Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
13.486 views

Bahaya Cari Dunia Dengan Amal Akhirat

Niat ikhlas bagi amal shalih ibarat ruh bagi jasad. Jika ruh lepas dari jasad maka ia akan mati. Begitu juga niat ikhlas, apabila hilang dari amal shalih, maka amal akan sia-sia. Dan yang dimaksud ikhlas adalah beramal untuk Allah semata.

Al Fudhailbin 'Iyadh rahimahullah berkata:

إن العمل إذا كان خالصا ولم يكن صوابا لم يقبل، وإذا كان صوابا ولم يكن خالصا لم يقبل، حتى يكون خالصا وصوابا، والخالص: أن يكون لله، والصواب: أن يكون على السنة

Sesungguhnya amal itu apabila ikhlash tetapi tidak shawab maka tidak akan diterima. Dan jika shawab tetapi tidak ikhlash maka juga tidak akan diterima, hingga terdapat ikhlash dan shawab. Dan ikhlash itu adalah karena Allah dan shawab itu sesuai dengan sunnah.

Dalam sebuah hadits Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

إِنَّ اللَّهَ لَا يَقْبَلُ مِنْ الْعَمَلِ إِلَّا مَا كَانَ لَهُ خَالِصًا وَابْتُغِيَ بِهِ وَجْهُهُ

"Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta'ala tidak menerima suatu amal kecuali dengan ikhlash dan dengannya mengharap wajah-Nya.” (HR Nasai dengan sanad yang bagus)

Niat yang benar dan ikhlas akan menjadikan amal yang kecil menjadi besar nilainya. Sebaliknya salah dalam niat bisa menjadikan amal besar menjadi tak berguna. Abdullah Ibnul Mubarak rahimahullah pernah menyatakan,

رُبَّ عملٍ صغيرٍ تعظِّمهُ النيَّةُ ، وربَّ عمل كبيرٍ تُصَغِّره النيَّةُ

"Berapa banyak amal yang kecil menjadi besar nilainya karena niat. Dan berapa banyak amal  besar menjadi kecil nilainya dikarenakan niat."

Niat yang benar dan ikhlas akan menjadikan amal yang kecil menjadi besar nilainya. Sebaliknya salah dalam niat bisa menjadikan amal besar menjadi tak berguna

Dengan niat baik, seorang hamba akan mendapatkan pahala yang besar dari setiap amal shalih yang dijalaninya. Bahkan jika dia tidak mampu melaksanakannya karena suatu sebab syar'i, Allah tetap mengalirkan pahala untuknya dengan niatnya.

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda:

إِذَا مَرِضَ الْعَبْدُ أَوْ سَافَرَ كُتِبَ لَهُ مِثْلُ مَا كَانَ يَعْمَلُ مُقِيمًا صَحِيحًا

Jika seorang hamba sakit atau sedang safar (bepergian), maka dicatat untuknya ‘amal perbuatan yang biasa ia kerjakan seperti di waktu ia sehat dan tidak sedang bepergian.” (HR Bukhari no. 2774)

Adanya keinginan menjaga amal yang biasa dikerjakannya menjadikan pahala tersebut tetap mengalir walau ia tidak bisa mengerjakannya karena sakit atau bepergian.

مَا مِنْ امْرِئٍ تَكُونُ لَهُ صَلَاةٌ بِلَيْلٍ يَغْلِبُهُ عَلَيْهَا نَوْمٌ إِلَّا كُتِبَ لَهُ أَجْرُ صَلَاتِهِ وَكَانَ نَوْمُهُ عَلَيْهِ صَدَقَةً

"Tidaklah seseorang yang biasa melaksanakan shalat malam, lalau pada suatu hari ia tertidur (sehingga tidak bisa mengerjakannya), kecuali tetap dicatat untuknya pahala shalat malam; sedangkan tidurnya bernilai shadaqah untuknya." (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, an Nasai dari Aisyah radliyallah 'anha)

Adanya niat untuk melaksanakan shalat malam menjadikan dia tetap memperoleh pahalanya walau tidak melaksanakannya karena ketiduran. Ini bukti tentang keutamaan niat.

