Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.680 views

Kubu Prabowo Harus Penuhi 6 Syarat Jika akan Tuntut Diskualifikasi Jokowi

JAKARTA (voa-islam.com) - Mahkamah Konstitusi menggelar sidang perdana sengketa Pilpres 2019 atau Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU). Gugatan ini diajukan kubu Prabowo Subianto - Sandiaga Uno yang menolak hasil rekapitulasi suara karena memenangkan Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin.

Salah satu isi tuntutan kubu Prabowo adalah meminta MK mendiskualifikasi Jokowi - Ma'ruf Amin. Alasannya, kubu Prabowo menuding terjadi kecurangan Pemilu yang terstruktur, sistematis, dan masif (TSM)

Badan Pengawas Pemilihan Umum menjelaskan bahwa pelanggaran TSM menjadi salah satu yang terberat. Peserta Pemilu bisa didiskualifikasi jika terbukti melakukan kecurangan TSM. Namun, pelanggaran TSM memiliki syarat bukti yang cukup berat pula lantaran harus bisa dibuktikan dengan kumulatif yaitu memenuhi ketiga unsur, yakni: terstruktur, sistematis dan masif.

“Bukti materiil dan non-materiil untuk TSM berbeda dengan pelanggaran administrasi biasa. Pada pelanggaran TSM maka harus ada tiga unsur yang terpenuhi,” kata Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar.

Berdasarkan Peraturan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Perbawaslu) Nomor 8 Tahun 2018, diterimanya laporan dugaan pelanggaran administratif pemilu TSM harus memenuhi syarat formil dan materil. Berikut ini syarat yang harus dipenuhi untuk mendiskualifikasi salah satu peserta Pilpres akibat pelanggaran yang bersifat terstruktur, sistematis, dan masif.

1. Terpenuhi Syarat Formil dan Materil

Syarat formil terdiri dari identitas pelapor. Sedangkan syarat materil harus memuat objek pelanggaran yang dilaporkan dan hal yang diminta untuk diputuskan. Objek pelanggaran yang dilaporkan terdiri dari waktu peristiwa, tempat peristiwa, saksi, bukti lainnya dan riwayat uraian peristiwa.

2. Alat Bukti yang Menunjukkan Pelanggaran Paling Sedikit 50 Persen Lokasi Pemilihan

Dalam syarat materil, laporan dugaan pelanggaran administrasi pemilu TSM paling sedikit disertai dua alat bukti dengan ketentuan pelanggaran terjadi paling sedikit 50 persen dari jumlah daerah yang menjadi lokasi pemilihan. Alat bukti yang dimaksud yaitu, keterangan saksi, surat dan tulisan, petunjuk, dokumen elektronik, keterangan pelapor atau keterangan terlapor dalam sidang pemeriksaan dan keterangan ahli.

3. Alat Bukti Berupa Keterangan Saksi yang Membuktikan Pelanggaran Bersifat TSM

Alat bukti keterangan saksi adalah keterangan yang diberikan oleh seseorang yang melihat, mendengar secara langsung atau mengalami peristiwa pelanggaran administrasi pemilu TSM. Bukti keterangan saksi dapat ditunjukkan dan dilampirkan dalam bentuk salinan oleh Pengawas Pemilu dalam pemeriksaan atas permintaan majelis pemeriksa.

4. Alat Bukti Berupa Dokumen

Selanjutnya, alat bukti berupa surat atau tulisan terdiri dari dokumen hasil pengawasan pemilu, dokumen tertulis lainnya yang relevan dengan fakta. Alat bukti petunjuk merupakan perbuatan, kejadian atau keadaan yang karena persesuaiannya, baik antara yang satu dengan yang lain, maupun dengan pelanggaran itu sendiri, menandakan telah terjadi pelanggaran administratif pemilu TSM.

Yang disebut dengan alat bukti dokumen elektronik yaitu setiap informasi elektronik yang dibuat, diteruskan, dikirimkan, diterima, atau disimpan dalam bentuk analog, digital, elektromagnetik, optikal, atau sejenisnya, yang dapat dilihat, ditampilkan, atau didengar melalui komputer atau sistem elektronik. “Termasuk tulisan, suara, gambar, peta, rancangan, foto atau sejenisnya, huruf, tanda, angka, kode akses, simbol atau perforasi yang memiliki makna atau arti atau dapat dipahami oleh orang yang mampu memahaminya,” kata Fritz.

5. Alat Bukti Berupa Keterangan Pelapor, Terlapor, dan Ahli

Alat bukti selanjutnya berupa bukti keterangan pelapor dan terlapor yang disampaikan secara langsung atau melalui kuasanya dalam sidang pemeriksaan laporan Pelanggaran Administratif Pemilu atau Pelanggaran Administratif Pemilu TSM. Bukti terakhir yakni keterangan ahli yang merupakan keterangan yang disampaikan oleh seseorang sesuai dengan kompetensi dan keahliannya dalam sidang pemeriksaan.

