Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.825 views

Suara Pemuda Dibungkam (Lagi)

Oleh: Sartinah (Pemerhati Muslimah Moramo)

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), bahwa sejumlah perguruan tinggi negeri terindikasi sebagai tempat berkembangnya bibit-bibit radikalisme.

Adapun perguruan tinggi tersebut antara lain, Universitas Indonesia (UI), Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Airlangga (UNAIR), dan Universitas Diponegoro (UNDIP), Universits Brawijaya (UB), dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), (merdeka.com, 31/5/2018).

Menyikapi rilis Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) soal radikalisme di lingkungan kampus, Wakil ketua MPR Muhaimin Iskandar menghimbau para rektor untuk 'mengambil alih' masjid dan mushala kampus. Bahkan pendaftaran mahasiswa baru pun kini diperketat, dengan dikeluarkannya kebijakan pendataan nomor ponsel dan akun media sosial bagi mahasiswa baru oleh Menristek Dikti, M. Nasir.

Seperti dilansir detiknews, Komandan Seskoal Laksda TNI Amarulla Octavian meminta mahasiswa Indonesia menjadi pemimpin perubahan guna mengantisipasi perpecahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dia juga meminta mahasiswa berani bergerak untuk melawan radikalisme di Indonesia (detiknews, 18/9/2018).

Kejumawaan penguasa melalui Menristek Dikti seolah tak bisa ditutupi lagi, hingga mengeluarkan jurus mabuk untuk melibas setiap gerakan yang dianggap akan membahayakan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Setelah melibas ormas HTI, membuat sertifikasi ulama, lantas mengurus volume masjid, kini kampus pun tak luput dari sasaran.

Jurus mabuk yang dialamatkan pada siapa saja yang oleh penguasa dianggap berseberangan dengan kebijakan pemerintah, seolah membuktikan arogansi pemerintah sebagai pemegang kekuasaan. Bila kaum muslim khususnya para pemuda tak berani melawan arus kedzaliman rezim, bisa dipastikan kaum muslim akan tetap berada dibawah penjajahan atas nama demokrasi.

Kekhawatiran pemerintah terhadap hoax radikalisme kampus sesungguhnya tak berdasar. Isu radikalisme seolah sengaja digulirkan untuk membuat monsterisasi terhadap Islam dan ajarannya, terlebih di lingkungan kampus. Kampus sebagai wadah menimba ilmu dan membentuk jadi diri, tak seharusnya dikotori oleh hoax radikalisme.

Alih-alih membungkam radikalisme di kampus, sesungguhnya pemerintah dalam hal ini Menristek Dikti sedang menggunakan taktik tak berkelas untuk menjauhkan potensi kebangkitan berpikir Islam dikalangan pemuda atau mahasiswa. Kampus seolah menjadi sasaran empuk, karena kampus menjadi indikasi slah satu akan bangkitnya pemikiran Islam.

Dalam bermasyarakat, pemuda memiliki peran penting untuk merubah kondisi masyarakat, dan dapat berkontribusi langsung dalam pembangunan di masyarakat. Pemuda juga menjadi pendorong kemajuan aktifitas di masyarakat sesuai keilmuan dan wawasan yang dimiliki.

Pemuda adalah generasi penerus sebuah bangsa, masyarakat, dan keluarga. Pemuda selalu di identikkan sebagai pembawa perubahan baik dalam membangun bangsa, menegakkan keadilan, dan menolak kedzaliman. Dalam menentukan berhasil tidaknya perubahan di masyarakat juga tidak lepas dari tangan para pemuda yang berperan sebagai motor penggerak.

Pada dasarnya pemuda selalu menginginkan hal-hal baru, memiliki wawasan yang luas dan memiliki intelektual yang tinggi. Meski tak bisa dipungkiri tantangan bagi para pemuda saat ini lebih kompleks. Lemahnya sumber daya manusia menjadi kendala urgen, belum lagi bermunculannya berbagai isme modern seperti demokrasi, kapitalisme, liberalisme, sekulerisme, atheisme dan sebagainya, yang menggerogoti prinsip-prinsip keimanan secara perlahan namun pasti.

