Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
Kesaksian Tentara Wanita Israel Atas Penyiksaan Di Palestina

Berita Terkait

5.899 views

Kesaksian Tentara Wanita Israel Atas Penyiksaan Di Palestina

TEPI BARAT (SuaraMedia News) – “Seorang kombatan wanita harus lebih membuktikan diri.  Kombatan wanita yang dapat menyerang dengan membabi buta dianggap sebagai pejuang yang serius. Berkemampuan.  Ada satu wanita yang bersamaku ketika aku tiba di sana, dia telah berada di sana jauh sebelum aku, dia – wow, semua orang membicarakan keberanian yang dia miliki, karena dia dapat mempermalukan orang-orang Arab itu tanpa ragu.”

Itu adalah kata-kata dari seorang anggota kelompok Israel “Breaking the Silence”. Beberapa prajurit wanita Israel memberikan kesaksian, tanpa mengungkapkan identitas mereka demi alasan keamanan, tentang perilaku abusif para tentara, pria dan wanita, terhadap rakyat Palestina.

Beberapa dari kesaksian itu fokus pada “upaya ekstra” yang dibutuhkan oleh prajurit wanita untuk diakui dan diterima oleh rekan-rekan prianya.

Salah satu prajurit mengatakan bahwa ia telah mempermalukan rakyat Palestina di barikade jalan, membentak dan bahkan memukuli mereka, untuk memenuhi ekspektasi itu.

Prajurit lain mengatakan bahwa ia melihat rekannya sesama prajurit wanita mempermalukan warga Palestina “dengan cara yang tidak dapat digambarkan dengan kata-kata,” menambahkan bahwa “Anda harus melihatnya sendiri untuk mempercayai bagaimana ia berperilaku, bagaimana ia mempermalukan warga Palestina tanpa  peduli pada apa pun.”

“Semua orang melakukan itu,” ujarnya. “Prajurit dan perwira, tidak ada yang keberatan.”

Prajurit wanita lainnya mengatakan bahwa mereka (prajurit-prajurit wanita) harus memukuli orang-orang Palestina, tua dan muda, dan memperlakukan mereka dengan buruk, terlepas dari usia maupun gendernya.

Ia mengatakan bahwa ketika polisi perbatasan menangkap seorang pekerja Palestina di Israel tanpa ijin, mereka bernyanyi penuh kemenangan dan kemudian memukuli dan menendanginya. Terkadang, para prajurit memerintahkan orang Palestina untuk bernyanyi memuji unit mereka.

Setidaknya 50 prajurit wanita memberikan kesaksian tentang apa yang dilakukan angkatan darat di barikade jalan di Tepi Barat, dan di Terminal Erez antara Gaza dan Israel.

Salah satu prajurit mengatakan bahwa unitnya menahan seorang pemuda Palestina yang melempari mereka batu di pusat Hebron, bagian selatan Tepi Barat. Ketika salah satu rekannya sesama prajurit menjadi takut dan jatuh ke dalam parit, mematahkan kakinya, salah satu rekan prajurit tersebut menangkap pemuda Palestina itu dan dengan sengaja mematahkan tangannya. Mereka memaksanya meletakkan tangan di atas sebuah kursi, dan kemudian memukulnya dengan sebuah benda tajam.

Dalam insiden lain, seorang prajurit wanita mengatakan bahwa ia mendengar suara tembakan dan bergegas ke lokasi kejadian untuk menemukan seorang pemuda Palestina berdarah setelah ditembak di bagian abdomennya. Prajurit yang berada di lokasi itu mengklaim bahwa ia berusaha melarikan diri setelah diminta untuk memperlihatkan kartu identitasnya. Namun, pemuda itu telah menyerahkan kartu identitasnya, bahkan salah seorang prajurit sedang memegangnya. Para prajurit yang terlibat dalam insiden itu tidak pernah dimintai keterangan oleh komandan mereka.

Beberapa prajurit wanita lainnya mengemukakan bahwa sejumlah prajurit pria dan wanita memukuli beberapa wanita Palestina di barikade jalan, memaksa mereka untuk menampar wajahnya sendiri, bahkan meninju dan menendang para wanita itu.

Pada bulan November tahun lalu, sebuah kompi baru dalam korps intelijen lapangan Israel akhirnya menjadi sebuah kenyataan. Ini bukan kompi biasa karena sepenuhnya terdiri atas tentara wanita yang telah dilatih secara khusus. Kegiatan operasional mereka, bernama Nachshol, direncanakan akan dilakukan di kawasan Israel selatan. (rin/pg/sm) www.suaramedia.com

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Suara Media lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Sudah 4 bulan Ulandari menahan pedihnya patah tulang kaki karena tak punya biaya. Lukanya menganga dan membusuk, jika tidak segera dioperasi, calon dai ini terancam akan kehilangan kaki kirinya....

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Untuk pembelian tanah program wakaf produktif muallaf Bolaang Mongondow Sulawesi Utara masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah. Ayo berwakaf Rp 15.000 per meter, agar harta kekal dan pahala terus...

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Dalam satu desa terdapat 53 muallaf hidup prihatin pra-sejahtera. Hanya dengan 15.000 rupiah kita bisa berwakaf tanah satu meter untuk rumah dan pekerjaan mereka. Total kebutuhan 70 rupiah....