6. Laporan Paling Lambat Tujuh Hari Sejak Terjadinya Pelanggaran

Laporan dugaan pelanggaran administratif pemilu TSM harus disampaikan paling lama 7 hari kerja sejak diketahui terjadinya dugaan pelanggaran administratif pemilu TSM. Jika melewati batas waktu, maka laporan tersebut tidak dapat diterima.[tempo/fq/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan kelainan usus, Ulwan harus menghabiskan masa kanak-kanak dengan rintih tangis hingga 4 tahun. Butuh biaya operasi, sang ibu hanya penjual kerupuk....

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Latest News
Pengangguran Merajalela, Kartu Pra Kerja Solusinya?

Pengangguran Merajalela, Kartu Pra Kerja Solusinya?

Rabu, 11 Dec 2019 13:43

Indonesia Darurat LGBT, Segera Tuntaskan!

Indonesia Darurat LGBT, Segera Tuntaskan!

Rabu, 11 Dec 2019 12:41

PKS: Amandemen UUD 1945 Harus Sesuai Dikembalikan kepada Rakyat

PKS: Amandemen UUD 1945 Harus Sesuai Dikembalikan kepada Rakyat

Rabu, 11 Dec 2019 11:35

Liberalisasi Merusak Generasi

Liberalisasi Merusak Generasi

Rabu, 11 Dec 2019 10:12

BNPT: Cadar dan Celana Cingkrang Bukan Indikator Radikalisme

BNPT: Cadar dan Celana Cingkrang Bukan Indikator Radikalisme

Rabu, 11 Dec 2019 09:26

Riayah Negara dalam Hal Kesehatan

Riayah Negara dalam Hal Kesehatan

Rabu, 11 Dec 2019 09:18

Fahira Idris: Pelaku Pemenggal Kepala dan Sodomi Siswa SD Layak Dihukum Mati

Fahira Idris: Pelaku Pemenggal Kepala dan Sodomi Siswa SD Layak Dihukum Mati

Rabu, 11 Dec 2019 08:54

Menyesal Hancurkan Masjid Babri, Pria Hindu Masuk Islam dan Bangun 90 Masjid untuk Tebus Kesalahan

Menyesal Hancurkan Masjid Babri, Pria Hindu Masuk Islam dan Bangun 90 Masjid untuk Tebus Kesalahan

Selasa, 10 Dec 2019 21:45

Italia Kirim Tim Ahli Bedah Jantung Pediatrik ke Jalur Gaza yang Diduduki

Italia Kirim Tim Ahli Bedah Jantung Pediatrik ke Jalur Gaza yang Diduduki

Selasa, 10 Dec 2019 21:20

Erdogan: Tentara Turki Dapat Dikerahkan ke Libya Jika Diminta

Erdogan: Tentara Turki Dapat Dikerahkan ke Libya Jika Diminta

Selasa, 10 Dec 2019 21:06

Amir Qatar Tidak Akan Hadiri KTT Dewan Kerjasama Teluk di Saudi

Amir Qatar Tidak Akan Hadiri KTT Dewan Kerjasama Teluk di Saudi

Selasa, 10 Dec 2019 17:57

Wanprestasi, BUNDA ELIS Pemilik Kripik Krispy Yammy Babeh dicari

Wanprestasi, BUNDA ELIS Pemilik Kripik Krispy Yammy Babeh dicari

Selasa, 10 Dec 2019 14:56

Sebanyak 42 Kader Masuk Bursa Caketum KAMMI

Sebanyak 42 Kader Masuk Bursa Caketum KAMMI

Selasa, 10 Dec 2019 12:23

Reuni 212, Konsolidasi Umat atau Parade Pidato?

Reuni 212, Konsolidasi Umat atau Parade Pidato?

Selasa, 10 Dec 2019 11:00

Rizal Ramli: 74 Tahun Merdeka, Banyak yang Mengabdi dengan Cara Menjilat

Rizal Ramli: 74 Tahun Merdeka, Banyak yang Mengabdi dengan Cara Menjilat

Selasa, 10 Dec 2019 10:24

Mustahil Menghapus Jejak Khilafah di Nusantara

Mustahil Menghapus Jejak Khilafah di Nusantara

Selasa, 10 Dec 2019 09:46

Miris! Seksual Diliberalisasi di Rezim Korporatokrasi

Miris! Seksual Diliberalisasi di Rezim Korporatokrasi

Selasa, 10 Dec 2019 09:39

Sikap Umat Islam terhadap Hari Raya Nonmuslim Menurut Ulama Madzhab Syafii

Sikap Umat Islam terhadap Hari Raya Nonmuslim Menurut Ulama Madzhab Syafii

Selasa, 10 Dec 2019 06:20

Apresiasi Repatriasi 977 WNI, Mufida Minta Pekerja Migran Diberdayakan

Apresiasi Repatriasi 977 WNI, Mufida Minta Pekerja Migran Diberdayakan

Selasa, 10 Dec 2019 05:46

Solusi Menuju Bebas HIV/ AIDS tahun 2030, Mungkinkah?

Solusi Menuju Bebas HIV/ AIDS tahun 2030, Mungkinkah?

Senin, 09 Dec 2019 22:28


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X