Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.511 views

Advokat Alumni FH UII Desak Polisi Tangkap Pelaku Teror terhadap Guru Besar UII

YOGYAKARTA (voa-islam.com)--Para pengacara yang tergabung dalam Advokat Alumni Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (FH UII) Yogyakarta meminta Polda DIY untuk memberikan perlindungan kepada Guru Besar Hukum Tata Negara UII, Prof Dr Ni’matul Huda SH MHum.

Selain itu para alumni juga mendesak Kepolisian mengusut kasus serta menangkap pelaku teror yang menimpa guru besar mereka, pasalnya apa yang dilakukan pelaku telah mengancam keselamatan maupun nyawa Ni’matul Huda.

Koordinator Advokat Alumni FH UII Yogyakarta, Aprillia Supaliyanto SH mengatakan, teror dan intimidasi tersebut, melanggar Pasal 28E dan F Undang-Undang Dasar (UUD) NRI 1945, di mana hak setiap orang untuk menyuarakan pendapatnya dengan di berbagai media dijamin konstitusi.

Diskusi itu juga bagian dari kebebasan akademis dan Indonesia telah menyetujui Kovenan Hak Sipil dan Politik menjadi Undang-Undang (UU) Nomor 12 Tahun 2005.

Aprillia Supaliyanto menegaskan, peristiwa itu sungguh sangat menciderai nilai-nilai demokrasi, sangat melukai kebebasan akademik yang berorientasi pada pengembangan keilmuan. Pemberangusan kegiatan-kegiatan ilmiah sama halnya pembunuhan terhadap kehidupan kampus.

Menurutnya, setiap pejabat publik semestinya mengemban posisinya dengan kewajiban menaati konstitusi. Pelanggaran terhadapnya patut disanksi pencopotan.

"Negara harus tanggap atas kasus ini. Negara tidak boleh diam. Jangan lagi-lagi negara bersikap pura-pura tidak tahu dan apatis atas peristiwa semacam ini. Ini persoalan serius.
Langkah kami menempuh jalur hukum ini sekaligus ingin menguji negara, sejauh mana negara merespon atas peristiwa kejahatan yang di alami oleh kelompok masyarakat yang punya daya kritis.
Negara ini masih sebagai recht staat bukan machtstaat. Negara harus bersikap fairness terhadap seluruh anak bangsa" tegas Aprillia, dalam keterangan pers yang diterima redaksi, Minggu (31/5/2020).

Ia mengungkapkan dalam beberapa hari ini Ni’matul Huda mendapatkan teror dari orang tak dikenal. Pelaku yang diperkirakan berjumlah lebih dari satu orang itu bahkan mengancam akan membunuh karena menuduh Ni’matul Huda akan melakukan tindakan makar.

“Rumah profesor didatangi oleh orang-orang tak dikenal dan meminta Bu Ni’matul untuk keluar. Bahkan para pelaku sampai masuk ke pekarangan halaman, berteriak-teriak dan menggedor pintu rumah,” ungkapnya,

Ia meyakini teror yang diterima Ni’matul Huda berhubungam dengan aktivitasnya sebagai akademisi yang akan menjadi pembicara dalam diskusi ‘Meluruskan Persoalan Pemberhentian Presiden Ditinjau dari Sistem Ketatanegaraan’.

Diskusi tersebut sedianya akan digelar di Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta pada Jumat (29/06/2020) kemarin, namun karena adanya berbagai ancaman dan intimidasi maka kegiatan itu akhirnya dibatalkan.

Aprillia Supaliyanto menduga ada pihak-pihak yang sengaja melakukan provokasi sehingga diskusi yang sebenarnya hendak membahas tentang aturan tata negara dari kacamata akademik itu namun malah dihembuskan menjadi isu makar. Tak hanya Ni’matul Huda saja yang mendapat teror, para panitia diskusi dari kalangan mahasiswa UGM juga mendapat intimidasi serta ancaman pembunuhan.

“Keterangan dari profesor, ketika diminta menjadi narasumber temanya umum sekali yakni tentang impeachment presiden. Namun entah mengapa beredar tema lain yang cukup tendensius dengan narasi menjatuhkan presiden di era Covid, kira-kira begitu,” imbuhnya.

Hal inilah yang kemudian memicu polemik dan menciptakan reaksi di tengah masyarakat. Padahal sedianya menurut Aprillia Supaliyanto, Ni’matul Huda akan memberikan materi bahwa dari sisi hukum tata negara pemakzulan itu tidaklah mudah untuk dilakukan.

“Seminar itu murni kegiatan akademis yang sebenarnya justru akan memberikan pencerahan bahwa impeachment presiden itu tidak mudah. Justru jika seminar itu jadi dilaksanakan, beliau akan memberikan pencerahan dan edukasi serta pembelajaran politik,” jelasnya.

