Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.477 views

Trump Dibawa Pergi Sebentar dari Konferensi Pers Setelah Insiden Penembakan di Luar Gedung Putih

AMERIKA SERIKAT (voa-islam.com) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump dibawa pergi sebentar dari sebuah konferensi pers dengan para wartawan setelah sebuah insiden penembakan terjadi pada hari Senin (10/8/2020) di luar Gedung Putih.

Donald Trump, yang kembali ke ruangan konfrensi pers tak lama setelah itu mengatakan agen Dinas Rahasia AS menembak dan melukai seorang pria yang tampaknya bersenjata di luar Gedung Putih.

Seorang pria berusia 51 tahun mendekati seorang petugas Secret Service yang berdiri di sudut 17th Street dan Pennsylvania Avenue, satu blok dari Gedung Putih, menurut Tom Sullivan, kepala Divisi Dinas Rahasia Tak Berseragam.

Tersangka mengatakan kepada petugas bahwa dia memiliki senjata dan berlari "dengan agresif" ke arahnya, mengeluarkan benda dari pakaiannya, kata Sullivan dalam sebuah pernyataan yang disiarkan di Twitter.

Dia kemudian mengambil "sikap penembak" seolah-olah dia bermaksud menembak, lalu petugas Secret Service menembaknya di tubuh, tambah Sullivan.

Petugas di tempat kejadian memberikan pertolongan pertama, dan layanan medis darurat dipanggil. Baik tersangka maupun petugas dibawa ke rumah sakit.

"Secret Service Office of Professional Responsibility akan melakukan tinjauan internal terhadap tindakan petugas," kata Sullivan, menambahkan Departemen Kepolisian Metropolitan DC telah dihubungi.

Ketika presiden berbicara kepada wartawan di ruang rapat Gedung Putih, seorang pengawal Dinas Rahasia tiba-tiba mendekatinya dan menyela, berkata dengan suara pelan, "Tuan, bisakah Anda ikut dengan saya?"

Trump dan anggota staf pergi. Pintu ruang briefing yang masih dipenuhi wartawan dikunci.

Di luar, agen Dinas Rahasia berpakaian hitam dengan senapan otomatis terlihat bergegas melintasi halaman dan mengambil posisi di belakang pepohonan. Menurut Fox News, tim kameranya berada di luar, dua tembakan terdengar.

Beberapa menit kemudian, Trump muncul kembali di konferensi pers dan mengumumkan bahwa seseorang telah ditembak oleh Secret Service di luar halaman Gedung Putih.

"Penegak hukum menembak seseorang, sepertinya tersangka. Dan tersangka sedang dalam perjalanan ke rumah sakit," katanya.

Bingung?

Trump, seorang Republikan yang menghadapi pemilihan yang sulit dan memecah belah pada 3 November, mengatakan dia tidak tahu apa-apa tentang identitas atau motif orang yang ditembak. "Itu mungkin tidak ada hubungannya denganku," katanya.

Tidak ada informasi pasti tentang ancaman seperti apa yang diduga ditimbulkan oleh orang tersebut.

Namun ketika ditanya apakah orang itu bersenjata, Trump menjawab: "Dari yang saya pahami, jawabannya ya."

Trump mengatakan insiden itu terjadi "di luar" perimeter Gedung Putih, yang saat ini diperkuat dengan pagar besi baru dua kali tinggi versi sebelumnya.

"Saya tidak yakin ada yang dilanggar, jaraknya relatif jauh," tambahnya.

"Kompleks Gedung Putih tidak pernah dibobol selama insiden itu, begitu pula para pelindung Secret Service tidak pernah dalam bahaya," kata Sullivan.

Kembali ke podium setelah gangguan, Trump tampak tenang.

Dia melanjutkan kritik pedasnya terhadap oposisi Demokrat dan pujian atas penanganannya terhadap krisis virus Corona, yang menurut jajak pendapat menunjukkan dua pertiga orang Amerika percaya bahwa dia telah gagal.

Ditanya tentang apakah insiden keamanan itu membuatnya bingung, Trump menjawab: "Saya tidak tahu, apakah saya tampak bingung?"

“Sangat disayangkan ini adalah dunia, tetapi dunia selalu menjadi tempat yang berbahaya,” katanya.

'Menjerit'

Philipos Melaku, salah satu dari sekelompok kecil pengunjuk rasa veteran yang berkemah di dekat Gedung Putih, mengatakan dia telah mendengar tembakan.

"Saya mendengar suara tembakan dan sebelumnya saya mendengar teriakan," katanya kepada AFP.

"Itu suara laki-laki," katanya.

"Setelah itu segera, sambil mengarahkan AR-15 mereka, setidaknya delapan atau sembilan orang datang berlari."

Trump kemudian memuji Dinas Rahasia AS, yang bertugas menjaga sang presiden, menyebutnya sebagai "orang yang fantastis, yang terbaik dari yang terbaik."

