Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.105 views

Hasil Diskusi Dewan Tafkir PP Persis tentang Perpu No 1 2020

BANDUNG (voa-islam.com) - Persatuan Islam [PERSIS] sebagai bagian dari elemen masyarakat sejak lahirnya telah mengemban tanggung jawab moril terhadap ummat. Sebagai bentuk implementasi dari tanggung jawab tersebut pada aspek pergulatan pemikiran baik dalam bidang strategi sosial, politik, hukum, ekonomi, teknologi dan yang lainnya maka PERSIS telah membentuk lembaga Dewan Tafkir untuk menjawab seluruh persoalan-persoalan keummatan itu.

Pada hari ini PERSIS memandang adanya persoalan keummatan yang sangat krusial pada bangsa Indonesia, dimana bangsa kita dihadapkan pada satu keadaan darurat disebabkan pandemic global covid-19. Persoalan krusial itu bukan terletak pada hadirnya covid-19 di Indoensia, namun justru terletak pada kebijakan-kebijakan Pemerintah dalam menyikapi kondisi darurat ini, salah satunya adalah kebijakan Pemerintah dalam Perpu No 1 tahun 2020.

PERSIS melalui Dewan Tafkir telah meninjau secara komprehensif kebijakan-kebijakan Pemerintah dalam Perpu No 1 tahun 2020 melalui diskusi public yang diselenggarakan via daring, dengan pemantik diskusi diantaranya: Chusnul Mar’iyah, Ph.D, Prof. Dr. Asep Warlan Yusuf, S.H., M.H., Prof. Dr. Nanat Fatah Natsir,MS juga dihadiri oleh Wakil Ketua Umum PP PERSIS Dr.H. Jeje Zainudin, M.Ag., dan beberapa orang penanggap diantaranya Prof. Atip Latipulhayat, Dr. H. Ihsan Setiadi Latief, MSi, Prof, Dr. Endang Caturwati, Dr. Tantan Hermasah dan Yayan Sopyani Hadi. 

Berdasarkan diskusi tersebut PERSIS melalui Dewan Tafkir memandang bahwa Perpu No 1 tahun 2020 telah menciderai hak-hak konstitusional rakyat Indonesia dan telah menggeser Indonesia dari Negara Hukum (Recthstaat) menjadi Negara Kekuasaan (Macthstaat). Hal ini didasarkan pada hilangnya hak-hak masyarakat untuk melakukan social control terhadap seluruh kebijakan-kebijakan pemerintah yang didasarkan pada Perpu No 1 tahun 2020, sebab berdasarkan pasal 27 ayat (3) Perpu No 1 tahun 2020 kebijakan tersebut tidak dapat di gugat di peradilan tata usaha negara. Pasal 27 ayat (3) tersebut secara jelas dan nyata telah mematikan fungsi kekuasan yudikatif sebagai lembaga yang memiliki fungsi memeriksa dan mengadili suatu pelanggaran terhadap Undang-Undang. 

PERSIS juga memandang bahwa Perpu No 1 tahun 2020 sangat berpotensi membuka ruang untuk melakukan tindak pidana korupsi. Hal ini didasarkan pada pasal 27 ayat (1) Perpu No 1 tahun 2020 yang mengatur bahwa segala biaya yang dikeluarkan oleh Pemerintah, atau KSSK dalam pelaksanaan kebijakan pendapatan negara dan yang lainnya merupakan bagian dari biaya ekonomi untuk penyelamatan ekonomi dari krisis dan bukan merupakan kerugian negara. Pasal ini merupakan imunitas bagi Pemerintah sehingga memberikan ruang terbuka bagi oknum pejabat

Pemerintah yang hendak memanfaatkan situasi ditengah pandemic ini, sebab biaya negara yang dikeluarkan dan digunakan oleh Pemerintah berdasarkan Perpu ini tidak dapat dinilai sebagai kerugian negara. Maka sekalipun nanti ditemukan kasus Tindak Pidana Korupsi, mereka akan bebas dengan dalih tidak terbukti adanya kerugian negara atau perekonomian negara atas perbuatannya.

Perpu No 1 tahun 2020 ini terlalu banyak mengatur persoalan ekonomi, dan tidak menjadikan keselamatan hidup rakyat sebagai kebijakan prioritas. Apalagi kebijakan-kebijakan ekonomi itu bertumpu pada pasal 2 sebagai kebijakan fundamental dalam Perpu tersebut, sehingga PERSIS memandang Perpu ini akan membawa Negara Indonesia kejurang hutang yang mengancam kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pada akhirnya hutang itu akan selamanya menjadi beban rakyat melalui pajak, maka setelah bangsa kita melalui pandemic covid-19 sangat mungkin rakyat akan jatuh pada bencana berikutnya yaitu bencana kenaikan nilai pajak. 

PERSIS memandang bahwa Perpu No 1 tahun 2020 saat ini berada dalam Status quo sebab keberadaannya telah dipersengketakan di Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. Oleh karena itu PERSIS mendesak Pemerintah untuk tidak menjadikan Perpu No 1 tahun 2020 sebagai dasar hukum dalam mengambil kebijakan, sampai adanya putusan dari Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia.