Dalam hadits lain Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,

مَنْ تَوَضَّأَ فَأَحْسَنَ وُضُوءَهُ ثُمَّ رَاحَ فَوَجَدَ النَّاسَ قَدْ صَلَّوْا أَعْطَاهُ اللَّهُ جَلَّ وَعَزَّ مِثْلَ أَجْرِ مَنْ صَلَّاهَا وَحَضَرَهَا لَا يَنْقُصُ ذَلِكَ مِنْ أَجْرِهِمْ شَيْئًا

"Siapa yang berwudlu dan menyempurnakan wudlunya, kemudian pergi ke masjid (untuk melaksanakan shalat berjamaah), lalu ia mendapatkan orang-orang sudah selesai shalat, maka Allah 'Azza wa Jalla akan memberikan pahala untuknya seperti pahala orang shalat dengan berjamaah tanpa mengurangi sediktipun dari pahala mereka." (HR. an Nasai, Abu Dawud, dan al Hakim. Berkata Ibnul Hajar dalam Fathul Baari 6/137, sanadnya kuat).

Adanya niatan untuk shalat berjama'ah menjadi sebab dia tetap mendapat pahala berjamaah sebagaimana yang diperoleh olah saudara-saudaranya yang mendapatkan shalat berjamaah, walau ia tertinggal dan tidak mendapatkan jamaah, namun bukan karena kesengajaan.

Dalam riwayat Muslim, dari Sahal bin Hunaif, dari ayahnya, dari kakeknya, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

مَنْ سَأَلَ اللَّهَ الشَّهَادَةَ بِصِدْقٍ بَلَّغَهُ اللَّهُ مَنَازِلَ الشُّهَدَاءِ وَإِنْ مَاتَ عَلَى فِرَاشِهِ

"Siapa yang meminta kesyahidan kepada Allah dengan benar-benar (jujur dari dalam hatinya), maka Allah akan menempatkannya pada derajat para syuhada' walaupun dia meninggal di atas kasurnya."

Walau dia mati tidak di medan perang, dia mendapatkan pahala syuhada' dikarenakan niat tulus dan jujur dalam dirinya untuk meraihnya. Bahkan dalam riwayat Ibnu Majah yang dishahihkan oleh al Hakim, kebanyakan syuhada' dari umat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam meninggalnya di atas ranjangnya.

Niat yang baik bisa menjadikan amal yang mubah diberkahi oleh Allah dan pelakunya mendapat pahala. Seperti orang yang menunaikan nafkah bagi keluarganya, dia akan mendapat pahala jika meniatkannya untuk Allah dan berharap pahala dari-Nya.

Niat yang baik bisa menjadikan amal yang mubah diberkahi oleh Allah dan pelakunya mendapat pahala. Seperti orang yang menunaikan nafkah bagi keluarganya, dia akan mendapat pahala jika meniatkannya untuk Allah dan berharap pahala dari-Nya.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

إِذَا أَنْفَقَ الرَّجُلُ عَلَى أَهْلِهِ يَحْتَسِبُهَا فَهُوَ لَهُ صَدَقَةٌ

"Jika seseorang memberi nafkah kepada keluarganya dengan berharap pahala dari Allah, maka nafkah tersebut terhitung shadaqah." (HR. Bukhari)

الْمُؤْمِنُ يُؤْجَرُ فِي كُلِّ شَيْءٍ حَتَّى فِي اللُّقْمَةِ يَرْفَعُهَا إِلَى فِي امْرَأَتِهِ

"Seorang mukmin bisa mendapat pahala dari segala sesuatu (dengan niat yg baik), hingga suapan yang ia masukkan ke mulut istrinya." (HR. Ahmad dan yang lainnya, dihasankan oleh Al-Arna’uth)

Bahaya beramal shalih untuk mencari dunia

Di antara bahaya besar yang bisa menimpa seorang hamba adalah beramal shalih dengan harapan untuk mendapat dunia. Ini adalah kesyirikan yang bisa menghilangkan kesempurnaan tauhid dan menghapuskan amal. Ini lebih berbahaya daripada riya'. Kalau riya', berharap pujian orang dalam amal namun munculnya jarang-jarang. Berbeda dengan orang yang niatnya memang untuk dunia, atau disebut materialistik, seluruh amal dan perbuatannya didominasi harapan untuk kebaikan dan kesejahteraan duniaanya, tidak ada harapan untuk mendapatkan ridla Allah dan kebaikan di akhirat.

