Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.916 views

Perdana Menteri Ethiopia Ancam 'Perang' dengan Mesir Terkait Bendungan Sungai Nil

ADIS ABABA, ETHIOPIA (voa-islam.com) - Perdana Menteri Ethiopia, dan pemenang Hadiah Nobel Perdamaian 2019 Abiy Ahmed, pada hari Selasa (22/10/2019) mengancam akan berperang demi Dam Renaissance kontroversial yang berupaya dibangun Ethiopia di Sungai Nil.

Ethiopia terlibat dalam perselisihan jangka panjang dengan Mesir mengenai bendungan itu, yang menurut Mesir dapat menghilangkan populasi air tawar yang dibutuhkan penduduknya untuk bertahan hidup.

Berbicara di parlemen Ethiopia, Ahmed mengatakan bahwa negaranya siap untuk memobilisasi satu juta orang untuk mempertahankan bendungan. "Tidak ada kekuatan yang dapat menghentikan Ethiopia dari membangun bendungan," tambahnya.

Pembicaraan dengan Mesir runtuh awal bulan ini sehubungan dengan pembangunan bendungan Besar Renaissance Ethiopia senilai $ 5 miliar, yang sekitar 70 persen telah selesai dan berjanji untuk menyediakan listrik yang sangat dibutuhkan bagi 100 juta penduduk Ethiopia.

Tetapi Mesir, dengan populasi sekitar ukuran yang sama, khawatir bahwa proses mengisi reservoir di belakang bendungan dapat mengiris bagiannya dari sungai, dengan konsekuensi bencana. Media Mesir pro-pemerintah telah menyebutnya sebagai ancaman keamanan nasional yang dapat menjamin tindakan militer, menggemakan peringatan perdana menteri Ethiopia.

Abdallah el-Senawy, seorang kolumnis terkemuka untuk surat kabar harian el-Shorouk, mengatakan satu-satunya alternatif adalah internasionalisasi perselisihan atau mengambil tindakan militer.

"Mesir bukan daerah kecil," tulisnya di kolom hari Minggu. "Jika semua opsi diplomatik dan hukum gagal, intervensi militer mungkin wajib."

Anwar el-Hawary, mantan editor surat kabar Al-Masry Al-Youm, membandingkan perselisihan itu dengan perang 1973, di mana Mesir melancarkan serangan mendadak ke Semenanjung Sinai untuk mendapatkan kembali wilayah yang sebelumnya direbut oleh Israel.

"Jika kita berjuang untuk membebaskan Sinai, adalah logis untuk berjuang untuk membebaskan air," tulisnya di Facebook. "Bahayanya sama dalam dua kasus. Perang adalah respons terakhir."

Opsi merendahkan

Kegagalan terbaru dalam pembicaraan dengan Ethiopia mengenai pembangunan bendungan hulu Nil besar-besaran telah membuat Mesir dengan opsi-opsi merendah karena berupaya melindungi sumber utama air tawar bagi populasi yang besar dan terus bertambah.

Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi dan Perdana Menteri Ahmed akan bertemu pada hari Rabu di sela-sela pertemuan puncak Rusia-Afrika di kota Sochi, Rusia.

Kedua pemimpin diperkirakan akan membahas studi mengenai dampak ekonomi dan sosial negatif yang kemungkinan akan diderita Mesir sebagai akibat dari pembangunan bendungan itu.

Ethiopia bersikeras mengisi bendungan dalam empat tahun, sebuah proposal yang ditolak Mesir, mengatakan itu akan menyebabkan kekeringan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Mesir mengatakan bahwa Ethiopia harus mengisi bendungan dengan lebih lambat, menyelesaikan proses dalam tujuh tahun.

Sungai Nil memasok lebih dari 90 persen air tawar Mesir. Warga Mesir telah memiliki salah satu saham air per kapita terendah di dunia, yaitu sekitar 570 meter kubik per tahun, dibandingkan dengan rata-rata global 1.000.

Namun Ethiopia memiliki rata-rata 125 meter kubik per tahun.

Mesir ingin menjamin pelepasan tahunan minimal 40 miliar meter kubik air dari Sungai Nil Biru. Seorang pejabat Kementerian Irigasi Mesir yang berbicara dengan Associated Press mengatakan hal lain yang kurang bisa mempengaruhi bendungan tinggi Aswan Mesir sendiri, dengan konsekuensi ekonomi yang mengerikan.

"Itu bisa membuat jutaan petani kehilangan pekerjaan. Kita mungkin kehilangan lebih dari satu juta pekerjaan dan $ 1,8 miliar per tahun, serta listrik senilai $ 300 juta," katanya.

Berbicara di PBB bulan lalu, Sisi mengatakan dia akan "tidak pernah" mengizinkan Ethiopia untuk memaksakan "situasi de facto" dengan mengisi bendungan tanpa kesepakatan.

"Sementara kami mengakui hak Ethiopia untuk pembangunan, air Sungai Nil adalah masalah kehidupan, masalah eksistensi ke Mesir," katanya. (TNA)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Berbagai ikhtiar dilakukan pasangan Eddy Saputra dan istrinya untuk mengatasi beratnya himpitan ekonomi, tapi selalu menemui jalan buntu. Bantuan justru datang dari orang yang membahayakan akidah:...

