Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.133 views

Hari HAM di Rezim Jokowi, Fadli Singgung Kasus Ini

JAKARTA (voa-islam.com)- Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon merasakan di hari Peringatan Hak Asasi Manusia (HAM) ini, penegakkannya tidak banyak mengalami kemajuan. “Hari ini, 10 Desember 2018 adlh Peringatan Hari Hak Asasi Manusia. 

Saya melihat penegakkan HAM di masa pemerintahan Presiden @jokowi terbukti tak mengalami banyak kemajuan,” demikian cuitannya.

Malah kata dia, selama empat tahun pemerintahan Jokowi ini, ancaman terhadap kebebasan berpendapat, berserikat dan berkumpul, serta kebebasan sipil, justru kian meningkat.

Jika kita mengacu kepada data Amnesty International, Majalah The Economist, atau Freedom House, semuanya memperlihatkan bahwa indeks kebebasan HAM dan demokrasi di Indonesia mengalami kemunduran. Terancamnya kebebasan sipil merupakan salah satu faktor yg paling menentukan kemerosotan HAM dan tingkat demokrasi Indonesia.”

Kemunduran dalam soal kebebasan sipil tersebut telah membuat status kita, katanya, menurut Freedom House, turun status, dari sebelumnya tergolong sebagai negara ‘bebas’ (free), kini menjadi negara ‘bebas sebagian’ (partly free) di tahun 2018.

“Ini sebuah kemunduran yang agak memalukan. Sebab, sebagai pembanding, pada saat bersamaan negara seperti Timor Leste saja peringkatnya naik dari ‘partly free’ menjadi ‘free’.”

Para pengamat yang partisan pun menurut dia biasanya hanya menyebut faktor menguatnya intoleransi atau menguatnya politik identitas di tengah masyarakat sebagai penyebab mundurnya peringkat demokrasi kita. “Kasus Ahmad Dhani dan Habib Bahar Smith belakangan ini melengkapi penindasan terhadap hak sipil dan hak-hak dasar lain dalam berdemokrasi.” 

Data lembaga-lembaga internasional tadi konsisten dengan data yang dimiliki BPS (Badan Pusat Statistik). Meski secara umum, lanjut politisi Gerindra tersebut, tahun ini angka BPS menyebut skor Indeks Demokrasi Indonesia mengalami kenaikan, tapi variabel kebebasan berpendapat serta kebebasan berkumpul dan berserikat justru menurun.

“Kalau kita periksa, variabel yang mengalami penurunan tersebut adalah kebebasan berkumpul dan berserikat, kebebasan berpendapat, partisipasi politik dalam pengambilan keputusan dan pengawasan, serta peran peradilan yang independen.

Jadi, jika selama pemerintahan @jokowi masyarakat mengeluhkan adanya persekusi terhadap ulama yang kritis, adanya upaya pembungkaman dan kriminalisasi terhadap tokoh-tokoh oposan pemerintah, semua itu adalah bukti dari perampasan terhadap kebebasan berpendapat.”

Apa yang dirasakan masyarakat koheren dengan data-data tadi. “Saya kira selama ini pemerintah memang terlalu mementingkan agenda pembangunan infrastruktur dengan mengesampingkan agenda penegakan HAM. Celakanya, pembangunan infrastruktur itupun lebih banyak didominasi oleh pembangunan jalan tol, yang hanya melayani konsumen tertentu, sehingga gagal menghadirkan keadilan ekonomi. 

Jangan lupa, keadilan ekonomi adalah bagian dari HAM.”

(Robi/voa-islam.com)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Anak yatim ini kritis tak sadarkan diri dibacok preman tak dikenal saat bekerja sebagai penjaga warnet. Tubuhnya terkapar tak sadarkan diri, bersimbah darah terluka parah di bagian leher, punggung,...

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Latest News
Himi Persis Luncurkan Buku Muslimah on Fire pada Pembukaan Muktamar ke IX

Himi Persis Luncurkan Buku Muslimah on Fire pada Pembukaan Muktamar ke IX

Ahad, 25 Aug 2019 01:48

Kesultanan Papua Bagian dari Kesultanan Melayu Raya

Kesultanan Papua Bagian dari Kesultanan Melayu Raya

Ahad, 25 Aug 2019 00:20

Benarkah Indonesia Bebas dari Penjajahan?

