Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.156 views

Perubahan Twitter Setelah Diambil Alih Elon Musk: Binasakan Bot dan Netral Secara Politik

AMERIKA SERIKAT (voa-islam.com) - Twitter Inc. pada Senin (25/4/2022) malam mengumumkan telah menerima tawaran fantastis senilai 44 miliar dollar AS atau lebih kurang Rp633 triliun dari Elon Musk.

Media sosial yang digunakan lebih dari 200 juta orang di seluruh dunia per hari itu pun akan menjadi perusahaan privat, bukan lagi perusahaan publik. Tentu hal ini membuat orang bertanya mengenai perubahan apa kira-kira yang akan terjadi pada Twitter. Salah satu sinyal perubahan yang cukup kuat adalah Musk akan mengembalikan kebebasan berbicara di Twitter.

“Agar Twitter layak mendapatkan kepercayaan publik, itu harus netral secara politik, yang secara efektif berarti mengecewakan sayap kanan dan kiri secara setara,”ujar Elon Musk dalam cuitannya, Kamis (28/04/2022).

Sebelumnya ia juga mengatakan kebebasan berbicara adalah landasan demokrasi yang berfungsi, dan Twitter adalah alun-alun kota daring di mana hal-hal penting bagi perdebatan masa depan umat manusia.

“Saya juga ingin membuat Twitter lebih baik dari sebelumnya dengan meningkatkan produk dengan fitur-fitur baru, membuat algoritma open source untuk meningkatkan kepercayaan, mengalahkan bot spam, dan mengautentikasi semua manusia,” tambahnya.

Kalimat “mengautentikasi semua manusia” bukanlah pertama kalinya keluar dari mulut Elon Musk. Pada 22 April lalu mengatakan hal yang sama.

 

Berantas Bot

Selain itu, perubahan yang ingin Musk lakukan di Twitter adalah soal bot spam yang menurutnya adalah masalah paling menyebalkan. Bot sendiri dapat diartikan akun yang mengirim post, atau berinteraksi dengan pengguna Twitter lain secara otomatis.

Bot Twitter sendiri mudah dibuat dan banyak fungsinya. Twitter memfasilitasi API bagi developer yang ingin membuat bot sendiri. Base atau menfess adalah salah satu contoh akun bot.

Namun bot yang ingin Musk binasakan adalah spam bot, yang mengirim tweet atau mengomentari postingan dengan tidak terkendali, bahkan sering adanya link mencurigakan.

Time menyorot banyaknya bot penipuan kripto yang membanjiri platform burung biru tersebut. Bot seperti ini adalah akun yang banyak sekaligus, bergerak secara terorganisir dan otomatis. Mereka lolos sensor dan deteksi spam oleh Twitter.

Solusi dari Elon Musk adalah mengautentikasi masing-masing akun.

Menurutnya akun Twitter yang tersisa adalah akun yang memang ada manusia di baliknya, bukan hasil bot ternak (bot farm).

Belum tahu secara pasti mekanisme seperti apa yang akan Elon Musk gunakan untuk autentikasi ini. mungkin foto, atau nomor HP.

 

Sisi keamanan pengguna

Namun tentu saja akan ada kontra dari berbagai pihak, khususnya yang mengkhawatirkan sisi keamanan dan privasi dari pengguna.

“Sikapnya tentang kebebasan berbicara dan menghapus sensor benar-benar kekanak-kanakan dan naif,” kata Jean Burgess profesor di Universitas Teknologi Queensland mengutip ABCnews.

“Pada saat yang sama, saya yakin bahwa dia akan memilih untuk menentang semua jenis norma dan peraturan jika dia pikir dia bisa lolos begitu saja.”

“Tidak hanya dalam hal privasi pengguna sehubungan dengan Twitter itu sendiri, karena verifikasi akan memerlukan akses terhadap data pribadi yang sensitif, tetapi dalam hal keamanan dari rezim otoriter, atau atasan yang represif,”tambah Jean Burgess.

Selanjutnya beberapa pengguna bahkan mengatakan lebih memilih tetap terkeliling bot spam daripada harus membuka identitasnya. Pengguna lain mengangkat risiko pengguna yang menyampaikan kebenaran di pemerintahan yang otoriter di bawah akun anonim.

Jane Manchun Wong, menyorot risiko autentikasi bagi orang-orang di negara-negara dengan pemerintahan otoriter.

