Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.884 views

Ruang Publik dalam Genggaman Kekuasaan

 

 

NEGARA demokrasi meniscayakan partisipasi masyarakat sipil, sebagai antitesa monarki yang kekuasaan pemerintahnya bersifat absolut, demokrasi menempuh jalan sebaliknya. Kekuasaan pemerintah dibatasi agar tidak absolut. Rakyat diberikan ruang untuk mengontrol kebijakan pemerintah melalui partisipasi di ruang publik. Hal ini mengindikasikan keberadaan ruang publik sangat vital, agar masyarakat bisa bebas berpartisipasi dalam ruang publik. Maka mesti dipastikan bahwa ruang publik tidak berada dalam genggaman kekuasaan pemerintah. Ruang publik yang dikendalikan oleh pemerintah akan memandulkan partisipasi masyarakat di dalamnya. 

Pemikir mazhab Frankfurt Jurgen Habermas memberikan penekanan khusus betapa pentingnya ruang publik dalam Negara demokrasi. Bagi Habermas ruang publik merupakan ruang demokrastis di mana di dalamnya masyarakat mampu menyampaiakana pandangan, opini, kepentingan, dan kebutuhan mereka secara diskursif.

Ruang publik juga merupakan wadah yang didalamnya masyarakat bisa menyampaikan pandangan mereka kepada pemerintah secara bebas, tanpa ada intervensi atau tekanan sedikitpun dari kekuasaan. Habermas meyakini ruang publik dapat bertindak sebagai wadah untuk menghimpun solidaritas masyarakat guna melawan mesin pasar kapitalisme dan mesin politik kekuasaan. Ruang publik tidak bisa dibatasi pada sekadar institusi formal seperti ruang DPR, rapat resmi dan lain lain, singkatnya diman ada masyarakat berkumpul maka disitu ruang publik terbentuk. 

Pentingnya ruang publik sebagai wadah kontrol terhadap kekuasaan tidak terjadi di era sekarang ini. Pemerintah yang lebih tertarik pada demokrasi prosedural melakukan campur tangan terlalu jauh ke dalam ruang publik. Ruang publik dintervensi secara massif, bahkan diacak-acak untuk kepentingan kekuasaan. Kita menyadari betul, di hari hari belakangan ini ruang publik kita sangat jauh dari prinsip partisipasi yang sehat. Jauh dari harapan untuk menjadikannya sebagai pengontrol kekuasaan melalui kebebasan menyampaikan pandangan tanpa intervensi kekuasaan.

Ruang publik kita disusupi oleh buzzer-buzzer otak receh. Tugas buzzer ini sangat sederhana, melakukan pembungkaman terhadap suara kritis yang muncul dari masyarakat melalui framing negatif. Mengutak-atik kehidupan pribadi si pengkritik lalu dijadikan peluru untuk menyumbat mulut masyarakat yang bersuara kritis. Pemerintah nampaknya juga merasa nyaman dengan kehadiran buzzer otak receh ini. Fitnah yang mereka lontarkan kepada masyarakat yang kritis pada kekuasaan tidak pernah diproses secara hukum, hanya dibiarkan terus berlanjut. Sehingga wajar bila masyarakat berpikir buzzer-buzzer otak receh tersebut memang sengaja dipelihara oleh Istana. 

Dengan massifnya kooptasi kekuasaan oleh kaki tangan penguasa di ruang publik, maka masyarakat tidak boleh menyerah begitu saja. Bila kelompok kritus masyarakat menyerah di tengah kuatnya tekanan yang dialamatkan kepada mereka, berarti lonceng kematian demokrasi telah berbunyi. Penting bagi kelompok kritis untuk terus bersuara. Kritik konstruktif yang terus disuarakan di ruang publik akan memastikan ruang publik tidak dijarah oleh kekuasaan. Saat buzzer mulai dikerahkan untuk memadamkan suara kritis, maka penguasa sebenarnya sudah sampai pada titik ketakutan tertinggi akan kehilangan kekuasaan. Sehingga masyarakat yang bersuara tanpa menenteng senjata harus dihadapi dengan represi pemikiran melalui pengerahan buzzer secara massif.

