Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.809 views

Legislator: Covid-19 Lebih Jahat dari Teroris, Bagaimana Mungkin Berdamai dan Berdampingan

JAKARTA (voa-islam.com)--Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Achmad Dimyati Natakusumah mengingatkan kembali bahwa virus Covid 19 merupakan the silent enemy yang sangat jahat dan sadis sebagai common enemy yang harus dibasmi dan dimusnahkan dari muka bumi ini khususnya di bumi pertiwi.

Menurut Anggota Komisi III DPR RI ini, masyarakat harus lebih berhati-hati karena covid19 sedang melakukan invasi dan agresi ke seluruh dunia sebagai virus/ penyakit yang sangat berbahaya lebih jahat dari teroris dan penjajah dimasa kolonial penjajahan.

“Virus Covid-19 ini lebih sadis dari pembunuh berdarah dingin karena lebih ganas penyebarannya seperti zombie dan Drakula atau Vampir yang sangat mudah menular terinfeksi dari mahluk ke mahluk yang lain,” ungkapnya.

Dimyati menambahkan, covid19 sangat mengguncangkan dunia dan merubah kebiasaan dan menjadi budaya baru di seluruh dunia yang dihantui dan ditakuti oleh seluruh manusia di dunia ini karena serangannya begitu cepat sekali menusuk, menyumbat tenggorokan dan merusak paru-paru di sana tempat bernafasnya manusia.

“Apabila sumber pernafasannya dirusak dan disumbat maka siapa yang terkena covid19 sangat sulit untuk tertolong kecuali keajaiban dari sang Maha Pencipta," terangnya.

Maka dari itu, Anggota Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI ini menegaskan bahwa kita tidak bisa berdamai dengan Covid-19, apalagi hidup berdampingan.

“Ini sangat berbahaya karena penularannya sangat cepat
Covid-19 tidak peduli dan tidak pandang bulu baik tua maupun muda bahkan balita, tidak peduli kaya miskin baik pejabat maupun bukan pejabat, siapa saja dirusak dan dibunuh dengan cepat,” paparnya.

Dimyati menyatakan Covid-19 ini ingin meluluhlantahkan dan menghancurkan manusia dimuka bumi ini, maka mau tidak mau kita harus berperang dan menghancurkan Covid-19 di nusantara ini.

“Covid-19 berbeda dengan binatang buas atau pembunuh penjajah manapun yang memilah memilih dalam menentukan target yang akan menjadi korban tidak dibasmi semua, maka dalam peperangan ini siapa cepat siapa dapat, bila Covid-19 yang lebih cepat merasuk ke seluruh tubuh manusia di negara ini, maka kita akan kalah dan akan hancur maka untuk memenangkan peperangan melawan Covid-19,” kata Dimyati.

Untuk melawan dan berperang melawan Covid-19, lanjut Dimyati, diperlukan perencanaan yang matang, dan sangat dibutuhkan kekompakan dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi dan turut serta seluruhnya ikut bersama sama bersatu berperang melawan Covid-19.

“Semua harus ada dalam satu komando utuh di bawah kepemimpinan panglima tertinggi di Republik Indonesia,” tegasnya.

Setelah perencanaan yang matang sampai dengan pasca nya, kata Dimyati, untuk mensukseskan perencanaan tersebut maka diperlukan anggaran yang cukup dan menyeluruh dengan prinsip efisien dan efektif, anggaran tersebut diantaranya untuk membiayai kebutuhan sosialisasi, sandang, pangan dan vitamin serta insetif petugasnya, serta imunisasi juga diperlukan untuk rapid test dan swab serta karantina dan peralatannya pengobatannya sampai ke penguburannya serta pengamanannya.

“Dalam peperangan ada saja yang tidak ikut garis komando yang akan merusak dan mengganggu semangat perjuangan untuk memenangkan peperangan melawan Covid-19, diantaranya dengan alasan ekonomi dan lain lain, tidak ada artinya kemajuan pertumbuhan ekonomi dan lain lain bila manusia dimuka bumi ini musnah secara perlahan lahan, dan binasa semua karena terjangkit dan dikuasai Covid-19,” tandasnya.

Prioritas saat ini, lanjutnya, adalah bagaimana covid19 segera lenyap dan binasa dalam waktu yang cepat dan tepat. Maka diperlukan peralatan dan perlengkapan yang memadai sesuai dengan protokol kesehatan, dan segera dicari vaksin atau obat untuk bisa melawan ganasnya Covid-19.

“Semoga Indonesia bisa paling unggul di dunia ini dalam peperangan dengan covid19,” doa penuh harap Dimyati.* [Ril/Syaf/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Latest News
Alhamdulillah ini yang dicapai dalam 10 Bulan Ponpes Gratis Manahilul ilmi

Alhamdulillah ini yang dicapai dalam 10 Bulan Ponpes Gratis Manahilul ilmi

Selasa, 11 May 2021 01:27

Peran Orang Tua dan Negara Menyikapi Parodi Sujud “Free Style”

Peran Orang Tua dan Negara Menyikapi Parodi Sujud “Free Style”

Senin, 10 May 2021 21:01

Ironis, THR dicicil lagi?

