Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.839 views

Aktris Israel-Amerika Terkenal Kecam Hukum Kontroversial Israel, Menyebutnya Sebagai Rasis

LONDON, INGGRIS (voa-islam.com) - Aktris Israel-Amerika terkenal, Natalie Portman, telah mencela hukum Israel yang kontroversial, yang mendefinisikan wilayah pendudukan sebagai apa yang disebut negara-bangsa dari orang-orang Yahudi, menyebutnya sebagai "rasis."

Berbicara dalam sebuah wawancara eksklusif dengan surat kabar al-Quds al-Arabi yang berbasis di London yang diterbitkan pada hari Kamis (13/12/2018), Portman - yang lahir di Al-Quds Yerusalem dan dibesarkan di Amerika Serikat - mengatakan dia tidak mendukung hukum tersebut.

 “Hukum negara-bangsa itu rasis. Ini adalah kesalahan dan saya tidak setuju dengan itu ... kehidupan [orang] [sedang] terpengaruh pada tingkat pribadi dengan keputusan yang dibuat oleh para politisi, ”kata aktris tersebut.

"Saya hanya berharap bahwa kita akan dapat benar-benar mencintai tetangga kita dan bahwa kita dapat bekerja bersama dengan tetangga kita untuk perubahan," tambahnya.

Ini bukan pertama kalinya Portman telah meningkatkan kritik terhadap kebijakan rezim Israel.

Pada bulan April, Genesis Prize Foundation, yang memberikan apa yang mereka sebut "Nobel Yahudi," mengumumkan membatalkan upacara hadiah di Israel pada bulan Juni setelah penerima 2018 Natalie Portman mengatakan dia tidak akan ambil bagian.

Aktris Israel-Amerika itu kemudian menjelaskan di postingan Instagram bahwa dia tidak mau hadir karena "dia tidak ingin tampil sebagai pendukung Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu."

"Saya menghargai teman-teman dan keluarga Israel saya, makanan, buku, seni, bioskop, dan tarian Israel ... Tetapi penganiayaan terhadap mereka yang menderita kekejaman saat ini tidak sesuai dengan nilai-nilai Yahudi saya," kata Portman.

Undang-undang negara-negara apartheid, yang diadopsi oleh 62 suara melawan 55 pada 19 Juli, menjadikan bahasa Ibrani Israel sebagai bahasa resmi dan mendefinisikan pembentukan permukiman sebagai kepentingan rezim Tel Aviv.

Undang-undang itu juga menghapus bahasa Arab dari penunjukannya sebagai bahasa resmi, menurunkannya menjadi "status khusus" yang memungkinkan penggunaannya yang berkelanjutan di dalam lembaga-lembaga Israel.

Ini menetapkan bahwa “Israel adalah tanah air bersejarah dari orang-orang Yahudi dan mereka memiliki hak eksklusif untuk penentuan nasib nasional sendiri di dalamnya.” Ini juga menyatakan bahwa Yerusalem adalah “ibu kota” Israel yang tidak terbagi.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas telah mengecam hukum Israel tersebut, dengan mengatakan "tidak akan mengubah situasi historis Al-Quds Yerusalem sebagai ibu kota Negara Palestina yang diduduki."

"Tidak ada perdamaian atau keamanan yang akan berlaku kecuali kota tersebut tetap seperti itu," kata kantor berita Wafa Palestina mengutip pernyataan Abbas.

Pernyataan itu menambahkan bahwa "undang-undang itu tidak akan mengecilkan hati orang Palestina dari perjuangan sah mereka untuk mengalahkan pendudukan dan mendirikan negara merdeka mereka."

Sekretaris Jenderal Organisasi Pembebasan Palestina, Saeb Erekat, juga menyuarakan di Twitter untuk mengecam undang-undang itu, mengatakan RUU itu "secara resmi melegalkan apartheid dan secara hukum mendefinisikan Israel sebagai sistem apartheid."

