Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.066 views

Angka Covid-19 Masih Tinggi, Persis: Tunda Pilkada Dahulukan Keselamatan Jiwa

BANDUNG (voa-islam.com) - Menjelang Pilkada serentak pada Desember 2020 mendatang dan masih tingginya angka penularan Covid-19 dibeberapa daerah akhir-akhir ini. 

Mengamati hal tersebut, Ketua Bidang Garapan Ekonomi PP Persis Dr. Latief Awaludin berpandangan harusnya Pemerintah mendahulukan Keselamatan Jiwa (Hifz Nafs) dan menunda Pilkada. 

Latief menjelaskan dalam ajaran agama Islam ada lima tujuan pokok syariat Islam yang harus dijaga keberlangsungannya oleh umat Islam dan kelimanya merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan, yaitu memelihara agama, jiwa, akal, harta dan keturunan.

"Memelihara jiwa (hifdzun nafs) salah satu darinya, bahkan sebagian ulama menempatkan keselamatan jiwa diurutan pertama diatas agama", ujarnya sebagaimana dilansir persis.or.id, Selasa (22/9/2020).. 

Konsekuesnsi dari menjaga jiwa, sambung Latief, umat Islam berkewajiban untuk menjaga diri sendiri dan orang lain sehingga tidak saling melukai atau melakukan pembunuhan antar sesama manusia.

Intinya, kata Latief jiwa manusia harus selalu dihormati dan manusia diharapkan saling menyayangi dan berbagi kasih sayang dalam bingkai ajaran agama Islam serta yang dicontohkan Rasulullah Saw.

Latief juga menekankan bahwa kasus corona belum usai dan angka jumlah kasus terkonfirmasi masih tinggi maka semua pihak  diminta untuk tidak meremehkan wabah corona ini, sehingga sarana dan kegiatan apapun yang mengakibatkan bertambahnya hilangnya nyawa  rakyat harus dihindari secara serius.

"Covid 19 ini bukan hanya menyisir rakyat dan ASN tapi sudah meyisir kalangan pejabat tinggi dan akhir-akhir ini Menteri Agama pun terkena. Apalagi banyaknya nyawa tenaga kesehatan dari kalangan dokter dan perawat terengut karena merekalah garda terdepan yang terdampak dari virus ini", jelasnya.

Oleh karena itu, pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020 di tengah pandemi covid-19 harus ditunda karena bagaimana pun akan melibatkan kerumunan dan jarak dekat antara warga. 

Pelaksanaan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah serentak 2020, sudah pernah mengalami penundaan dari jadwal semula pada 29 September 2020 menjadi 9 Desember 2020 karena alasan pandemi COVID-19. Kini muncul lagi gagasan untuk menunda pesta demokrasi lima tahunan bagi rakyat untuk menentukan nasib wilayahnya itu, dengan alasan dapat menjadi titik baru penyebaran COVID-19.

"Alasan dan kekhawatiran ini wajar dalam kerangka nyawa manusia sangat berharga. NU, Muhammadiyah dan ormas-ormas lainnya sudah dengan tegas menghimbau menunda Pilkada demi keselamatan jiwa orang banyak, jelas ini bukan main-main", imbuhnya.

Temuan survei menunjukkan publik lebih memilih opsi Pilkada Serentak 2020 untuk ditunda di seluruh daerah, sebanyak 72,4 persen responden. Pilkada 2020 digelar di 270 daerah, mencakup 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota. Setidaknya ada 738 pasangan calon yang bakal berlaga memperebutkan posisi kepala daerah pada 9 Desember 2020.

Bisa dibayangkan luasnya daerah yang menggelar pilkada dan banyaknya kontestan yang akan beradu merebut suara pemilih di tiap daerah. Adanya solusi koitmen dan pelaksanaan yang ketat terhadap protokoler kesehatan belum dijamin apalagi terbukti  protokol kesehatan di masyarakat ketika kurang disiplin dan ini jelas khawatir akan ada klaster baru covid-19 di Pilkada. 

Selain ketika pendaftaran pasangan calon yang ramai massa, kedepan akan ada lagi tahapan yang berpotensi terjadinya kerumunan massa.

Adapun solusi, tahapan pelaksanaan Pilkada serentak 2020 dapat diperpendek, diterangkan Latief , jika situasinya dianggap membahayakan warga masyarakat belum tentu memuaskan semua pihak apalagi proses demokrasi kita selalu berujung konflik yang merembet ke arus massa.

Solusi Perppu mungkin ini yang bisa solusi kebuntuan hukum, maka solusi apapun absah selama menyelematkan nyawa orang banyak pondasinya.

Dalam konteks wabah corona ini, rekomendasi ahli dalam upaya-upaya pencegahan menyebarnya wabah covid 19 dengan cara diam di rumah (Stay at home), hindari kerumunan orang banyak (social distancing), tutup akses kedalam dan keluar daerah wabah (lockdown). Semua itu dilakukan dalam rangka menyelamatkan orang banyak, untuk kemaslahatan orang banyak.  

