Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.142 views

Penulis Novel Ayat-ayat Setan Salman Rushdie Ditikam Dalam Acara Di New York

AMERIKA SETIKAT (voa-islam.com) - Penulis kontroversial Salman Rushdie, yang telah menghadapi ancaman pembunuhan karena novelnya The Satanic Verses atau Ayat-ayat setan, telah ditikam setidaknya sekali di leher dan sekali di perut saat di atas panggung di sebuah acara di negara bagian New York.

Penulis Inggris kelahiran India itu telah diterbangkan ke rumah sakit tetapi kondisinya belum diketahui. Dia masih menjalani operasi.

Pria berusia 75 tahun itu hendak memberikan ceramah ketika seorang pria menyerbu panggung di Chautauqua Institution dan mulai menyerang Salman saat diperkenalkan kepada penonton, menurut saksi mata.

Novelis itu jatuh ke lantai setelah diserang oleh tersangka, yang kemudian dijatuhkan oleh penonton dan anggota staf yang berlari di atas panggung. Tersangka ditangkap oleh polisi negara segera setelah itu dan dia sekarang ditahan.

Dia telah diidentifikasi sebagai Hadi Matar, 24 tahun dari Fairview, New Jersey, yang membeli tiket untuk acara tersebut.

Polisi mengatakan mereka belum mengetahui motif penyerangan itu tetapi mereka yakin dia bertindak sendiri.

Saksi Pilar Pintagro mengatakan kepada Sky News: "Kami sangat ketakutan karena tempat pertama (dia ditikam) ada di leher dan di situlah darah mulai memercik ke mana-mana, lalu dia menikamnya di bahu dan terus menusuk beberapa kali karena itu begitu cepat.

"Orang-orang dari penonton benar-benar melompat ke atas panggung untuk mencoba menjatuhkannya dan Salman berusaha menjauh dari orang ini tetapi dia terus menusuk beberapa kali, dan dia akhirnya ditembaki."

Penulis dibantu oleh seorang dokter yang hadir sebelum layanan darurat tiba.

Polisi mengatakan moderator acara, Henry Reese, mengalami cedera kepala ringan setelah juga diserang.

Saksi lain Julia Mineeva Braun mengatakan kepada Sky News bahwa ketika Salman Rushdie diperkenalkan "tiba-tiba dari sisi kiri panggung seorang pria pendek, (berpakaian) serba hitam, berlari keluar dan dia mendekati Tuan Rushdie".

"Itu sangat cepat ... kami pikir dia sedang memperbaiki mikrofonnya dan kemudian kami melihat pisaunya. Dia mulai menikam lehernya terlebih dahulu ... dan Tuan Rushdie bangkit dan mulai berlari. Kami masih shock. P

ilar Pintagro mengatakan dia mengharapkan keamanan lebih di acara tersebut.

"Tidak terlalu banyak polisi di sekitar," katanya. "Itu sebabnya orang-orang dari penonton melompat ke atas panggung karena kami mengharapkan lebih banyak polisi.

Akhirnya polisi datang dan menembaknya. Tapi polisi butuh waktu lima menit untuk tiba."

Sebuah gambar yang beredar di media sosial muncul menunjukkan Salman Rushdie dengan kaki sedikit terangkat dan seseorang menekan perutnya.

Puluhan penonton hadir dalam acara tersebut.

Dalam sebuah video di Twitter, diambil beberapa baris dari panggung, seorang wanita terdengar berkata: "Mudah-mudahan mereka bisa menyelamatkannya karena pisau pertama tepat di dekat arterinya.

Jeremy Genovese, 68, dari Beachwood, Ohio, mengatakan: "Orang-orang terkejut, banyak orang menangis." Salman Rushdie, yang tinggal di New York City dan menjadi warga negara Amerika pada 2016, akan berbicara dengan Henry Reese, dari organisasi City of Asylum, sebuah program residensi bagi para penulis yang tinggal di pengasingan di bawah ancaman penganiayaan.

Mereka diperkirakan mendiskusikan peran Amerika sebagai suaka bagi penulis dan seniman lain di pengasingan dan sebagai rumah bagi kebebasan berekspresi.

Polisi negara bagian mengatakan: "Sekitar pukul 11 pagi, seorang tersangka pria berlari ke atas panggung dan menyerang Rushdie dan seorang pewawancara. Rushdie diangkut dengan helikoptermemilih ke rumah sakit daerah."

Mereka menambahkan: "Pewawancara mengalami cedera kepala ringan. Seorang polisi negara bagian yang ditugaskan untuk acara tersebut segera menahan tersangka."

Buku keempat Rushdie, The Satanic Verses, dilarang pada tahun 1988 di sejumlah negara Muslim, karena mengandung bagian-bagian yang menghujat Islam.

Negara Timur Tengah menawarkan hadiah lebih dari $3 juta untuk siapa saja yang membunuh penulisnya.

