Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.394 views

Workshop Kasus Reyhnhard Sinaga

BANDUNG (voa-islam.com)--Kasus Reynhard Sinaga yang memperkosa sebanyak 195 pria di Inggris menggemparkan dunia. Pemerkosaan  terbesar yang tercatat dalam sejarah Inggris tersebut melibatkan Indonesia karena terbukti pelakunya merupakan WNI.

Ternyata, kasus tersebut mulai diproses sejak tahun 2017. Saat korban pemerkosaan tiba-tiba terbangun lalu memukul Reynhard. Lantas kasus tersebut pun sampai dibawa ke pengadilan.

Pengadilan membuka kasus ini kepada media selama persidangan, namun melakukan embargo terhadap media. Wartawan diperbolehkan mewawancarai hakim maupun juri. Tapi, informasi tidak boleh keluar dari gedung persidangan. Bila melanggarkan, bisa terkena tindak pidana.

Melalui kasus tersebut, Jatinetwork mengundang wartawan BBC London yang menulis untuk BBC Indonesia, Mohammad Susilo pada Sabtu, 25  Januari 2020. Acara ini bertajuk 'Workshop Penulisan Kasus Sensitif: Contoh Media Embargo BBC Pada Kasus Raynhard Sinaga' di Perpustakaan Pusat Universitas Padjadjaran, Jatinangor. Susilo menceritakan pengalamannya dan rekannya ketika meliput persidangan.

"Kasus Reynhard ini sangat menarik dibahas. Apalagi banyak orang yang tidak tahu apa itu embargo media. Bagaimana proses penulisannya, aturan apa yang harus diikuti, serta etika apa yang harus diperhatikan," ujar Fairuz Fildzah, pemimpin redaksi Jatinetwork dalam sambutannya.

Memulai seminar, Susilo bercerita dengan menunjukkan media cetak di Inggris seperti Metro, The Independent, Daily Mail, dan The Guardian. Halaman koran-koran tersebut memperlihatkan wajah Reynhard dengan berbagai judul mengenai kasus pemerkosaan.

"Uniknya dari berita-berita ini tidak menuliskan nama Indonesia. Jadi fokus hanya dengan kasusnya saja," ujarnya.

Kasus pencarian bukti hingga pengadilan yang berjalan selama 2,5 tahun. Namun Susilo mengungkapkan proses sidang berjalan setahun dengan empat kali sidang. Vonis Reynhard baru diumumkan pada akhir Desember 2019. Barulah pada 6 Januari 2020 pengadilan menjatuhkan vonis. Embargo media pun dihentikan.

Dalam proses peliputannya, Susilo mengungkapka ada beberapa alasan mengapa kasus ini dirahasiakan. Mulai dari membantu polisi mengindentifikasi korban sampai merahasiakan korban agar mau bersaksi di pengadilan.

"Korban didatangi polisi. Dikatakan bahwa ia telah diperkosa. Banyak dari mereka yang shock. Bahkan sampai ingin bunuh diri," cerita Susilo.

Dalam acara, Susilo juga membahas bagaimana proses peliputan hingga penulisan kasus Reynhard oleh tim BBC London, BBC Manchester, dan BBC Indonesia. Mulai dari mengikuti persidangan, mewawancara teman Reynhard dulu di kampus Indonesia hingga mendatangi keluarganya di Depok.

Susilo mengungkapkan alasan mengapa BBC tidak merilis nama orang tua, alamat, maupun hal pribadi lainnya karena hanya ingin fokus kepada pelakunya saja. Media di Indonesia menuliskan nama orangtua, namun tim editor policy dan legal BBC tak ingin mengungkapkan karena menyangkut etika dan hati nurani.

Dari proses pengadilan sampai penulisannya pun Susilo bercerita bahwa ia dan rekan-rekannya sempat stres. Selama lebih dari dua tahun wartawan menyimpan rahasia besar. Ia bercerita bahwa BBC menyediakan tenaga konseling untuk para wartawan yang meliput pengadilan Reynhard.

Susilo dan tim nya pun sudah menyiapkan tulisan sejak September 2019. Dokumen yang didapatkan dari persidangan pun tak boleh keluar dari kantor atau tertinggal di tempat umum. Dalam prosesnya, tulisan setidaknya harus melewati empat kali tahap editing. Melalui tim editorial policy, tim legal, dan dua editor lainnya.

"Saya jadi tau seperti apa kronologis dari kasus Raynhard ini dan juga bagaimana media bekerja di dalamnya. Saya juga senang bisa berunding berbagi pendapat dengan peserta lain tentang bagaimana mengambil angle anti-mainstream pada kasus Raynhard ini," ujar Fathur, peserta seminar dari mahasiswa Universitas Padjadjaran.

Setelah seminar, acara dilanjutkan dengan workshop. Peserta dibagi menjadi tiga kelompok besar. Susilo meminta peserta untuk mendiskusikan angle pemberitaan apa yang bisa dibuat selain apa yang diberitakan oleh BBC Indonesia. Peserta pun terlihat antusias dan aktif mengutarakan ide.

"Ada beberapa angle yang kita ambil. Ada lima. Kami angkat dari sisi kriminal. RS kan mengambil video, kenapa dia melakukan demikian. Kedua dari pendidikan. Dia sudah S2 dan menuju S3. Seharusnya tau etika kan. Ketiga, pola asuh keluarga. Apakah ada kaitannya dengan pola asuh keluarga. Apakah ayahnya juga ada kasus. Keempat, pandangan orang UK terhadap kasus ini. Apakah ada pandangan sensitif warga UK terhadap warga Indonesia," terang Febian, perwakilan dari peserta.

