'Dihilangkan Paksa' oleh Riyadh

Senin, 15 Oct 2018 20:05

MUI-Kominfo Ajak Generasi Milenial Bijak Gunakan Gadget

MUI-Kominfo Ajak Generasi Milenial Bijak Gunakan Gadget

Senin, 15 Oct 2018 18:55

Rumah DP Nol Rupiah Terealisasi, Fahira Idris Puji Anies Baswedan

Rumah DP Nol Rupiah Terealisasi, Fahira Idris Puji Anies Baswedan

Senin, 15 Oct 2018 18:48

DPRD Pangandaran Desak Pelaku LGBT Direhabilitasi

DPRD Pangandaran Desak Pelaku LGBT Direhabilitasi

Senin, 15 Oct 2018 18:35

Notaris Muslim Indonesia Terjun ke Wilayah Bencana Palu

Notaris Muslim Indonesia Terjun ke Wilayah Bencana Palu

Senin, 15 Oct 2018 17:50

Pejabat Taliban: AS Setuju Untuk Bahas Penarikan Pasukan dari Afghanistan

Pejabat Taliban: AS Setuju Untuk Bahas Penarikan Pasukan dari Afghanistan

Senin, 15 Oct 2018 12:35


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X