Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.961 views

Pasukan AS Sembunyi di Bunker Era-Saddam Saat Rudal Balistik Iran Menghujani Pangkalan Mereka

ANBAR, IRAK (voa-islam.com) - Pasukan Amerika di pangkalan udara Ain Al-Asad di Irak bersembunyi di bunker era-Saddam Hussen untuk menghindari serangan rudal balistik Iran, mengungkapkan bahwa itu adalah "keajaiban" mereka selamat dari serangan rudal langsung pertama Teheran terhadap pasukan AS.

Iran telah menargetkan dua pangkalan udara di Irak, Ain al-Asad di gurun barat Anbar dan Irbil, dan meskipun tidak ada korban, pangkalan itu mengalami kerusakan parah.

"Sungguh ajaib tidak ada yang terluka," Letnan Kolonel Staci Coleman, perwira angkatan udara AS yang mengelola lapangan udara mengatakan kepada wartawan, Senin (13/1/2020).

"Siapa yang mengira mereka akan meluncurkan rudal balistik pada mereka ... dan tidak menderita korban?" dia menambahkan.

Serangan di pangkalan-pangkalan itu terjadi pada 8 Januari, hanya beberapa jam setelah Menteri Pertahanan AS Mark Esper memperingatkan Presiden AS Donald Trump bahwa ia harus memperkirakan pembalasan atas pembunuhan komandan Iran Qasem Soleimani dalam serangan pesawat tanpa awak di Baghdad pekan lalu.

Pangkalan yang rusak

Di satu lokasi, sebuah rudal jelajah telah meninggalkan kawah besar dan menghancurkan tempat tinggal yang terbuat dari kontainer pengiriman.

Kerusakan tidak berakhir di sana: dinding-dinding beton yang kencang roboh dan kontainer-kontainer pengiriman hancur, isi sepeda, kursi, dan perabotan lainnya juga hancur.

Tentara mengatakan salah satu dari mereka hampir meledak di dalam tempat berlindung di balik dinding ledakan.

AS tidak memiliki pertahanan udara Patriot di pangkalan itu, dan tentara mengandalkan komandan lokal untuk melindungi pasukan mereka.

Pangkalan udara itu adalah salah satu pangkalan udara terbesar dan terbesar di negara ini tetapi tidak memiliki pertahanan permukaan-ke-udara yang cukup, karena AS tidak membangun struktur tersebut di pangkalan itu.

"Kami mendapat pemberitahuan bahwa mungkin ada serangan beberapa jam sebelumnya sehingga kami memindahkan peralatan," kata Staf Sersan Tommie Caldwell.

Beberapa hari setelah serangan rudal, Iran mengklaim telah membunuh 80 tentara AS, yang disebutnya "teroris Amerika".

Namun, ada kabar bahwa Iran telah memberi tahu Perdana Menteri Irak Adel Abdel Mahdi bahwa serangan rudal terhadap salah satu pangkalan negara yang menampung pasukan AS sudah dekat.

Finlandia juga diberi peringatan sebelum serangan, dan pemerintah masing-masing mengkonfirmasi bahwa tidak ada kematian meskipun ada klaim yang bertentangan dari Iran.

Letkol Coleman mengenang bahwa pada jam 10 malam semua staf dalam pengawasannya telah berlindung.

"Orang-orang menganggap ini sangat serius," katanya, dan tiga setengah jam kemudian, rudal menghujani.

Serangan itu, kata tentara, berlangsung selama dua jam.

Akeem Ferguson, yang berada di bunker era Saddam Hussein, mengingat saat timnya menerima transmisi yang menakutkan - enam rudal balistik Iran menuju ke arah mereka.

"Saya berpegangan pada pistol saya dan menundukkan kepala dan mencoba mencari tempat yang nyaman, jadi saya mulai bernyanyi untuk putri saya di kepala saya," kata sersan staf itu kepada CNN. "Dan aku hanya menunggu. Aku berharap apa pun yang terjadi, itu cepat."

"Aku 100 persen siap mati," tambahnya.

"Ketika sebuah roket menyerang itu satu hal; tetapi sebuah rudal balistik, itu seperti teror," kata staf Sersan Armando Martinez, yang telah berjaga-jaga di pihak korban.

"Kita harus berada di bunker selama lebih dari lima jam, mungkin tujuh atau delapan," tambah Kenneth Goodwin, Sersan Kepala di Angkatan Udara AS, menurut Reuters.

