Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.371 views

Diplomat Senior: Indonesia Jatuh ke dalam Propaganda Israel?

JAKARTA (voa-islam.com)- BERBEDA dengan klaim bahwa kunjungan Sekjen PBNU KH Yahya Cholil Staquf ke Israel memenuhi undangan The David Amar Worldwide North Africa Jewish Heritage Center, Yerusalem (13/6), ternyata anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) itu sama sekali tidak berbicara tentang dukungan kemerdekaan Palestina apalagi menawarkan gagasan baru usulan untuk membantu penyelesaian konflik Israel-Palestina, bahkan kehilangan nyali untuk mengeritik kekejaman rejim Zionis itu.

Di tengah-tengah tekanan Uni Eropa, PBB, dan organisasi perjuangan pendukung Palestina, termasuk kalangan pejabat pemerintah, olahragawan, seniman terhadap pembunuhan ratusan rakyat tak berdosa sebagai buntut dari pemindahan Kedubes Amerika Serikat ke Yerusalem baru-baru ini keoada Israel, kunjungan Staquf yang diklaim bukan mewakili Pemerintah R.I. itu, tetap counter-productive bagi kebijakan luar negeri dan diplomasi Indonesia yang selama ini konsisten mendukung sepenuhnya perjuangan bangsa Palestina untuk kemerdekaan di tanah mereka sendiri.

Ketika ditanya seorang teman, saya mengatakan:

“Indonesia suffers from diplomatic setbacks, ignoring the fact that Israel's policy reflects blatant violation of human rights and UN resolutions, killing innocent people in Palestine. [Staquf's] visit reflects not only our insensitivity to the world and the people of Indonesia to action Israel, but more sadly if the world concludes that Indonesia is now subjugated under Israeli propaganda and the visit is used as a justification for Israel's cruel acts against the Palestinian people recently, and I would not condone it.” 

(Indonesia menderita kemunduran diplomasi, mengabaikan fakta bahwa kebijakan Israel melanggar hak asasi manusia secara terang-terangan dan berbagai resolusi PBB, membunuh orang-orang tak berdosa di Palestina. Kunjungan Staquf sendiri mencerminkan tidak hanya ketidaksensitifan kita kepada dunia dan rakyat Indonesia terhadap tindakan Israel, tetapi yang lebih menyedihkan jika dunia menyimpulkan bahwa Indonesia sekarang takluk di bawah propaganda Israel dan kunjungan itu digunakan sebagai pembenaran terhadap tindakan kejam yang dilakukan Israel atas rakyat Palestina baru-baru ini, dan saya tidak dapat membenarkan kunjungan tersebut.) 

Kesimpulan itu saya ambil dari observasi terhadap rekaman video yang tersebar luas tampak dalam format talk show, di mana Staquf menyampaikan statement sumir dan dangkal, sama sekali tidak mencerminkan sikap Indonesia yang konsisten membela perjuangan bangsa Palestina.  

Melalui Twitter, saya menyampaikan observasi sebagai berikut:

“Staquf failed even to mention a single word of 'Palestine', let alone to advocate the legitimate rights of the Palestine to freedom and independence on their own land and crticize the flagrant violation of human rights by the Israeli in the occupied land and the plights of Palestine.”

(“Staquf gagal bahkan untuk menyebutkan satu kata 'Palestina', apalagi untuk mengadvokasi hak-hak sah Palestina untuk kebebasan dan kemerdekaan di tanah mereka sendiri dan menentang pelanggaran hak asasi manusia yang kejam oleh Israel di tanah yang diduduki dan kesengsaraan Palestina.")

Ada beberapa poin keberatan saya atas kunjungan Sekjen Staquf itu.

Pertama, insensitivitas terhadap penderitaan rakyat Palestina dan protes dunia kepada Israel, bahkan oleh negara-negara Uni Eropa, telah membantah klaim kita selama ini sebagai negeri berpenduduk terbesar Muslim di dunia yang berada di pihak rakyat Palestina.  Pernyataan Pemerintah R.I. selama ini menjadi batal dan ini perlu penjelasan kepada rakyat dan dunia mengapa kita kini berada di pihak Israel dan secara konyol membiarkan Indonesia sebagai alat propaganda negara Yahudi itu.

