Jum'at, 13 Rajab 1447 H / 2 Januari 2026 05:29 wib
216 views
Saat Seorang Muslim Hadapi Kesulitan
Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam atas Rasullillah –Shallallahu 'Alaihi Wasallam- dan keluarganya.
Dengan kesulitan dalam hidup ini, seorang mukmin akan semakin kuat dan teguh. Sikap kepasrahan dan kedekatan kepada Allah semakin kuat saat hidup banyak tantangan.
Seorang mukmin tidak mengukur cinta Allah dengan urusan dunia dan pemberian, karena ia yakin bahwa dunia hanyalah kenikmatan yang sedikit. Allah memberikannya kepada siapa yang Dia cintai dan juga kepada siapa yang tidak Dia cintai; namun iman tidak Allah anugerahkan kecuali kepada orang yang Dia cintai.
Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda,
وَإِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يُعْطِي الدُّنْيَا مَنْ يُحِبُّ وَمَنْ لَا يُحِبُّ وَلَا يُعْطِي الدِّينَ إِلَّا لِمَنْ أَحَبَّ فَمَنْ أَعْطَاهُ اللَّهُ الدِّينَ فَقَدْ أَحَبَّهُ
“Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla memberikan dunia kepada siapa yang Dia cintai maupun tidak, sedangkan Dia memberikan agama hanya kepada yang Dia cintai, barangsiapa yang diberi agama oleh Allah, maka Dia telah mencintainya.” (HR. Ahmad dari Ibnu Mas’ud Radhiyallahu 'Anhu)
Di antara cobaan paling berat yang pernah dialami Rasulullah ﷺ dan para sahabat mulia beliau radhiyallahu ‘anhum adalah ketika orang-orang kafir bersekutu melawan mereka dalam Perang Ahzab, hingga hati kaum mukmin terasa sampai ke tenggorokan. Namun di tengah kesulitan itu, mereka tetap teguh dan justru bertambah iman dan kepasrahan mereka:
وَلَمَّا رَأَى الْمُؤْمِنُونَ الْأَحْزَابَ قَالُوا هَٰذَا مَا وَعَدَنَا اللَّهُ وَرَسُولُهُ وَصَدَقَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ وَمَا زَادَهُمْ إِلَّا إِيمَانًا وَتَسْلِيمًا
“Dan ketika orang-orang mukmin melihat pasukan-pasukan (sekutu itu), mereka berkata: ‘Inilah yang dijanjikan Allah dan Rasul-Nya kepada kami. Allah dan Rasul-Nya benar.’ Dan yang demikian itu tidak menambah bagi mereka kecuali iman dan kepasrahan.” (QS. Al-Ahzab: 22)
Maka kesulitan tidak menjauhkan mereka dari Allah; justru setiap kali keadaan semakin berat, mereka semakin dekat kepada-Nya, semakin tinggi derajatnya, semakin bersih dan jernih hatinya, serta mereka menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah. Wallahu a’lam.
- Diterjemahkan dari makalah berbahsa Arab “Haal al-Mukmin ‘Inda al-Syadaid”, Prof. Dr. Mardhi bin Mishwah al-‘Anzi.
Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!