Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.451 views

Takut Ditembak Jatuh Iran Sebagaimana Drone AS, Maskapai Penerbangan Hindari Melintasi Selat Hormuz

LONDON, INGGRIS (voa-islam.com) - Maskapai penerbangan termasuk British Airways, Qantas dan KLM mengatakan pada hari Jumat (21/6/2019) bahwa mereka menangguhkan penerbangan di Selat Hormuz sejalan dengan larangan oleh otoritas AS, setelah Iran menembak jatuh pesawat tak berawak AS.

Penangguhan itu terjadi setelah Administrasi Penerbangan Federal (FAA) di Amerika Serikat mengeluarkan Pemberitahuan kepada Penerbang (NOTAM) "yang melarang pesawat yang terdaftar di AS beroperasi di Teluk Arab dan Teluk Oman."

NOTAM menanggapi "aktivitas militer yang meningkat dan ketegangan politik yang meningkat yang mungkin membahayakan penerbangan komersial," kata pernyataan FAA.

Sementara pemberitahuan FAA hanya berlaku untuk pesawat yang terdaftar di AS, perusahaan-perusahaan Eropa dan Malaysia Airlines mengikutinya.

"Tim keselamatan dan keamanan kami terus-menerus berhubungan dengan pihak berwenang - termasuk orang-orang seperti FAA - di seluruh dunia sebagai bagian dari penilaian risiko komprehensif mereka di setiap rute yang kami operasikan," kata juru bicara BA.

Dalam sebuah pernyataan, maskapai Belanda KLM mengatakan: “Keselamatan adalah prioritas utama bagi KLM.

"Insiden dengan drone adalah alasan untuk tidak terbang di atas Selat Hormuz untuk saat ini. Ini adalah tindakan pencegahan. "

Etihad, pembawa penumpang jarak jauh berbasis di Abu Dhabi, mengatakan pihaknya memiliki "rencana darurat" di tempat, tanpa merinci.

"Kami akan memutuskan tindakan lebih lanjut apa yang diperlukan setelah dengan hati-hati mengevaluasi arahan FAA untuk operator AS," kata operator itu kepada The Associated Press.

Iran menembak jatuh pesawat drone - yang Washington tegaskan terbang di atas perairan internasional tetapi Iran mengklaim itu berada dalam wilayah udara mereka - telah melihat ketegangan antara kedua negara melonjak lebih lanjut setelah serangkaian serangan terhadap kapal tanker yang dipersalahkan oleh AS kepada Teheran.

Belanda masih terhuyung-huyung akibat jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 pada tahun 2014, yang dihantam rudal di wilayah timur Donetsk Ukraina di mana pemberontak separatis pro-Rusia memerangi pasukan Ukraina.

Semua penumpang yang berjumlah 298 orang di dalamnya tewas, 196 di antaranya warga Belanda.

Penyelidik internasional pada hari Rabu mendakwa tiga orang Rusia dan seorang Ukraina dengan pembunuhan atas penembakan pesawat tersebut, yang sedang melakukan perjalanan antara Amsterdam dan Kuala Lumpur.

Insiden itu memaksa maskapai penerbangan di rute Eropa-Asia yang sibuk untuk mengalihkan penerbangan dari wilayah udara Ukraina.

Menanggapi ketegangan terbaru tentang Iran, Malaysia Airlines mengatakan "sedang memantau situasi dengan seksama dan dipandu oleh berbagai penilaian termasuk laporan keamanan dan NOTAM oleh otoritas kontrol wilayah udara masing-masing."

Maskapai berbendera Australia Qantas mengatakan pihaknya juga mengambil langkah-langkah untuk memastikan keselamatan penumpang.

"Kami menyesuaikan jalur penerbangan kami di Timur Tengah untuk menghindari Selat Hormuz dan Teluk Oman sampai pemberitahuan lebih lanjut," kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan. (st/AN)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

Latest News
Negara Lebay (Lebay State)

Negara Lebay (Lebay State)

Ahad, 05 Jul 2020 09:23

Menelisik Sarung RUU HIP Diganti Menjadi RUU PIP

Menelisik Sarung RUU HIP Diganti Menjadi RUU PIP

Ahad, 05 Jul 2020 09:19

Denny Siregar Teror Santri Penghafal Alqur’an

Denny Siregar Teror Santri Penghafal Alqur’an

Sabtu, 04 Jul 2020 23:11

Lebih dari 40 Petempur Tewas dalam Bentrokan Antara Pasukan Suriah dan Pejuang IS di Homs