Kedua, timing-nya apakah tidak bisa ditunda, atau memang Pemerintah ingin mengirim pesan gestur persahabatan dengan Israel di tengah kekejaman pemerintah Israel terhadap rakyat Palestina. Belum kering darah pejuang Palestine tumpah mempertahankan kemerdekaan, harga diri dan martabatnya, Indonesia mengirim wakilnya bertemu dengan pejabat Israel.

Ketiga, secara prosedural Wantimpres itu resmi jabatan negara. Sebagai pejabat negara dan bahkan warganegara sekalipun wajib mematuhi UUD 1945 dan UU terkait (seperti UU No. 37/1999 tentang Hubungan Luar Negeri) ketika memasuki zona hubungan internasional.  Di luar ini, maka telah terjadi pelanggaran terhadap UUD 1945 yang menentang penjajahan karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan.

Keempat, dari segi keprotokolan bahwa selama seseorang memegang jabatan pemerintah atau negara maka jabatan itu melekat menjadi wakil negara dalam kegiatan diplomatik atau hubungan antar-negara.  Karena itu, meskipun dalam kapasitas pribadi seorang diplomat dilarang oleh Menlu untuk berhubungan dengan wakil pemerintah Israel.  Diplomat hanya diperbolehkan berhubungan setelah mendapat izin dari Menlu.

Kelima, pelanggaran terhadap prinsip politik luar negeri bebas dan aktif dan kebijakan luar negeri R.I. yang di satu pihak tidak mengakui keberadaan Israel, dan di pihak lain mendukung perjuangan Palestina secara konsisten sejak 1947 sampai kini.  Prinsip non-recognition baik de facto apalagi de jure dipegang teguh oleh Indonesia selama ini.

Kehadiran anggota Wantimpres Yahya Staquf, meskipun diklaim dalam kapasitas Sekjen NU, perlu diklarifikasi oleh Pemerintah R.I. karena ini dapat ditafsirkan dunia bahwa kehadiran seorang penasehat Presiden R.I. itu memenuhi undangan pemerintah Israel adalah pengakuan de-facto terhadap eksistensi Israel. 

Aku menyampaikan kesimpulan observasiku kepada teman tersebut:

"It would reflect a deviation from our consistent and full commitment to support the Palestinian struggle for independence in their legitimate land which is a pre-condition in determining our attitude whether or not Indonesia would recognize Israel.” 

(Kunjungan ini mencerminkan penyimpangan dari konsistensi dan komitmen kita untuk mendukung penuh perjuangan kemerdekaan Palestina di tanah sah mereka yang merupakan prasyarat dalam menentukan sikap kita apakah Indonesia akan mengakui Israel atau tidak.)

“The ball is in the government’s court to respond to this issue,” kataku menutup pembicaraan. (https://www.facebook.com/1182368673/posts/10213918514175294/)

Jakarta, 12 Juni 2018

*Haz Pohan, Diplomat Senior, Mantan Dubes RI untuk Polandia

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Diterjang banjir bandang, rumah sekaligus markas pengajian Ustadz Wahyudin roboh. Taklim diliburkan, puluhan santri berduka. Dibutuhkan dana Rp 60 juta untuk membangunnya dengan tembok permanen....

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Tergolek kritis di rumah sakit karena terpapar virus yang menjalar ke otak, biaya perawatan 13 hari sudah mencapai 28 juta. Kedua orang tuanya adalah aktivis pejuang dakwah berekonomi dhuafa,...

IDC Serahkan Motor kepada Dai Gunung Lawu. Ayo Wakaf Motor Dakwah

IDC Serahkan Motor kepada Dai Gunung Lawu. Ayo Wakaf Motor Dakwah

Beratnya tugas dai pedalaman di Gunung Lawu. Jarak tempuh dan medan pedalaman sering kali harus membelah hutan, naik turun bukit, jalan berkelok, aspal rusak dan tanah becek. Ayo Wakaf Motor...

Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an Dirawat Inap Sakit Typus. Ayo Bantu.!!

Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an Dirawat Inap Sakit Typus. Ayo Bantu.!!

Tanpa didampingi ibu dan ayah yang sudah wafat, Muhammad Zulfian harus berjuang melawan penyakit typus saat mengejar cita-cita di Rumah Tahfizh Al-Qur'an Sidoarjo, Jawa Timur...

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Uzur gagal ginjal, Ustadz Darmanto tak bisa berdakwah dan mencari nafkah. Untuk menutupi biaya berobat dan pesantren anak-anaknya sebesar 3,5 juta perbulan, ia mengandalkan gaji istri guru TK...