Benarkah Indonesia Bebas dari Penjajahan?

Sabtu, 24 Aug 2019 23:58

Turki Luncurkan Operasi Militer 'Claw 3' di Irak Utara

Turki Luncurkan Operasi Militer 'Claw 3' di Irak Utara

Sabtu, 24 Aug 2019 23:57

[VIDEO] Oktober 2019, Barang Gunaan di Indonesia Wajib Sertifikasi Halal

[VIDEO] Oktober 2019, Barang Gunaan di Indonesia Wajib Sertifikasi Halal

Sabtu, 24 Aug 2019 22:52

Facebook akan Pekerjakan Beberapa Jurnalis Amerika untuk Mengkurasi Berita Global

Facebook akan Pekerjakan Beberapa Jurnalis Amerika untuk Mengkurasi Berita Global

Sabtu, 24 Aug 2019 22:48

Dokter AS Sebut Rokok Elektrik Akibatkan Kematian karena Penyakit Paru-paru

Dokter AS Sebut Rokok Elektrik Akibatkan Kematian karena Penyakit Paru-paru

Sabtu, 24 Aug 2019 22:05

Maroko Tuduh UEA Berikan Dukungan Kepada Pemberontak Sahara Barat

Maroko Tuduh UEA Berikan Dukungan Kepada Pemberontak Sahara Barat

Sabtu, 24 Aug 2019 21:45

Kebijakan Impor Ala Keran Bocor

Kebijakan Impor Ala Keran Bocor

Sabtu, 24 Aug 2019 21:39

Teknologi 'Artificial Intelligence' Tempatkan Dunia dalam Bahaya

Teknologi 'Artificial Intelligence' Tempatkan Dunia dalam Bahaya

Sabtu, 24 Aug 2019 21:30

17 Anggota Pasukan Haftar Menyerahkan Diri ke Pemerintah Tripoli

17 Anggota Pasukan Haftar Menyerahkan Diri ke Pemerintah Tripoli

Sabtu, 24 Aug 2019 21:15

Pemukim Ilegal Yahudi Timpuki Mobil-mobil Palestina dengan Batu di Hebron dan Nablus

Pemukim Ilegal Yahudi Timpuki Mobil-mobil Palestina dengan Batu di Hebron dan Nablus

Sabtu, 24 Aug 2019 20:45

LSM di Turki Memprotes Langkah India Terhadap Kashmir

LSM di Turki Memprotes Langkah India Terhadap Kashmir

Sabtu, 24 Aug 2019 20:38

Membangun Militansi Indonesia

Membangun Militansi Indonesia

Sabtu, 24 Aug 2019 20:32

Pengacara Presiden Terguling Sudan Minta Pembebasan Omar Al-Bashir dengan Jaminan

Pengacara Presiden Terguling Sudan Minta Pembebasan Omar Al-Bashir dengan Jaminan

Sabtu, 24 Aug 2019 20:15

PBB: Lebih dari 45 Ribu Pengungsi Memasuki Eropa pada 2019

PBB: Lebih dari 45 Ribu Pengungsi Memasuki Eropa pada 2019

Sabtu, 24 Aug 2019 20:10

Masalah Menumpuk, Fahri: Lebih Baik Istana Diblokir

Masalah Menumpuk, Fahri: Lebih Baik Istana Diblokir

Sabtu, 24 Aug 2019 19:31

PW PII Jawa Barat Audiensi dengan Dinas Pendidikan

PW PII Jawa Barat Audiensi dengan Dinas Pendidikan

Sabtu, 24 Aug 2019 19:23

Muslim Moro Resmi Punya Bendera Sendiri

Muslim Moro Resmi Punya Bendera Sendiri

Sabtu, 24 Aug 2019 19:03

Pakistan Kembali Minta PBB Intervensi Kasus Kashmir

Pakistan Kembali Minta PBB Intervensi Kasus Kashmir

Sabtu, 24 Aug 2019 18:57


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Sabtu, 24/08/2019 15:40

Penata Kata Masyarakat Dunia