Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
20.494 views

Islam Haramkan Nikah Sejenis, Pelakunya Dihukum Mati

Oleh: Badrul Tamam

Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam atas Rasulillah –Shallallahu 'Alaihi Wasallam-, keluarga dan para sahabatnya.

Pernikahan sejenis di Boyolali, Sabtu (10/10/2015) siang membuat kaget banyak kalangan. Pernikahan tak lumrah yang hanya dilegalkan di negara kafir (seperti Prancis dan Amerika) terjadi di negara yang penduduknya mayoritas beragama Islam. Pasangan sejenis itu adalah RAK dan DM; berjenis kelamin laki-laki. RAK merupakan transgender atau waria. [Baca: Astaghfirullah! Ada Resepsi Pernikahan Sejenis di Boyolali]

Allah telah jadikan wanita sebagai pasangan bagi pria. Allah syariatkan nikah untuk melegalkan hubungan lawan jenis ini secara syar’i. Dari pernikahan itu, Allah jadikan sarana memperoleh ketenangan dan ketentraman. Lewat penikahan itu, Allah tanamkan rasa cinta dan kasih sayang di antara keduanya. Dari pernikahan antara laki-laki dan wanita itu, Allah jadikan keturunan yang banyak.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً

Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan istrinya; dan daripada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak.” (QS. Al-Nisa’: 1)

Dalam ayat lain,

وَمِنْ آَيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآَيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” (QS. Al-Ruum: 21)

Dalam ayat ini, Allah jadikan wanita sebagai pasangan bagi pria dari jenis manusia juga; bukan dari kalangan jin maupun hewan. Lalu Allah sempurnakan nikmat itu dengan menjadikan rasa cinta dan kasih sayang di antara keduanya.

Karenanya, saat Allah perintahkan laki-laki untuk menikah, Allah arahkan agar menikahi wanita yang di suka; dua, tiga, atau empat.

فَانْكِحُوا مَا طَابَ لَكُمْ مِنَ النِّسَاءِ مَثْنَى وَثُلَاثَ وَرُبَاعَ فَإِنْ خِفْتُمْ أَلَّا تَعْدِلُوا فَوَاحِدَةً أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ

Maka nikahilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (nikahila) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki.” (QS. Al-Nis’: 3)

Pernikahan sejenis (laki-laki dengan laki-laki, atau perempuan dengan perempuan) tidak akan bisa mewujudkan tujuan di atas. Karenanya dalam Islam, pernikahan sesama jenis, disepakati keharamannya.

Berpasangan sejenis baik dengan perkawinan ataupun tidak, tetap disebut dengan liwath atau homo seksual. Bentuk perkawinan atau berpasangan ini pernah ada pada zaman Nabi Luth. Kaum Nabi Luth dinamakan sebagai kaum Sodom. Kata Sodom ini kemudian dipakai untuk hubungan antra pria dengan pria (gay) yang dikenal dengan sodomi. Cara memuaskan seksual dengan memasukkan zakar ke anus.

Para ulama telah sepakat tentang haramnya liwath ini; termasuk perbuatan keji (dosa) yang terbesar. Allah telah menyebutkan hukuman kaum yang melakukan perbuatan dosa besar lagi hina ini di sepuluh surat dalam Al-Qur'an. Yaitu kaum ini dibutakan penglihatannya, mereka dihujani batu, negerinya dibenamkan ke dalam bumi, dan kelak dimasukkan ke neraka.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,

أَتَأْتُونَ الذُّكْرَانَ مِنَ الْعَالَمِينَ وَتَذَرُونَ مَا خَلَقَ لَكُمْ رَبُّكُمْ مِنْ أَزْوَاجِكُمْ بَلْ أَنْتُمْ قَوْمٌ عَادُونَ

Mengapa kamu mendatangi jenis lelaki di antara manusia, dan kamu tinggalkan istri-istri yang dijadikan oleh Tuhanmu untukmu, bahkan kamu adalah orang-orang yang melampaui batas".” (QS. Al-Syu’ara’: 165-166)

