Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.109 views

BEM REMA UPI Tolak Rancangan Peraturan Kemenristek Dikti Tentang Organisasi Kemahasiswaan

[SIKAP BEM REMA UPI TERHADAP RANCANGAN PERATURAN KEMENRISTEKDIKTI TENTANG ORGANISASI KEMAHASISWAAN] 

Kampus sebagai laboratorium pemimpin negeri ini dan dengan nalar kritis Mahasiswa nya kerap kali menjadi pengontrol pemerintah untuk tetap berada dalam jalurnya. Namun dewasa ini, keberadaan kampus dianggap “ancaman” oleh pemerintah. Sehingga dengan otoriter dan kekuasaanya pemerintah  mempersempit ruang gerak mahasiswa .

Kepanikam rezim hari ini akan sikap mahasiswa yang konsisten menjaga Marwah Bangsa dan Negara ini agar sesuai cita cita kemerdekaan mulai di pertontonkan di permukaan.  Kepanikan itu di ekpresikan Dengan pemerintah mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang sangat tidak masuk akal dan cenderung memaksakan. Mulai dari kebijakan tentang UKT, kemudian wacana pemilihan Rektor Perguruan Tinggi yang dipilih oleh Presiden, penangkapan aktivis mahasiswa,  sampai pada puncaknya dengan keluarnya Rancangan Permenristekdikti tentang Oganisasi Kemahasiswaan yang menggantikan Kepmendikbud No 155 No 1998 tentang pedoman Organisasi Kemahasiswaan di Perguruan Tinggi.

Beberapa catatan kritis dari draf Rancangan Permenrisetdikti tersebut diantaranya:

1. Tidak adanya landasan dan urgensi yang kuat untuk dibentuknya peraturan menteri.

Dengan dalih bahwa adanya kekosongan hukum yang mengatur tentang ormawa di PT, kontradiktif dengan apa yang disebutkan oleh UU No. 12 tahun 2012 dalam pasal 77 ayat (5) bahwa, ketentuan lain mengenai organisasi kemahasiswaan diatur dalam statuta perguruan tinggi. (amanah UU menjelaskan bahwa ketentuan lain mengenai ormawa di atur dalam statuta PT,  bukan oleh Peraturan Menteri, dan secara garis hierarki hukum,  UU lebih tinggi dari peraturan Menteri,  dan logika hukum nya peraturan menteri itu mengacu dari UU yang berkaitan atau delegasi dari UU di atasnya).

Kemudian Peraturan Pemerintah No. 14 tahun 2014 Pasal 23 tentang Otonomi pengelolan  PTN bidang nonakademik yang salah satunya menyebutkan Orgnisasi Kemahasiswaan merupakan bagian dari otonomi PTN. Dari hal tersebut menjelaskan bahwa artinya tidak ada kekosongan hukum yang mengatur tentang ormawa, karena aturan tersebut diatur lebih lanjut dalam Statuta PT. Dan itu artinya setiap PT harus memiliki statuta sendiri yang mengatur lebih lanjut tentang ormawa yang ada di perguruan tingginya masing masing.

Dan Jika menteri ingin menuangkan kebijakan dalam suatu Peraturan Menteri, maka yang perlu diperhatikan adalah prinsip pemberian delegasian pengaturan dari peraturan perundang-undangan di atasnya. Yang harus diperhatikan adalah lingkup pengaturan yang diperintahkah agar pengaturannya tidak melebar melampaui kewenangan yang diberikan.

Prinsip tersebut di atas dapat dijadikan asas atau patokan dalam menyusun Peraturan Menteri, di samping juga asas-asas lain yang secara umum telah dianut oleh beberapa negara, termasuk Indonesia, misalnya (diambil sebagian dari buku Van der Vlies):

  1. Asas tujuan yang jelas.
  2. Asas organ atau lembaga yang tepat;
  3. Asas perlunya peraturan;
  4. Asas dapat dilaksanakan;
  5. Asas perlakuan yang sama dalam hukum;
  6. Asas kepastian hukum; dan
  7. Asas tentang terminologi dan sistematika yang benar.

Point-point asas dalam pembuatan peraturan menteri juga masih belum jelas dan tidak bisa di pertanggung jawabakan .

