Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.249 views

Myanmar Bangun Struktur Beton Dekat Tanah Tak Bertuan Tempat Penampungan Rohingya

COX'S BAZAR, BANGLADESH (voa-islam.com) - Myanmar telah membangun struktur beton di tanah tak bertuan di perbatasannya dengan daerah Ghumdhum Bangladesh, mengabaikan kekhawatiran pemerintah Bangladesh dan pengungsi Rohingya dan pelanggaran mencolok hukum internasional, media melaporkan.

Struktur itu akan menghalangi aliran kanal Tambru Khal di daerah itu, yang menyebabkan ancaman banjir dan lebih dari 5.000 pengungsi Rohingya - yang telah tinggal di tempat penampungan sejak Agustus 2017 - berada pada risiko teredam.

Pemimpin Rohingya, Dil Mohammad mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa itu adalah taktik baru tentara Myanmar untuk mengusir Rohingya yang tinggal di sana.

"Kami tinggal di sini dengan harapan bahwa situasi akan tenang dan kami akan mendapatkan kembali hak kewarganegaraan kami dan kembali ke tempat kelahiran asli kami, Rakhine," kata Mohammad.

Sejak awal, katanya, pasukan Myanmar telah berusaha membuat panik di antara pengungsi Rohingya sehingga mereka meninggalkan tempat itu.

Kamal Ahmed, wakil komisaris Cox's Bazar Bangladesh, telah mengirim surat kepada sekretaris kabinet pada hari Selasa, menyatakan keprihatinan atas pekerjaan konstruksi tersebut dan kemungkinan konsekuensinya, menurut surat kabar lokal Daily Star.

“Pemerintah Myanmar tidak dapat membangun struktur apa pun di tanah tak bertuan itu. Jika bangunan itu dibangun, Rohingya di tanah tak bertuan tersebut akan menghadapi penderitaan karena seluruh wilayah akan tenggelam, ”kata Ahmed kepada harian itu, Rabu.

Letnan Kolonel Monzurul Hasan Khan, komandan Batalyon 34 Penjaga Perbatasan Bangladesh, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa ia secara pribadi telah mengunjungi tempat itu baru-baru ini dan tentara Myanmar telah memberitahunya tentang membuat pagar kawat berduri dan bukan struktur beton.

"Pagar kawat berduri jenis ini juga dipasang di jalur perbatasan lain antara Bangladesh dan Myanmar," kata Khan, seraya menambahkan bahwa dia tidak mengetahui konstruksi struktur beton apa pun.

"Kami baru saja mengetahui tentang struktur seperti itu melalui media, mari kita periksa masalah ini," tambahnya.

Prof. Mahfuzur Rahman Akand dari Universitas Rajshahi mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa "sangat disayangkan bahwa Myanmar berusaha untuk melemahkan kehidupan para pengungsi Rohingya bahkan di luar [negara]."

"Tidak ada negara yang dapat melakukan pekerjaan konstruksi di tanah tak bertuan tanpa perjanjian bilateral antara negara-negara yang bersangkutan," tambah Akand.

Orang yang dianiaya

Rohingya, yang digambarkan oleh PBB sebagai orang yang paling teraniaya di dunia, telah menghadapi ketakutan yang meningkat akan serangan sejak belasan orang terbunuh dalam kekerasan komunal pada 2012.

Menurut Amnesty International, lebih dari 750.000 pengungsi Rohingya, sebagian besar wanita dan anak-anak, telah melarikan diri dari Myanmar dan menyeberang ke Bangladesh setelah pasukan Myanmar melancarkan penumpasan terhadap komunitas Muslim minoritas pada Agustus 2017.

Sejak 25 Agustus 2017, hampir 24.000 Muslim Rohingya telah dibunuh oleh pasukan negara Myanmar, menurut sebuah laporan oleh Ontario International Development Agency (OIDA).

Lebih dari 34.000 Rohingya juga dilemparkan ke dalam api, sementara lebih dari 114.000 lainnya dipukuli, kata laporan OIDA, berjudul "Migrasi Paksa Rohingya: Pengalaman yang Tak Terungkap."

