Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
35.638 views

Yahya Al-Buwaithi Dan Kriminalisasi Ulama

Oleh: Ustadz Jumal Ahmad (Alumnus Ma’had ‘Ali Al-Islam)

Pada zaman dahulu, kriminalisasi terhadap para ulama sudah ada, diistilahkan dengan ‘Mihnah’ yaitu penguasa menangkap seseorang dengan tuduhan kemudian menginterogasinya dengan pertanyaan-pertanyaan sampai mereka setuju dengan pendapat penguasa.

Mihnah yang paling dahsyat adalah ketika terjadi fitnah Khalqul Quran yaitu anggapan bahwa Al-Quran adalah Makhluk. Fitnah antara ulama dan penguasa. 

Ulama ulama yang ingin aman dan takut dihukum, menyatakan bahwa Al-Quran itu makhluk, dan orang orang yang tetap berpegang teguh dan enggan membuat umat sesat tetap mengatakan bahwa Al-Quran bukanlah makhluk. 

Ulama yang dikenal berada di garda depan dalam fitnah ini ada empat yaitu Imam Ahmad bin Hanbal. Kedua, Muhammad bin Nuh bin Maimun yang wafat ketika perjalanan dibawa ke penjara, ketiga,  Nu’aim bin Hammad Al-Khuza’i yang wafat di penjara dan yang keempat, Imam Al-Buwaithi. 

Kisah Imam Al-Buwaithi

Kami ingin memperkenalkan Imam Al-Buwaithi, maka berikut ini kami tuliskan sedikit tentang biografi beliau dan bagaimana kesabarannya menghadapi fitnah. Imam Ahmad dan Imam Al-Buwaithi layak menjadi contoh dalam menghadapi ujian terhadap penguasa. 

Namanya Yusuf bin Yahya Al-Buwaithi atau lebih dikenal dengan Imam Al-Buwaithi. Salah seorang ulama tertinggi dalam mazhab Syafi’i. 

Dr. Utsman Abdurrahman, dosen di Universitas Al-Azhar menyebutkan bahwa Al-Buwaithi lahir pada tahun 231 H di sebuah desa bernama Buwaith di Mesir, ada juga yang mengatakan beliau tidak lahir di Buwaith, beliau pernah belajar Kitab Al-Buwaithi sehingga dinasabkan ke beliau dan beliau lahir di kota Asyuth. 

Ketika kecil beliau mulai belajar menghafal Al-Quran, kemudian belajar fiqih, tafsir, ilmu kalam, bahasa Arab dan ilmu yang lain. Bersandar pada mazhab Imam Malik kemudian berpindah ke mazhab Syafi’i setelah Imam Syafi’i datang dan tinggal di Mesir. 

Al-Buwaithi menjadi murid spesial Imam Syafi’i sampai beliau wafat. Dan menjadi orang yang menyebarkan mazhab Syafi’i kepada masyarakat. 

Jika saat ini di Indonesia ada laskar pembasmi maksiat seperti FPI, ternyata di Kairo dulunya ada lembaga penegak “Nahi Mungkar”yang dipimpin langsung Imam Al-Buwaithi atas perintah gurunya, Imam Syafi’i. Bergotong-royong bersama aparat setempat lembaga tersebut membasmi maksiat. 

Imam Al-Buwaithi juga memiliki kebiasaan membangun fasilitas umum untuk masyarakat, dan tidak jarang beliau mendapatkan kepercayaan dari Imam Syafi’i untuk berfatwa.

Suatu hari, datanglah seseorang kepada Imam Syafi’i untuk meminta fatwa atas garis pembatas tanah namun Imam Syafi’i tidak menjawab tetapi beliau membawa permasalahan tersebut kepada Imam Al-Buwaithi seraya berkata,“Orang ini (Imam Al-Buwaithi) adalah lisanku ”.

Menjelang detik-detik kepergian imam Syafi’i, Al-Humaidi sebagai murid yang dituakan mendekat ke ranjang imam Syafi’i, dia memohon agar sang guru menunjuk pewaris majlisnya sebab dia khawatir akan adanya perselisisihan kelak sepeninggalan beliau. “Tidak ada yang lebih berhak atas majlisku selain Al-Buwaithi” ujar Sang Guru. 

Beliau berwasiat pada para muridnya untuk terus berada di majlis imam Al-Buwaithi. Oleh karena itulah Imam Al-Buwaithi selalu menggantikan peranan Imam Syafi’i dalam segala hal setelah beliau wafat. Puncaknya, tidak sedikit para murid Al-Buwaithi yang menjadi imam dan menyebar keseluruh penjuru dunia.