Islam mengindikasikan bahwa pemuda adalah sosok harapan kedua orang tua, bangsa dan agama. Pemuda juga sebagai pelopor terutama dalam sejarah Islam, baik di masa lampau maupun di masa depan. Di tangan pemuda, tanggung jawab untuk turut berkontribusi dalam perjuangan Islam tak terbantahkan, terlebih di belakang nama mereka tersemat kata 'muslim'.

Sebagai contoh, dalam sejarah perjuangannya Rasulullah SAW ketika menegakkan Islam mendapat dukungan kuat dari para pemuda arab saat itu. Dimana bimbingan dan pengarahannya langsung didapat dari Rasulullah SAW sendiri, dan  dikemudian hari para pemuda tersebut menjadi tokoh besar dalam sejarah Islam, seperti Ali bin Abi Thalib, Umar bin Khaththab, Abdullah bin Abas,  Khalid bin Walid, Muhammad Al-Fatih.

Kontribusi pemuda Islam pun sangat dibutuhkan dalam perjuangan menegakkan hukum-hukum Allah di muka bumi. Sebagaimana sudah difahami bahwa hukum Allah wajib diterapkan di bumi ini, tanpa memandang sesuai atau tidak sesuai dengan adat istiadat suatu bangsa, karena agama Islam adalah agama rahmatan lil’alamin. Di samping sebagai penyambung kebenaran, pemuda harus menjadi generasi revolusioner, generasi militan, yang mampu melakukan perubahan secara fundamental.

Berada di garda terdepan untuk menggerakkan roda-roda dakwah, menghempaskan corong-corong  kebatilan dan melakukan otokritik demi perbaikan, juga menjadi aktifitas pemuda Islam yang rindu akan kejayaan Islam. Kemudian para pemuda juga senantiasa mengajak saudaranya untuk menapaki jalan keimanan, mengajak pada yang ma'ruf dan mencegah kemunkaran sebagai bukti kepedulian pada sesama.

Sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadits, ''Tidak sempurna Iman salah seorang diantara kalian sehingga Ia mencintai kebaikan bagi saudaranya sebagaimana Ia mencintai kebaikan bagi dirinya sendiri'' (HR Tirmidzi, No. 2515).

Demikian seharusnya peran pemuda yang selalu menjadi pelopor dalam perubahan masyarakat dan dalam perjuangan Islam. Perjuangan panjang yang butuh keberanian sekuat baja, demi terealisasinya hukum-hukum Allah di muka bumi.

Saatnya untuk bersatu dalam ukhuwah Islam dan menyongsong cahaya Islam yang mulai menampakkan sinarnya, meski dibayang-bayangi isu radikalisme yang mengobok-obok semangat keislaman dalam diri kaum muslim khususnya mahasiswa.  Wallahu a'lam bis-shawab. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan yang penuh berkah ini Infaq Dakwah Center memberikan santunan kepada anak-anak yatim dhuafa. Kegiatan ini digelar bertepatan dengan acara buka bersama anak yatim dhuafa yang diadakan...

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

Alhamdulillah, Relawan IDC telah memulai distribusi Program Tebar Kurma Semarak Ramadhan 1440 H....

