Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
12.995 views

Memberantas Generasi Alkohol Indonesia

Penulis: FAHIRA IDRIS

Sahabat Voa Islam,

Banyak yang tidak menyangka bahaya kerusakan tatanan dan kehidupan pribadi dan bermasyarakat akibat penyalahgunaan alkohol jauh lebih besar ketimbang penyalahangunaan narkoba. Hal ini merupakan hasil penelitian yang dilakukan oleh Komite Independen Sains mengenai obat-obatan Pemerintah Inggris.

Miris memang, di tengah-tengah peliknya kisruh dunia politik dan pendidikan saat ini, agaknya perkara minuman keras (baca: alkohol) yang tidak kalah penting untuk ditelusuri dan segera diselesaikan, tampak terlupakan dan dikesampingkan.

Persoalan miras menjadi teramat serius bukan saja karena ini termasuk masalah lama yang sampai hari ini belum dapat ditumpas secara tuntas, namun lebih pada efek buruknya terhadap masyarakat. Sebagai minuman yang memabukkan, miras memang menjadi salah satu faktor degradasi moral bangsa Indonesia. Mirisnya, pengaruh tersebut tidak hanya menjangkiti orang dewasa, kaum muda yang notabene sebagai generasi penerus pun sudah mulai terbiasa dengan minuman beralkohol, baik itu alkohol "bermerek" ataupun "miras oplosan".

Di kalangan masyarakat berpenghasilan rendah, miras oplosan sudah menjadi isu kritis. Bayangkan saja, saat ini tercatat sekitar 18 ribu orang tewas setiap tahun di Indonesia akibat minuman miras oplosan. Jika dibandingkan dengan jumlah kecelakaan lalu lintas di Indonesia yang rata-rata mencapai 27 ribu korban meninggal dunia per tahunnya, maka bencana akibat minuman keras oplosan layak menjadi perhatian bersama.

Berdasarkan sebuah laporan WHO mengenai alkohol dan kesehatan disebutkan bahwa 320 ribu orang usia 15-29 tahun mening-gal di seluruh dunia setiap tahunnya terkait alkohol. Sedangkan dalam kasus penyalahgunaan narkotika, Badan Narkotika Nasional (BNN) mencatat sedikitnya 40 orang menemui ajal setiap hari atau 15 ribu setiap tahunnya korban meninggal akibat penyalahgunaan narkotika psikotropika dan bahan adiktif (Narkoba) di Indonesia.

Tingginya korban jiwa akibat miras oplosan di Indonesia pun mematik reaksi dunia internasional. Awal tahun 2013 lalu. Menteri Luar Negeri Australia, Bob Carr mendesak pemerintah Indonesia untuk melakukan pengawasan atas alkohol oplosan.

Permasalahan alkohol/miras/khamar yang dialami masyarakat disebabkan dua hal. Pertama, emotional pressure pada orang-orang yang mengalami krisis kejiwaan yang mencoba menghilangkan tekanan jiwanya via alkohol. Kedua, peer pressure pada orang-orang yang pada mulanya terpengaruh oleh kawan-kawan, baik melalui pesta-pesta atau acara lain, yang lama kelamaan secara tidak sadar menjadi pecandu khamar.

Seharusnya pemerintah jenuh disodori berbagai penelitian yang telah membuktikan bagaimana penikmat alkohol melepaskan dirinya dari segala bentuk ikatan kemasyarakatan, sehingga hilanglah kontrol terhadap dirinya sendiri dan orang-orang yang berada di sekitarnya. Kecanduan ini merupakan ciri khas kebudayaan modem seperti sekarang ini.

Pertanyaan besar berikutnya adalah siapa yang bertanggung jawab atas maraknya miras di lingkungan generasi penerus bangsa ini? Tentu kita tidak dapat menuding satu pihak secara keseluruhan karena pada dasarnya ini adalah problem bersama. Apalah arti peraturan mendetail yang dibuat oleh pemerintah, apabila tanpa dibarengi aksi tegas dari aparat penegak hukum dalam memberantas miras.

Apalah artinya penegak hukum yang tegas manakala tokoh dan organisasi masyarakat sertalembaga pendidikan tidak turut serta mengampanyekan gerakan anti miras. Namun, sebagai fondasi dalam menata kembali permasalahan alkohol ini tenatunya diperlukan intervensi pemerintah melalui rangkaian kebijakan yang tepat guna.

Menerapkan hal ini sebenarnya bukanlah sesuatu yang baru bagi pemerintah. PP No. 109/2012 mengenai pengamanan bahan yang mengandung zat adiktif bagi kesehatan berupa produk tembakau, menuntut tampilan peringatan kesehatan bergambar (graphical health warning) hingga 40% dari total ukuran kemasan produk tersebut. Setidaknya, dengan tampilan serupa kesadaran masyarakat akan dampak konsumsi alkohol dapat ditingkatkan.

Keberanian politik untuk melawan pedagang dan pemasok miras merupakan kunci utama. Saat ini instrumen yang meregulasi miras adalah Perpres No.74/2013 yang menitik-berakan pada pengawasan mata rantai distribusi alkohol. Seharusnya, cakupan regulasi juga menitikberatkan pada peningkatan kesadaran atas bahaya konsumsi alkohol, baik secara kesehatan, psikologi, maupun dampak sosial lainnya.

