Aksi Nyata KPIPA! 700 Orang Padati Konser, Wakaf Palestina Langsung MengalirAhad, 03 May 2026 10:30 |
|
Konvoi Sate Babi Bikin Heboh, Indonesia Halal Watch: Jangan Pamer di Wilayah Muslim!Ahad, 03 May 2026 09:04 |

Selasa, 11 September 2012 17:13:05
JAKARTA (Arrahmah.com) - Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Hasyim Muzadi meminta para penggiat demokrasi dan HAM di Indonesia secara jujur bisa memilah antara pengertian SARA yang merusak persatuan dan aspirasi yang merupakan pilar yang sah di dalam demokrasi Indonesia .
"Kaum muslimin yang membaca teks kitab suci di lingkungan sendiri (masjid, musolla, dan madrasah tidak boleh disebut SARA karena negara (Pancasila) tidak boleh mengintervensi agama sebagai ajaran. Baru boleh dibilang SARA manakala bunyi teks itu dipaksakan untuk menciptakan konflik sosial," kata Kiyai Hasyim Muzadi di Jakarta, Senin (10/9) dikutip inilah.com.
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hikam ini mengatakan, umat beragama lain pun bisa melakukan hal yang tanpa takut disebut SARA. "Kaum kristianipun bebas sebebasnya bicara teks injil di gereja-gereja tanpa boleh disebut SARA," jelasnya.
Hasyim Muzadi mencontohkan, dalam kasus video pidato Rhoma Irama, yang dianggap menyinggung masalah SARA. Ia menilai orang yang menyebut video pidato Rhoma Irama sebagai penghembus isu SARA yang kemudian memicu benturan dan perdebatan di kalangan masyarakat.
"Ternyata video ceramah Rhoma Irama di masjid masuk ke ruang publik, televisi dan media bukan Rhoma Irama yang bawa. Jadi yang bawa itulah sebenarnya yang menghembuskan isu SARA," jelasnya.
Dikatakannya, sepanjang teks agama berada di pemeluknya masing-masing tetap dalam wilayah aspirasi, dan harus dilindungi negara . "Yang diatur negara adalah bagaimana ketika aspirasi-aspirasi itu masuk di ruang publik agar tidak menjadi benturan sosial," jelas Sekjen International Conference of Islamic Scholars (ICIS) ini.
Dengan demikian, kata Hasyim, kaum muslimin tidak perlu ragu membawa aspirasi sesuai dengan keyakinan, serta mewaspadai gerakan yang memutar balik tatanan dengan bungkus melawan dominasi mayoritas tapi sesungguhnya membangun tirani minoritas. "Kaum muslimin berhak mengatakan, 'inilah aspirasi kami, tanpa mengurangi hak agama atau komunitas lain dalam harmoni demokrasi'," tandasnya. (bilal/arrahmah.com)
+Pasang iklan
FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id
Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com
Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com
Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%.
Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com
Aksi Nyata KPIPA! 700 Orang Padati Konser, Wakaf Palestina Langsung MengalirAhad, 03 May 2026 10:30 |
|
Konvoi Sate Babi Bikin Heboh, Indonesia Halal Watch: Jangan Pamer di Wilayah Muslim!Ahad, 03 May 2026 09:04 |