Sekitar 18.000 perempuan dan gadis Rohingya diperkosa oleh tentara dan polisi Myanmar dan lebih dari 115.000 rumah Rohingya dibakar dan 113.000 lainnya dirusak, tambahnya.

PBB juga telah mendokumentasikan pemerkosaan massal, pembunuhan - termasuk bayi dan anak kecil - pemukulan brutal dan penghilangan yang dilakukan oleh pasukan negara Myanmar.

Dalam sebuah laporan, penyelidik PBB mengatakan pelanggaran seperti itu mungkin merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan. (st/aa)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
Peraturan Gubernur Anies, Jangan Harap Bisa Masuk Jakarta Tanpa SKIM

Peraturan Gubernur Anies, Jangan Harap Bisa Masuk Jakarta Tanpa SKIM

Rabu, 27 May 2020 09:45

Habib Bahar dan Said Didu, Dua Ikon Perlawanan Baru

Habib Bahar dan Said Didu, Dua Ikon Perlawanan Baru

Rabu, 27 May 2020 07:32

Umat Islam Menghadapi Bangkitnya PKI

Umat Islam Menghadapi Bangkitnya PKI

Selasa, 26 May 2020 23:32

Kemenangan Lelang M. Nuh di Gelaran Konser Amal Corona Dianulir

Kemenangan Lelang M. Nuh di Gelaran Konser Amal Corona Dianulir

Selasa, 26 May 2020 23:31

Perlukah Hari Kebangkitan Rasional di Tengah Pandemi Covid-19?

Perlukah Hari Kebangkitan Rasional di Tengah Pandemi Covid-19?

Selasa, 26 May 2020 23:27

Cek Arah Kiblat, 27 dan 28 Mei Matahari Melintas di atas Ka'bah

Cek Arah Kiblat, 27 dan 28 Mei Matahari Melintas di atas Ka'bah

Selasa, 26 May 2020 21:57

Presiden Filipina Duterte Tidak Akan Izinkan Siswa Kembali ke Sekolah Sampai Vaksin Corona Ditemukan

Presiden Filipina Duterte Tidak Akan Izinkan Siswa Kembali ke Sekolah Sampai Vaksin Corona Ditemukan

Selasa, 26 May 2020 21:30

PKS: Pemerintah Jangan Buru-buru New Normal

PKS: Pemerintah Jangan Buru-buru New Normal

Selasa, 26 May 2020 20:44

Hacker Gantikan Panggilan Adzan di Beberapa Masjid Turki dengan Lagu Protes Italia

Hacker Gantikan Panggilan Adzan di Beberapa Masjid Turki dengan Lagu Protes Italia

Selasa, 26 May 2020 20:35

Muslim AS dan Kanada Lakukan Shalat Idul Fitri di Dalam Mobil Di Tengah Pembatasan Virus Corona

Muslim AS dan Kanada Lakukan Shalat Idul Fitri di Dalam Mobil Di Tengah Pembatasan Virus Corona

Selasa, 26 May 2020 20:15

Status New Normal dan Posisi Dilematis Presiden

Status New Normal dan Posisi Dilematis Presiden

Selasa, 26 May 2020 19:51

Saudi Akan Mulai Cabut Pembatasan Pencegahan Virus Corona

Saudi Akan Mulai Cabut Pembatasan Pencegahan Virus Corona

Selasa, 26 May 2020 19:44

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Selasa, 26 May 2020 18:57

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Selasa, 26 May 2020 17:38

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Selasa, 26 May 2020 16:56

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Selasa, 26 May 2020 16:28

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Selasa, 26 May 2020 15:06

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Selasa, 26 May 2020 14:02

Klarifikasi MUI Soal Viral Surat Larangan Rapid Test Covid-19

Klarifikasi MUI Soal Viral Surat Larangan Rapid Test Covid-19

Selasa, 26 May 2020 13:29

PKS: Kado Pedih Lebaran, Enam ABK Indonesia Tewas di Kapal China

PKS: Kado Pedih Lebaran, Enam ABK Indonesia Tewas di Kapal China

Selasa, 26 May 2020 12:23


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Ahad, 24/05/2020 05:20

Baju Hari Raya dan Pandemi Corona