Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.058 views

Rapat dengan Baznas, Bukhori Usul Kurangi Pungutan Pajak Demi Kerek Potensi Zakat

JAKARTA (voa-islam.com)--Anggota Komisi VIII DPR RI Bukhori Yusuf meminta Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mengedepankan filosofi pemberdayaan dalam pengelolaan dana zakat. Bukhori merujuk pada Quran Surat At-Taubah ayat 60 yang menjelaskan terkait delapan asnaf atau delapan golongan orang yang berhak menerima zakat.

“Pesan mendasar pada ayat ini bukan sebatas memberi, tapi memberdayakan,” ungkap Bukhori saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan BAZNAS dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Senin (14/6/2021).

Politisi PKS ini menuturkan, basis pemberdayaan oleh BAZNAS perlu difokuskan pada dua sasaran, pertama, pemberdayaan terhadap fakir miskin. Kedua, anak-anak fakir miskin. Sebab itu, ia mendorong program BAZNAS supaya menyentuh wilayah yang jarang, bahkan tidak tersentuh oleh pemerintah.

“Orang miskin, fakir miskin, dan anak terlantar dipelihara oleh negara. Mereka sudah menjadi domain tanggung jawab pemerintah meskipun belum ada pemerataan. Sementara, BAZNAS seharusnya bisa mengambil ceruk yang belum disentuh oleh pemerintah. Misalnya dengan menyasar komunitas majelis taklim yang sejauh ini tidak tersentuh oleh Kementerian Agama dalam konteks pemberdayaan. Pasalnya, mereka baru tersentuh dalam urusan sertifikasi saja. Dengan demikian, kedudukan BAZNAS juga berarti sebagai alternatif bagi pembiayaan program kemaslahatan masyarakat di luar APBN,” jelas dia.  

Lebih lanjut, anggota Badan Legislasi ini menyayangkan kinerja BAZNAS yang dinilai masih lemah dalam merealisasikan potensi zakat nasional. Berdasarkan bahan rapat kerja BAZNAS yang disampaikan, potensi pengumpulan dana zakat dari kementerian, lembaga, BUMN, dan korporasi mampu mencapai Rp 42,8 triliun per tahun. Akan tetapi, per 3 Juni 2021 lembaga ini baru mampu merealisasikan dana zakat senilai Rp 67 miliar. Alhasil, Bukhori menganggap peroleh ini masih sangat kecil bila diukur dengan resources lembaga yang dimiliki.  

“Salah satu akar masalah dari keengganan masyarakat untuk bayar zakat, yakni ketika pengutan zakat telah dikenakan pada personal, tetapi hal itu tidak serta merta mengurangi persentase kewajiban pajak individu tersebut,” imbuh Bukhori.

Misalnya, demikian Bukhori melanjutkan, jika persentase zakat kita 2,5%, sementara pajak PPN kita maksimal 20%. Maka, apabila kewajiban zakat yang 2,5% itu sudah kita bayar, semestinya persentase wajib pajak kita berkurang sehingga menjadi 17,5%. Atas dasar ini, saya yakin jika konsep proporsionalitas ini bisa dilakukan dan di-endorse melalui UU Zakat, maka potensi zakat yang triliunan itu bukan menjadi hal yang mustahi untuk dicapai.

Dalam kesempatan yang sama, Bukhori juga menyoroti sejumlah isu terkait penyelenggaraan jaminan produk halal. Dalam kesempatan itu, anggota komisi agama ini mencecar pelaksana tugas (Plt) Kepala BPJPH, Mastuki, perihal skema self-declare yang masih menyisakan kelemahan dalam mekanisme kontrolnya.

“Salah satu dampak dari UU Cipta Kerja bagi penyelenggaraan jaminan produk halal adalah regulasi anyar ini memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk menyatakan secara mandiri terkait kehalalan produknya. Sebenarnya dibalik peluang kemudahan itu, juga tersimpan persoalan baru ihwal cara kontrolnya yang belum jelas,” tukasnya.

“Selain itu, terkait organisasi masyarakat (ormas) Islam yang diberikan kesempatan untuk melakukan sertifikasi, apakah hanya ormas tertentu atau semua ormas berhak,?”

Gagasan PKS, demikian Bukhori melanjutkan, dalam melihat UU Cipta Kerja dalam upaya memberdayakan ekonomi masyarakat kecil, salah satunya dengan melibatkan partisipasi ormas. Karena itu, semua ormas harus memiliki hak yang sama untuk dilibatkan dalam melakukan sertifikasi produk halal sebagai wujud pendistribusian wewenang yang selama ini menjadi domain MUI demi memudahkan dan mempercepat pelaku usaha mikro kecil memperoleh sertifikat halal.  

“Salah satu akar masalah yang membuat antrian sertifikasi menumpuk adalah terbatasnya Lembaga Pemeriksa Halal (LPH). Ke depan, lembaga ini tidak boleh dimonopoli pihak tertentu dan semua ormas Islam harus memiliki hak yang sama kendati ada sejumlah kriteria khusus yang ditetapkan oleh BPJPH. Sehingga, dalam konteks ini BPJPH domainnya bukan memainkan peran dalam pengelolaan LPH, tetapi menjadi lembaga akreditasi mereka,” tegasnya.

