Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.690 views

Polisi Australia Geledah 2 Rumah yang Terkait dengan Teroris Pembantai Muslim di Selandia Baru

NEW SOUTH WALES, AUSTRALIA (voa-islam.com) - Polisi Australia menggerebek dua rumah yang terkait dengan teroris bersenjata yang telah membantai 50 orang jamaah shalat Jum'at di 2 masjid di Selandia Baru.

Rumah-rumag yang digeledah pada hari Senin (18/3/2019) terletak di kota Sandy Beach dan Lawrence New South Wales, keduanya di dekat kota Grafton di mana Brenton Tarrant, teroris yang melakukan penembakan tumbuh besar.

"Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk secara resmi mandapatkan material yang dapat membantu polisi Selandia Baru dalam penyelidikan yang sedang berlangsung," kata polisi dalam sebuah pernyataan.

Keluarga Tarrant "terus membantu polisi dengan pertanyaan mereka" dan tidak ada informasi yang menyarankan "ancaman saat ini atau yang akan datang" kepada masyarakat, katanya.

Tarrant, seorang teroris supremasi kulit putih, menghabiskan masa mudanya di Grafton tetapi telah melakukan perjalanan ke luar negeri secara luas selama dekade terakhir dan telah tinggal dalam beberapa tahun terakhir di Dunedin, Selandia Baru.

Dia telah didakwa dengan pembunuhan di Selandia Baru setelah penembakan massal pada hari Jum'at yang menewaskan 50 orang dan puluhan lainnya luka-luka, banyak dalam kondisi kritis, di dua masjid di kota Christchurch.

Itu adalah penembakan paling mematikan di Selandia Baru dalam sejarah modern negara tersebut.

Tarrant telah bekerja sebagai pelatih kebugaran pribadi di Big River Gym di Grafton, sebuah kota kecil 500km barat laut Sydney.

Beberapa anggota keluarga Tarrant mengungkapkan keterkejutan dan kesedihan dalam wawancara dengan media Australia pada hari Ahad.

"Kita semua terkesima, kita tidak tahu harus berpikir apa," Marie Fitzgerald, nenek Tarrant, mengatakan kepada televisi Channel Nine.

"Media mengatakan dia sudah merencanakannya untuk waktu yang lama, jadi dia jelas tidak waras, kurasa tidak. Hanya sejak dia bepergian ke luar negeri, bocah itu telah berubah sepenuhnya dari bocah yang kita kenal. Sekarang semua orang hancur," katanya. kata.

Pada 2016, Tarrant mengunjungi Serbia, Montenegro, Bosnia dan Herzegovina, dan Kroasia, tempat ia singgah ke tempat-tempat pertempuran bersejarah, sebelum melakukan perjalanan di Eropa Barat pada 2017. Ia juga mengunjungi Turki, Bulgaria, dan Israel.

"Kami meminta maaf kepada keluarga-keluarga di sana untuk orang tewas dan yang terluka. Saya tidak bisa memikirkan hal lain. Saya hanya ingin pulang dan bersembunyi," kata paman sang teroris, Terry Fitzgerald.

'Memalukan'

Menteri Dalam Negeri Australia Peter Dutton mengatakan pada hari Senin bahwa Tarrant hanya menghabiskan 45 hari di Australia selama tiga tahun terakhir dan tidak ada dalam daftar pengawasan "terorisme".

Dia menolak kritik bahwa agen-agen kontraterorisme Australia telah mengabaikan ancaman teroris "ekstrimis" sayap kanan seperti Tarrant karena fokus mereka pada memerangi kelompok-kelompok seperti Al-Qaidah dan Islamic State.

Dia mengklaim Organisasi Intelijen Keamanan Australia (ASIO), agen keamanan utama negara itu, melacak dengan seksama kegiatan kelompok sayap kanan.

"Kelompok-kelompok ekstremis ini - neo-Nazi, atau supremasi kulit putih, kelompok sayap kanan ekstrem, apa pun istilah yang ingin Anda terapkan kepada mereka - mereka telah tepat di radar mereka," klaimnya dalam sebuah wawancara televisi.