Ironis, THR dicicil lagi?

Senin, 10 May 2021 20:43

Pemukim Ilegal Yahudi Israel Tabrak Pejalan Kaki Palestina di Kompleks Masjid Al-Aqsa

Pemukim Ilegal Yahudi Israel Tabrak Pejalan Kaki Palestina di Kompleks Masjid Al-Aqsa

Senin, 10 May 2021 20:35

Innalillahi, Tengku Zulkarnain Meninggal Dunia

Innalillahi, Tengku Zulkarnain Meninggal Dunia

Senin, 10 May 2021 19:54

Taliban Umumkan Gencatan Senjata Selama 3 Hari Untuk Perayaan Idul Fitri

Taliban Umumkan Gencatan Senjata Selama 3 Hari Untuk Perayaan Idul Fitri

Senin, 10 May 2021 19:46

Ratusan Warga Palestina Kembali Terluka Akibat Serbuan Pasukan Zionis Israel Di Kompleks Al-Aqsa

Ratusan Warga Palestina Kembali Terluka Akibat Serbuan Pasukan Zionis Israel Di Kompleks Al-Aqsa

Senin, 10 May 2021 19:04

Doa Istiftah Qiyamul Lail Rasullullah ''Meminta Hidayah''

Doa Istiftah Qiyamul Lail Rasullullah ''Meminta Hidayah''

Senin, 10 May 2021 16:28

Malam Selasa Ini, Malam 29, Malam Ganjil, Adanya Lailatul Qadar?

Malam Selasa Ini, Malam 29, Malam Ganjil, Adanya Lailatul Qadar?

Senin, 10 May 2021 15:11

Kritik Pertanyaan TWK KPK Seputar Lepas Jilbab, Legislator PKS: Melanggar HAM!

Kritik Pertanyaan TWK KPK Seputar Lepas Jilbab, Legislator PKS: Melanggar HAM!

Senin, 10 May 2021 14:47

Partai Gelora Mengutuk Keras Aksi Kekerasan Israel terhadap Jemaah Palestina di Masjidil Al-Aqsa

Partai Gelora Mengutuk Keras Aksi Kekerasan Israel terhadap Jemaah Palestina di Masjidil Al-Aqsa

Senin, 10 May 2021 14:34

AHY Bertemu Anies, Saling Apresiasi dan Ingin Terus Berkolaborasi

AHY Bertemu Anies, Saling Apresiasi dan Ingin Terus Berkolaborasi

Senin, 10 May 2021 14:20

Pandangan ‘Perempuan Haid Boleh Berpuasa’ Sesat dan Menyesatkan

Pandangan ‘Perempuan Haid Boleh Berpuasa’ Sesat dan Menyesatkan

Senin, 10 May 2021 14:15

MUI Minta KPI Setop Sejumlah Program Ramadhan Membandel

MUI Minta KPI Setop Sejumlah Program Ramadhan Membandel

Senin, 10 May 2021 14:02

Bekas Pejabat Kemenag Terduga Korupsi, Bukhori Ingatkan Menag Yaqut

Bekas Pejabat Kemenag Terduga Korupsi, Bukhori Ingatkan Menag Yaqut

Senin, 10 May 2021 13:55

Ketua Komisi VI DPRA Ingatkan Pemerintah Aceh agar Anak Autis Berhak Dapatkan Pendidikan Layak

Ketua Komisi VI DPRA Ingatkan Pemerintah Aceh agar Anak Autis Berhak Dapatkan Pendidikan Layak

Senin, 10 May 2021 13:41

Jadi Narasumber Diskusi HMI, Anis Sebut Jokowi Gagal Tangani Kemiskinan

Jadi Narasumber Diskusi HMI, Anis Sebut Jokowi Gagal Tangani Kemiskinan

Senin, 10 May 2021 13:36

Promosikan Babi Panggang, Jokowi Tak Sengaja atau Sering Lihat?

Promosikan Babi Panggang, Jokowi Tak Sengaja atau Sering Lihat?

Senin, 10 May 2021 13:24

Sekjen MUI: Grand Design Pedoman Tayangan Ramadhan Dibutuhkan untuk Tahun Mendatang

Sekjen MUI: Grand Design Pedoman Tayangan Ramadhan Dibutuhkan untuk Tahun Mendatang

Senin, 10 May 2021 13:11

Anis Matta: Situasi Krisis, Indonesia Membutuhkan Narasi yang Menyatukan

Anis Matta: Situasi Krisis, Indonesia Membutuhkan Narasi yang Menyatukan

Senin, 10 May 2021 13:08


MUI

Must Read!
X