Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.932 views

Perdana Menteri Ethiopia Ancam 'Perang' dengan Mesir Terkait Bendungan Sungai Nil

ADIS ABABA, ETHIOPIA (voa-islam.com) - Perdana Menteri Ethiopia, dan pemenang Hadiah Nobel Perdamaian 2019 Abiy Ahmed, pada hari Selasa (22/10/2019) mengancam akan berperang demi Dam Renaissance kontroversial yang berupaya dibangun Ethiopia di Sungai Nil.

Ethiopia terlibat dalam perselisihan jangka panjang dengan Mesir mengenai bendungan itu, yang menurut Mesir dapat menghilangkan populasi air tawar yang dibutuhkan penduduknya untuk bertahan hidup.

Berbicara di parlemen Ethiopia, Ahmed mengatakan bahwa negaranya siap untuk memobilisasi satu juta orang untuk mempertahankan bendungan. "Tidak ada kekuatan yang dapat menghentikan Ethiopia dari membangun bendungan," tambahnya.

Pembicaraan dengan Mesir runtuh awal bulan ini sehubungan dengan pembangunan bendungan Besar Renaissance Ethiopia senilai $ 5 miliar, yang sekitar 70 persen telah selesai dan berjanji untuk menyediakan listrik yang sangat dibutuhkan bagi 100 juta penduduk Ethiopia.

Tetapi Mesir, dengan populasi sekitar ukuran yang sama, khawatir bahwa proses mengisi reservoir di belakang bendungan dapat mengiris bagiannya dari sungai, dengan konsekuensi bencana. Media Mesir pro-pemerintah telah menyebutnya sebagai ancaman keamanan nasional yang dapat menjamin tindakan militer, menggemakan peringatan perdana menteri Ethiopia.

Abdallah el-Senawy, seorang kolumnis terkemuka untuk surat kabar harian el-Shorouk, mengatakan satu-satunya alternatif adalah internasionalisasi perselisihan atau mengambil tindakan militer.

"Mesir bukan daerah kecil," tulisnya di kolom hari Minggu. "Jika semua opsi diplomatik dan hukum gagal, intervensi militer mungkin wajib."

Anwar el-Hawary, mantan editor surat kabar Al-Masry Al-Youm, membandingkan perselisihan itu dengan perang 1973, di mana Mesir melancarkan serangan mendadak ke Semenanjung Sinai untuk mendapatkan kembali wilayah yang sebelumnya direbut oleh Israel.

"Jika kita berjuang untuk membebaskan Sinai, adalah logis untuk berjuang untuk membebaskan air," tulisnya di Facebook. "Bahayanya sama dalam dua kasus. Perang adalah respons terakhir."

Opsi merendahkan

Kegagalan terbaru dalam pembicaraan dengan Ethiopia mengenai pembangunan bendungan hulu Nil besar-besaran telah membuat Mesir dengan opsi-opsi merendah karena berupaya melindungi sumber utama air tawar bagi populasi yang besar dan terus bertambah.

Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi dan Perdana Menteri Ahmed akan bertemu pada hari Rabu di sela-sela pertemuan puncak Rusia-Afrika di kota Sochi, Rusia.

Kedua pemimpin diperkirakan akan membahas studi mengenai dampak ekonomi dan sosial negatif yang kemungkinan akan diderita Mesir sebagai akibat dari pembangunan bendungan itu.

Ethiopia bersikeras mengisi bendungan dalam empat tahun, sebuah proposal yang ditolak Mesir, mengatakan itu akan menyebabkan kekeringan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Mesir mengatakan bahwa Ethiopia harus mengisi bendungan dengan lebih lambat, menyelesaikan proses dalam tujuh tahun.

Sungai Nil memasok lebih dari 90 persen air tawar Mesir. Warga Mesir telah memiliki salah satu saham air per kapita terendah di dunia, yaitu sekitar 570 meter kubik per tahun, dibandingkan dengan rata-rata global 1.000.

Namun Ethiopia memiliki rata-rata 125 meter kubik per tahun.

Mesir ingin menjamin pelepasan tahunan minimal 40 miliar meter kubik air dari Sungai Nil Biru. Seorang pejabat Kementerian Irigasi Mesir yang berbicara dengan Associated Press mengatakan hal lain yang kurang bisa mempengaruhi bendungan tinggi Aswan Mesir sendiri, dengan konsekuensi ekonomi yang mengerikan.

"Itu bisa membuat jutaan petani kehilangan pekerjaan. Kita mungkin kehilangan lebih dari satu juta pekerjaan dan $ 1,8 miliar per tahun, serta listrik senilai $ 300 juta," katanya.