Penerjemah Jepang buku itu ditikam sampai mati pada tahun 1991 dan orang lain yang terlibat dalam penerbitannya diserang. (SN) 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Ribuan Warga Rusia Yang Dimobilisasi Untuk Perang Di Ukraina Dipulangkan Karena Tidak Layak Bertugas

Ribuan Warga Rusia Yang Dimobilisasi Untuk Perang Di Ukraina Dipulangkan Karena Tidak Layak Bertugas

Senin, 03 Oct 2022 23:15

BPOM: Vaksin Covid-19 Dalam Negeri Sudah Tersertifikasi Halal

BPOM: Vaksin Covid-19 Dalam Negeri Sudah Tersertifikasi Halal

Senin, 03 Oct 2022 23:06

MUI Jatim Beri Dukungan Spiritual untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

MUI Jatim Beri Dukungan Spiritual untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Senin, 03 Oct 2022 21:14

Indonesia Masuk 100 Negara Paling Miskin di Dunia, Ini Tanggapan Legislator PKS

Indonesia Masuk 100 Negara Paling Miskin di Dunia, Ini Tanggapan Legislator PKS

Senin, 03 Oct 2022 20:49

Kelompok Hak Asasi: Israel Tahan Hampir 800 Warga Palestina Tanpa Pengadilan

Kelompok Hak Asasi: Israel Tahan Hampir 800 Warga Palestina Tanpa Pengadilan

Senin, 03 Oct 2022 19:15

Hasbulla 'Mini Khabib' Magomedov Tandatangani Kesepakatan 5 Tahun Dengan UFC

Hasbulla 'Mini Khabib' Magomedov Tandatangani Kesepakatan 5 Tahun Dengan UFC

Senin, 03 Oct 2022 18:35

Partai Gelora Dorong Pihak yang Bertanggungjawab atas Tragedi Kanjuruhan Diproses Hukum

Partai Gelora Dorong Pihak yang Bertanggungjawab atas Tragedi Kanjuruhan Diproses Hukum

Senin, 03 Oct 2022 17:11

The Worldview of Islam: Kacamata Jernih Muslim Memandang Dunia

The Worldview of Islam: Kacamata Jernih Muslim Memandang Dunia

Senin, 03 Oct 2022 13:30

Dokter Paru: Rokok Elektrik Bukan Rokok yang Sehat

Dokter Paru: Rokok Elektrik Bukan Rokok yang Sehat

Senin, 03 Oct 2022 12:44

NasDem Umumkan Anies Baswedan sebagai Capres

NasDem Umumkan Anies Baswedan sebagai Capres

Senin, 03 Oct 2022 11:17

Tragedi Kanjuruhan, Haedar Nashir: Satu Jiwa Saja Sangat Berharga yang Harus Dijaga

Tragedi Kanjuruhan, Haedar Nashir: Satu Jiwa Saja Sangat Berharga yang Harus Dijaga

Senin, 03 Oct 2022 09:31

Tenaga Ahli DPR RI Ajak Melek Menulis Berita

Tenaga Ahli DPR RI Ajak Melek Menulis Berita

Senin, 03 Oct 2022 07:38

Mari Bantu Operasional Dakwah Media Voa Islam

Mari Bantu Operasional Dakwah Media Voa Islam

Senin, 03 Oct 2022 07:13

Dokter Ungkap Syarat untuk Turunkan Kasus Kanker di Indonesia

Dokter Ungkap Syarat untuk Turunkan Kasus Kanker di Indonesia

Senin, 03 Oct 2022 06:41

JAS: Sepak Bola Harus Menjadi Hiburan Bukan Menjadi Tragedi yang Memilukan

JAS: Sepak Bola Harus Menjadi Hiburan Bukan Menjadi Tragedi yang Memilukan

Ahad, 02 Oct 2022 21:55

Saudi Bebaskan Peziarah Iran Yang Ditangkap Saat Pelaksanaan Ibadah Haji 2022 Lalu

Saudi Bebaskan Peziarah Iran Yang Ditangkap Saat Pelaksanaan Ibadah Haji 2022 Lalu

Ahad, 02 Oct 2022 21:45

Gugatan PT 20% Ditolak MK, Sekjen PKS: Kami Hormati, Meskipun Sangat Kecewa

Gugatan PT 20% Ditolak MK, Sekjen PKS: Kami Hormati, Meskipun Sangat Kecewa

Ahad, 02 Oct 2022 21:44

PKS Terbuka Menerima Nasihat Dari Tokoh dan Ormas Islam

PKS Terbuka Menerima Nasihat Dari Tokoh dan Ormas Islam

Ahad, 02 Oct 2022 21:32

Bangun Pagi Bisa Tingkatkan Metabolisme dan Cegah Penyakit Kronis

Bangun Pagi Bisa Tingkatkan Metabolisme dan Cegah Penyakit Kronis

Ahad, 02 Oct 2022 21:23

Pengguna Medsos di Indonesia 191 Juta, MUI Sulsel Ajak Muballigh Giatkan Dakwah Digital

Pengguna Medsos di Indonesia 191 Juta, MUI Sulsel Ajak Muballigh Giatkan Dakwah Digital

Ahad, 02 Oct 2022 21:20


MUI

Must Read!
X