Bersamaan dengan derajat dan kemasyhuran Imam Al-Buwaithi yang terus naik daun, tidak sedikit orang yang dengki dan ingin menjatuhkan beliau.

Abu Laits Al-Hanafi iri dengan pangkat dan derajat Imam Al-Buwaithi dalam mazhab Syafi’i dan di sisi manusia. Maka dia melaporkan kepada Khalifah Al-Watsiq dan ketika itu sedang terjadi fitnah Khalqul Quran.

 Abu Laits ingin menjebak Al-Buwaithi dengan pertanyaan seputar Khalqul Quran, pertanyaan ini memang diujikan kepada semua ulama kala itu, bagi yang tidak setuju dengan penguasa akan dipenjara. 

Tatkala kota Baghdad jatuh dalam cengkraman Mu’tazilah, mereka menyebarkan doktrin bahwa Al-Qur’an adalah makhluk dan menyiksa dengan kejam bagi siapa saja yang berselih paham dengan mereka. Banyak ulama Baghdad yang menyerah dan terpaksa mengatakan bahwa Al-Qur’an adalah makhluk sebab tak kuasa menerima siksaan tersebut.

Abu Bakar Al-Asyam sebagai hakim tinggi kaum Mu’tazilah menyurati hakim agung Ahmad bin Abi Daud untuk menangkap Al-Buwaithi. Imam Al-Buwaithi menegaskan pada gubernur Mesir: ”Pengikutku berjumlah ratusan ribu, sesatlah mereka jika aku berpura-pura hanya agar selamat dari siksa”. Maka dibelenggulah Imam Al-Buwaithi dan digiring ke Baghdad.

Gubernur Mesir Al-Watsiq Billah yang sangat menghormati Al-Buwaithi hanya dapat berpangku tangan melihat kembali kejadian yang pernah menimpa Imam Ahmad bin Hambal -hingga merenggut nyawanya- atas Imam Al-Buwaithi.

Imam Robi’ bin Sulaiman berkata: “Aku melihat Imam Al-Buwaithi dinaikkan ke bighal, di lehernya terdapat belenggu seberat empatpuluh pon. Tangan kakinya dililit dengan borgol, antara belenggu leher dan borgol terdapat rantai besi terurai seberat empat puluh pon, di saat itu Imam Al-Buwaithi berkata:“Allah ciptakan makhluknya dengan berfirman ‘KUN’ maka terjadilah, seandainya firman ‘KUN’ ini makhluk, berarti Kholiq menciptakan makhluk yang akan menciptakan makhluk (lagi), andai aku bertemu Al-Watsiq, akan aku sampaikan ini padanya”.

Allahu Akbar, para pembaca sekalian, inilah akhlak ulama yang harus kita ikuti, tidak takut dalam membela kebenaran sekalipun kepada penguasa.  Jalan mana yang ingin kalian ikuti? 

Sayangnya justru karena ucapan tersebut Imam Al-Buwaithi dihalang-halangi agar tidak berjumpa Al Watsiq Billah. Salah seorang pengawal Mu’tazilah mencatat ucapan dan hujjah beliau kemudian melaporkannya pada Hakim Agung Ahmad bin Abi Daud, ia pun kaget mengetahui betapa cerdas Imam Al Buwaithi hingga mampu merubah faham Mu’tazilah hanya dengan beberapa kalimat, maka Ahmad bin Abi Daud semakin menghalangi Imam Al-Buwaithi untuk berjumpa Al-Watsiq Billah.

Mewarisi ketajaman logika Imam Syafi’i, kefasihan berbahasa dan kesantunan akhlaknya menjadi sebab Al-Buwaithi diisolasi. Para pembesar Mu’tazilah khawatir hal tersebut akan merenggut perhatian Khalifah yang selama ini mereka nikmati. Wallahu A’lam. [PurWD/voa-islam.com]

* Sumber: https://ahmadbinhanbal.com/yahya-al-buwaithi-dan-kriminalisasi-ulama/

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Tsaqofah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Anies Sebut Formula E Diaudit BPK Tiga Kali, Hasilnya Tidak Ada Masalah

Anies Sebut Formula E Diaudit BPK Tiga Kali, Hasilnya Tidak Ada Masalah

Kamis, 06 Oct 2022 11:13

Dampak Inflasi, PKS Minta Pemerintah Kaji Ulang Batas Garis Kemiskinan

Dampak Inflasi, PKS Minta Pemerintah Kaji Ulang Batas Garis Kemiskinan

Kamis, 06 Oct 2022 10:23

Rekonstruksi Kanjuruhan: Suruh 40 Ribu Polisi Duduk di Stadion, Tembakkan Gas Air Mata