Aprillia Supaliyanto menegaskan, adanya intmidasi dan ancaman kepada Ni’matul Huda mencederai demokrasi di negeri ini serta kemurnian kegiatan akademis di kampus. Ia khawatir jika kasus ini tak ditangani dengan baik maka akan menjadikan preseden buruk di tengah masyarakat maupun para akademisi di kampus.

Para Advokat Alumni FH UII Yogyakarta ini berencana akan melaporkan peristiwa yang dialami Sang Guru Besar ke Polda DIY. Mereka juga mengimbau masyarakat untuk tetap bersikap kritis dan konstruktif dalam membedah maupun mendiskusikan segala hal tentang tata negara ataupun kehidupan bangsa ini.* [Syaf/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Latest News
Depkeu AS: Islamic State Terus Andalkan 'Pusat Logistik' Di Turki

Depkeu AS: Islamic State Terus Andalkan 'Pusat Logistik' Di Turki

Kamis, 28 Jan 2021 12:45

Pemerintah Diminta Adil dan Tak Buka Ruang Politisir Isu Pemaksaan Siswi Berjilbab

Pemerintah Diminta Adil dan Tak Buka Ruang Politisir Isu Pemaksaan Siswi Berjilbab

Kamis, 28 Jan 2021 12:04

PB Pemuda Muslimin Indonesia Minta KPK Segera Periksa Puan dan Tangkap Herman Hery

PB Pemuda Muslimin Indonesia Minta KPK Segera Periksa Puan dan Tangkap Herman Hery

Kamis, 28 Jan 2021 09:19

PKS Desak PLN Tetap Jaga Stabilitas Operasional Meski Harga Batu Bara Naik

PKS Desak PLN Tetap Jaga Stabilitas Operasional Meski Harga Batu Bara Naik

Kamis, 28 Jan 2021 08:56

Partai Gelora Tolak PT 5 persen, Mahfuz: 4 persen Saja Tidak Mudah Mencapai

Partai Gelora Tolak PT 5 persen, Mahfuz: 4 persen Saja Tidak Mudah Mencapai

Kamis, 28 Jan 2021 08:32

Ketua Komisi VI DPRA Minta Pemerintah Aceh Serius Berlakukan Zakat Pengurang Pajak di Aceh

Ketua Komisi VI DPRA Minta Pemerintah Aceh Serius Berlakukan Zakat Pengurang Pajak di Aceh

Kamis, 28 Jan 2021 07:56

Gerakan Wakaf Nasional Itu Ambivalensi Rezim Jokowi?

Gerakan Wakaf Nasional Itu Ambivalensi Rezim Jokowi?

Kamis, 28 Jan 2021 07:20

Tembus 1 Juta Kasus, Fahira: Kecepatan Virus Bisa Diimbangi Penguatan 3T dan Pembatasan Mobilitas

Tembus 1 Juta Kasus, Fahira: Kecepatan Virus Bisa Diimbangi Penguatan 3T dan Pembatasan Mobilitas

Kamis, 28 Jan 2021 06:56

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Kamis, 28 Jan 2021 04:06

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Kamis, 28 Jan 2021 04:02

Jubir Kesehatan UEA: Orang Perlu Divaksin COVID-19 Setiap Tahun

Jubir Kesehatan UEA: Orang Perlu Divaksin COVID-19 Setiap Tahun

Rabu, 27 Jan 2021 21:35

Jumlah Kasus Virus Corona di Seluruh Dunia Lampaui 100 Juta

Jumlah Kasus Virus Corona di Seluruh Dunia Lampaui 100 Juta

Rabu, 27 Jan 2021 20:35

Zalim kepada HTI atau Anti Islam?

Zalim kepada HTI atau Anti Islam?

Rabu, 27 Jan 2021 15:33

Jangan Berhenti Berbuat Baik Meski Lelah Menghampiri

Jangan Berhenti Berbuat Baik Meski Lelah Menghampiri

Rabu, 27 Jan 2021 15:24

Waspada Politik Belah Bambu di Balik Narasi Kontra Ekstremisme

Waspada Politik Belah Bambu di Balik Narasi Kontra Ekstremisme

Rabu, 27 Jan 2021 15:09

Polisi Israel Kembali Terlibat Bentrok dengan Yahudi Ultra-Ortodoks di Yerusalem

Polisi Israel Kembali Terlibat Bentrok dengan Yahudi Ultra-Ortodoks di Yerusalem

Rabu, 27 Jan 2021 15:00

Turki Hadapi Musuh Jihadis Misterius di Idlib

Turki Hadapi Musuh Jihadis Misterius di Idlib

Rabu, 27 Jan 2021 14:30

Taubat Politik Jusuf Kalla

Taubat Politik Jusuf Kalla

Rabu, 27 Jan 2021 12:10

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Rabu, 27 Jan 2021 11:53

Presiden dan Kapolri Baru, Kunci Penuntasan Pembunuhan Laskar FPI

Presiden dan Kapolri Baru, Kunci Penuntasan Pembunuhan Laskar FPI

Rabu, 27 Jan 2021 11:51


MUI

Must Read!
X