Berbicara di PBB bulan lalu, Sisi mengatakan dia akan "tidak pernah" mengizinkan Ethiopia untuk memaksakan "situasi de facto" dengan mengisi bendungan tanpa kesepakatan.

"Sementara kami mengakui hak Ethiopia untuk pembangunan, air Sungai Nil adalah masalah kehidupan, masalah eksistensi ke Mesir," katanya. (TNA)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Berbagai ikhtiar dilakukan pasangan Eddy Saputra dan istrinya untuk mengatasi beratnya himpitan ekonomi, tapi selalu menemui jalan buntu. Bantuan justru datang dari orang yang membahayakan akidah:...

Latest News
Celana 'Basah' Saat Bangun Tidur, Tidak ingat Mimpi, Harus Mandi?

Celana 'Basah' Saat Bangun Tidur, Tidak ingat Mimpi, Harus Mandi?

Kamis, 23 Jan 2020 22:45

Studi: 86 Persen Remaja Kecanduan Gim Online

Studi: 86 Persen Remaja Kecanduan Gim Online

Kamis, 23 Jan 2020 22:20

Empati di Tengah Bencana

Empati di Tengah Bencana

Kamis, 23 Jan 2020 22:19

WhatsApp Bakal Punya Fitur Stiker Animasi

WhatsApp Bakal Punya Fitur Stiker Animasi

Kamis, 23 Jan 2020 22:13

Utusan Khusus AS Ancam Pemimpin Baru Pasukan Quds IRGC Akan Bernasib Sama dengan Soleimani

Utusan Khusus AS Ancam Pemimpin Baru Pasukan Quds IRGC Akan Bernasib Sama dengan Soleimani

Kamis, 23 Jan 2020 20:35

Pejabat IRGC Sarankan Iran Sandera Orang Amerika Untuk Selesaikan Masalah Sanksi

Pejabat IRGC Sarankan Iran Sandera Orang Amerika Untuk Selesaikan Masalah Sanksi

Kamis, 23 Jan 2020 20:06

Harun Masiku Novel Baru

Harun Masiku Novel Baru

Kamis, 23 Jan 2020 18:15

KPK Makin Tak Berdaya

KPK Makin Tak Berdaya

Kamis, 23 Jan 2020 15:10

Pasukan Pemberontak Pimpinan Haftar Ancam Tembak Pesawat Sipil di Libya

Pasukan Pemberontak Pimpinan Haftar Ancam Tembak Pesawat Sipil di Libya

Kamis, 23 Jan 2020 14:45

Pentafood: Urun Modal Usaha Bebas Riba, Bagi Hasil 5x Sebulan

Pentafood: Urun Modal Usaha Bebas Riba, Bagi Hasil 5x Sebulan

Kamis, 23 Jan 2020 14:38

Mahkamah Agung India Tolak Tuntutan Untuk Menunda UU Kewarganegaraan Anti-Muslim

Mahkamah Agung India Tolak Tuntutan Untuk Menunda UU Kewarganegaraan Anti-Muslim

Kamis, 23 Jan 2020 13:57

Anggota Wudhu' Bercahaya, Inilah Cara Rasulullah Kenali Umatnya

Anggota Wudhu' Bercahaya, Inilah Cara Rasulullah Kenali Umatnya

Kamis, 23 Jan 2020 13:44

Fix Hijab Perintah Allah

Fix Hijab Perintah Allah

Kamis, 23 Jan 2020 13:39

Menakar Nalar Pernyataan Wanita Muslimah Tidak Wajib Pakai Jilbab

Menakar Nalar Pernyataan Wanita Muslimah Tidak Wajib Pakai Jilbab

Kamis, 23 Jan 2020 12:57

Akhir Cerita Honorer

Akhir Cerita Honorer

Kamis, 23 Jan 2020 12:45

DSKS Laporkan Pelacuran Online ke Polisi

DSKS Laporkan Pelacuran Online ke Polisi

Kamis, 23 Jan 2020 11:09

Gagalnya Tendangan Tidak Langsung Harun Masiku

Gagalnya Tendangan Tidak Langsung Harun Masiku

Kamis, 23 Jan 2020 10:23

Frustasi Sosial Ekonomi Membuncah, Cermin Kegagalan Kapitalisme

Frustasi Sosial Ekonomi Membuncah, Cermin Kegagalan Kapitalisme

Kamis, 23 Jan 2020 10:17

Terbesar Kedua Setelah Blok Cepu, Pemerintah Diminta Super Serius Kawal Blok Rokan

Terbesar Kedua Setelah Blok Cepu, Pemerintah Diminta Super Serius Kawal Blok Rokan

Kamis, 23 Jan 2020 10:05

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Kamis, 23 Jan 2020 09:35


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X