Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.741 views

10 Demonstran Anti-Kudeta Tewas Oleh Tindakan Keras Pasukan Keamanan di Beberapa Kota Myanmar

YANGON, MYANMAR (voa-islam.com) -  Sedikitnya 10 orang dilaporkan tewas dan banyak lainnya terluka dalam tindakan keras polisi terhadap demonstran anti-kudeta di beberapa kota Myanmar pada hari Ahad (28/2/2021).

Menurut saksi mata dan media lokal, demonstran anti kudeta dihadang dengan gas air mata, peluru karet, dan granat kejut saat polisi dan tentara mengintensifkan tindakan keras terhadap kampanye melawan kudeta militer baru-baru ini di negara Asia Tenggara itu.

Polisi dan pasukan keamanan menggunakan senjata mematikan di kota-kota besar dan kecil untuk menghentikan demonstrasi anti-kudeta besar-besaran, menewaskan sedikitnya 10 orang yang memprotes kudeta 1 Februari.

Situs web berita Khit Thi Media melaporkan bahwa empat pengunjuk rasa tewas di kota komersial Yangon dan tiga di Bago, sebuah kota sekitar 78 kilometer timur Yangon, dan tiga di Dawei, ibu kota wilayah pesisir selatan Tanintharyi.

Seorang mahasiswa dan seorang guru sekolah termasuk di antara mereka yang tewas di Yangon, kata saksi dan laporan.

Polisi menembakkan gas air mata sebelum dengan kasar membubarkan aksi protes, yang sebagian besar dilakukan oleh para guru sekolah, di depan sebuah gedung milik Kementerian Pendidikan, kata Irrawaddy, outlet berita lokal lainnya.

Ia menambahkan bahwa seorang guru sekolah perempuan meninggal karena serangan jantung setelah terkena peluru karet.

“Mengejutkan melihat betapa brutalnya polisi. Mereka menembakkan gas air mata, kemudian bergegas ke arah para guru yang memprotes, dan mulai memukuli serta menendang mereka,” kata Myo Thein, seorang saksi mata yang menjalankan warung pinggir jalan di dekat lokasi protes.

"Polisi tidak menunjukkan belas kasihan kepada mereka," katanya, menambahkan bahwa sekitar 40 guru sekolah ditahan oleh polisi selama tindakan keras tersebut.

Federasi Serikat Mahasiswa Seluruh Burma mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa salah satu anggota mereka tewas dalam protes di Hledan Street Junction, sebuah lokasi protes besar di Yangon.

Dinyatakan bahwa Nyi Nyi Aung Htet Naing, seorang mahasiswa berusia 23 tahun di Universitas Yangon Barat, terbunuh ketika pasukan keamanan menembak tubuhnya.

Anadolu Agency tidak dapat segera memastikan apakah polisi menggunakan peluru tajam.

Seorang penduduk Dawei mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa polisi dan tentara membubarkan massa dengan kasar.

"Mereka bahkan memasuki rumah-rumah tempat pengunjuk rasa bersembunyi, dan melepaskan tembakan," katanya, menambahkan bahwa seorang pengunjuk rasa perempuan terluka setelah ditembak di rumahnya sebelum diseret keluar oleh polisi.

"Dia ditembak dua kali sebelum polisi menariknya keluar dari rumah saya," kata wanita berusia 40-an, tanpa menyebut nama.

Namun, Human Rights Watch (HRW) mengatakan pasukan keamanan menggunakan senjata mematikan terhadap para pengunjuk rasa damai.

Perlakuan kekerasan Pasukan Keamanan Myanmar terhadap para demonstran sebagai tanggapan atas protes anti-kudeta yang sebagian besar damai tidak dapat diterima dan harus segera dihentikan, kata sebuah pernyataan oleh Wakil Direktur HRW Asia Phil Robertson.

Amunisi tajam tidak boleh digunakan untuk mengendalikan atau membubarkan protes, dan kekuatan mematikan hanya dapat digunakan untuk melindungi nyawa atau mencegah cedera serius, tambahnya.

Pengawas HAM itu mengatakan pasukan keamanan menahan para jurnalis yang meliput protes, menuntut pembebasan mereka segera dan tanpa syarat.

