Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.669 views

Teknologi Berbasis Kearifan Lokal Dukung Kelestarian Pertanian di Kawasan Tropis

BANTUL (voa-islam.com) - Program Studi Agroteknologi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta kembali mengadakan International Tropical Farming Summer School (ITFSS) kelima di tahun 2020 dengan tema 'Approaching Technology Based on Local Wisdom in Support Agriculture Sustainability in Tropical Area'.

Sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, ITFSS kali ini harus diselenggarakan melalui jaringan virtual karena dunia saat ini sedang tertimpa pandemi virus Covid-19.

Namun tak mengurangi antusiasme peserta, ITFSS 2020 diikuti oleh 50 mahasiswa dari berbagai negara diantaranya Indonesia, Spanyol, Sri Lanka, Jepang, Myanmar, Ghana, dan India.

"Tujuan diadakannya Summer School ini adalah untuk mengundang pelajar dari seluruh dunia, jadi mereka bisa bersama-sama mempelajari dan mendapatkan pengalaman tentang bagaimana bertani di iklim tropis Indonesia," ujar Dr. Ir. Indira Prabasari, M.P. Dekan Prodi Agroteknologi UMY yang sekaligus membuka acara ITFSS online, pada Kamis (27/8). Kegiatan ini dilaksanakan hingga Jum'at (28/8).

Rektor UMY Dr. Ir. Gunawan Budiyanto, M.P. yang menjadi pembicara dalam acara ITFSS online pada hari kedua, Jum'at (28/8), mengatakan bahwa di Daerah Istimewa Yogyakarta terdapat permasalahan sektor pertanian khususnya petani yang tinggal di area tanah berpasir.

Hal ini bisa menjadi pengetahuan bagi peserta tentang bagaimana menanggulangi masalah pertanian ketika berada di area tanah yang berpasir.

"Umumnya lahan pertanian di pantai selatan Yogyakarta didominasi oleh pecahan tanah berpasir. Dalam iklim kering, bahan organik tanah terurai dengan cepat. Hal tersebut dapat menyebabkan daratan pantai kekurangan bahan organik dan humus untuk membentuk gumpalan tanah. Dilihat dari sifat fisiknya, tanah dengan kandungan bahan organik yang rendah memiliki kapasitas yang rendah dalam menahan air, kandungan nitrogen, dan pemupukan menjadi tidak efisien karena unsur hara yang berasal dari daerah perakaran menjadi hilang disebabkan oleh gravitasi air," jelasnya.

Berbagai sumber bahan organik telah dimanfaatkan untuk meningkatkan daya tampung air pada lahan berpasir. Jenis bahan organik, pupuk kandang, kompos, dan bahan lainnya berasal dari sisa tanaman yang akan diaplikasikan, tercampur sempurna dengan tanah. Dan ini menjadi teknologi yang bagus untuk diterapkan para petani.

"Penyiraman dilakukan setiap hari untuk menjaga kelembaban tanah selama waktu inkubasi selama satu minggu. Pemupukan dilakukan dengan pemberian pupuk cair khususnya Nitrogen, Fosfor, dan kalium dua kali sehari. Teknologi lokal memberi para petani cara sederhana untuk mengurangi penghilangan unsur hara dari zona perakaran," imbuh Gunawan.

Berbeda dengan permasalahan yang ada di Jepang, Prof. Satoru Sato dari Yamagata University mengungkapkan bahwa penerapan unik justru terjadi di sebagian besar daerahnya dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian.

"Di Jepang, kami melakukan observasi, dan banyak dilakukan oleh penduduk kami tentang penggunaan bebek di lahan persawahan. Bebek tersebut dapat memakan gulma, rumput, dan serangga yang melekat di tanaman seperti padi dan sebagainya. Terbukti dengan adanya bebek tersebut telah meningkatkan kesuburan tanah," jelasnya.

Kemudian Satoru Sato juga memberi tahu bahwa ia sudah melakukan uji coba dengan penerapan siput untuk tanaman padi, yang hasilnya daun padi menjadi lebih hijau karena siput dapat mempengaruhi algae dan bahan organik secara positif.

"Hal ini mungkin bisa juga diterapkan di Indonesia," tutupnya. [syahid/voa-islam.com]

sumber: muhammadiyah.or.id

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Tekno lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Lonjakan Covid meningkat tajam, Indonesia menempati nomor 1 di dunia dalam kasus harian dan kematian. Para penyintas Corona yang jalani isolasi butuh uluran tangan. Mari berbagi makanan siap...