فَلَمَّا جَاءَ أَمْرُنَا جَعَلْنَا عَالِيَهَا سَافِلَهَا وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهَا حِجَارَةً مِنْ سِجِّيلٍ مَنْضُودٍ مُسَوَّمَةً عِنْدَ رَبِّكَ وَمَا هِيَ مِنَ الظَّالِمِينَ بِبَعِيدٍ

Maka tatkala datang azab Kami, Kami jadikan negeri kaum Lut itu yang di atas ke bawah (Kami balikkan), dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang terbakar dengan bertubi-tubi, yang diberi tanda oleh Tuhanmu, dan siksaan itu tiadalah jauh dari orang-orang yang zalim.” (QS. Huud: 82-83)

Kemudian Allah memperingatkan kepada siapa saja yang melakukan perbuatan seperti seperti mereka, akan mendapat adzab pedih yang telah ditimpakan kepada mereka.

وَمَا قَوْمُ لُوطٍ مِنْكُمْ بِبَعِيدٍ

Sedang kaum Luth tidak (pula) jauh (tempatnya) dari kamu.” (QS. Huud: 89)

Kemudian Nabi kita Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam menyampaikan ancaman laknat atas pelakunya dalam sabdanya:

لَعَنَ اللَّهُ مَنْ عَمِلَ عَمَلَ قَوْمِ لُوطٍ ، لَعَنَ اللَّهُ مَنْ عَمِلَ عَمَلَ قَوْمِ لُوطٍ , لَعَنَ اللَّهُ مَنْ عَمِلَ عَمَلَ قَوْمِ لُوطٍ

Allah melaknat orang yang melakukan perbuatan kaum luth, Allah melaknat orang yang melakukan perbuatan kaum luth, Allah melaknat orang yang melakukan perbuatan kaum luth.” (HR. Ahmad dan lainnya)

Hukuman Mati Bagi Pasangan Homo

Pendapat paling kuat, pelaku liwath (homo seksual) dihukum mati dalam semua kondisinya; baik muhson (sudah pernah menikah) atau ghairu muhson (belum menikah). Caranya? Para ulama beda pendapat. 1) Pelaku dijatuhkan dari tempat tertinggi di negerinya lalu dilempari batu. 2) PPelaku dijatuhi tembok dinding. 3) Pelaku liwath dibakar dengan api. 4) Pelaku dihukum mati dengan dirajam; dilempari batu sampai mati. Pendapat keempat ini yang lebih kuat.

Inti dari semua teknis hukuman di atas adalah pelaku liwath (homo seksual ata pasangan sejenis) dihukum mati. Ini sudah diterapkan para sahabat. Tujuannya, agar orang-orang fasik mengambil pelajaran dan mematahkan syahwat hina ini dalam diri mereka.

Hukuman mati ini didasarkan kepada sabda Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam,

اقْتُلُوا الْفَاعِلَ وَالْمَفْعُولَ بِهِ

Bunuhlah pelakunya (orang yang menyodomi) dan objeknya (orang yang disodomi).” (HR. Al-Tirmidzi, Abu Dawud, Ibnu Majah, Ahmad, dan lainnya. Statusnya hasan)

Kesimpulan

Pernikahan sejenis antara RAK dan DM di Boyolali, walaupun dengan cara ‘islami’ tetap batal dan batil. Pernikahan itu tidak sah. Pelakunya wajib bertaubat darinya. Jika tegak hukum Islam dan keduanya tidak mau bertaubat maka kedua-duanya dihukum mati atas perbuatan mereka.

Bagi masyarakat muslim wajib mengingkari dan menolak keras keberadaan psangan sejenis di masyarakat mereka. Perbuatan itu mengundang laknat dan murka Allah Subhanahu wa Ta'ala. Jika dibiarkan dan dianggap legal, murka Allah –dikhawatirkan- akan turun kepada penduduk negeri tersebut. Sehingga Allah binasakan mereka sebagaimana kaum Sodom terdahulu. Wallahu A’lam. [PurWD/voa-islam.com]

* Foto pengantin wanita adalah seorang pria (waria).

