Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.651 views

Tragedi Kanjuruhan Bukan Hanya Memilukan tapi Juga Memalukan

JAKARTA (voa-islam.com)--Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PKS, Fahmy Alaydroes, memberikan tanggapan terkait tragedi dalam sepakbola yang terjadi di Stadion Kanjuruhan. Hal ini ia sampaikan dalam wawancara bersama Stasiun Radio Elshinta pada Jumat, 14 Oktober lalu melalui siaran langsung radio.

Fahmy mengatakan bahwa jumlah data korban tragedi Kanjuruhan selalu berubah, seakan akan pemerintah ‘mengecilkan’ jumlah korban yang wafat karena tidak mau di ‘cap’ sebagai negara terburuk dalam menghilangkan nyawa manusia dalam dunia sepakbola.

“Ini menjadi pertanyaan kita bersama, kenapa jumlah korban (Kanjuruhan) terus berubah ubah? Seakan akan pemerintah terkesan ‘mengecilkan’ jumlah (korban) yang wafat. Hal tersebut memunculkan spekulasi yang berkembang, kita tidak mau menjadi negara terburuk untuk menghilagkan nyawa manusia dalam dunia sepakbola. Ini nyawa manusia, masalah kemanusiaan, tidak boleh salah hitung sama sekali,” ucapnya.

Fahmy menambahkan bahwa sangat disayangkan pihak kepolisian menggunakan gas air mata yang jelas bertentangan dengan peraturan FIFA. Itu sangat fatal karena bukan hanya memalukan, tapi memilukan. Jangan sampai negeri kita, terutama olahraga, dan pihak kepolisian itu menjadi babak belur di mata dunia.

“Pada akhirnya (masyarakat) pada fokus pada penggunaan gas air mata dan perilaku pihak kepolisian yang sedang disorot dari berbagai peristiwa. Hal tersebut memunculkan berbagai pertanyaan, kenapa dan ada apa dengan kepolisian kita,” imbuh Fahmy.

Ia menjelaskan bahwa semua kegiatan keolahragaan harus tunduk dengan perundang-undangan di Indonesia. Menurut UU no 11 tahun 2022 pada poin A, itu mengutip mukadimah UUD 1945, yaitu negara melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, yang artinya UU Keolahragaan ini harus memberikan pedoman untuk kegiatan olahraga kita. Kegiatan olahraga juga harus melindungi dari segenap marabahaya, apalagi nyawa manusia.

Fahmy menambahkan bahwa di Pasal 1 ketentuan umum, keolahragaan adalah segala aspek yang berkaitan dengan olahraga yang memerlukan pengaturan, pendidikan, pelatihan, pembinaan, pengembangan, peningkatan, pengawasan, dan evaluasi. Artinya sepakbola menjadi olahraga terpopuler di Indonesia bahkan dunia harus dilindungi oleh undang-undang. Ini harus dijadikan sistem yang tunduk pada peraturan dan juga tentu ada pembinaan dan ada juga pengawasan. Tidak bisa dilepaskan begitu saja.

Fahmy menambahkan bahwa supporter juga harus dimaklumi dan mendapatkan edukasi, bukan dengan cara yang brutal dan kasar, karena fanatisme sepakbola Indonesia begitu tinggi.

“Yang tidak kalah penting adalah pihak supporter. Supporter sepakbola Indonesia adalah kumpulan manusia yang jumlahnya banyak, terikat dalam satu fanatisme secara emosional yang mendukung kesebelasan kesayangan mereka. Ini perlu dipahami dan dimaklumi. Sehingga perlu dilakukan pendekatan yang berbasis edukasi, pembinaan, pendekatan. Bukan dengan cara pengamanan yang brutal dan kasar,” tutup Anggota DPR RI dari Dapil Jawa Barat V ini.*[Ril/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Innalillahi..!! Ustadzah Pesantren Tahfizh Kecelakaan, Kepala Gegar Otak Koma 5 Hari

Innalillahi..!! Ustadzah Pesantren Tahfizh Kecelakaan, Kepala Gegar Otak Koma 5 Hari

Ustadzah Salma Khoirunnisa, salah satu pengajar di Pesantren Tahfizul Quran Darul Arqom Sukoharjo mengalami kecelakaan. Kondisinya masih belum sadar, dan sempat koma selama 5 hari karena diperkirakan...

Tutup Tahun Dengan Bakti Sosial Kesehatan di Pelosok Negeri

Tutup Tahun Dengan Bakti Sosial Kesehatan di Pelosok Negeri

Diawali dengan berniat karena Allah, berperan aktif menebarkan amal sholeh dan turut serta membantu pemerintah memberikan kemudahan kepada umat mendapatkan pelayanan kesehatan, maka Ulurtangan...

Ayah Wafat, Ibu Cacat, Bayu Anak Yatim Ingin Terus Bersekolah

Ayah Wafat, Ibu Cacat, Bayu Anak Yatim Ingin Terus Bersekolah

Rafli Bayu Aryanto (11) anak yatim asal Weru, Sukoharjo ini membutuhkan biaya masuk sekolah tingkat SMP (Sekolah Menengah Pertama). Namun kondisi ibu Wiyati (44) yang cacat kaki tak mampu untuk...

Program Sedekah Barang Ulurtangan Sukses Menyebarkan Kasih dan Berkah Bagi Muallaf di Kampung Pupunjul

Program Sedekah Barang Ulurtangan Sukses Menyebarkan Kasih dan Berkah Bagi Muallaf di Kampung Pupunjul

Alhamdulillah, pada Sabtu, (18/11/2023), Yayasan Ulurtangan.com dengan penuh rasa syukur berhasil melaksanakan program Sedekah Barangku sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama umat Islam....

Merengek Kesakitan, Bayi Arga Muhammad Tak Kuat Perutnya Terus Membesar. Yuk Bantu..!!

Merengek Kesakitan, Bayi Arga Muhammad Tak Kuat Perutnya Terus Membesar. Yuk Bantu..!!

Sungguh miris kondisi Arga Muhammad Akbar (2) anak kedua pasangan Misran dan Sudarti ini, sudah sebulan ini perutnya terus membesar bagai balon yang mau meletus. Keluarganya butuh biaya berobat...

Latest News

MUI

Sedekah Al Quran

Sedekah Air untuk Pondok Pesantren

Must Read!
X

Ahad, 16/06/2024 13:34

UKT dan Liberalisasi Pendidikan