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Latest News
Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-4)

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-4)

Kamis, 29 Jul 2021 11:14

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-3)

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-3)

Kamis, 29 Jul 2021 11:11

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayorandi Surabaya (Bagian-2)

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayorandi Surabaya (Bagian-2)

Kamis, 29 Jul 2021 11:02

Kritik ''Cuitan'' Komunikasi Publik Mahfud MD

Kritik ''Cuitan'' Komunikasi Publik Mahfud MD

Kamis, 29 Jul 2021 11:02

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-1)

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-1)

Kamis, 29 Jul 2021 10:54

Pemuda Muhammadiyah Dukung Percepatan Vaksinasi Covid-19

Pemuda Muhammadiyah Dukung Percepatan Vaksinasi Covid-19

Kamis, 29 Jul 2021 06:58

Ketua FPKS: Isoman Anggota Tak Perlu di Hotel, Cukup Manfaatkan Fasilitas Milik DPR

Ketua FPKS: Isoman Anggota Tak Perlu di Hotel, Cukup Manfaatkan Fasilitas Milik DPR

Rabu, 28 Jul 2021 23:56

Alumni IPB Kumpulkan Donasi 1,3 M untuk Pengadaan Tabung Oksigen Medis

Alumni IPB Kumpulkan Donasi 1,3 M untuk Pengadaan Tabung Oksigen Medis

Rabu, 28 Jul 2021 22:45

Peningkatan Kompetensi SDM Bank Syariah Harus Menjadi Perhatian

Peningkatan Kompetensi SDM Bank Syariah Harus Menjadi Perhatian

Rabu, 28 Jul 2021 22:27

Indonesia Juara Angka Kematian Covid, Anggota DPR: Pantau Pasien Isoman!

Indonesia Juara Angka Kematian Covid, Anggota DPR: Pantau Pasien Isoman!

Rabu, 28 Jul 2021 22:09

Bertemu Menlu Cina, Delegasi Taliban Bahas Proses Perdamaian Dan Masalah Keamanan Di Afghanistan

Bertemu Menlu Cina, Delegasi Taliban Bahas Proses Perdamaian Dan Masalah Keamanan Di Afghanistan

Rabu, 28 Jul 2021 22:00

Ketua MUI Labura Wafat Dibunuh, MUI Percayakan kepada Aparat Hukum

Ketua MUI Labura Wafat Dibunuh, MUI Percayakan kepada Aparat Hukum

Rabu, 28 Jul 2021 21:47

Optimis Takwa dan Dakwah di Tengah Wabah

Optimis Takwa dan Dakwah di Tengah Wabah

Rabu, 28 Jul 2021 21:36

Kais Saied Pecat Lebih Banyak Pejabat Senior Tunisia Beberapa Hari Setelah Lakukan 'Kudeta'

Kais Saied Pecat Lebih Banyak Pejabat Senior Tunisia Beberapa Hari Setelah Lakukan 'Kudeta'

Rabu, 28 Jul 2021 21:19

Saudi Akan Larang Warganya Bepergian Ke Luar Negeri Selama 3 Tahun Jika Kunjungi Negara Terlarang

Saudi Akan Larang Warganya Bepergian Ke Luar Negeri Selama 3 Tahun Jika Kunjungi Negara Terlarang

Rabu, 28 Jul 2021 18:00

160 Akademisi Dari 21 Negara Desak Komisi Eropa Untuk Stop Danai Universitas Israel

160 Akademisi Dari 21 Negara Desak Komisi Eropa Untuk Stop Danai Universitas Israel

Rabu, 28 Jul 2021 17:17

Kemenag Akan Alihkan Bantuan Masjid ke Penanggulangan Covid-19

Kemenag Akan Alihkan Bantuan Masjid ke Penanggulangan Covid-19

Rabu, 28 Jul 2021 09:58

Benarkah Indonesia Merdeka?

Benarkah Indonesia Merdeka?

Rabu, 28 Jul 2021 08:31

Calon Jemaah Umrah Indonesia Wajib Karantina di Negara Ketiga, Bukhori: Cambuk bagi Pemerintah

Calon Jemaah Umrah Indonesia Wajib Karantina di Negara Ketiga, Bukhori: Cambuk bagi Pemerintah

Rabu, 28 Jul 2021 08:06

Risiko Ekonomi Saat Pelaksanaan PPKM Darurat

Risiko Ekonomi Saat Pelaksanaan PPKM Darurat

Rabu, 28 Jul 2021 07:19


MUI

Must Read!
X