Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
148 views

Mike Pompeo Sebut Buku Sejarah Harus Mengabaikan Korban Gaza

AMERIKA SERIKAT (voa-islam.com) - Mantan Direktur CIA dan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo, memicu gelombang kecaman setelah mengatakan bahwa narasi perang Israel di Gaza harus dibentuk sedemikian rupa sehingga buku-buku sejarah di masa depan “tidak menuliskan tentang para korban Gaza”.

Berbicara dalam sebuah acara daring terbuka pada 13 Januari yang diselenggarakan oleh organisasi pro-Israel, MirYam Institute, Pompeo berargumen bahwa cara perang tersebut didokumentasikan akan menentukan bagaimana ia dikenang, seraya menekankan perlunya “memastikan bahwa kisahnya disampaikan dengan benar”.

Di situs webnya, MirYam Institute digambarkan sebagai “sebuah forum bagi para pakar Israel terkemuka dengan perspektif yang beragam dan bervariasi”. Benjamin Anthony, seorang veteran tempur tentara Israel yang pernah terlibat dalam banyak operasi militer di Palestina yang diduduki, merupakan CEO sekaligus salah satu pendiri MirYam Institute.

Pernyataan Pompeo tampak mengesampingkan sentralitas penderitaan warga sipil Palestina, meskipun skala kehancuran dan jumlah korban jiwa di Gaza sangat luar biasa. Perang di Gaza telah dinyatakan sebagai genosida oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa dan para pakar genosida, dengan lebih dari 71.400 orang tewas.

Komentar Pompeo muncul ketika organisasi hak asasi manusia internasional, badan-badan PBB, dan para jurnalis terus mendokumentasikan jatuhnya korban sipil secara luas, pengungsian massal, serta runtuhnya kondisi kemanusiaan di wilayah kantong yang terkepung tersebut.

Dalam buletin MEE terbaru: Jerusalem Dispatch
Daftar untuk mendapatkan wawasan dan analisis terbaru tentang Israel-Palestina, bersama Turkey Unpacked dan buletin MEE lainnya.

“Ada korban di Gaza, ada korban sipil dalam setiap perang yang pernah terjadi. Tetapi para korban adalah rakyat negara-bangsa Israel. Agresornya adalah rezim Iran melalui proksinya, Hamas,” kata Pompeo.

Para pengkritik di dunia maya secara luas menyatakan bahwa pernyataan tersebut mencerminkan upaya yang lebih luas dari para pejabat AS dan Israel untuk mengendalikan narasi sejarah demi kepentingan Israel, sambil menyingkirkan pengalaman rakyat Palestina.

Pernyataan itu dengan cepat menyebar di media sosial dan menuai kecaman dari para aktivis serta pengamat yang menuduh Pompeo secara terbuka menganjurkan penghapusan korban dari ingatan sejarah, alih-alih membahas akuntabilitas atas biaya kemanusiaan perang tersebut.

Jurnalis Palestina Motasem A. Dalloul mengatakan, “Mereka bahkan bekerja untuk melanjutkan genosida yang menimpa kami setelah kematian kami!” dalam sebuah unggahan di platform X, merujuk pada genosida Israel yang terus berlanjut di Gaza.

Ini bukan pertama kalinya mantan Menteri Luar Negeri tersebut menjadi sorotan atas pernyataannya terkait Palestina. Pompeo sebelumnya secara terbuka menunjukkan dukungannya kepada tentara Israel, sebagaimana terlihat dalam sebuah video pada November 2024 yang memperlihatkan dirinya menari bersama para tentara Israel.

Dalam video lain yang diunggah di media sosial pada Februari 2024, Pompeo dan istrinya terlihat mengunjungi sebuah “pusat pemulihan” Israel, tempat para tentara kembali dari Gaza untuk beristirahat dan memulihkan energi. Saat berbicara kepada para tentara, Pompeo menegaskan bahwa “Amerika berdiri bersama kalian”.

Banyak pengguna media sosial menyebut pernyataan terbaru Pompeo sebagai bentuk penyangkalan terhadap genosida.

Seorang pengguna media sosial mengatakan, “Mereka bahkan tidak menyembunyikan kebencian mereka terhadap warga Palestina Kristen dan Muslim.”

Perang di Gaza dimulai setelah Israel merespons serangan yang dipimpin Hamas pada 7 Oktober 2023 dengan melancarkan serangan besar-besaran ke wilayah tersebut. Pada 10 Oktober 2025, Amerika Serikat menengahi gencatan senjata yang membuat pasukan Israel mundur ke “garis kuning”, yang memberi mereka kendali atas lebih dari separuh wilayah Gaza, sekitar 53 persen dari Jalur Gaza.

Israel berulang kali melanggar gencatan senjata tersebut, menewaskan sedikitnya 439 warga Palestina dalam kurun tiga bulan melalui hampir 1.200 pelanggaran, termasuk serangan udara, penembakan artileri, dan penghancuran rumah-rumah. (MEE/Ab)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Islamic World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Lima Tahun Mangkrak, Masjid di Pelosok ini Mengenaskan. Ayo Bantu.!!

Lima Tahun Mangkrak, Masjid di Pelosok ini Mengenaskan. Ayo Bantu.!!

Nasib masjid di Kampung Cilumbu ini sungguh mengenaskan. Lima tahun mangkrak, kini nyaris tak berbentuk masjid, dipenuhi rumput liar, berlumut, dan menghitam terpapar panas dan hujan....

Palestina Masih Berduka, Ayo Ulurkan Tangan Bantu Mereka

Palestina Masih Berduka, Ayo Ulurkan Tangan Bantu Mereka

Sahabat, Ulurtangan mari kirimkan dukungan terbaikmu untuk warga Palestina di Gaza demi menguatkan mereka menghadapi situasi mencekam ini. Mari dukung mereka dengan berdonasi dengan cara:...

Open Donasi Wakaf Pembangunan Rumah Qur'an & TK Islam Terpadu An Najjah di Jonggol

Open Donasi Wakaf Pembangunan Rumah Qur'an & TK Islam Terpadu An Najjah di Jonggol

Saat ini, Ulurtangan bersama Yayasan An Najjahtul Islam Jonggol sedang merintis pembangunan Rumah Qur’an dan Taman Kanak-kanak Islam Terpadu (TKIT) An Najjah dan Gedung Majelis Taklim di Jonggol,...

Ulurtangan Bersama PDUI Kota Bekasi Safari Wakaf Qur'an dan Tebar Sembako ke Pelosok Negeri

Ulurtangan Bersama PDUI Kota Bekasi Safari Wakaf Qur'an dan Tebar Sembako ke Pelosok Negeri

Mari bergabung dalam memperkuat jaringan kebaikan di pelosok negeri dengan Wakaf Al-Qur'an. Jangan ragu untuk menjadi bagian dari kebaikan ini. Abadikan harta dengan wakaf Al-Qur'an dan saksikan...

Bantu Naura, Balita Hebat Sembuh Dari Tumor Pembuluh Darah

Bantu Naura, Balita Hebat Sembuh Dari Tumor Pembuluh Darah

Hidup Naura Salsabila dipenuhi dengan rintangan yang sangat berat. Meskipun baru berusia sepuluh bulan, bayi yang imut ini harus menghadapi penyakit yang dahsyat, yaitu tumor pembuluh darah berukuran...

Latest News

MUI

Sedekah Al Quran

Sedekah Air untuk Pondok Pesantren

Must Read!
X