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Anak yatim berprestasi ini selalu jadi juara sejak SD. Sang ayah hilang 9 tahun silam saat berdakwah ke luar kota. Terbelit kesulitan ekonomi, Ayu terbebani tagihan sekolah 8 juta rupiah....

Latest News
Turki: Keputusan AS untuk Buka Kedutaan Besar di Yerusalem Merusak Perdamaian

Turki: Keputusan AS untuk Buka Kedutaan Besar di Yerusalem Merusak Perdamaian

Sabtu, 24 Feb 2018 22:30

500 Warga Sipil 121 Diantaranya Anak-anak Telah Tewas dalam 7 Hari Serangan Rezim Assad di Ghouta

500 Warga Sipil 121 Diantaranya Anak-anak Telah Tewas dalam 7 Hari Serangan Rezim Assad di Ghouta

Sabtu, 24 Feb 2018 22:15

Pemerintah Syi'ah Irak Tolak Permintaan Riyadh untuk Serahkan Tahanan Warga Saudi

Pemerintah Syi'ah Irak Tolak Permintaan Riyadh untuk Serahkan Tahanan Warga Saudi

Sabtu, 24 Feb 2018 21:45

Laporan: AS Akan Buka Kedutaan Besar Mereka di Yerusalem pada Bulan Mei

Laporan: AS Akan Buka Kedutaan Besar Mereka di Yerusalem pada Bulan Mei

Sabtu, 24 Feb 2018 21:25

Kelirunya Ucapan Selamat oleh Pemimpin Saat Indonesia jadi Pasar Narkotik Terbesar di Dunia

Kelirunya Ucapan Selamat oleh Pemimpin Saat Indonesia jadi Pasar Narkotik Terbesar di Dunia

Sabtu, 24 Feb 2018 18:31

Politisi: Kepala BIN Hadir di Rakernas PDIP, Pilpres 2019 Saya Pastikan Tidak Demokratis

Politisi: Kepala BIN Hadir di Rakernas PDIP, Pilpres 2019 Saya Pastikan Tidak Demokratis

Sabtu, 24 Feb 2018 17:31

Pencalonan Jokowi oleh PDIP Dilihat Janggal oleh Pengamat

Pencalonan Jokowi oleh PDIP Dilihat Janggal oleh Pengamat

Sabtu, 24 Feb 2018 16:31

Kronologis PBB yang Dianggap Tak Layak Lolos oleh KPU

Kronologis PBB yang Dianggap Tak Layak Lolos oleh KPU

Sabtu, 24 Feb 2018 15:21

Ada Kesan Perbedaan dari Sikap Polri ke Masyarakat yang Kritis dengan Pemerintah

Ada Kesan Perbedaan dari Sikap Polri ke Masyarakat yang Kritis dengan Pemerintah

Sabtu, 24 Feb 2018 14:21

Peringatan untuk Polri atasnya Banyaknya Masyarakat yang Ditangkap karena Dianggap Sebar Hoax

Peringatan untuk Polri atasnya Banyaknya Masyarakat yang Ditangkap karena Dianggap Sebar Hoax

Sabtu, 24 Feb 2018 13:21

Internasionalisasi Haji dan Ekspansi Ideologi Syiah

Internasionalisasi Haji dan Ekspansi Ideologi Syiah

Sabtu, 24 Feb 2018 13:14

Milad ke 21 FLP Gelar Seminar Literasi di Solo

Milad ke 21 FLP Gelar Seminar Literasi di Solo

Sabtu, 24 Feb 2018 13:09

Ahok Ajukan PK, Pedri Kasman: Hakim Pasti Tak Asal Kabulkan

Ahok Ajukan PK, Pedri Kasman: Hakim Pasti Tak Asal Kabulkan

Sabtu, 24 Feb 2018 13:06

Hanya di Zaman Ini Orang Gila Menjadi Pembunuh Ulama

Hanya di Zaman Ini Orang Gila Menjadi Pembunuh Ulama

Sabtu, 24 Feb 2018 12:21

Kerjasama dengan Syarikat ITB, Pesan TGB: Agama dan Sain Bangun Peradaban Bangsa

Kerjasama dengan Syarikat ITB, Pesan TGB: Agama dan Sain Bangun Peradaban Bangsa

Sabtu, 24 Feb 2018 11:21

Menjadi Entrepreneur, Langkah Perangi Pengangguran

Menjadi Entrepreneur, Langkah Perangi Pengangguran

Sabtu, 24 Feb 2018 10:39

Empat Tahun sebagai Presiden tapi Jokowi Belum dapat Bedakan antara Draft dan UU

Empat Tahun sebagai Presiden tapi Jokowi Belum dapat Bedakan antara Draft dan UU

Sabtu, 24 Feb 2018 10:21

Sah! PDIP Calonkan Jokowi sebagai Capres 2019, Ini Kata Politisi Gerindra

Sah! PDIP Calonkan Jokowi sebagai Capres 2019, Ini Kata Politisi Gerindra

Sabtu, 24 Feb 2018 09:45

Ini Pesan dari Politisi ke Bakal Capres Pengganti Jokowi

Ini Pesan dari Politisi ke Bakal Capres Pengganti Jokowi

Sabtu, 24 Feb 2018 09:21

Tidak Lolos di Pemilu 2019 karena Ketum PBB Kerap Membela Ulama dan Aktivis

Tidak Lolos di Pemilu 2019 karena Ketum PBB Kerap Membela Ulama dan Aktivis

Sabtu, 24 Feb 2018 08:21


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X