“Bagaimana kita bisa memastikan orang-orang dari wilayah berisiko yang harus menggunakan nama samaran untuk mendapatkan kebebasan mengungkapkan kebenaran sambil membuktikanbahwa mereka adalah manusia nyata tanpa membuka penyamaran mereka?,”

Masih belum jelas apakah Musk akan membuat perubahan pada kebijakan privasi perusahaan. Dia belum mengumumkan rencana untuk mengubah banyak hal dan mungkin akan menghadapi reaksi jika data pengguna menjadi kurang aman. Memiliki Twitter bisa membuat Musk mengendalikan data pengguna yang lebih sensitif daripada yang ia kumpulkan lewat perusahaannya, Tesla dan SpaceX.

Penguasaan Twitter sangat mungkin akan menjadi babak baru yang bisa menimbulkan krisis antara otoritas atau pemerintahan dengan perusahaan teknologi. [syahid/voa-islam.com]

sumber: www.inilah.com

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Tekno lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
LSM: Raksasa Media Sosial Sensor Konten Pro-Palestina Ratusan Kali

LSM: Raksasa Media Sosial Sensor Konten Pro-Palestina Ratusan Kali

Selasa, 05 Jul 2022 17:30

Milad ke-14, Ini Capaian AQL Islamic Center

Milad ke-14, Ini Capaian AQL Islamic Center

Selasa, 05 Jul 2022 11:50

Menatap Idul Qurban dengan Taqwa

Menatap Idul Qurban dengan Taqwa

Senin, 04 Jul 2022 22:44

Pasukan Pemerintah Yaman Bersiap Lancarkan Operasi Militer Terhadap Al-Qaidah Di Selatan

Pasukan Pemerintah Yaman Bersiap Lancarkan Operasi Militer Terhadap Al-Qaidah Di Selatan

Senin, 04 Jul 2022 22:35

Pasukan Keamanan Saudi Lakukan Parade Di Mekah Dalam Persiapan Untuk Pengamanan Haji

Pasukan Keamanan Saudi Lakukan Parade Di Mekah Dalam Persiapan Untuk Pengamanan Haji

Senin, 04 Jul 2022 22:05

Effendi Simbolon Omong Besar

Effendi Simbolon Omong Besar

Senin, 04 Jul 2022 19:36

Jokowi Akan Menjadi Sekjen PBB?

Jokowi Akan Menjadi Sekjen PBB?

Senin, 04 Jul 2022 16:10

Potensi Diskriminasi dibalik RUU Kesejahteraan Ibu dan Anak (KIA)

Potensi Diskriminasi dibalik RUU Kesejahteraan Ibu dan Anak (KIA)

Senin, 04 Jul 2022 15:52

Miras Holywings di Negeri Muslim Mayoritas

Miras Holywings di Negeri Muslim Mayoritas

Senin, 04 Jul 2022 15:39

Jumlah Warga Jerman Yang Keluar Dari Dinas Militer Meningkat 2 Kali Lipat Karena Perang Rusia-Ukrain

Jumlah Warga Jerman Yang Keluar Dari Dinas Militer Meningkat 2 Kali Lipat Karena Perang Rusia-Ukrain

Senin, 04 Jul 2022 15:32

IHATEC dan Lembaga Riset Jepang Jalin Kerjasama Strategis di Bidang Halal

IHATEC dan Lembaga Riset Jepang Jalin Kerjasama Strategis di Bidang Halal

Senin, 04 Jul 2022 14:35

Bermitra dengan BPJPH, IHATEC Siap Dukung Tercipta SDM Bidang Halal

Bermitra dengan BPJPH, IHATEC Siap Dukung Tercipta SDM Bidang Halal

Senin, 04 Jul 2022 14:24

DPRD: Kasus Holywings Jadi Momentum Evaluasi Perda Miras di Kota Bekasi

DPRD: Kasus Holywings Jadi Momentum Evaluasi Perda Miras di Kota Bekasi

Ahad, 03 Jul 2022 22:07

Anis Byarwati Dinobatkan sebagai Bunda UMKM

Anis Byarwati Dinobatkan sebagai Bunda UMKM

Ahad, 03 Jul 2022 22:02

Laporan: FBI Sewa Vila Di Istanbul Untuk Tersangka Islamic State Sebelum Beri Tahu Otoritas Turki

Laporan: FBI Sewa Vila Di Istanbul Untuk Tersangka Islamic State Sebelum Beri Tahu Otoritas Turki

Ahad, 03 Jul 2022 21:05

Demonstrasi Anti-Militer Berlanjut Di Sudan Untuk Menuntut Pemerintahan Sipil

Demonstrasi Anti-Militer Berlanjut Di Sudan Untuk Menuntut Pemerintahan Sipil

Ahad, 03 Jul 2022 20:45

Otoritas Palestina Serahkan Peluru Yang Menewaskan Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh Ke AS

Otoritas Palestina Serahkan Peluru Yang Menewaskan Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh Ke AS

Ahad, 03 Jul 2022 20:13


MUI

Must Read!
X