Dalam sesi pertanyaan, Susilo sempat menjawab pertanyaan peserta bagaimana sulitnya meliput kasus sensitif seperti pemerkosaan. Dalam jurnalisme, data dan fakta merupakan modal utama untuk menulis berita. Ia dan rekan-rekannya tak boleh sembarangan. Bahkan bila sumber berita tidak lengkap, maka tidak akan asal dimuat.* [Ril/Syaf/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Peneliti UNEJ: Melinjo Berpotensi Jadi Suplemen Cegah Covid

Peneliti UNEJ: Melinjo Berpotensi Jadi Suplemen Cegah Covid

Jum'at, 23 Oct 2020 14:14

Setahun Penuh Gaduh dan Demo yang Dirindukan

Setahun Penuh Gaduh dan Demo yang Dirindukan

Jum'at, 23 Oct 2020 13:30

Lima Cara Agar Generasi Bisa Berkualitas

Lima Cara Agar Generasi Bisa Berkualitas

Jum'at, 23 Oct 2020 11:55

Antisipasi Kriminalisasi, Dai Perlu Perhatikan Basis Data hingga Peraturan Perundangan

Antisipasi Kriminalisasi, Dai Perlu Perhatikan Basis Data hingga Peraturan Perundangan

Jum'at, 23 Oct 2020 11:32

5 Hal Untuk Diketahui Tentang Konflik Terakhir di Nagorno-Karabakh

5 Hal Untuk Diketahui Tentang Konflik Terakhir di Nagorno-Karabakh

Jum'at, 23 Oct 2020 11:00

Tanggapi Hasil Survey Indikator, Anis: Catatan Buruk Kinerja Pemerintah

Tanggapi Hasil Survey Indikator, Anis: Catatan Buruk Kinerja Pemerintah

Jum'at, 23 Oct 2020 10:56

Vaksinasi Dipercepat November, Politisi PKS Minta Seluruh Prosesnya Transparan

Vaksinasi Dipercepat November, Politisi PKS Minta Seluruh Prosesnya Transparan

Jum'at, 23 Oct 2020 10:38

Pasukan Azerbaijan Tembak Jatuh 7 Drone Armenia Dalam Tiga Hari

Pasukan Azerbaijan Tembak Jatuh 7 Drone Armenia Dalam Tiga Hari

Kamis, 22 Oct 2020 21:00

Seorang Imam dan 11 Anak Tewas Dalam Serangan Udara di Sebuah Masjid di Takhar Afghanistan

Seorang Imam dan 11 Anak Tewas Dalam Serangan Udara di Sebuah Masjid di Takhar Afghanistan

Kamis, 22 Oct 2020 20:15

Polisi Yang Memukul Polisi Dipukul Polisi #MumetKan

Polisi Yang Memukul Polisi Dipukul Polisi #MumetKan

Kamis, 22 Oct 2020 17:00

Serangan Udara Rusia di Idlib Suriah Tewaskan 5 Warga Sipil

Serangan Udara Rusia di Idlib Suriah Tewaskan 5 Warga Sipil

Kamis, 22 Oct 2020 16:15

Istighfar Membersihkan Hati dan Menyucikannya

Istighfar Membersihkan Hati dan Menyucikannya

Kamis, 22 Oct 2020 16:00

Wapres Azerbaijan Sebut Armenia Gunakan Teroris PKK di Garis Depan Nagorno-Karabakh

Wapres Azerbaijan Sebut Armenia Gunakan Teroris PKK di Garis Depan Nagorno-Karabakh

Kamis, 22 Oct 2020 14:45

Dewan Da'wah: Masa Depan Kejayaan Pendidikan Indonesia di Tangan Pesantren

Dewan Da'wah: Masa Depan Kejayaan Pendidikan Indonesia di Tangan Pesantren

Kamis, 22 Oct 2020 06:53

25 Pasukan Keamanan Afghanistan Tewas Dalam Penyergapan Taliban di Provinsi Takar

25 Pasukan Keamanan Afghanistan Tewas Dalam Penyergapan Taliban di Provinsi Takar

Rabu, 21 Oct 2020 21:15

Suriah Tuntut Keringanan Sanksi dan Penarikan Pasukan AS Untuk Pembebasan Tawanan Amerika

Suriah Tuntut Keringanan Sanksi dan Penarikan Pasukan AS Untuk Pembebasan Tawanan Amerika

Rabu, 21 Oct 2020 21:05

Islamic State Bobol Penjara di Kongo, Bebaskan Setidaknya 1300 Narapidana

Islamic State Bobol Penjara di Kongo, Bebaskan Setidaknya 1300 Narapidana

Rabu, 21 Oct 2020 19:15

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun, Pimpinan Ponpes Gontor KH. Abdullah Syukri Zarkasyi Wafat

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun, Pimpinan Ponpes Gontor KH. Abdullah Syukri Zarkasyi Wafat

Rabu, 21 Oct 2020 19:06

Turki Akan Kirim Bantuan ke Warga Sipil Azerbaijan Terdampak Pertempuran di Nagorno-Karabakh

Turki Akan Kirim Bantuan ke Warga Sipil Azerbaijan Terdampak Pertempuran di Nagorno-Karabakh

Rabu, 21 Oct 2020 18:55

Dilihat Sebagai Oposisi Terkuat, KAMI Akan Ditekan Terus

Dilihat Sebagai Oposisi Terkuat, KAMI Akan Ditekan Terus

Rabu, 21 Oct 2020 17:45


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X