Islam tidak menghendaki adanya kemudaratan bagi umatnya, maka kemudaratan itu harus dihilangkan jika ada. Kaidah ini sering diungkapkan dalam hadits Rasulullah SAW: “Tidak boleh memudaratkan dan tidak boleh dimudaratkan”. (HR. Hakim dan Ibnu majah). [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Mengapa Sebutan Teror Inggris Untuk Hamas Kontraproduktif

Mengapa Sebutan Teror Inggris Untuk Hamas Kontraproduktif

Sabtu, 27 Nov 2021 21:33

Inggris Resmi Larang Hamas, Sebut Sebagai 'Kelompok Teroris Islam'

Inggris Resmi Larang Hamas, Sebut Sebagai 'Kelompok Teroris Islam'

Sabtu, 27 Nov 2021 20:22

Muhyidin Junaidi: Moderasi Islam dan Moderasi Beragama itu Tidak Sama

Muhyidin Junaidi: Moderasi Islam dan Moderasi Beragama itu Tidak Sama

Sabtu, 27 Nov 2021 19:54

Terkait Putusan MK soal UU Ciptaker, HNW: Sejak RUU, PKS Mengkritisi dan Menolaknya

Terkait Putusan MK soal UU Ciptaker, HNW: Sejak RUU, PKS Mengkritisi dan Menolaknya

Sabtu, 27 Nov 2021 12:42

Aksi Umat Islam di Solo Minta Pembebasan Tiga Ulama

Aksi Umat Islam di Solo Minta Pembebasan Tiga Ulama

Sabtu, 27 Nov 2021 11:32

MK Minta UU Cipta Kerja Diperbaiki, Fahira Idris: Buka Partisipasi Publik Seluas-luasnya dan Kedepan

MK Minta UU Cipta Kerja Diperbaiki, Fahira Idris: Buka Partisipasi Publik Seluas-luasnya dan Kedepan

Sabtu, 27 Nov 2021 11:27

MK Sebut Pembentukan UU Cipta Kerja Inkonstitusional, Netty: Kenapa Tetap Berlaku?

MK Sebut Pembentukan UU Cipta Kerja Inkonstitusional, Netty: Kenapa Tetap Berlaku?

Sabtu, 27 Nov 2021 10:19

Urgen, Mari Support Dakwah Media Voa Islam

Urgen, Mari Support Dakwah Media Voa Islam

Sabtu, 27 Nov 2021 00:06

Kader Muda MUI Kalimantan Deklarasi Siap Jadi Mujahid Digital

Kader Muda MUI Kalimantan Deklarasi Siap Jadi Mujahid Digital

Jum'at, 26 Nov 2021 22:28

Weleh, Prabowo Bertemu Itay Tagner

Weleh, Prabowo Bertemu Itay Tagner

Jum'at, 26 Nov 2021 21:25

Soal Permendikbud, Politisi: Tujuan Pendidikan Bukan untuk Merusak Moral

Soal Permendikbud, Politisi: Tujuan Pendidikan Bukan untuk Merusak Moral

Jum'at, 26 Nov 2021 17:20

Polisi Uzbekistan Paksa Pria Muslim Untuk Mencukur Jenggot

Polisi Uzbekistan Paksa Pria Muslim Untuk Mencukur Jenggot

Jum'at, 26 Nov 2021 17:15

Aliansi Cerahkan Negeri Kembali Melakukan Aksi Penolakan RUU TPKS di DPR

Aliansi Cerahkan Negeri Kembali Melakukan Aksi Penolakan RUU TPKS di DPR

Jum'at, 26 Nov 2021 16:54

Guru Wahdah Islamiyah Juara 1 Guru Inspiratif Kategori Non ASN

Guru Wahdah Islamiyah Juara 1 Guru Inspiratif Kategori Non ASN

Jum'at, 26 Nov 2021 16:41

Partai Gelora Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Berikan Literasi Perubahan Iklim kepada Masyarakat

Partai Gelora Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Berikan Literasi Perubahan Iklim kepada Masyarakat

Jum'at, 26 Nov 2021 16:29

Sektor Kesehatan, Industri Menggiurkan Bagi Pejabat?

Sektor Kesehatan, Industri Menggiurkan Bagi Pejabat?

Jum'at, 26 Nov 2021 09:45

Bila Terus Menentang Firman Allah, Apa Jadinya Kita?

Bila Terus Menentang Firman Allah, Apa Jadinya Kita?

Jum'at, 26 Nov 2021 09:08

Malang Berduka, Ustadz Azhar Reza Wafat Dalam Touring Malang-Lombok

Malang Berduka, Ustadz Azhar Reza Wafat Dalam Touring Malang-Lombok

Kamis, 25 Nov 2021 23:45

Bagaimana Perlawanan Bersenjata Palestina Bertahan Di Tepi Barat Utara

Bagaimana Perlawanan Bersenjata Palestina Bertahan Di Tepi Barat Utara

Kamis, 25 Nov 2021 22:53

Songsong 2022, IHATEC Luncurkan Program Pelatihan dan Konsultasi Halal

Songsong 2022, IHATEC Luncurkan Program Pelatihan dan Konsultasi Halal

Kamis, 25 Nov 2021 16:59


MUI

Must Read!
X