PERSIS sepenuhnya mendukung langkah para Tokoh Nasional juga gabungan dari elemen masyarakat lainnya yang saat ini tengah menguji Perpu No 1 tahun 2020 di Mahkamah Konstitusi. PERSIS juga sepenuhnya mendukung Independensi para Hakim Konstitusi di bawah sumpah pada Tuhan Yang Maha Esa. PERSIS mengajak kepada seluruh elemen masyarakat khususnya Ormas-ormas Islam untuk sama-sama berjuang melindungi kepentingan umat, kepentingan bangsa, dan kepentingan negara. [ril/syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Pers Rilis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Latest News
Permakluman Tindak Kemungkaran, Ibliskah?

Permakluman Tindak Kemungkaran, Ibliskah?

Kamis, 06 May 2021 12:57

Larangan Mudik Jilid II dengan Problematikanya

Larangan Mudik Jilid II dengan Problematikanya

Kamis, 06 May 2021 11:06

Akhir Ramadhan, ASAR Humanity Berbagi Kebahagiaan dengan Yatim-Dhuafa

Akhir Ramadhan, ASAR Humanity Berbagi Kebahagiaan dengan Yatim-Dhuafa

Kamis, 06 May 2021 10:14

Seorang Wanita Mali Lahirkan 9 Bayi Sekaligus

Seorang Wanita Mali Lahirkan 9 Bayi Sekaligus

Rabu, 05 May 2021 20:27

Taliban Rebut Sebuah Distrik Di Baghlan Utara Afghanistan

Taliban Rebut Sebuah Distrik Di Baghlan Utara Afghanistan

Rabu, 05 May 2021 19:15

Sayap Militer Hamas Peringatkan Israel Atas Serangan Geng Zionis Di Yerusalem Timur

Sayap Militer Hamas Peringatkan Israel Atas Serangan Geng Zionis Di Yerusalem Timur

Rabu, 05 May 2021 18:54

Jangan Tinggalkan Doa Ini di Lailatul Qadar

Jangan Tinggalkan Doa Ini di Lailatul Qadar

Rabu, 05 May 2021 15:08

Tips Menghindari Tag Video Porno di Facebook

Tips Menghindari Tag Video Porno di Facebook

Rabu, 05 May 2021 14:59

Al Qur'an, Perempuan, dan Literasi

Al Qur'an, Perempuan, dan Literasi

Rabu, 05 May 2021 14:52

E-KTP untuk Transgender, dari Toleransi Hingga Mengasihi

E-KTP untuk Transgender, dari Toleransi Hingga Mengasihi

Rabu, 05 May 2021 14:31

Indonesiaku Hijau, Cara PKS Lawan Penghancuran Global

Indonesiaku Hijau, Cara PKS Lawan Penghancuran Global

Rabu, 05 May 2021 13:53

MUI: Pemberangkatan Haji Harus Pertimbangkan Keselamatan Jiwa Jamaah

MUI: Pemberangkatan Haji Harus Pertimbangkan Keselamatan Jiwa Jamaah

Rabu, 05 May 2021 12:50

Lemak Ini Lebih Berbahaya Dibandingkan Kolesterol Makanan

Lemak Ini Lebih Berbahaya Dibandingkan Kolesterol Makanan

Rabu, 05 May 2021 11:00

IMT-GT Tempatkan Produk Halal Bagian Program Pemulihan Ekonomi

IMT-GT Tempatkan Produk Halal Bagian Program Pemulihan Ekonomi

Rabu, 05 May 2021 10:55

Silaturahim Dengan MUI, PKS Jelaskan Kiprah Perempuan Dalam Politik dan Dukungan Terhadap RUU Ekonom

Silaturahim Dengan MUI, PKS Jelaskan Kiprah Perempuan Dalam Politik dan Dukungan Terhadap RUU Ekonom

Rabu, 05 May 2021 10:50

Maksimalkan Pengelolaan Emosi di Bulan Suci, PP Himi Persis Adakan Sinergi Ramadhan

Maksimalkan Pengelolaan Emosi di Bulan Suci, PP Himi Persis Adakan Sinergi Ramadhan

Rabu, 05 May 2021 10:45

Tragedi Nanggala 402, Hima PERSIS Desak Pemerintah Lakukan Percepatan Modernisasi Alutsista TNI

Tragedi Nanggala 402, Hima PERSIS Desak Pemerintah Lakukan Percepatan Modernisasi Alutsista TNI

Rabu, 05 May 2021 10:40

Kapal Selam KRI Bocah Jogokariyan-1442

Kapal Selam KRI Bocah Jogokariyan-1442

Rabu, 05 May 2021 10:35

Kajian Akbar Spesial Akhir Ramadhan Bersama Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Zaitun Rasmin

Kajian Akbar Spesial Akhir Ramadhan Bersama Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Zaitun Rasmin

Rabu, 05 May 2021 08:48

Utang Luar Negeri Indonesia Semakin Membengkak, Anis: Sinyal Kurang Baik

Utang Luar Negeri Indonesia Semakin Membengkak, Anis: Sinyal Kurang Baik

Rabu, 05 May 2021 08:09


MUI

Must Read!
X