Beramal shalih dengan harapan untuk mendapat dunia adalah kesyirikan yang bisa menghilangkan kesempurnaan tauhid dan menghapuskan amal.

Mengenai hal ini, Allah menerangkan dalam firman-Nya:

مَنْ كَانَ يُرِيدُ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا وَزِينَتَهَا نُوَفِّ إِلَيْهِمْ أَعْمَالَهُمْ فِيهَا وَهُمْ فِيهَا لَا يُبْخَسُونَ  أُولَئِكَ الَّذِينَ لَيْسَ لَهُمْ فِي الْآَخِرَةِ إِلَّا النَّارُ وَحَبِطَ مَا صَنَعُوا فِيهَا وَبَاطِلٌ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

"Barang siapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan. Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka dan lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan?" (QS. Huud: 15-16)

مَنْ كَانَ يُرِيدُ الْعَاجِلَةَ عَجَّلْنَا لَهُ فِيهَا مَا نَشَاءُ لِمَنْ نُرِيدُ ثُمَّ جَعَلْنَا لَهُ جَهَنَّمَ يَصْلَاهَا مَذْمُومًا مَدْحُورًا

"Barang siapa menghendaki kehidupan sekarang (duniawi), maka Kami segerakan baginya di dunia itu apa yang Kami kehendaki bagi orang yang Kami kehendaki dan Kami tentukan baginya neraka Jahanam; ia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir." (QS. Al Isra': 18)

فَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَقُولُ رَبَّنَا آَتِنَا فِي الدُّنْيَا وَمَا لَهُ فِي الْآَخِرَةِ مِنْ خَلَاقٍ

"Maka di antara manusia ada orang yang berdoa: "Ya Tuhan kami, berilah kami (kebaikan) di dunia", dan tiadalah baginya bahagian (yang menyenangkan) di akhirat." (QS. Al Baqarah: 200)

Dari Abi Hurairah radliyallah 'anhu, dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda:

مَنْ تعلَّم عِلماً مِمَّا يُبتَغى به وجهُ الله ، لا يتعلَّمُه إلاَّ ليُصيبَ بهِ عَرَضاً من الدُّنيا ، لم يَجِدْ عَرْفَ الجنَّة يومَ القيامَةِ

"Barang siapa yang menuntut ilmu yang seharusnya dia cari untuk mengharapkan wajah Allah ta’ala, akan tetapi dia mencari ilmu supaya mendapatkan bagian dari dunia maka dia tidak akan mendapatkan wanginya surga pada hari kiamat kelak.” (HR. Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Majah)

Dan diriwayatkan oleh at Tirmidzi, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersadba;

مَنْ طَلَب العلمَ ليُمارِي به السُّفهَاء ، أو يُجاري به العُلَماء ، أو يَصرِفَ به وجُوهَ النَّاسِ إليه ، أدخله الله النَّار

"Barang siapa yang menuntut ilmu untuk membantah para ulama', menyombongkan diri di hadapan orang-orang yang bodoh, atau supaya pandangan manusia tertuju padanya, maka Allah Ta’ala akan memasukkannya ke dalam neraka."

Barang siapa yang menuntut ilmu untuk membantah para ulama', menyombongkan diri di hadapan orang-orang yang bodoh, atau supaya pandangan manusia tertuju padanya, maka Allah Ta’ala akan memasukkannya ke dalam neraka. -al hadits-

مَنْ كانتِ الدُّنيا همَّه فرّق الله عليه أمره ، وجَعَلَ فقرَه بين عينيه ، ولم يأتِهِ من الدُّنيا إلا ما كُتِبَ له، ومَنْ كَانَتِ الآخرةُ نيَّته جمَعَ الله له أمرَه ، وجعل غِناه في قلبِه، وأتته الدُّنيا وهي راغمةٌ

"Barang siapa yang menjadikan dunia sebagai puncak niatannya, niscaya Allah akan mencerai-beraikan urusannya dan menjadikan kefakiran menghantui dirinya, sedangkan dunia tidak akan datang kepadanya melainkan sekedar apa yang telah ditetapkan. Dan barangsiapa yang menjadikan akhirat itu niatnya, niscaya Allah menghimpunkan segala urusannya serta menciptakan rasa cukup dalam hatinya sementara dunia datang tunduk kepadanya dalam keadaan hina." (HR. Ahmad dan Ibnu Majah dari hadits Zaid bin Tsabit)

