Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.836 views

Islam Merawat Kebangsaan

 

Oleh:

Ainul Mizan

Guru tinggal di Malang, Jawa Timur

 

SALAH satu materi standardisasi dai yang digagas MUI adalah mengenai kebangsaan. Dengan adanya standardisasi ini diharapkan para dai mampu memadukan dengan baik antara Islam dan kebangsaan.

Sebenarnya Islam sendiri sangat memperhatikan eksistensi sebuah bangsa. Bahkan dengan cakupan ajarannya, Islam telah merawat kebangsaan melebihi anggapan mereka yang mengklaim dirinya sebagai sosok paling nasionalis.

 Islam berbicara tentang kebangsaan di dalam firman Alloh swt yang artinya:

"Wahai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kalian dari jenis laki - laki dan perempuan. Dan Kami menjadikan kalian bersuku - suku dan berbangsa - bangsa agar kalian saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kalian di sisi Alloh adalah orang - orang yang paling bertaqwa” (TQS. Al Hujurat ayat 13).

Di dalam ayat ini jelas keberadaan manusia di dalam suku dan bangsanya masing - masing adalah hal yang diakui oleh Islam. Bahkan dengan demikian akan memudahkan untuk saling mengenal. Akan sulit rasanya untuk mengidentifikasi bila beberapa orang mempunyai nama yang sama tanpa menyertakan identitas daerah, suku maupun bangsanya.

Hanya saja faktor suku dan kebangsaan ini tidak boleh dijadikan patokan kemuliaan antar individu maupun antar suku bangsa. Hal demikian akan mengakibatkan terjadinya penjajahan atas satu bangsa oleh bangsa yang lain. Ini adalah bencana bagi kemanusiaan.

Ideologi fasisme Hitler yang memandang bangsa Arya lebih mulia atas bangsa yang lain,dan ras apartheid yang ditentang oleh Nelson Mandela, merupakan pandangan rasisme yang ditolak keras oleh Islam.

Islam telah menggariskan bahwa bangsa dan kekayaan alam yang di miliki suatu bangsa harus digunakan untuk sebesar - besarnya kemakmuran rakyat. Bahkan terbunuh dalam mempertahankannya tercatat sebagai syahid. Demikianlah wujud nyata merawat kebangsaan sebagai manifestasi ketaqwaan.

Dalam hal ini Rasul saw bersabda yang artinya: "Barangsiapa yang terbunuh karena mempertahankan harta bendanya maka ia mati syahid.” (HR Muslim).

Tanah air dan kekayaan alam yang ada di dalamnya termasuk di dalam terminologi harta benda.

Adapun dalam menjamin lurusnya aturan, sangsi itu dibutuhkan sebagai pintu terakhir di dalam menegakkan aturan, setelah peringatan diberikan.

Di dalam merawat kebangsaan ini, selain ada seperangkat aturan normatif, Islam juga menyediakan seperangkat sangsi bagi pelanggaran di dalamnya. Di sinilah urgensi fungsi agama di dalam penjagaan bangsa dan negara.

 

Aktifitas rasisme tidak akan diberikan ruang di dalam Islam. Alasannya tidak ada keutamaan bangsa Arab dengan non Arab kecuali karena taqwanya. Maka sanksi dalam aktifitas rasisme ini termasuk takzir yang kadarnya disesuaikan dengan mudhorot kejahatannya.

Tawuran antar supporter sepak bola, termasuk penganiayaan hingga meninggal dunia, perang antar suku dan membiarkan terjadinya eksploitasi besar-besaran terhadap kekayaan alam bangsa merupakan hal - hal yang membahayakan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Terjadinya disintegrasi bangsa dengan pengajuan referendum itu sudah menunjukkan masalah akut terkait perawatan kehidupan berbangsa dan bernegara. Di sinilah urgen sekali untuk memperhatikan upaya pengaturan kemakmuran menggunakan prinsip pembelanjaan bagi daerah itu disesuaikan dengan kebutuhannya, bukan pemasukannya.

Bahkan adanya penguasaan 50 persen aset kekayaan bangsa oleh 1 persen orang, tentunya menimbulkan kesenjangan yang berat antara si kaya dan si miskin. Akibatnya rakyat kecil harus berusaha untuk menyambung hidup sendiri. Mirisnya tidak jarang rakyat terjerat ke dalam perbuatan-perbuatan yang terkategori sebagai kejahatan.

Begitu pula, yang bisa merusak kehidupan kebangsaan adalah kesan penghamburan uang negara. Staf khusus presiden yang gajinya fantastis tembus Rp 51 juta tapi kerjanya minimalis. Sedangkan nasib guru honorer yang harus terus bersabar mengencangkan ikat pinggang. Padahal menurut Mendiknas, posisi guru itu mulia dan pekerjaan tersulit.

Berbagai ketidakadilan ini tentunya tidak bisa menjadi jaminan dalam merawat kebangsaan. Justru ini akan menjadi bom waktu yang berbahaya.

