Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.732 views

Ribuan Warga Kanada Berunjuk Rasa Mengecam Islamofobia Setelah Pembunuhan Keluarga Muslim

ONTARIO, KANADA (voa-islam.com) - Ribuan orang telah berunjuk rasa di Kanada untuk mengecam Islamofobia dan menyatakan dukungan mereka bagi keluarga Muslim yang baru-baru ini tewas dalam serangan brutal yang digambarkan sebagai kejahatan rasial.

Pada Ahad malam, seorang teroris Kulit Putih menabrakkan sebuah truk pickup ke sebuah keluarga beranggotakan lima orang di kota Kanada, London, Provinsi Ontario, menewaskan empat dari mereka dan melukai yang lain dalam serangan yang menargetkan para korban karena mereka adalah Muslim.

Polisi mengatakan korban tewas adalah seorang wanita berusia 74 tahun, seorang pria berusia 46 tahun, seorang wanita berusia 44 tahun, dan seorang gadis berusia 15 tahun. Seorang anak laki-laki berusia 9 tahun terluka dan sekarang dirawat di rumah sakit dalam kondisi serius.

Anggota keluarga tersebut adalah anggota aktif komunitas Muslim dan Pakistan di London dan anak-anak bersekolah di sekolah Islam setempat.

Mereka pindah ke Kanada dari Pakistan pada 2007.

Sang teroris, yang diidentifikasi sebagai Nathaniel Veltman, ditangkap di sebuah mal tujuh kilometer dari persimpangan tempat serangan itu terjadi. Teroris berusia 20 tahun itu sekarang ditahan, menghadapi empat tuduhan pembunuhan tingkat pertama.

Orang-orang di London berbaris sekitar tujuh kilometer pada hari Jum'at (11/6/2021) dari tempat di mana keluarga itu ditabrak ke sebuah masjid terdekat di dekat tempat Veltman ditangkap oleh polisi.

Para demonstran Kanada membawa plakat dengan pesan yang berbunyi, "Kebencian tidak memiliki rumah di sini," dan "Cinta di atas kebencian."

Demonstrasi serupa juga diadakan di kota-kota lain di Ontario, provinsi terpadat di Kanada.

Selain itu, puluhan tokoh masyarakat Muslim dan Kristen serta warga berkumpul di sebuah taman lokal di Scarborough, Ontario, untuk menyalakan lilin dan meletakkan bunga untuk mengenang keluarga tersebut.

Serangan itu memicu kemarahan di seluruh Kanada, dengan politisi mengutuk serangan mematikan dan menyerukan tindakan terhadap Islamofobia dan kejahatan bermotif rasial.

Perdana Menteri Justine Trudeau mengecam pembunuhan itu sebagai "serangan teroris" dan berjanji untuk menekan kelompok sayap kanan dan penyebar kebencian online.

Perdana Menteri Pakistan Imran Khan mengecam serangan mematikan itu, dengan mengatakan "tindakan terorisme" ini mengungkapkan Islamofobia yang berkembang di negara-negara Barat.

Insiden itu adalah yang terburuk terhadap Muslim Kanada sejak 2017 ketika seorang pria bersenjata melepaskan tembakan ke sebuah masjid dan menewaskan enam jemaah di Quebec.

Kanada sudah terhuyung-huyung dari tragedi menemukan mayat  215 siswa pribumi di Kamloops Indian Residential School dekat kota Kamloops, British Columbia.

Sekolah tersebut, salah satu dari banyak sekolah asrama yang didirikan untuk mengasimilasi paksa penduduk asli negara itu, didirikan pada tahun 1890 di bawah kepemimpinan gereja Katolik Roma, dan ditutup pada tahun 1978.

Fasilitas pendidikan tersebut merupakan bagian dari jaringan lintas Kanada dari 139 sekolah perumahan yang dibuat untuk mengasimilasi anak-anak pribumi secara paksa dengan mengeluarkan mereka dari rumah dan komunitas mereka, dan melarang mereka berbicara bahasa asli mereka atau melakukan praktik budaya.

Kanada, dalam beberapa tahun terakhir, telah menerima ketidakadilan rasial yang diderita oleh penduduk asli, yang membentuk sekitar lima persen dari populasi hampir 37 juta.

Menurut penyelidikan pada 2019, negara itu terlibat dalam "genosida berbasis ras" terhadap perempuan pribumi.

Dikatakan perempuan pribumi 12 kali lebih mungkin untuk dibunuh atau hilang daripada perempuan lain di Kanada.

Pemerintah Kanada telah disalahkan atas sekitar 4.000 perempuan Pribumi yang hilang selama beberapa tahun terakhir. (ptv)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Lonjakan Covid meningkat tajam, Indonesia menempati nomor 1 di dunia dalam kasus harian dan kematian. Para penyintas Corona yang jalani isolasi butuh uluran tangan. Mari berbagi makanan siap...