Lebih dari 40 Petempur Tewas dalam Bentrokan Antara Pasukan Suriah dan Pejuang IS di Homs

Sabtu, 04 Jul 2020 22:35

Menlu Pakistan  Shah Mahmood Qureshi Dinyatakan Positif Terinfeksi Virus Corona

Menlu Pakistan Shah Mahmood Qureshi Dinyatakan Positif Terinfeksi Virus Corona

Sabtu, 04 Jul 2020 22:18

Turki: UEA Sedang Lakukan Kampanye Untuk Mendominasi Timur Tengah dan Afrika Utara

Turki: UEA Sedang Lakukan Kampanye Untuk Mendominasi Timur Tengah dan Afrika Utara

Sabtu, 04 Jul 2020 21:45

Jihadis Prancis Divonis 30 Tahun Penjara Karena Mengawasi Eksekusi 2 Tahanan di Suriah

Jihadis Prancis Divonis 30 Tahun Penjara Karena Mengawasi Eksekusi 2 Tahanan di Suriah

Sabtu, 04 Jul 2020 21:28

Wakil Ketua FPKS: Penerimaan Negara dari Freeport Jeblok

Wakil Ketua FPKS: Penerimaan Negara dari Freeport Jeblok

Sabtu, 04 Jul 2020 21:26

Jangan Terjebak Isu Reshuffle

Jangan Terjebak Isu Reshuffle

Sabtu, 04 Jul 2020 21:09

Tidak Ada Negara Lain Selain AS yang Mendukung Rencana Pencaplokan Wilayah Palestina

Tidak Ada Negara Lain Selain AS yang Mendukung Rencana Pencaplokan Wilayah Palestina

Sabtu, 04 Jul 2020 18:20

Kasus Kematian Akibat Virus Corona Melonjak di Oman, Bahrain, Sudan dan Kuwait

Kasus Kematian Akibat Virus Corona Melonjak di Oman, Bahrain, Sudan dan Kuwait

Sabtu, 04 Jul 2020 18:00

[VIDEO] Bagaimana Cara Mendakwahi Pemerintah?

[VIDEO] Bagaimana Cara Mendakwahi Pemerintah?

Sabtu, 04 Jul 2020 10:52

Ada Apa dengan Big Data?

Ada Apa dengan Big Data?

Sabtu, 04 Jul 2020 10:37

Ribuan Massa di Bogor Hadiri Apel Siaga Tolak RUU HIP

Ribuan Massa di Bogor Hadiri Apel Siaga Tolak RUU HIP

Jum'at, 03 Jul 2020 20:35

Sabtu – Senin ini, Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Dzulqo’dah 1441 H

Sabtu – Senin ini, Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Dzulqo’dah 1441 H

Jum'at, 03 Jul 2020 20:13

Abdulmanap Nurmagomedov, Ayah dari Juara UFC Khabib, Meninggal Karena komplikasi COVID-19

Abdulmanap Nurmagomedov, Ayah dari Juara UFC Khabib, Meninggal Karena komplikasi COVID-19

Jum'at, 03 Jul 2020 19:46

Turki Sebut Prancis Harus Meminta Maaf Terkait Insiden Angkatan Laut di Mediterania

Turki Sebut Prancis Harus Meminta Maaf Terkait Insiden Angkatan Laut di Mediterania

Jum'at, 03 Jul 2020 18:00

Fatah dan Hamas Berjanji Untuk Bersatu Melawan Rencana Aneksasi Tepi Barat Oleh Israel

Fatah dan Hamas Berjanji Untuk Bersatu Melawan Rencana Aneksasi Tepi Barat Oleh Israel

Jum'at, 03 Jul 2020 17:05

Dari New Normal ke New Indonesia

Dari New Normal ke New Indonesia

Jum'at, 03 Jul 2020 16:47

Virus Corona Diduga Menyebar di Kedutaan Besar AS di Riyadh Saudi, Lusinan Karyawan Jatuh Sakit

Virus Corona Diduga Menyebar di Kedutaan Besar AS di Riyadh Saudi, Lusinan Karyawan Jatuh Sakit

Jum'at, 03 Jul 2020 15:00


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Sabtu, 04/07/2020 10:37

Ada Apa dengan Big Data?