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Tsaqofah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Hamas Bersikeras Tentara Israel Tidak Akan Dibebaskan Sampai Ada Kesepakatan Pertukaran Tahanan

Hamas Bersikeras Tentara Israel Tidak Akan Dibebaskan Sampai Ada Kesepakatan Pertukaran Tahanan

Senin, 29 Nov 2021 21:30

Waspadai Gelombang Ketiga COVID-19 Saat Liburan Akhir Tahun

Waspadai Gelombang Ketiga COVID-19 Saat Liburan Akhir Tahun

Senin, 29 Nov 2021 19:45

MUI Teken MoU Pembangunan RSIH dengan Wali Kota Hebron

MUI Teken MoU Pembangunan RSIH dengan Wali Kota Hebron

Senin, 29 Nov 2021 19:00

MK Minta UU Ciptaker Direvisi, AHY: Ini Sejalan dengan Pertimbangan Demokrat

MK Minta UU Ciptaker Direvisi, AHY: Ini Sejalan dengan Pertimbangan Demokrat

Senin, 29 Nov 2021 17:53

Pemerintah Segera Laksanakan Putusan MK atas Pengujian Formil UU Cipta Kerja

Pemerintah Segera Laksanakan Putusan MK atas Pengujian Formil UU Cipta Kerja

Senin, 29 Nov 2021 17:36

Beginilah Kita Mencintai Tanah Air Kita

Beginilah Kita Mencintai Tanah Air Kita

Senin, 29 Nov 2021 17:02

Marabahaya Dibalik Maraknya Industri Kontes Kecantikan

Marabahaya Dibalik Maraknya Industri Kontes Kecantikan

Senin, 29 Nov 2021 15:23

Permendikbud tentang Kekerasan Seksual: Haruskah Jadi Polemik?

Permendikbud tentang Kekerasan Seksual: Haruskah Jadi Polemik?

Senin, 29 Nov 2021 15:11

Mengulik Kehidupan Selebriti, untuk Apa?

Mengulik Kehidupan Selebriti, untuk Apa?

Senin, 29 Nov 2021 12:51

Jebakan Busuk Itu Bernama Terorisme

Jebakan Busuk Itu Bernama Terorisme

Senin, 29 Nov 2021 11:38

Pasca Putusan MK, Legislator Minta Proyek Food Estate di Lahan Hutan Dihentikan

Pasca Putusan MK, Legislator Minta Proyek Food Estate di Lahan Hutan Dihentikan

Senin, 29 Nov 2021 08:58

Urgen, Mari Support Dakwah Media Voa Islam

Urgen, Mari Support Dakwah Media Voa Islam

Senin, 29 Nov 2021 04:06

Masjid Dinasti Umayyah Berusia 1.300 Tahun Ditemukan di Irak

Masjid Dinasti Umayyah Berusia 1.300 Tahun Ditemukan di Irak

Ahad, 28 Nov 2021 22:04

Partai Gelora Mulai Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

Partai Gelora Mulai Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

Ahad, 28 Nov 2021 16:52

MK Putuskan UU Ciptaker Inkonsitusional, PKS: Bukti Pemerintah Gegabah

MK Putuskan UU Ciptaker Inkonsitusional, PKS: Bukti Pemerintah Gegabah

Ahad, 28 Nov 2021 16:28

Family Festival 3 Persembahan Adara Resmi Digelar

Family Festival 3 Persembahan Adara Resmi Digelar

Ahad, 28 Nov 2021 16:06

Ustaz Zaitun Rasmin: Manhaj Wasathiyah Menolak Terorisme

Ustaz Zaitun Rasmin: Manhaj Wasathiyah Menolak Terorisme

Ahad, 28 Nov 2021 15:07

Mengapa Sebutan Teror Inggris Untuk Hamas Kontraproduktif

Mengapa Sebutan Teror Inggris Untuk Hamas Kontraproduktif

Sabtu, 27 Nov 2021 21:33

Inggris Resmi Larang Hamas, Sebut Sebagai 'Kelompok Teroris Islam'

Inggris Resmi Larang Hamas, Sebut Sebagai 'Kelompok Teroris Islam'

Sabtu, 27 Nov 2021 20:22

Muhyidin Junaidi: Moderasi Islam dan Moderasi Beragama itu Tidak Sama

Muhyidin Junaidi: Moderasi Islam dan Moderasi Beragama itu Tidak Sama

Sabtu, 27 Nov 2021 19:54


MUI

Must Read!
X