Macam-macam amal untuk dunia

Beramal untuk dunia ada beragam bentuk. Imam Muhammad bin Abdul Wahab rahimahullah, pernah menyebutkan 4 macam bentuk yang dinukil dari ulama salaf, yaitu:

  • Pertama, amal shalih yang biasanya dikerjakan orang untuk mengharapkan pahala dari Allah seperti shadaqah, shalat, membantu yang lain, menolong orang yang didzalimi dan amal-amal lainnya yang biasa dikerjakan atau ditinggalkan orang karena Allah semata, namun dia tidak berharap pahala akhirat, harapannya hanya agar Allah menjaga hartanya, memperbanyaknya, atau agar menjaga istri dan keluarganya. Dia tidak berharap agar dimasukkan ke surga dan dijauhkan dari neraka. Orang seperti ini akan mendapatkan balasan di dunianya sementara di akhirat tidak memperoleh apa-apa kecuali siksa. Demikian yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas radliyallah 'anhuma.

Dia tidak berharap agar dimasukkan ke surga dan dijauhkan dari neraka. Orang seperti ini akan mendapatkan balasan di dunianya sementara di akhirat tidak memperoleh apa-apa kecuali siksa.

  • Kedua, melakukan amal shalih dengan harapan agar dilihat dan dipuji orang, tidak berharap balasan di akhirat. Ini lebih berbahaya dan lebih besar dosanya daripada yang pertama. Hal ini diriwayatkan dari Mujahid rahimahullah.
  • Ketiga, beramal shalih dengan harapan dapat harta, seperti orang yang menjadi badal haji dengan harapan dapat bayaran, dia tidak berharap ridla Allah dan negeri akhirat. Contoh lainnya, orang yang berhijrah agar dapat dunia, berjihad agar dapat ghanimah, belajar agama agar dapat ijazah dan penghormatan tanpa harapan mendapat ridla Allah, atau belajar Al Qur'an dan rajin berjamaah karena tugasnya sebagai pengurus masjid. Sementara harapan atas pahala akhirat tidak ada dalam dirinya.
  • Keempat, melaksanakan ketaatan dengan ikhlas untuk Allah semata, Dzat yang tidak memiliki sekutu, tapi dia melakukan sesuatu yang menjadikannya kufur dan keluar dari Islam. Seperti orang yang melakukan salah satu dari pembatal keislaman. Hal itu sebagaimana yang diriwayatkan dari Anas radliyallah 'anhu.

(PurWD/voa-islam.com)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Aqidah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Ribuan Warga Palestina Hadiri Pemakaman 9 Orang Yang Tewas Dalam Serangan Israel Di Kamp Jenin

Ribuan Warga Palestina Hadiri Pemakaman 9 Orang Yang Tewas Dalam Serangan Israel Di Kamp Jenin

Jum'at, 27 Jan 2023 15:07

Otoritas Palestina Tangguhkan Kerjasama Keamanan Dengan Israel Menyusul Pembantaian Di Kamp Jenin

Otoritas Palestina Tangguhkan Kerjasama Keamanan Dengan Israel Menyusul Pembantaian Di Kamp Jenin

Jum'at, 27 Jan 2023 11:17

Pasukan Khusus AS Tewaskan Komandan Senior Islamic State Dan 10 Rekannya Di Somalia

Pasukan Khusus AS Tewaskan Komandan Senior Islamic State Dan 10 Rekannya Di Somalia

Jum'at, 27 Jan 2023 10:36

Mujahid: Imarah Islam Afghanistan Tidak Akan Runtuh Karena Krisis Ekonomi Dan Kemanusiaan

Mujahid: Imarah Islam Afghanistan Tidak Akan Runtuh Karena Krisis Ekonomi Dan Kemanusiaan

Kamis, 26 Jan 2023 16:16

Polisi India Tangkap Mahasiswa Saat Pemutaran Film Dokumenter BBC 'India, The Modi Question'

Polisi India Tangkap Mahasiswa Saat Pemutaran Film Dokumenter BBC 'India, The Modi Question'