"Mereka baik-baik saja dan benar-benar melihat ancaman ini, mereka berurusan dengan ancaman tersebut dan berpikir bahwa mereka baru saja menemukannya atau mereka datang terlambat ke pesta adalah benar-benar sampah," katanya. (st/Aje)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Latest News
Tokopedia dan Traveloka Garap Umrah, Biro Haji-Umrah PP Persis: Bisa Merusak Usaha Travel

Tokopedia dan Traveloka Garap Umrah, Biro Haji-Umrah PP Persis: Bisa Merusak Usaha Travel

Jum'at, 19 Jul 2019 09:34

Haedar Nashir: Pemberantasan Korupsi Bagian Amal Shaleh

Haedar Nashir: Pemberantasan Korupsi Bagian Amal Shaleh

Jum'at, 19 Jul 2019 08:17

Bisnis yang Membunuh

Bisnis yang Membunuh

Jum'at, 19 Jul 2019 07:32

Menakar Solusi Pendidikan Lewat Zonasi

Menakar Solusi Pendidikan Lewat Zonasi

Jum'at, 19 Jul 2019 07:20

Jaminan terhadap Kehormatan Perempuan

Jaminan terhadap Kehormatan Perempuan

Jum'at, 19 Jul 2019 06:40

Tanpa Iman, Ilmu Bukan untuk Amal

Tanpa Iman, Ilmu Bukan untuk Amal

Jum'at, 19 Jul 2019 05:45

Mardani: Pejabat Publik Mesti Berakhlak Baik dan Ikuti Aturan yang Berlaku

Mardani: Pejabat Publik Mesti Berakhlak Baik dan Ikuti Aturan yang Berlaku

Jum'at, 19 Jul 2019 04:46

Gegara Salah Ketik ‘Posisi’, Prabowo Tak Jadi Oposisi

Gegara Salah Ketik ‘Posisi’, Prabowo Tak Jadi Oposisi

Jum'at, 19 Jul 2019 03:49

Sepele Makanan

Sepele Makanan

Jum'at, 19 Jul 2019 02:37

Terlibat Bantai Muslim Rohingya, Kepala Militer Myanmar Dilarang Masuk ke AS

Terlibat Bantai Muslim Rohingya, Kepala Militer Myanmar Dilarang Masuk ke AS

Kamis, 18 Jul 2019 22:33

Dua Garis Biru dan Urgensi Pendidikan Seks

Dua Garis Biru dan Urgensi Pendidikan Seks

Kamis, 18 Jul 2019 22:26

Dehumanisasi Warga Suriah Mirip dengan Kampanye Genosida Muslim Bosnia

Dehumanisasi Warga Suriah Mirip dengan Kampanye Genosida Muslim Bosnia

Kamis, 18 Jul 2019 21:18

Kelompok Bersenjata Culik Anggota Parlemen Libya di Benghazi

Kelompok Bersenjata Culik Anggota Parlemen Libya di Benghazi

Kamis, 18 Jul 2019 20:26

Mantan PM Pakistan Ditangkap atas Tuduhan Korupsi

Mantan PM Pakistan Ditangkap atas Tuduhan Korupsi

Kamis, 18 Jul 2019 20:17

Wow! 21.000 Orang dari 162 Negara Mendaftar dalam Lomba Hapalan Al-Qur'an dan Adzan di Arab Saudi

Wow! 21.000 Orang dari 162 Negara Mendaftar dalam Lomba Hapalan Al-Qur'an dan Adzan di Arab Saudi

Kamis, 18 Jul 2019 20:15

Ini Poin-poin Penting Hasil Rakornas Bidang Infokom MUI 2019

Ini Poin-poin Penting Hasil Rakornas Bidang Infokom MUI 2019

Kamis, 18 Jul 2019 19:53

Pejuang Islamic State Penggal 4 Orang Mata-mata Pasukan Keamanan di Sinai Utara

Pejuang Islamic State Penggal 4 Orang Mata-mata Pasukan Keamanan di Sinai Utara

Kamis, 18 Jul 2019 19:15

Rusia Terjunkan Pasukan Khusus ke Idlib untuk Bantu Rezim Assad Rebut Benteng Terakhir Oposisi

Rusia Terjunkan Pasukan Khusus ke Idlib untuk Bantu Rezim Assad Rebut Benteng Terakhir Oposisi

Kamis, 18 Jul 2019 18:15

Pemimpin Senior Hamas Sebut Hubungan Mereka dengan Rezim Suriah Telah Putus Sejak 2012

Pemimpin Senior Hamas Sebut Hubungan Mereka dengan Rezim Suriah Telah Putus Sejak 2012

Kamis, 18 Jul 2019 17:15

Gerakan Bersenjata di Sudan: Deklarasi Politik Tidak Akan Mencapai Perdamaian

Gerakan Bersenjata di Sudan: Deklarasi Politik Tidak Akan Mencapai Perdamaian

Kamis, 18 Jul 2019 16:15


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X