2. Adanya pembatasan ruang gerak mahasiswa.

a)      Kepmendikbud No. 155/U/1998 pada pasal 2 menyebutkan bahwa, kegiatan kemahasiswaan diselenggarakan dengan prinsip "DARI,  OLEH dan UNTUK Mahasiswa. Aturan tersebut memberikan kebebasan kepada mahasiswa untuk mengatur ormawanya sendiri sebagai bentuk pengembangan potensi dan Independensi nya. Namun dengan dikeluarkannya Rancangan Permenristekdikti tentang Oganisasi Mahasiswa semakin memperlihatkan kalang kabutnya rezim hari ini, karena di dalam Rancangan Peremenristekdikti pasal itu di hapus kan, dan di dijelaskan pada Pasal 7 dan Pasal 8, untuk membuat Ormawa harus mendapatkan izin dari Pimpinan Perguruan Tinggi. Lebih lanjut bahkan Pimpinan perguruan tinggi juga ikut andil dalam pengaturan AD/ART, RKAT, dan kelengkapan ormawa lainnya.

Hal ini sangat ironi karena kontradiktif dengan BAB III pasal 4 tentang kedudukan,  fungsi dan ruang lingkup . Yang menjelaskan bahwa "Organisasi Kemahasiswaan adalah kelengkapan non Struktural pada organisasi Perguruan Tinggi" jadi kasus seperti pasal 7 dan 8, secara tersirat menegaskan bahwa Ormawa bagian dari struktural Universitas.

b)      Dalam bab 5 pasal 9 tentang "Organisasi Kemahasiswaan Antar Perguruan Tinggi" di jelaskan bahwa "Organisasi Kemahasiswaan bidang keilmuan dan/atau peminatan sejenis antar perguruan tinggi dan pengurusnya ditetapkan oleh Direktur Jenderal".

Pasal ini sangat menghawatirkan dan dapat menanam bibit abuse of power (Penyalagunaan Kewenangan) dari pemerintah.  Karena dengan pasal ini,  aliansi-aliansi Gerakan Mahasiswa Antar PT seperti BEM SI,  BEM nusantara,  dan lain nya dapat di "bubarkan" jika tidak ada ada izin dari Dirjen. Karena di anggap menyalahi/melangkahi prosedur dan aturan yang berlaku.  Tentu ini tidak baik dan dapat menghambat gerakan.

3. Pembatasan periodeisasi ormawa.

Sangat lucu bila halnya pemerintah pun ikut turut campur dalam periodeisasi sebuah organisasi kemahasiswaan. Dalam Permen tersebut dengan jelas disebutkan pada Pasal 10 bahwa, periode kepengurusan setiap ormawa selama 1 tahun dimulai 1 januari dan berakhir 31 desember. Artinya pemerintah secara sadar mengeneralisasi periodeisasi kepengurusan ormawa tanpa mempertimbangkan kondisi setiap PT yang jelas berbeda beda kultur , Budaya dan dinamika kampus nya. Hal ini jelas meciderai UUD 1945, yang mana bahwa setiap orang diberikan kebebasan untuk berserikat, berkumpul dan berpendapat.

Berdasarkan penjelasan sederhana di atas, BEM REMA UPI dengan tegas Menolak adanya Rancangan Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi tentang Oganisasi Kemahasiswaan Perguruan Tinggi.

 

Ttd

 

Muhammad Fauzan Irvan

Presiden BEM REMA UPI

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Pers Rilis lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Bocah SD ini Mengidap Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!!

Bocah SD ini Mengidap Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!!

Digerogoti tumor ganas, tubuh Fatkhur Kurniawan kurus kerontang. Pundaknya terus membesar hingga sekuran bola basket. Kondisi keluarga memprihatinkan, penghasilan keluarga 16 ribu rupiah perhari....

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Virus TBC menggerogoti tulangnya hingga menjalar ke sumsum tulang punggung. Harus segera dioperasi untuk menghindari kelumpuhan total....

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC siap menerima zakat fitrah senilai Rp 30.000 hingga 52.000 per-jiwa untuk disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan aktivis Islam dan yatim....

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Lahir dalam keluarga Kristen taat, Valentino Nainggolan menjadi muallaf dalam usia SD. Untuk memperdalam Islam, ia dan kakaknya akan melanjutkan pendidikan ke pesantren Ayo Bantu.!!!...

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah 30 hari mushalla korban gempa ini hancur dan belum dibangun lagi. Ramadhan akan tiba, mushalla ini sangat dibutuhkan. Ayo bantu sedekah jariyah, pahala terus mengalir tak terbatas umur....