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan kelainan usus, Ulwan harus menghabiskan masa kanak-kanak dengan rintih tangis hingga 4 tahun. Butuh biaya operasi, sang ibu hanya penjual kerupuk....

Latest News
Kesaksian Munarman: Joserizal adalah Seorang Mujahid fi Sabilillah

Kesaksian Munarman: Joserizal adalah Seorang Mujahid fi Sabilillah

Senin, 20 Jan 2020 14:47

Tentara AS Halangi Pasukan Rusia Capai Ladang Minyak di Hasakah Suriah

Tentara AS Halangi Pasukan Rusia Capai Ladang Minyak di Hasakah Suriah

Senin, 20 Jan 2020 14:30

Pejuang Suriah Serang Pangkalan Udara Hmeimim Rusia di Latakia Dengan Drone

Pejuang Suriah Serang Pangkalan Udara Hmeimim Rusia di Latakia Dengan Drone

Senin, 20 Jan 2020 13:46

Pembukaan Lahan Rumput Laut Untuk Memandirikan Mahasiswa ADI Kupang

Pembukaan Lahan Rumput Laut Untuk Memandirikan Mahasiswa ADI Kupang

Senin, 20 Jan 2020 00:38

Kisah Cinta Pangeran Harry dan Megan, Happily Ever After?

Kisah Cinta Pangeran Harry dan Megan, Happily Ever After?

Ahad, 19 Jan 2020 21:33

Sektor Pariwisata di Iran Semakin Terpukul Menyusul Jatuhnya Pesawat Ukiraina

Sektor Pariwisata di Iran Semakin Terpukul Menyusul Jatuhnya Pesawat Ukiraina

Ahad, 19 Jan 2020 21:30

Ningsih Tinampi, Ajaran Sesat yang Berkembang Pesat

Ningsih Tinampi, Ajaran Sesat yang Berkembang Pesat

Ahad, 19 Jan 2020 21:19

Parlemen Yordania Lakukan Pemungutan Suara untuk Melarang Impor Gas dari Israel

Parlemen Yordania Lakukan Pemungutan Suara untuk Melarang Impor Gas dari Israel

Ahad, 19 Jan 2020 21:01

Iran 'Tidak Miliki Rencana' Kirim Kotak Hitam Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh ke Kiev

Iran 'Tidak Miliki Rencana' Kirim Kotak Hitam Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh ke Kiev

Ahad, 19 Jan 2020 20:19

Pengunjuk Rasa Irak Bakar Markas Milisi Syi'ah Hizbulata di Najaf

Pengunjuk Rasa Irak Bakar Markas Milisi Syi'ah Hizbulata di Najaf

Ahad, 19 Jan 2020 19:39

Remaja Mesjid Baiturrahmah Banda Aceh Gelar Aneka Lomba Islami

Remaja Mesjid Baiturrahmah Banda Aceh Gelar Aneka Lomba Islami

Ahad, 19 Jan 2020 17:24

Fakta Liputan 'Predator Seksual Setan' Reynhard Sinaga

Fakta Liputan 'Predator Seksual Setan' Reynhard Sinaga

Ahad, 19 Jan 2020 16:25

Si Melon yang Mencekik

Si Melon yang Mencekik

Ahad, 19 Jan 2020 15:17

Jilbab Ga wajib? Fix, Anda Liberal!

Jilbab Ga wajib? Fix, Anda Liberal!

Ahad, 19 Jan 2020 15:02

Tepuk Radikal

Tepuk Radikal

Ahad, 19 Jan 2020 14:56

Diklat Ummat TV Selenggarakan Pelatihan Videografer Dakwah

Diklat Ummat TV Selenggarakan Pelatihan Videografer Dakwah

Ahad, 19 Jan 2020 13:51

Pemimpin Oposisi Yunani Samakan Haftar dengan Penjahat Perang Bosnia Radovan Karadzic

Pemimpin Oposisi Yunani Samakan Haftar dengan Penjahat Perang Bosnia Radovan Karadzic

Ahad, 19 Jan 2020 10:25

Jepang Lebih Islami daripada Muslim Sendiri, Benarkah?

Jepang Lebih Islami daripada Muslim Sendiri, Benarkah?

Sabtu, 18 Jan 2020 23:34

Saat Suami Lemah Urusan Nafkah, Haruskah Istri Bersabar?

Saat Suami Lemah Urusan Nafkah, Haruskah Istri Bersabar?

Sabtu, 18 Jan 2020 23:04

Sri Lanka Cabut Larangan Penggunaan Drone yang Diberlakukan Setelah Serangan Bom Paskah

Sri Lanka Cabut Larangan Penggunaan Drone yang Diberlakukan Setelah Serangan Bom Paskah

Sabtu, 18 Jan 2020 20:30


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Sabtu, 18/01/2020 18:32

Wakil Ketua DSN MUI Pusat kunjungi DQA