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Latest News
Stunting Merusak Potensi Bonus Demografi Indonesia 2045

Stunting Merusak Potensi Bonus Demografi Indonesia 2045

Senin, 26 Jul 2021 20:20

Kementerian Sosial Resmikan Sekolah Lansia Salimah

Kementerian Sosial Resmikan Sekolah Lansia Salimah

Senin, 26 Jul 2021 20:17

Pasukan Keamanan Tunisia Serbu Kantor Al Jazeera, Usir Para Staf

Pasukan Keamanan Tunisia Serbu Kantor Al Jazeera, Usir Para Staf

Senin, 26 Jul 2021 20:05

Food Careline Services ACT: Layanan Makan Gratis untuk Orang Lapar

Food Careline Services ACT: Layanan Makan Gratis untuk Orang Lapar

Senin, 26 Jul 2021 20:01

Selandia Baru Akan Izinkan Seorang Wanita Terkait Islamic State Dan 2 Anaknya Untuk Pulang

Selandia Baru Akan Izinkan Seorang Wanita Terkait Islamic State Dan 2 Anaknya Untuk Pulang

Senin, 26 Jul 2021 19:35

Raih Gelar Doktor, Fahmi Idris Urai Strategi Cegah Korupsi

Raih Gelar Doktor, Fahmi Idris Urai Strategi Cegah Korupsi

Senin, 26 Jul 2021 19:22

Sembelih Kambing untuk Menempati Rumah Baru

Sembelih Kambing untuk Menempati Rumah Baru

Senin, 26 Jul 2021 19:09

Waduh, Studi Baru Di Inggris Temukan Orang Yang Sembuh Dari COVID-19 Alami Penurunan Kecerdasan

Waduh, Studi Baru Di Inggris Temukan Orang Yang Sembuh Dari COVID-19 Alami Penurunan Kecerdasan

Senin, 26 Jul 2021 19:05

Presiden Tunisia Kais Saied Lancarkan 'Kudeta', Tangguhkan Parlemen Dan Pecat Perdana Menteri

Presiden Tunisia Kais Saied Lancarkan 'Kudeta', Tangguhkan Parlemen Dan Pecat Perdana Menteri

Senin, 26 Jul 2021 17:15

Lewat Fatwa dan Tausyiah, MUI Berperan Besar Tangani Covid-19

Lewat Fatwa dan Tausyiah, MUI Berperan Besar Tangani Covid-19

Senin, 26 Jul 2021 14:20

Semoga Rektor UI Menjadi “Kyai Haji Ari Kuncoro”

Semoga Rektor UI Menjadi “Kyai Haji Ari Kuncoro”

Senin, 26 Jul 2021 12:48

Ahmad Syaikhu: Pada Masa Pandemi, Keluarga Perlu Tiga Penguatan

Ahmad Syaikhu: Pada Masa Pandemi, Keluarga Perlu Tiga Penguatan

Senin, 26 Jul 2021 11:39

Anak Belum Baligh Menjadi Imam Shalat

Anak Belum Baligh Menjadi Imam Shalat

Senin, 26 Jul 2021 11:00

Jika Pandemi Berlanjut, Mungkin Saja Nanti Ada Fatwa Nikah Daring

Jika Pandemi Berlanjut, Mungkin Saja Nanti Ada Fatwa Nikah Daring

Senin, 26 Jul 2021 10:51

MUI 46 Tahun, KH Cholil Nafis: Sarana Dakwah danl Perekat Umat

MUI 46 Tahun, KH Cholil Nafis: Sarana Dakwah danl Perekat Umat

Senin, 26 Jul 2021 10:29

Rakyat Buntung, Ada Yang Ambil Untung

Rakyat Buntung, Ada Yang Ambil Untung

Senin, 26 Jul 2021 08:19

Israel Larang Masuk Truk Bahan Bakar Untuk Pembangkit Listrik Di Jalur Gaza

Israel Larang Masuk Truk Bahan Bakar Untuk Pembangkit Listrik Di Jalur Gaza

Ahad, 25 Jul 2021 22:20

Saudi Izinkan Kembali Umat Muslim Lakukan Umrah Mulai Ahad 25 Juli

Saudi Izinkan Kembali Umat Muslim Lakukan Umrah Mulai Ahad 25 Juli

Ahad, 25 Jul 2021 22:00

Milisi Syi'ah Pro-Iran Di Suriah Rekrut Pemuda Lokal Untuk Beli Properti Di Deir Al-Zor

Milisi Syi'ah Pro-Iran Di Suriah Rekrut Pemuda Lokal Untuk Beli Properti Di Deir Al-Zor

Ahad, 25 Jul 2021 21:25

Parlemen Prancis Sahkan RUU Anti-Separatisme 'Islamofobia'

Parlemen Prancis Sahkan RUU Anti-Separatisme 'Islamofobia'

Ahad, 25 Jul 2021 20:35


MUI

Must Read!
X