"Mereka tahu apa yang mereka tuju dengan menargetkan lapangan udara dan area parkir." (TNA)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Latest News
Covid 19 Mengganas, Saatnya Berserah Diri Kepada Allah

Covid 19 Mengganas, Saatnya Berserah Diri Kepada Allah

Senin, 21 Sep 2020 16:37

Kerusuhan Pecah di Penjara Ghouiran Suriah Yang Menampung Tahanan Islamic State

Kerusuhan Pecah di Penjara Ghouiran Suriah Yang Menampung Tahanan Islamic State

Senin, 21 Sep 2020 14:45

Menag Positif Covid-19, Akses Masuk Kantor Kemenag Dibatasi

Menag Positif Covid-19, Akses Masuk Kantor Kemenag Dibatasi

Senin, 21 Sep 2020 12:50

Menteri Agama Terkonfirmasi Positif Covid-19

Menteri Agama Terkonfirmasi Positif Covid-19

Senin, 21 Sep 2020 11:59

Mati Rasa Demokrasi, Mencari Alternatif Sistem Pengganti

Mati Rasa Demokrasi, Mencari Alternatif Sistem Pengganti

Ahad, 20 Sep 2020 22:22

Peran Ibu dalam Pendidikan Anak, Sisi Lain dari Drama Korea Flower of Evil

Peran Ibu dalam Pendidikan Anak, Sisi Lain dari Drama Korea Flower of Evil

Ahad, 20 Sep 2020 21:53

Otoritas AS Cegah Amplop Berisi Racun Yang Ditujukkan Kepada Donald Trump

Otoritas AS Cegah Amplop Berisi Racun Yang Ditujukkan Kepada Donald Trump

Ahad, 20 Sep 2020 21:25

Sejarah Pengkhianatan PKI Akan Dihapus?

Sejarah Pengkhianatan PKI Akan Dihapus?

Ahad, 20 Sep 2020 21:20

Puluhan Pemukim Ilegal Yahudi Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa

Puluhan Pemukim Ilegal Yahudi Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa

Ahad, 20 Sep 2020 21:05

Inggris Tetapkan Denda Hingga 13.000 USD Bagi Pelanggar Aturan COVID-19

Inggris Tetapkan Denda Hingga 13.000 USD Bagi Pelanggar Aturan COVID-19

Ahad, 20 Sep 2020 18:30

Serangan Udara Kembar di Kunduz Afghanistan Tewaskan 30 Warga Sipil

Serangan Udara Kembar di Kunduz Afghanistan Tewaskan 30 Warga Sipil

Ahad, 20 Sep 2020 17:45

Anggota Komisi XI Minta Peruri Perhatikan SDM

Anggota Komisi XI Minta Peruri Perhatikan SDM

Ahad, 20 Sep 2020 06:52

Lima Langkah Islam Selamatkan Ekonomi

Lima Langkah Islam Selamatkan Ekonomi

Ahad, 20 Sep 2020 06:22

Direktur P3S Pertanyakan Keputusan Jokowi Tunjuk Luhut untuk Penanganan Covid-19

Direktur P3S Pertanyakan Keputusan Jokowi Tunjuk Luhut untuk Penanganan Covid-19

Sabtu, 19 Sep 2020 23:59

Para Pengkritik Harus Banyak Belajar Hukum Sehingg Tidak Asal Bicara

Para Pengkritik Harus Banyak Belajar Hukum Sehingg Tidak Asal Bicara

Sabtu, 19 Sep 2020 22:20

Ketum DDII: Usut Kelompok Penganiaya Ulama!

Ketum DDII: Usut Kelompok Penganiaya Ulama!

Sabtu, 19 Sep 2020 22:10

Mulai 1 Oktober 2020 Zoom Akan DIkenai PPN

Mulai 1 Oktober 2020 Zoom Akan DIkenai PPN

Sabtu, 19 Sep 2020 22:05

Angka Kasus Covid Masih Terus Bertambah, PDPI Ingatkan Keluarga untuk Tetap di Rumah

Angka Kasus Covid Masih Terus Bertambah, PDPI Ingatkan Keluarga untuk Tetap di Rumah

Sabtu, 19 Sep 2020 22:00

Hasil Percobaan Tes Lab Ungkap Kemampuan Bertahan Virus Covid-19

Hasil Percobaan Tes Lab Ungkap Kemampuan Bertahan Virus Covid-19

Sabtu, 19 Sep 2020 21:50

Turki Tolak Tegas Tuduhan PBB Atas Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Suriah Utara

Turki Tolak Tegas Tuduhan PBB Atas Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Suriah Utara

Sabtu, 19 Sep 2020 21:35


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X