Di sinilah koridor Islam mendudukkan agar kekayaan alam itu tidak berputar di sekitar orang kaya saja. Artinya, kepedulian orang kaya untuk ikut membantu pengentasan kemiskinan di dalam kehidupan kebangsaan.

Demikianlah konotasi merawat kebangsaan yang dikehendaki oleh Islam. Sebuah kebangsaan yang mandiri, merdeka dan berkesejahteraan untuk diwujudkan di tengah-tengah masyarakat.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Latest News
Pemimpin yang Dibenci Rakyat

Pemimpin yang Dibenci Rakyat

Selasa, 22 Sep 2020 18:19

Pasangan Didin Hafidhuddin dan Adian Husaini Pimpin Dewan Dakwah

Pasangan Didin Hafidhuddin dan Adian Husaini Pimpin Dewan Dakwah

Selasa, 22 Sep 2020 18:07

Ikhwanul Muslimin Akan Ambil Bagian Dalam Pemilu di Yordania

Ikhwanul Muslimin Akan Ambil Bagian Dalam Pemilu di Yordania

Selasa, 22 Sep 2020 17:45

Gara-Gara ''New Normal'', Indonesia Gak Kunjung Normal

Gara-Gara ''New Normal'', Indonesia Gak Kunjung Normal

Selasa, 22 Sep 2020 16:18

Wah, Ada Ngabaliniyah

Wah, Ada Ngabaliniyah

Selasa, 22 Sep 2020 14:00

Pernyataan Pers PP Muhammadiyah tentang Penanganan Covid-19

Pernyataan Pers PP Muhammadiyah tentang Penanganan Covid-19

Selasa, 22 Sep 2020 09:57

Kasus Positif Harian Tembus 4.000, Anggota Komisi IX Minta Pilkada Serentak 2020 Ditunda

Kasus Positif Harian Tembus 4.000, Anggota Komisi IX Minta Pilkada Serentak 2020 Ditunda

Selasa, 22 Sep 2020 08:50

Legislator: Pemerintah Lamban Soal Pengembangan Energi Baru dan Terbarukan

Legislator: Pemerintah Lamban Soal Pengembangan Energi Baru dan Terbarukan

Selasa, 22 Sep 2020 07:47

Banyak Desakan Pilkada Serentak Ditunda, KPU Diminta Lakukan Analisis Serius

Banyak Desakan Pilkada Serentak Ditunda, KPU Diminta Lakukan Analisis Serius

Selasa, 22 Sep 2020 06:57

Bedah Buku 'Bau Amis Komunis' Karya Rizal Fadillah

Bedah Buku 'Bau Amis Komunis' Karya Rizal Fadillah

Selasa, 22 Sep 2020 06:35

Polisi Tuki Tahan 14 Warga Negara Asing Yang Diduga Terkait Islamic State

Polisi Tuki Tahan 14 Warga Negara Asing Yang Diduga Terkait Islamic State

Senin, 21 Sep 2020 21:20

Protes Menentang Pemerintahan Abdel Fattah Al-Sisi Terjadi di Seluruh Mesir

Protes Menentang Pemerintahan Abdel Fattah Al-Sisi Terjadi di Seluruh Mesir

Senin, 21 Sep 2020 18:45

Honduras Akan Relokasi Kedutaan Besar Mereka Ke Yerusalem Sebelum Akhir Tahun

Honduras Akan Relokasi Kedutaan Besar Mereka Ke Yerusalem Sebelum Akhir Tahun

Senin, 21 Sep 2020 17:45

Covid 19 Mengganas, Saatnya Berserah Diri kepada Allah

Covid 19 Mengganas, Saatnya Berserah Diri kepada Allah

Senin, 21 Sep 2020 16:37

Kerusuhan Pecah di Penjara Ghouiran Suriah Yang Menampung Tahanan Islamic State

Kerusuhan Pecah di Penjara Ghouiran Suriah Yang Menampung Tahanan Islamic State

Senin, 21 Sep 2020 14:45

Menag Positif Covid-19, Akses Masuk Kantor Kemenag Dibatasi

Menag Positif Covid-19, Akses Masuk Kantor Kemenag Dibatasi

Senin, 21 Sep 2020 12:50

Menteri Agama Terkonfirmasi Positif Covid-19

Menteri Agama Terkonfirmasi Positif Covid-19

Senin, 21 Sep 2020 11:59

Mati Rasa Demokrasi, Mencari Alternatif Sistem Pengganti

Mati Rasa Demokrasi, Mencari Alternatif Sistem Pengganti

Ahad, 20 Sep 2020 22:22

Peran Ibu dalam Pendidikan Anak, Sisi Lain dari Drama Korea Flower of Evil

Peran Ibu dalam Pendidikan Anak, Sisi Lain dari Drama Korea Flower of Evil

Ahad, 20 Sep 2020 21:53

Otoritas AS Cegah Amplop Berisi Racun Yang Ditujukkan Kepada Donald Trump

Otoritas AS Cegah Amplop Berisi Racun Yang Ditujukkan Kepada Donald Trump

Ahad, 20 Sep 2020 21:25


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X