Latest News
Riba Harta Haram

Riba Harta Haram

Rabu, 26 Jun 2019 23:13

Detik-Detik Menanti Putusan MK

Detik-Detik Menanti Putusan MK

Rabu, 26 Jun 2019 22:44

Usul Mustafa Bagi Mereka yang Menolak Felix Siauw Isi Kajian

Usul Mustafa Bagi Mereka yang Menolak Felix Siauw Isi Kajian

Rabu, 26 Jun 2019 22:25

Pernyataan Moeldoko Soal Teroris Akan Manfaatkan Aksi di Depan MK Dinilai Provokatif

Pernyataan Moeldoko Soal Teroris Akan Manfaatkan Aksi di Depan MK Dinilai Provokatif

Rabu, 26 Jun 2019 22:23

Syawal Menyapa, Istiqomah Tetap Menyala

Syawal Menyapa, Istiqomah Tetap Menyala

Rabu, 26 Jun 2019 22:21

Berlangsung Lancar, PPDB Jakarta Bisa Jadi Rujukan Kota Lain

Berlangsung Lancar, PPDB Jakarta Bisa Jadi Rujukan Kota Lain

Rabu, 26 Jun 2019 21:49

Felix Siauw: Korpri DKI Tak Permasalahkan Cap Penyebar Khilafah dan HTI

Felix Siauw: Korpri DKI Tak Permasalahkan Cap Penyebar Khilafah dan HTI

Rabu, 26 Jun 2019 20:57

Bagi-bagi Ayam Gratis di Yogyakarta Berlangsung Ricuh

Bagi-bagi Ayam Gratis di Yogyakarta Berlangsung Ricuh

Rabu, 26 Jun 2019 20:45

Arkeolog: Masjid Tertua di Eropa Kemungkinan Berada di Madrid Spanyol

Arkeolog: Masjid Tertua di Eropa Kemungkinan Berada di Madrid Spanyol

Rabu, 26 Jun 2019 20:37

Jangan Saling Menghujat

Jangan Saling Menghujat

Rabu, 26 Jun 2019 20:25

Tujuh Polisi Mesir Tewas dalam Serangan Gerilyawan di Sinai Utara

Tujuh Polisi Mesir Tewas dalam Serangan Gerilyawan di Sinai Utara

Rabu, 26 Jun 2019 20:24

Sebuah Kota di Lebanon Larang Muslim Beli dan Sewa Properti

Sebuah Kota di Lebanon Larang Muslim Beli dan Sewa Properti

Rabu, 26 Jun 2019 20:14

QQ HEALING 9: Sembuhkan Kanker, Ubah Masalah jadi Masya Allah ala Quranic Quantum Healing

QQ HEALING 9: Sembuhkan Kanker, Ubah Masalah jadi Masya Allah ala Quranic Quantum Healing

Rabu, 26 Jun 2019 19:50

Ramadhan 1440 H Harus Jadi Energi Umat Islam untuk Berjuang Lillah Sampai Akhir Hayat

Ramadhan 1440 H Harus Jadi Energi Umat Islam untuk Berjuang Lillah Sampai Akhir Hayat

Rabu, 26 Jun 2019 18:26

Anak Adalah Ujung Tombak Peradaban Masa Depan

Anak Adalah Ujung Tombak Peradaban Masa Depan

Rabu, 26 Jun 2019 17:55

Rekonsialisasi Partai

Rekonsialisasi Partai

Rabu, 26 Jun 2019 17:41

Soal Giant dan Krakatau Steel, MUI: Jika Dibiarkan Indonesia Terancam Krisis Ekonomi

Soal Giant dan Krakatau Steel, MUI: Jika Dibiarkan Indonesia Terancam Krisis Ekonomi

Rabu, 26 Jun 2019 16:33

Gusar Ustaz Felix Siauw Tetap Ceramah, Puluhan Banser Datangi Balai Kota

Gusar Ustaz Felix Siauw Tetap Ceramah, Puluhan Banser Datangi Balai Kota

Rabu, 26 Jun 2019 15:30

411 Pergi - 212 Datang

411 Pergi - 212 Datang

Rabu, 26 Jun 2019 15:19

Sempat Dikabar Batal, Ustaz Felix Siauw Tetap Ceramah di Masjid Balai Kota

Sempat Dikabar Batal, Ustaz Felix Siauw Tetap Ceramah di Masjid Balai Kota

Rabu, 26 Jun 2019 14:50


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X