Jika pemerintah sangat cermat mengatur kesadaran masyarakat terhadap bahaya rokok seperti yang diatur PP 109/2012, maka sudah seharusnya pemerintah juga memberikan perhatian khusus pada produk alkohol. Peringatan kesehatan menggunakan gambar, dengan ukuran setidaknya 40% pada produk alkohol, sudah sepatutnya diterapkan.

Bahkan, jika menelaah dampak buruk minuman keras bagi masyarakat dan remaja, maka Indonesia sudah seharusnya menjadi negara pertama yang mewajibkan kemasan polos untuk produk alkohol. Wacana ini telah digulirkan Kementerian Perdagangan beberapa saat lalu.

Sekarang, kewajiban para anggota DPR dan pemerintah segera merealisasikannya melalui instrumen peraturan perundangan. Memastikan agar RUU Larangan Minuman Beralkohol segera sah menjadi UU. Serta tidak berubah nama menjadi RUU pengaturan minuman beralkohol, seperti selalu dipaksa diusulkan suatu fraksi di DPR. [abdullah/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Berbagai ikhtiar dilakukan pasangan Eddy Saputra dan istrinya untuk mengatasi beratnya himpitan ekonomi, tapi selalu menemui jalan buntu. Bantuan justru datang dari orang yang membahayakan akidah:...

Latest News
Taubat Nasuha Harus dengan Shalat Taubat?

Taubat Nasuha Harus dengan Shalat Taubat?

Selasa, 28 Jan 2020 11:00

Rakyat Wuhan Kini Sendiri

Rakyat Wuhan Kini Sendiri

Selasa, 28 Jan 2020 10:39

Inilah Para Juara Olimpiade Halal 2019

Inilah Para Juara Olimpiade Halal 2019

Selasa, 28 Jan 2020 10:15

Memakai Jilbab Adalah Bukti Cinta kepada Al Khaliq

Memakai Jilbab Adalah Bukti Cinta kepada Al Khaliq

Selasa, 28 Jan 2020 09:35

Bahaya di Balik Dewan Pengarah Pembangunan Ibu Kota Baru

Bahaya di Balik Dewan Pengarah Pembangunan Ibu Kota Baru

Selasa, 28 Jan 2020 08:28

Riwayat dan Filosofi Meme Generation

Riwayat dan Filosofi Meme Generation

Selasa, 28 Jan 2020 07:22

Indonesia Mayoritas Muslim, PKS: Sertifikasi Halal Tidak Boleh Hilang di Omnibus Law

Indonesia Mayoritas Muslim, PKS: Sertifikasi Halal Tidak Boleh Hilang di Omnibus Law

Selasa, 28 Jan 2020 06:56

HNW Minta Pemerintah Evakuasi WNI di China

HNW Minta Pemerintah Evakuasi WNI di China

Selasa, 28 Jan 2020 05:59

Senjata Makan Tuan China

Senjata Makan Tuan China

Senin, 27 Jan 2020 23:40

Program Penceramah Bersertifikat, Menag: Yang Mau Silakan Yang Tidak Mau Tidak Apa-apa

Program Penceramah Bersertifikat, Menag: Yang Mau Silakan Yang Tidak Mau Tidak Apa-apa

Senin, 27 Jan 2020 23:25

WHO Sebut Ancaman Global dari Virus Mematikan Cina 'Tinggi

WHO Sebut Ancaman Global dari Virus Mematikan Cina 'Tinggi

Senin, 27 Jan 2020 22:55

Mewujudkan Tata Kelola Kota Bebas Banjir dan Layak Huni

Mewujudkan Tata Kelola Kota Bebas Banjir dan Layak Huni

Senin, 27 Jan 2020 22:48

Haruskah Pendidikan Akidah Dimulai Sejak Dini?

Haruskah Pendidikan Akidah Dimulai Sejak Dini?

Senin, 27 Jan 2020 22:44

Mahmoud Abbas Tolak Panggilan Telepon dari Presiden AS Donald Trump

Mahmoud Abbas Tolak Panggilan Telepon dari Presiden AS Donald Trump

Senin, 27 Jan 2020 22:40

Pemimpin Islamic State Ancam Jadikan Israel Target Utama Dalam Gelombang Serangan Baru

Pemimpin Islamic State Ancam Jadikan Israel Target Utama Dalam Gelombang Serangan Baru

Senin, 27 Jan 2020 22:26

Berjilbab Bukan Suatu Kewajiban, Benarkah?

Berjilbab Bukan Suatu Kewajiban, Benarkah?

Senin, 27 Jan 2020 22:05

Doa Berlindung dari Wabah Penyakit Mematikan

Doa Berlindung dari Wabah Penyakit Mematikan

Senin, 27 Jan 2020 21:11

Akhirnya Jhony Indo Dimakamkan Secara Islam dan Tanpa Peti

Akhirnya Jhony Indo Dimakamkan Secara Islam dan Tanpa Peti

Senin, 27 Jan 2020 20:02

ADI Aceh Gelar Pelatihan Kepemimpinan

ADI Aceh Gelar Pelatihan Kepemimpinan

Senin, 27 Jan 2020 19:52

Antisipasi Virus Corona, Penerbangan dari dan ke China Diminta Ditutup Sementara

Antisipasi Virus Corona, Penerbangan dari dan ke China Diminta Ditutup Sementara

Senin, 27 Jan 2020 18:41


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X