Rekonstruksi Kanjuruhan: Suruh 40 Ribu Polisi Duduk di Stadion, Tembakkan Gas Air Mata

Kamis, 06 Oct 2022 09:57

Saudi Jadi Negara Arab Paling Banyak Dikunjungi Turis Sepanjang Tahun 2022

Saudi Jadi Negara Arab Paling Banyak Dikunjungi Turis Sepanjang Tahun 2022

Kamis, 06 Oct 2022 09:27

Politisi Sayap Kanan Marine Le Pen Tuntut Lebih Banyak Penutupan Masjid Di Prancis

Politisi Sayap Kanan Marine Le Pen Tuntut Lebih Banyak Penutupan Masjid Di Prancis

Rabu, 05 Oct 2022 16:24

Menuju Madrasah Unggulan, Pondok Ngruki Study Banding ke MAN IC Serpong

Menuju Madrasah Unggulan, Pondok Ngruki Study Banding ke MAN IC Serpong

Rabu, 05 Oct 2022 13:11

Sahabat Taat, Only Label atau Benar-Benar Available?

Sahabat Taat, Only Label atau Benar-Benar Available?

Rabu, 05 Oct 2022 10:15

Warga Yogya Harap Anies Jadi Presiden Penerus Jokowi

Warga Yogya Harap Anies Jadi Presiden Penerus Jokowi

Rabu, 05 Oct 2022 07:47

Sampaikan Duka Cita, Yusril Dorong Komnas HAM Investigasi Tragedi Kanjuruhan

Sampaikan Duka Cita, Yusril Dorong Komnas HAM Investigasi Tragedi Kanjuruhan

Rabu, 05 Oct 2022 07:41

Wanita Boleh Membaca Dzikir Pagi dan Sore Hari?

Wanita Boleh Membaca Dzikir Pagi dan Sore Hari?

Rabu, 05 Oct 2022 05:38

Tragedi Besar Akibat Suporter Tak Siap Kalah dan Polisi Represif

Tragedi Besar Akibat Suporter Tak Siap Kalah dan Polisi Represif

Selasa, 04 Oct 2022 10:51

Anies Baswedan Resmi Jadi Bakal Capres, Fahira Idris: Kawal dari Upaya Dugaan Penjegalan

Anies Baswedan Resmi Jadi Bakal Capres, Fahira Idris: Kawal dari Upaya Dugaan Penjegalan

Selasa, 04 Oct 2022 09:12

Ribuan Warga Rusia Yang Dimobilisasi Untuk Perang Di Ukraina Dipulangkan Karena Tidak Layak Bertugas

Ribuan Warga Rusia Yang Dimobilisasi Untuk Perang Di Ukraina Dipulangkan Karena Tidak Layak Bertugas

Senin, 03 Oct 2022 23:15

BPOM: Vaksin Covid-19 Dalam Negeri Sudah Tersertifikasi Halal

BPOM: Vaksin Covid-19 Dalam Negeri Sudah Tersertifikasi Halal

Senin, 03 Oct 2022 23:06

MUI Jatim Beri Dukungan Spiritual untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

MUI Jatim Beri Dukungan Spiritual untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Senin, 03 Oct 2022 21:14

Indonesia Masuk 100 Negara Paling Miskin di Dunia, Ini Tanggapan Legislator PKS

Indonesia Masuk 100 Negara Paling Miskin di Dunia, Ini Tanggapan Legislator PKS

Senin, 03 Oct 2022 20:49

Kelompok Hak Asasi: Israel Tahan Hampir 800 Warga Palestina Tanpa Pengadilan

Kelompok Hak Asasi: Israel Tahan Hampir 800 Warga Palestina Tanpa Pengadilan

Senin, 03 Oct 2022 19:15

Hasbulla 'Mini Khabib' Magomedov Tandatangani Kesepakatan 5 Tahun Dengan UFC

Hasbulla 'Mini Khabib' Magomedov Tandatangani Kesepakatan 5 Tahun Dengan UFC

Senin, 03 Oct 2022 18:35

Partai Gelora Dorong Pihak yang Bertanggungjawab atas Tragedi Kanjuruhan Diproses Hukum

Partai Gelora Dorong Pihak yang Bertanggungjawab atas Tragedi Kanjuruhan Diproses Hukum

Senin, 03 Oct 2022 17:11

The Worldview of Islam: Kacamata Jernih Muslim Memandang Dunia

The Worldview of Islam: Kacamata Jernih Muslim Memandang Dunia

Senin, 03 Oct 2022 13:30


MUI

Must Read!
X