Politisi dapil Jawa Tengah I ini juga berharap BPJPH bisa bersinergi dengan Komisi VIII DPR RI dalam menjaring ormas Islam untuk program anyar ini. Tidak hanya itu, Bukhori mengatakan Komisi VIII DPR RI siap bekerjasama dengan BPJPH dan BAZNAS untuk penyuluhan soal zakat dan sertifikasi halal bagi UMK untuk mencapai target masyarakat akar rumput.* [Ril/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Lonjakan Covid meningkat tajam, Indonesia menempati nomor 1 di dunia dalam kasus harian dan kematian. Para penyintas Corona yang jalani isolasi butuh uluran tangan. Mari berbagi makanan siap...

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Latest News
Kemenag Akan Alihkan Bantuan Masjid ke Penanggulangan Covid-19

Kemenag Akan Alihkan Bantuan Masjid ke Penanggulangan Covid-19

Rabu, 28 Jul 2021 09:58

Benarkah Indonesia Merdeka?

Benarkah Indonesia Merdeka?

Rabu, 28 Jul 2021 08:31

Calon Jemaah Umrah Indonesia Wajib Karantina di Negara Ketiga, Bukhori: Cambuk bagi Pemerintah

Calon Jemaah Umrah Indonesia Wajib Karantina di Negara Ketiga, Bukhori: Cambuk bagi Pemerintah

Rabu, 28 Jul 2021 08:06

Risiko Ekonomi Saat Pelaksanaan PPKM Darurat

Risiko Ekonomi Saat Pelaksanaan PPKM Darurat

Rabu, 28 Jul 2021 07:19

Butuh Kebijakan dan Perhatian Khusus Buat Anak yang Kehilangan Orangtua Akibat Covid-19

Butuh Kebijakan dan Perhatian Khusus Buat Anak yang Kehilangan Orangtua Akibat Covid-19

Rabu, 28 Jul 2021 07:09

Militer Pakistan Sebut 46 Tentara Afghanistan Kabur Ke Pakistan Setelah Diserang Taliban

Militer Pakistan Sebut 46 Tentara Afghanistan Kabur Ke Pakistan Setelah Diserang Taliban

Selasa, 27 Jul 2021 21:40

Ennahda Serukan Konsultasi Politik Di Tunisia Setelah 'Kudeta' Oleh Presiden Kais Saied

Ennahda Serukan Konsultasi Politik Di Tunisia Setelah 'Kudeta' Oleh Presiden Kais Saied

Selasa, 27 Jul 2021 21:15

HRW Desak ICC Selidiki Kejahatan Perang Militer Israel Dalam Serangan 11 Hari Di Gaza

HRW Desak ICC Selidiki Kejahatan Perang Militer Israel Dalam Serangan 11 Hari Di Gaza

Selasa, 27 Jul 2021 21:15

Ketua DPP PKS: Bank Syariah Perlu Berbenah untuk Jadi Lebih Baik

Ketua DPP PKS: Bank Syariah Perlu Berbenah untuk Jadi Lebih Baik

Selasa, 27 Jul 2021 10:41

Puncak Hari Keluarga Nasional dan Hari Anak Nasional, PKS Serukan Kolaborasi untuk Keluarga Tangguh

Puncak Hari Keluarga Nasional dan Hari Anak Nasional, PKS Serukan Kolaborasi untuk Keluarga Tangguh

Selasa, 27 Jul 2021 10:37

Politisi Gerindra: Jangan Lupakan Hak Rakyat Saat PPKM Diperpanjang

Politisi Gerindra: Jangan Lupakan Hak Rakyat Saat PPKM Diperpanjang

Selasa, 27 Jul 2021 08:45

Stunting Merusak Potensi Bonus Demografi Indonesia 2045

Stunting Merusak Potensi Bonus Demografi Indonesia 2045

Senin, 26 Jul 2021 20:20

Kementerian Sosial Resmikan Sekolah Lansia Salimah

Kementerian Sosial Resmikan Sekolah Lansia Salimah

Senin, 26 Jul 2021 20:17

Pasukan Keamanan Tunisia Serbu Kantor Al Jazeera, Usir Para Staf

Pasukan Keamanan Tunisia Serbu Kantor Al Jazeera, Usir Para Staf

Senin, 26 Jul 2021 20:05

Food Careline Services ACT: Layanan Makan Gratis untuk Orang Lapar

Food Careline Services ACT: Layanan Makan Gratis untuk Orang Lapar

Senin, 26 Jul 2021 20:01

Selandia Baru Akan Izinkan Seorang Wanita Terkait Islamic State Dan 2 Anaknya Untuk Pulang

Selandia Baru Akan Izinkan Seorang Wanita Terkait Islamic State Dan 2 Anaknya Untuk Pulang

Senin, 26 Jul 2021 19:35

Raih Gelar Doktor, Fahmi Idris Urai Strategi Cegah Korupsi

Raih Gelar Doktor, Fahmi Idris Urai Strategi Cegah Korupsi

Senin, 26 Jul 2021 19:22

Sembelih Kambing untuk Menempati Rumah Baru

Sembelih Kambing untuk Menempati Rumah Baru

Senin, 26 Jul 2021 19:09

Waduh, Studi Baru Di Inggris Temukan Orang Yang Sembuh Dari COVID-19 Alami Penurunan Kecerdasan

Waduh, Studi Baru Di Inggris Temukan Orang Yang Sembuh Dari COVID-19 Alami Penurunan Kecerdasan

Senin, 26 Jul 2021 19:05

Presiden Tunisia Kais Saied Lancarkan 'Kudeta', Tangguhkan Parlemen Dan Pecat Perdana Menteri

Presiden Tunisia Kais Saied Lancarkan 'Kudeta', Tangguhkan Parlemen Dan Pecat Perdana Menteri

Senin, 26 Jul 2021 17:15


MUI

Must Read!
X