Paramedis yang merawat demonstran yang terluka di lokasi protes juga telah ditangkap oleh pasukan keamanan untuk mengintimidasi mereka yang mendukung pengunjuk rasa pro-demokrasi, menurut pernyataan itu. (AA)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Latest News
Takjil Dipopulerkan Muhammadiyah

Takjil Dipopulerkan Muhammadiyah

Rabu, 21 Apr 2021 17:38

Legislator Bukhori Dorong Historiografi Indonesia yang Memihak Ulama dan Santri

Legislator Bukhori Dorong Historiografi Indonesia yang Memihak Ulama dan Santri

Rabu, 21 Apr 2021 16:33

Yakin Polri Mampu Tangkap Jozeph Paul Zhang, Fahira Idris: Umat Jangan Terpancing

Yakin Polri Mampu Tangkap Jozeph Paul Zhang, Fahira Idris: Umat Jangan Terpancing

Rabu, 21 Apr 2021 15:31

Tahun-tahun Suram Pembangunan Iptek Nasional

Tahun-tahun Suram Pembangunan Iptek Nasional

Rabu, 21 Apr 2021 14:20

Sugar Daddy-Sugar Baby, Hubungan Mengerikan di Sekitar Kita

Sugar Daddy-Sugar Baby, Hubungan Mengerikan di Sekitar Kita

Rabu, 21 Apr 2021 12:51

Sekolah Tatap Muka, Yakin Sudah Siap?

Sekolah Tatap Muka, Yakin Sudah Siap?

Rabu, 21 Apr 2021 12:41

Publik Butuh Sistem yang Bertujuan Takwa

Publik Butuh Sistem yang Bertujuan Takwa

Rabu, 21 Apr 2021 12:30

Dayah Darul Quran Aceh Gelar Mukhayyam Ramadhan

Dayah Darul Quran Aceh Gelar Mukhayyam Ramadhan

Rabu, 21 Apr 2021 12:11

Ponpes Tahfidz Wahdah Islamiyah Cibinong Gelar Ujian Hafalan Terbuka untuk Pertama Kali

Ponpes Tahfidz Wahdah Islamiyah Cibinong Gelar Ujian Hafalan Terbuka untuk Pertama Kali

Rabu, 21 Apr 2021 11:50

MUI: RS Indonesia di Hebron Butuh Bantuan Ummat

MUI: RS Indonesia di Hebron Butuh Bantuan Ummat

Rabu, 21 Apr 2021 11:10

Kontroversi Nadiem Makarim Hapus Pendidikan Pancasila

Kontroversi Nadiem Makarim Hapus Pendidikan Pancasila

Rabu, 21 Apr 2021 10:49

Yordania Cabut Larangan Shalat Jum'at Menyusul Penurunan Kasus Infeksi COVID-19

Yordania Cabut Larangan Shalat Jum'at Menyusul Penurunan Kasus Infeksi COVID-19

Selasa, 20 Apr 2021 21:45

Parlemen Pakistan Adakan Sesi Debat Apakah Akan Mengusir Dubes Prancis Dari Islamabad

Parlemen Pakistan Adakan Sesi Debat Apakah Akan Mengusir Dubes Prancis Dari Islamabad

Selasa, 20 Apr 2021 21:10

Presiden Chad Idris Deby Tewas Setelah Perangi Pemberontak Di Garis Depan

Presiden Chad Idris Deby Tewas Setelah Perangi Pemberontak Di Garis Depan

Selasa, 20 Apr 2021 20:40

Persis Desak Polri Tangkap Joseph Paul Zhang yang Diduga Menista Islam

Persis Desak Polri Tangkap Joseph Paul Zhang yang Diduga Menista Islam

Selasa, 20 Apr 2021 11:55

Adara Salurkan Bantuan Langsung Untuk Pengungsi Palestina di Libanon

Adara Salurkan Bantuan Langsung Untuk Pengungsi Palestina di Libanon

Selasa, 20 Apr 2021 11:11

Jadikan Rumahmu Kiblat

Jadikan Rumahmu Kiblat

Senin, 19 Apr 2021 21:36

Shalat Tarawih (Bagian Dua)

Shalat Tarawih (Bagian Dua)

Senin, 19 Apr 2021 21:28

Pensiunan Kolonel Militer Israel Sebut Sistem Pertahanan Iron Dome Tidak Dapat Diandalkan

Pensiunan Kolonel Militer Israel Sebut Sistem Pertahanan Iron Dome Tidak Dapat Diandalkan

Senin, 19 Apr 2021 19:30

Hamas: Perjuangan Akan Terus Berlanjut Sampai Pembebasan Penuh Al-Aqsa Dari Musuh Zionis

Hamas: Perjuangan Akan Terus Berlanjut Sampai Pembebasan Penuh Al-Aqsa Dari Musuh Zionis

Senin, 19 Apr 2021 19:10


MUI

Must Read!
X

Rabu, 21/04/2021 17:38

Takjil Dipopulerkan Muhammadiyah