"Saya merasa sangat aman dengan Secret Service," katanya. "Banyak orang yang tampak hebat siap mati jika perlu." (AFP)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Kesetaraan Upah, Ilusi Kapitalis bagi Perempuan

Kesetaraan Upah, Ilusi Kapitalis bagi Perempuan

Ahad, 27 Sep 2020 22:53

Menjawab Pak Wapres: Layakkah Korean Wave Dijadikan Panutan?

Menjawab Pak Wapres: Layakkah Korean Wave Dijadikan Panutan?

Ahad, 27 Sep 2020 22:28

Ulama Pewaris Nabi, Harusnya Dilindungi

Ulama Pewaris Nabi, Harusnya Dilindungi

Ahad, 27 Sep 2020 21:56

Sekularisasi di Kampus Yes, Islamisasi No?

Sekularisasi di Kampus Yes, Islamisasi No?

Ahad, 27 Sep 2020 21:39

Ketua Satgas Penanganan Covid-19: Penular Orang Terdekat, OTG Itu Silent Killer

Ketua Satgas Penanganan Covid-19: Penular Orang Terdekat, OTG Itu Silent Killer

Ahad, 27 Sep 2020 21:15

ATSI Dukung Pemerintah Beri Bantuan Kuota Internet untuk PJJ

ATSI Dukung Pemerintah Beri Bantuan Kuota Internet untuk PJJ

Ahad, 27 Sep 2020 21:07

Ilham Aliyev: Azerbaijan Hancurkan Peralatan Militer Armenia Sebagai Pembalasan Serangan Armenia

Ilham Aliyev: Azerbaijan Hancurkan Peralatan Militer Armenia Sebagai Pembalasan Serangan Armenia

Ahad, 27 Sep 2020 21:05

UEA Tandatangani Nota Kesepahaman Jadikan Dubai Sebagai Pusat Penting Bagi Bisnis Israel

UEA Tandatangani Nota Kesepahaman Jadikan Dubai Sebagai Pusat Penting Bagi Bisnis Israel

Ahad, 27 Sep 2020 20:45

Kasihan Pak Prabowo

Kasihan Pak Prabowo

Ahad, 27 Sep 2020 20:20

Pemerintah Yaman dan Pemberontak Syi'ah Houtsi Setujui Pertukaran 1000 Lebih Tahanan

Pemerintah Yaman dan Pemberontak Syi'ah Houtsi Setujui Pertukaran 1000 Lebih Tahanan

Ahad, 27 Sep 2020 20:00

Militer AS Gunakan Rudal 'Ninja' Rahasia Untuk Bunuh Target Penting di Suriah

Militer AS Gunakan Rudal 'Ninja' Rahasia Untuk Bunuh Target Penting di Suriah

Ahad, 27 Sep 2020 17:34

Demo Sejuta Umat Menolak Rencana Paroki Bunda Theresia Bekasi

Demo Sejuta Umat Menolak Rencana Paroki Bunda Theresia Bekasi

Ahad, 27 Sep 2020 09:39

Kalau Bukan PKI Nyatakan PKI Jahat dan Penghianat

Kalau Bukan PKI Nyatakan PKI Jahat dan Penghianat

Sabtu, 26 Sep 2020 23:36

Kanada Tangkap 'Mantan' Anggota IS Karena Diduga Berbohong Tentang Membunuh Orang di Podcast NYT

Kanada Tangkap 'Mantan' Anggota IS Karena Diduga Berbohong Tentang Membunuh Orang di Podcast NYT

Sabtu, 26 Sep 2020 21:45

7 Orang Ditahan di Prancis Setelah Penikaman Terkait Surat Kabar Satir Charlie Hebdo

7 Orang Ditahan di Prancis Setelah Penikaman Terkait Surat Kabar Satir Charlie Hebdo

Sabtu, 26 Sep 2020 21:05

AS Lipat Gandakan Hadiah Untuk Penangkapan Pemimpin Tertinggi Islamic State

AS Lipat Gandakan Hadiah Untuk Penangkapan Pemimpin Tertinggi Islamic State

Sabtu, 26 Sep 2020 20:35

Dokter: Saat Ini yang Terbaik Tetap Belajar dari Rumah

Dokter: Saat Ini yang Terbaik Tetap Belajar dari Rumah

Sabtu, 26 Sep 2020 20:35

Tragedi 21-22 Mei Jangan Dilupakan

Tragedi 21-22 Mei Jangan Dilupakan

Sabtu, 26 Sep 2020 20:20

Laporan: Oman dan Sudan Akan Umumkan Kesepakatan Normalisasi dengan Israel Pekan Depan

Laporan: Oman dan Sudan Akan Umumkan Kesepakatan Normalisasi dengan Israel Pekan Depan

Sabtu, 26 Sep 2020 19:30

Menkeu Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Jiwasraya, Anis: Pencederaan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Menkeu Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Jiwasraya, Anis: Pencederaan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Sabtu, 26 Sep 2020 11:43


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X