“[Ini adalah hukum yang berbahaya dan rasis. Ini menyangkal warga Arab hak mereka untuk menentukan nasib sendiri untuk sebagai gantinya ditentukan oleh populasi Yahudi, ”katanya.

Gerakan perlawanan Hamas yang berbasis di Gaza juga mengecam undang-undang itu, dengan mengatakan itu secara resmi melegalkan "rasisme Israel" dan merupakan "serangan berbahaya terhadap [bangsa] Palestina dan hak bersejarahnya atas tanahnya." (st/ptv)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
Peraturan Gubernur Anies, Jangan Harap Bisa Masuk Jakarta Tanpa SKIM

Peraturan Gubernur Anies, Jangan Harap Bisa Masuk Jakarta Tanpa SKIM

Rabu, 27 May 2020 09:45

Habib Bahar dan Said Didu, Dua Ikon Perlawanan Baru

Habib Bahar dan Said Didu, Dua Ikon Perlawanan Baru

Rabu, 27 May 2020 07:32

Umat Islam Menghadapi Bangkitnya PKI

Umat Islam Menghadapi Bangkitnya PKI

Selasa, 26 May 2020 23:32

Kemenangan Lelang M. Nuh di Gelaran Konser Amal Corona Dianulir

Kemenangan Lelang M. Nuh di Gelaran Konser Amal Corona Dianulir

Selasa, 26 May 2020 23:31

Perlukah Hari Kebangkitan Rasional di Tengah Pandemi Covid-19?

Perlukah Hari Kebangkitan Rasional di Tengah Pandemi Covid-19?

Selasa, 26 May 2020 23:27

Cek Arah Kiblat, 27 dan 28 Mei Matahari Melintas di atas Ka'bah

Cek Arah Kiblat, 27 dan 28 Mei Matahari Melintas di atas Ka'bah

Selasa, 26 May 2020 21:57

Presiden Filipina Duterte Tidak Akan Izinkan Siswa Kembali ke Sekolah Sampai Vaksin Corona Ditemukan

Presiden Filipina Duterte Tidak Akan Izinkan Siswa Kembali ke Sekolah Sampai Vaksin Corona Ditemukan

Selasa, 26 May 2020 21:30

PKS: Pemerintah Jangan Buru-buru New Normal

PKS: Pemerintah Jangan Buru-buru New Normal

Selasa, 26 May 2020 20:44

Hacker Gantikan Panggilan Adzan di Beberapa Masjid Turki dengan Lagu Protes Italia

Hacker Gantikan Panggilan Adzan di Beberapa Masjid Turki dengan Lagu Protes Italia

Selasa, 26 May 2020 20:35

Muslim AS dan Kanada Lakukan Shalat Idul Fitri di Dalam Mobil Di Tengah Pembatasan Virus Corona

Muslim AS dan Kanada Lakukan Shalat Idul Fitri di Dalam Mobil Di Tengah Pembatasan Virus Corona

Selasa, 26 May 2020 20:15

Status New Normal dan Posisi Dilematis Presiden

Status New Normal dan Posisi Dilematis Presiden

Selasa, 26 May 2020 19:51

Saudi Akan Mulai Cabut Pembatasan Pencegahan Virus Corona

Saudi Akan Mulai Cabut Pembatasan Pencegahan Virus Corona

Selasa, 26 May 2020 19:44

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Selasa, 26 May 2020 18:57

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Selasa, 26 May 2020 17:38

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Selasa, 26 May 2020 16:56

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Selasa, 26 May 2020 16:28

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Selasa, 26 May 2020 15:06

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Selasa, 26 May 2020 14:02

Klarifikasi MUI Soal Viral Surat Larangan Rapid Test Covid-19

Klarifikasi MUI Soal Viral Surat Larangan Rapid Test Covid-19

Selasa, 26 May 2020 13:29

PKS: Kado Pedih Lebaran, Enam ABK Indonesia Tewas di Kapal China

PKS: Kado Pedih Lebaran, Enam ABK Indonesia Tewas di Kapal China

Selasa, 26 May 2020 12:23


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X