Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.403 views

Mahmoud Abbas Tolak Panggilan Telepon dari Presiden AS Donald Trump

TEPI BARAT, PALESTINA (voa-islam.com) - Seorang pejabat senior mengatakan pada hari Ahad (27/1/2020) bahwa Presiden Palestina Mahmoud Abbas  dalam beberapa hari terakhir menolak panggilan telepon dari Presiden AS Donald Trump, menyusul kemarahan atas apa yang disebut rencana perdamaian "Kesepakatan Abad Ini".

Pejabat Palestina tersebut, yang memilih untuk tetap anonim, mengatakan kepada kantor berita Turki Anadolu, "Ada upaya oleh Trump untuk berbicara di telepon dengan Abbas, tetapi Abbas menolak".

Pejabat Palestina itu mengatakan panggilan telepon tersebut dilakukan dalam beberapa hari terakhir tanpa menentukan tanggal tertentu.

Otoritas Palestina telah memboikot pemerintahan Trump sejak 2017, menyusul pengakuan AS atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Yerusalem Timur Palestina diduduki secara ilegal oleh Israel pada tahun 1967 dan kekuatan dunia telah lama sepakat bahwa nasib kota harus diselesaikan melalui negosiasi antara Israel dan Palestina.

Sejak 2017, AS juga telah memotong dana untuk UNRWA, badan PBB yang bertanggung jawab untuk memberikan bantuan kepada para pengungsi Palestina dan mengatakan bahwa mereka tidak lagi menganggap permukiman Israel di Tepi Barat sebagai ilegal.

Trump telah mengundang Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan pemimpin oposisi Benny Gantz ke Gedung Putih untuk membahas "rencana perdamaian" terbaru Presiden AS untuk Timur Tengah. Dia dijadwalkan bertemu dengan para pemimpin Israel pekan ini.

Tidak ada warga Palestina yang diundang ke pertemuan itu. Pada hari Ahad, Otoritas Palestina mengancam akan menarik diri dari Kesepakatan Oslo sebagai tanggapan atas rencana perdamaian pemerintahan Trump.

Kesepakatan Oslo ditandatangani pada tahun 1993 dan seharusnya menjadi langkah sementara dalam persiapan untuk penyelesaian perdamaian akhir Israel-Palestina, yang akan memenuhi hak Palestina untuk menentukan nasib sendiri.

Rencana Trump - yang ia sebut "Kesepakatan Abad Ini" - diperkirakan untuk mengakui kedaulatan Israel atas Yerusalem dan permukiman ilegal Yahudi Israel di Tepi Barat, sehingga mustahil bagi Palestina untuk mendirikan negara yang mandiri dan layak.

Baik Netanyahu dan Gantz juga telah menyatakan niat mereka untuk mencaplok wilayah Lembah Jordan, yang merupakan sepertiga dari Tepi Barat.

Rencana Trump juga mencakup investasi ekonomi utama di wilayah Palestina dalam apa yang tampaknya merupakan upaya untuk menyuap warga Palestina agar menyerahkan hak mereka untuk status negara dan tanah yang secara ilegal diambil oleh Israel.

"Pemerintah AS tidak akan menemukan satu pun orang Palestina yang mendukung proyek ini," kata kementerian luar negeri Palestina dalam sebuah pernyataan pada hari Ahad.

"Rencana Trump adalah rencana abad ini untuk melikuidasi tujuan Palestina."

Trump diperkirakan akan mengungkap detail lengkap rencana tersebut sebelum ia bertemu dengan para pemimpin Israel.

Pada hari Ahad surat kabar Israel Yedioth Ahranoth mengutip sumber-sumber Israel yang mengatakan bahwa rencana Trump akan mencakup "masa transisi" empat tahun karena penolakan Abbas terhadapnya.

Ini dengan harapan bahwa calon pengganti presiden Palestina berusia 84 tahun itu akan menerimanya.

Sumber mengatakan bahwa Palestina akan menerima 70 persen dari Tepi Barat di bawah rencana dan ibukota di Shuafat, dekat Yerusalem.

Sebuah negara Palestina akan didirikan tetapi akan memiliki kedaulatan terbatas, tanpa tentara, tidak ada kontrol atas wilayah udara atau perbatasannya, dan tidak ada kekuatan untuk menandatangani perjanjian dengan negara-negara asing, menurut sumber-sumber Israel. (TNA)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Latest News
Ribuan Napi Dibebaskan di Tengah Wabah Corona, Warganet: Ustaz Abu Bakar Baasyir Paling Layak

Ribuan Napi Dibebaskan di Tengah Wabah Corona, Warganet: Ustaz Abu Bakar Baasyir Paling Layak

Jum'at, 03 Apr 2020 07:51

Memutus Mata Rantai Corona

Memutus Mata Rantai Corona

Jum'at, 03 Apr 2020 07:09

Pembatasan Sosial Skala Besar dan Darurat Sipil, Tepatkah?