Zaenal Abidin Riam

Koordinator Presidium Demokrasiana Institute

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Pers Rilis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Latest News
200 Pejuang BIFF Serbu Kota Di Selatan Mindanao Filipina Selatan

200 Pejuang BIFF Serbu Kota Di Selatan Mindanao Filipina Selatan

Sabtu, 08 May 2021 21:40

Hamas Desak Anggotanya Memobilisasi Menghadapi Agresi Israel Di Al-Quds Yerusalem

Hamas Desak Anggotanya Memobilisasi Menghadapi Agresi Israel Di Al-Quds Yerusalem

Sabtu, 08 May 2021 20:50

200 Lebih Warga Palestina Terluka Dalam Penyerbuan Polisi Israel Di Komplek Masjid Al-Aqsa

200 Lebih Warga Palestina Terluka Dalam Penyerbuan Polisi Israel Di Komplek Masjid Al-Aqsa

Sabtu, 08 May 2021 20:29

Ganasnya Sakit Qalbu (2): Ini Penyebab 350 Penyakit dari Hatimu (1-350)

Ganasnya Sakit Qalbu (2): Ini Penyebab 350 Penyakit dari Hatimu (1-350)

Sabtu, 08 May 2021 19:20

Dalil-dalil Lailatul Qadar di Malam 27 Ramadhan

Dalil-dalil Lailatul Qadar di Malam 27 Ramadhan

Sabtu, 08 May 2021 14:02

Hampir 1.600 Anak-anak Di Afghanistan Tewas  Selama 5 Tahun Terakhir Akibat Serangan Udara

Hampir 1.600 Anak-anak Di Afghanistan Tewas Selama 5 Tahun Terakhir Akibat Serangan Udara

Jum'at, 07 May 2021 22:00

PM Irak Perintakan Pencopotan Poster Tokoh Politik Syi'ah Iran Di Lingkungan Sunni Baghdad

PM Irak Perintakan Pencopotan Poster Tokoh Politik Syi'ah Iran Di Lingkungan Sunni Baghdad

Jum'at, 07 May 2021 21:30

Infeksi Virus Corona Harian Di India Capai 400.000 Lebih Kasus Selama 2 Hari Berturut-turut

Infeksi Virus Corona Harian Di India Capai 400.000 Lebih Kasus Selama 2 Hari Berturut-turut

Jum'at, 07 May 2021 20:56

Puasa Ramadan di Bawah Penjagaan Khilafah Islamiyah

Puasa Ramadan di Bawah Penjagaan Khilafah Islamiyah

Jum'at, 07 May 2021 15:10

Persis Apresiasi Aparat Keamanan yang Langsung Menangkap Pelaku Penganiayaan Imam Masjid

Persis Apresiasi Aparat Keamanan yang Langsung Menangkap Pelaku Penganiayaan Imam Masjid

Jum'at, 07 May 2021 15:09

Pemuda, Bangkitlah!

Pemuda, Bangkitlah!

Jum'at, 07 May 2021 14:49

Ingin Raih Kemenangan Ramadhan? Ini Tips dari Ustaz Zaitun Rasmin dan Ustaz Abdul Somad

Ingin Raih Kemenangan Ramadhan? Ini Tips dari Ustaz Zaitun Rasmin dan Ustaz Abdul Somad

Jum'at, 07 May 2021 08:55

Kelompok Jihadis Terkait Al-Qaidah Culik Wartawan Prancis Di Mali Utara

Kelompok Jihadis Terkait Al-Qaidah Culik Wartawan Prancis Di Mali Utara

Kamis, 06 May 2021 21:00

Adian Husaini Dorong Media Islam Berkolaborasi Bangun Peradaban Bangsa

Adian Husaini Dorong Media Islam Berkolaborasi Bangun Peradaban Bangsa

Kamis, 06 May 2021 20:39

Malam Jum’at, 25 Ramadhan, Berpotensi Lailatul Qadar 1442 H

Malam Jum’at, 25 Ramadhan, Berpotensi Lailatul Qadar 1442 H

Kamis, 06 May 2021 20:36

Presiden Brazil Bolsonaro Sebut Krisis COVID-19 Terkait 'Perang Biologis' Cina

Presiden Brazil Bolsonaro Sebut Krisis COVID-19 Terkait 'Perang Biologis' Cina

Kamis, 06 May 2021 20:35

Otoritas Palestina Adukan Penggusuran Paksa Penduduk Arab Di Sheikh Jarrah Oleh Israel Ke ICC

Otoritas Palestina Adukan Penggusuran Paksa Penduduk Arab Di Sheikh Jarrah Oleh Israel Ke ICC

Kamis, 06 May 2021 20:15

Saudi Pertimbangkan Larang Jamaah Luar Negeri Untuk Menunaikan Ibadah Haji Tahun Ini

Saudi Pertimbangkan Larang Jamaah Luar Negeri Untuk Menunaikan Ibadah Haji Tahun Ini

Kamis, 06 May 2021 19:01

Telisik Larangan Mudik Versus Penerbangan Wuhan-Jakarta PP

Telisik Larangan Mudik Versus Penerbangan Wuhan-Jakarta PP

Kamis, 06 May 2021 16:01

Manusia Sekian Rupiah

Manusia Sekian Rupiah

Kamis, 06 May 2021 15:00


MUI

Must Read!
X