Latest News
Tentara Filipina Klaim Tangkap Istri Pemimpin Baru Kelompok Maute

Tentara Filipina Klaim Tangkap Istri Pemimpin Baru Kelompok Maute

Senin, 16 Jul 2018 21:00

Pejuang Oposisi Suriah Gagalkan Serangan Rezim Assad Dekat Dataran Tinggi Golan

Pejuang Oposisi Suriah Gagalkan Serangan Rezim Assad Dekat Dataran Tinggi Golan

Senin, 16 Jul 2018 20:45

Laporan: Israel Bebaskan Turis Wanita Turki Ebru Ozkan

Laporan: Israel Bebaskan Turis Wanita Turki Ebru Ozkan

Senin, 16 Jul 2018 20:30

Bertemu Presiden Mahmoud Abbas, Maradona; Saya Seorang Palestina

Bertemu Presiden Mahmoud Abbas, Maradona; Saya Seorang Palestina

Senin, 16 Jul 2018 20:15

Kedua Kalinya Aceh Cambuk Pasangan Gay

Kedua Kalinya Aceh Cambuk Pasangan Gay

Senin, 16 Jul 2018 17:38

RI dapat 51 Saham Freeport, Fahri: Memalukan, bukan Prestasi

RI dapat 51 Saham Freeport, Fahri: Memalukan, bukan Prestasi

Senin, 16 Jul 2018 16:07

2 Puggawa Muslim Timnas Prancis Ini Sujud Syukur Setelah Bawa Negaranya Juarai Piala Dunia 2018

2 Puggawa Muslim Timnas Prancis Ini Sujud Syukur Setelah Bawa Negaranya Juarai Piala Dunia 2018

Senin, 16 Jul 2018 12:30

Indonesia Darurat Alay

Indonesia Darurat Alay

Senin, 16 Jul 2018 10:24

Ibrah Bystander Effect Kenaikan BBM

Ibrah Bystander Effect Kenaikan BBM

Senin, 16 Jul 2018 08:18

Hegemoni Deradikalisasi Kampus hingga Maraknya Islam Moderat

Hegemoni Deradikalisasi Kampus hingga Maraknya Islam Moderat

Senin, 16 Jul 2018 06:52

Wanita Saudi yang Memeluk Penyanyi Laki-laki Saat Konser Terancam Dakwaan Seksual

Wanita Saudi yang Memeluk Penyanyi Laki-laki Saat Konser Terancam Dakwaan Seksual

Ahad, 15 Jul 2018 21:45

Hamas Bersumpah untuk Lanjutkan Protes Anti Israel di Jalur Gaza

Hamas Bersumpah untuk Lanjutkan Protes Anti Israel di Jalur Gaza

Ahad, 15 Jul 2018 21:20

Boko Haram Rebut Pangkalan Militer Pemerintah di Nigeria Timur

Boko Haram Rebut Pangkalan Militer Pemerintah di Nigeria Timur

Ahad, 15 Jul 2018 20:50

Pengelolaan Freeport Tetap di Tangan Asing

Pengelolaan Freeport Tetap di Tangan Asing

Ahad, 15 Jul 2018 19:07

Akuisisi 51 Persen Freeport, Pemerintah malah Perpanjang Kontrak 23 Tahun

Akuisisi 51 Persen Freeport, Pemerintah malah Perpanjang Kontrak 23 Tahun

Ahad, 15 Jul 2018 18:07

Ini Hari dan Tanggal Rencana Pertemuan SBY-Prabowo, Bahas Koalisi Pilpres?

Ini Hari dan Tanggal Rencana Pertemuan SBY-Prabowo, Bahas Koalisi Pilpres?

Ahad, 15 Jul 2018 17:07

IKA STAI Attaqwa Tuntut Pemekaran Babelan dan Tarumajaya

IKA STAI Attaqwa Tuntut Pemekaran Babelan dan Tarumajaya

Ahad, 15 Jul 2018 11:12

Rombongan Dakwah FPI Dihadang di Tarakan

Rombongan Dakwah FPI Dihadang di Tarakan

Ahad, 15 Jul 2018 11:05

Haflah Tokoh di Dewan Dakwah Bangkitkan Persatuan Umat Usung Prabowo

Haflah Tokoh di Dewan Dakwah Bangkitkan Persatuan Umat Usung Prabowo

Ahad, 15 Jul 2018 05:45

Bocah SD ini Mengidap Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!!

Bocah SD ini Mengidap Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!!

Ahad, 15 Jul 2018 03:07


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Sabtu, 14/07/2018 10:48

Yang Muda Yang Tahu Malu