Pembatasan Sosial Skala Besar dan Darurat Sipil, Tepatkah?

Jum'at, 03 Apr 2020 06:31

Hadapi Covid-19, Muhammadiyah Siapkan 60 Psikolog

Hadapi Covid-19, Muhammadiyah Siapkan 60 Psikolog

Jum'at, 03 Apr 2020 06:18

Wabah Corona dan Abainya Penguasa Kapitalis

Wabah Corona dan Abainya Penguasa Kapitalis

Kamis, 02 Apr 2020 23:59

Lockdown, Kebijakan Setengah Hati Para Penguasa Negeri?

Lockdown, Kebijakan Setengah Hati Para Penguasa Negeri?

Kamis, 02 Apr 2020 23:50

Inilah 5 Tips Meningkatkan Imun Tubuh Pencegah Corona

Inilah 5 Tips Meningkatkan Imun Tubuh Pencegah Corona

Kamis, 02 Apr 2020 23:28

Pendaftaran Program Beasiswa Santri 2020 Dibuka, Kemenag Siapkan Kader Ulama

Pendaftaran Program Beasiswa Santri 2020 Dibuka, Kemenag Siapkan Kader Ulama

Kamis, 02 Apr 2020 23:27

Mendiskusikan Skenario Makro Ekonomi Indonesia

Mendiskusikan Skenario Makro Ekonomi Indonesia

Kamis, 02 Apr 2020 23:00

Anies Alokasikan Dana Rp 3 T untuk Penanganan Virus Corona hingga Mei

Anies Alokasikan Dana Rp 3 T untuk Penanganan Virus Corona hingga Mei

Kamis, 02 Apr 2020 22:26

Menimbang Keefektifan Opsi PSBB

Menimbang Keefektifan Opsi PSBB

Kamis, 02 Apr 2020 22:19

Mudik, Saat Pandemi Ancam Nyawa Keluarga

Mudik, Saat Pandemi Ancam Nyawa Keluarga

Kamis, 02 Apr 2020 22:17

Saudi Berlakukan Jam Malam 24 Jam Setiap Hari di Mekah dan Madinah

Saudi Berlakukan Jam Malam 24 Jam Setiap Hari di Mekah dan Madinah

Kamis, 02 Apr 2020 21:45

AS 'Rampas' 60 Juta Masker Medis yang Ditunjukan Untuk Prancis dari Landasan di Cina

AS 'Rampas' 60 Juta Masker Medis yang Ditunjukan Untuk Prancis dari Landasan di Cina

Kamis, 02 Apr 2020 21:15

Cegah Covid-19, SAR Ditpolairud Polda Aceh Semprot Disinfektan di SMA Negeri 15 Adidarma

Cegah Covid-19, SAR Ditpolairud Polda Aceh Semprot Disinfektan di SMA Negeri 15 Adidarma

Kamis, 02 Apr 2020 20:59

Satgas WITC Kendari Salurkan Paket Logistik di 5 Kecamatan

Satgas WITC Kendari Salurkan Paket Logistik di 5 Kecamatan

Kamis, 02 Apr 2020 20:48

Kritisi Perppu Penanganan Covid-19, Bukhori: Pemerintah Jangan Aji Mumpung di Tengah Pandemi

Kritisi Perppu Penanganan Covid-19, Bukhori: Pemerintah Jangan Aji Mumpung di Tengah Pandemi

Kamis, 02 Apr 2020 20:38

Pakistan Batalkan Hukuman Mati Jihadis Pembunuh Wartawan AS Daniel Pearl

Pakistan Batalkan Hukuman Mati Jihadis Pembunuh Wartawan AS Daniel Pearl

Kamis, 02 Apr 2020 20:30

Menteri Kesehatan Israel Positif Terinfeksi COVID-19

Menteri Kesehatan Israel Positif Terinfeksi COVID-19

Kamis, 02 Apr 2020 20:00

Pemerintah Afghanistan Adakan Pembicaraan Pertukaran Tahanan dengan Delegasi Taliban di Kabul

Pemerintah Afghanistan Adakan Pembicaraan Pertukaran Tahanan dengan Delegasi Taliban di Kabul

Kamis, 02 Apr 2020 18:51


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X