Latest News
Kewajiban Membaca Siroh Nabawiyah

Kewajiban Membaca Siroh Nabawiyah

Rabu, 21 Nov 2018 04:57

Merindukan Ulama

Merindukan Ulama

Selasa, 20 Nov 2018 23:00

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Selasa, 20 Nov 2018 19:46

Puluhan Napi di Penjara Hama Lakukan Mogok Makan Memprotes Hukuman Mati

Puluhan Napi di Penjara Hama Lakukan Mogok Makan Memprotes Hukuman Mati

Selasa, 20 Nov 2018 18:00

Laporan: Mohammed Dahlan Kirim Tim Keamanan untuk Hapus Bukti Pembunuhan Khashoggi

Laporan: Mohammed Dahlan Kirim Tim Keamanan untuk Hapus Bukti Pembunuhan Khashoggi

Selasa, 20 Nov 2018 16:45

Boko Haram Serang 3 Pangkalan Militer di Timur Laut Nigeria Selama Akhir Pekan

Boko Haram Serang 3 Pangkalan Militer di Timur Laut Nigeria Selama Akhir Pekan

Selasa, 20 Nov 2018 16:00

[Video] Islam Solusi untuk Peradaban Dunia

[Video] Islam Solusi untuk Peradaban Dunia

Selasa, 20 Nov 2018 15:35

Mengaku Tuhan, Kemenag: Aliran Shinsei Bukkyo Tak Terdaftar

Mengaku Tuhan, Kemenag: Aliran Shinsei Bukkyo Tak Terdaftar

Selasa, 20 Nov 2018 15:34

Politik Bumi Hangus Jokowi

Politik Bumi Hangus Jokowi

Selasa, 20 Nov 2018 15:00

Brimob Jangan Buka Pintu Kolusi

Brimob Jangan Buka Pintu Kolusi

Selasa, 20 Nov 2018 14:40

KOPI DIGITAL (1): Sukses Gelar Training 1000 Peserta Cyber Marketing, miliki 8 produknya

KOPI DIGITAL (1): Sukses Gelar Training 1000 Peserta Cyber Marketing, miliki 8 produknya

Selasa, 20 Nov 2018 10:43

Hamas: Pasukan Khusus Israel yang Menyusup ke Gaza Berusaha Pasang Peralatan Mata-mata

Hamas: Pasukan Khusus Israel yang Menyusup ke Gaza Berusaha Pasang Peralatan Mata-mata

Selasa, 20 Nov 2018 10:00

Rabu, Kamis, & Jum'at Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Rabi’ul Awal 1440 H

Rabu, Kamis, & Jum'at Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Rabi’ul Awal 1440 H

Selasa, 20 Nov 2018 09:00

Ketua Umum MUI Sumbar Haramkan Muslim Pilih Partai Penolak Perda Syariah

Ketua Umum MUI Sumbar Haramkan Muslim Pilih Partai Penolak Perda Syariah

Selasa, 20 Nov 2018 07:19

Kepsek Melecehkan, Perempuan Jadi Korban

Kepsek Melecehkan, Perempuan Jadi Korban

Selasa, 20 Nov 2018 01:57

Ngaku Cinta Nabi SAW, Buktikan!

Ngaku Cinta Nabi SAW, Buktikan!

Selasa, 20 Nov 2018 01:49

Menhan Turki: Bagian Mayat Khashoggi Kemungkinan Diseludupkan Keluar Turki

Menhan Turki: Bagian Mayat Khashoggi Kemungkinan Diseludupkan Keluar Turki

Senin, 19 Nov 2018 21:15

Rasulullah Wafat pada Senin 12 Rabi'ul Awal, Apa yang Beliau Siapkan?

Rasulullah Wafat pada Senin 12 Rabi'ul Awal, Apa yang Beliau Siapkan?

Senin, 19 Nov 2018 21:03

AS Mengakui Taliban Tidak Kalah dalam Perang di Afghanistan

AS Mengakui Taliban Tidak Kalah dalam Perang di Afghanistan

Senin, 19 Nov 2018 20:45

Penelitian Mengungkapkan 70 Persen Pernyataan Politisi Israel Bohong, Netanyahu di Posisi Teratas

Penelitian Mengungkapkan 70 Persen Pernyataan Politisi Israel Bohong, Netanyahu di Posisi Teratas

Senin, 19 Nov 2018 20:30


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X