Kamis, 26 Jan 2023 15:16

Al-Azhar Serukan Dunia Islam Boikot Produk Swedia Dan Belanda Karena Penodaan Al-Qur'an

Al-Azhar Serukan Dunia Islam Boikot Produk Swedia Dan Belanda Karena Penodaan Al-Qur'an

Kamis, 26 Jan 2023 14:15

Mantan Menlu AS Mike Pompeo Klaim Berhasil Gagalkan Perang Nuklir India Dan Pakistan Pada 2019

Mantan Menlu AS Mike Pompeo Klaim Berhasil Gagalkan Perang Nuklir India Dan Pakistan Pada 2019

Kamis, 26 Jan 2023 13:34

AS Putuskan Akan Kirim 31 Tank Canggih M1 Abrams Ke Ukraina

AS Putuskan Akan Kirim 31 Tank Canggih M1 Abrams Ke Ukraina

Kamis, 26 Jan 2023 12:35

Training Ilmu EROSI, Cara Anda hadapi Masalah Dengan Tersenyum

Training Ilmu EROSI, Cara Anda hadapi Masalah Dengan Tersenyum

Kamis, 26 Jan 2023 11:37

Saling Anggap Adik-Kakak, Laki dan Wanita Bukan Mahram Boleh Chattingan?

Saling Anggap Adik-Kakak, Laki dan Wanita Bukan Mahram Boleh Chattingan?

Kamis, 26 Jan 2023 11:37

CAIR Desak Pemerintah AS Hentikan Penggunaan Daftar Pantauan 'Teroris'

CAIR Desak Pemerintah AS Hentikan Penggunaan Daftar Pantauan 'Teroris'

Kamis, 26 Jan 2023 11:06

8 Keunikan Pesantren Darul Munir, Modern dan Ramah Santri

8 Keunikan Pesantren Darul Munir, Modern dan Ramah Santri

Kamis, 26 Jan 2023 10:13

Mengapa Modi Tidak Ingin Warga India Tonton Film Dokumenter BBC Tentang Kerusuhan Gujarat??

Mengapa Modi Tidak Ingin Warga India Tonton Film Dokumenter BBC Tentang Kerusuhan Gujarat??

Rabu, 25 Jan 2023 22:05

Presiden Somalia Sebut Iran Ikut Campur Di Negaranya, Terapkan 'Agenda Subersif' Lewat Upaya Bantuan

Presiden Somalia Sebut Iran Ikut Campur Di Negaranya, Terapkan 'Agenda Subersif' Lewat Upaya Bantuan

Rabu, 25 Jan 2023 18:30

Puasa Khusus di Bulan Rajab; Boleh?

Puasa Khusus di Bulan Rajab; Boleh?

Rabu, 25 Jan 2023 15:05

Pakistan Naikan Hukuman Bagi Para Penghina Istri Nabi Dan Sahabat Hingga 10 Tahun Penjara

Pakistan Naikan Hukuman Bagi Para Penghina Istri Nabi Dan Sahabat Hingga 10 Tahun Penjara

Rabu, 25 Jan 2023 15:00

Prancis Pulangkan 15 Wanita Dan 32 Anak-anak Dari Kamp Tahanan Jihadis Di Suriah

Prancis Pulangkan 15 Wanita Dan 32 Anak-anak Dari Kamp Tahanan Jihadis Di Suriah

Rabu, 25 Jan 2023 13:59

Fintech Halal Yang Didukung Aramco Luncurkan Cabang Bank Fisik Di London

Fintech Halal Yang Didukung Aramco Luncurkan Cabang Bank Fisik Di London

Rabu, 25 Jan 2023 09:38

Tahukah Anda, Marah 10 Menit Tubuh Depresi Selama 16 Jam. Ini Solusinya

Tahukah Anda, Marah 10 Menit Tubuh Depresi Selama 16 Jam. Ini Solusinya

Rabu, 25 Jan 2023 09:26

Mahasiswa India Putar Film Dokumenter Tentang Modi Meski Dilarang Pemerintah

Mahasiswa India Putar Film Dokumenter Tentang Modi Meski Dilarang Pemerintah

Selasa, 24 Jan 2023 13:52


MUI

Must Read!
X