Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
25.256 views

Kepemimpinan Wanita dalam Rumah Tangga

Dalam kehidupannya,  setiap manusia yang telah baligh dan berakal, laki-laki atau wanita, kelak di ‘yaumul akhir’ akan dimintai pertanggung jawaban atas segala amal perbuatannya selama di dunia. Jika telah mencapai usia baligh, dapat dikatakan bahwa setiap manusia, termasuk juga wanita -minimal- adalah Pemimpin bagi dirinya sendiri. Baru kemudian peran dan tanggung jawab kepemimpinan seorang Muslimah akan berkembang dan melebar dalam peran-peran yang akan diembannya di kemudian hari.

Abdullah bin Umar r.a. mengabarkan, bahwa Rasulullah saw bersabda :

“Setiap kamu adalah Pemimpin. Dan setiap Pemimpin bertanggung jawab atas kepemimpinannya. Imam itu pemimpin dalam keluarganya, bertanggung jawab tentang kepemimpinannya. Laki-laki itu pemimpin, bertanggung jawab tentang kepemimpinannya. Wanita itu pemimpin dalam rumah tangganya, dan bertanggung jawab tentang kepemimpinannya. Khadam itu pemimpin bagi harta majikannya, bertanggung jawab terhadap kepemimpinannya”(HR. Bukhari)

Dari ibnu Umar dikatakan bahwa Rasulullah bersabda :”….dan wanita / istri adalah pemimpin atas penghuni rumah suaminya dan anaknya, dan dia bertanggung jawab atas mereka.(HR. Bukhari dan Muslim).

Peran seorang Muslimah akan berkembang seiring pertambahan usia, kedewasaan dan tahapan kehidupan yang dimasukinya. Lingkup Tugas dan tanggung jawabnya berkembang mulai dari perannya sebagai Anak, berlanjut ke tugas dan tanggung jawab sebagai Istri, kemudian sebagai Ibu dan seiring dengan semua tahapan itu tugas dan tanggung jawabnya dalam masyarakatpun berkembang.

Dalam hadits diatas disebutkan bahwa  Wanita itu pemimpin dalam rumahtangganya , pemimpin atas penghuni rumah suaminya dan anaknya dan akan bertanggung jawab tentang kepemimpinannya.Oleh karena itu untuk dapat menjadi seorang pemimpin yang baik dan mampu mempertanggung-jawabkan kepemimpinannya kepada suaminya dan tentunya kepada Allah SWT kelak, seorang Ibu - tidak bisa tidak, kudu, harus- memiliki  Ilmu yang memadai.

Kepemimpinan  Wanita terhadap anak-anak

“ Al Umm madrasatu al  ûlâ. ( Ibu adalah sekolah/madrasah  pertama bagi anak-anaknya).

“Seorang Ibu ibarat sekolah..

Apabila kamu siapkan dengan baik..

berarti kamu menyiapkan satu bangsa yang harum namanya”.

( Yusuf Qardhawi, Pengantar “Kebebasan Wanita” Jilid I, GIP, 1990))

Peran yang demikian strategis ini, menuntut wanita untuk membekali  Dirinya dengan ilmu yang memadai. Maka, wanita harus terus bergerak  meningkatkan kualitas dirinya. Karena, untuk mencetak generasi yang  berkualitas, dibutuhkan pendidik yang berkualitas pula. Hal itu berarti, seorang wanita tidak boleh berhenti belajar.

Wanita adalah guru pertama bagi sang anak, sebelum dididik orang lain. Sejak ruh ditiupkan ke dalam rahim, proses pendidikan sudah dimulai. Sebab mulai saat itu, anak telah mampu menangkap rangsangan-rangsangan yang dberikan oleh ibunya.

Bila seorang ibu membiasakan anaknya dari kandungan sampai dewasa dengan adab-adab Islam, ia pun akan terbiasa dengan hal itu. Tapi sebaliknya, bila ibu membiasakan dengan adab-adab yang tidak Islami, ia pun akan ikut seperti ibunya. Saat inilah shibgah seorang ibu sangat berpengaruh pada anak. Karena perkembangan otak sangat cepat. Daya ingat masih kuat. Bagi seorang ibu perlu memperhatikan hal berikut :

A. Pendidikan /Tarbiyah Ruhiyyah.

1. Pendidikan Akidah.

Bagaimana seorang ibu mampu menanamkan akidah sedini mungkin, sehingga anak meyakini bahwa kita hidup tidak semau kita. Tapi di sana ada pengatur, pengawas tujuan hidup, akhir dari kehidupan. Kemudian meyakini bahwa apa yang terjadi pada kita, pasti akan kembali pada sang khalik. Hal itu terangkum dalam rukun iman yang enam. Ketika ia besar, ia tidak lagi ragu dan bingung mencari jati diri.

2. Pendidikan Ibadah

Ketika ibu menjalani kehamilan sampai melahirkan, tidaklah berat baginya untuk mengajak si calon bayi untuk ikut serta dalam melakukan ibadah harian. Seperti: sholat, puasa, baca Alquran, berdoa, berdzikir, dan lain sebagainya. Walau mungkin anak tidak paham apa yang dilakukan dan diinginkan ibunya, tapi ketika ia menginjak dewasa (baligh), Insya Allah ibadah-ibadah tadi akan mudah diajarkan. Sebab sudah sering melihat dan mendengar, sehingga takkan terasa berat menjalaninya.

3. Pendidikan Akhlak.

Pembiasaan akhlak yang baik tidak perlu menunggu anak dewasa. Dari sini harus sudah dibiasakan. Sebab kebiasaan yang baik, kalau tidak dibiasakan dalam waktu yang lama, sangat sulit untuk menjadi akhlak. Justru ketika kebiasaan baik tidak ada dalam diri kita, dengan sendirinya kebiasaan buruk akan menghiasinya tanpa harus dibiasakan.

Jika semenjak dalam kandungan seorang anak dibiasakan mencintai orang lain, maka ketika lahir, ia pun akan berusaha untuk mencintai orang lain. Apabila sfat-sifat sabar, tawadlu, itsar, tabah, pemurah, suka menolong orang lain dan sebagainya dibiasakan, insya Allah ketika anak sudah paham dan mengerti, akhlak-akhlak tadi akan menghiasi kehidupannya.

Oleh sebab itu, Rasul menganjurkan kepada para pemuda yang sudah waktunya nikah, untuk memilih calon istrinya seorang wanita yang beragama dan berakhlak baik. Sebab dari wanita inilah, akan terlahir generasi yang beragama dan berakhlak baik juga. Ibu seperti inilah yang akan mengajarkan tuntunan agama yang telah terbiasa dan tertathbiq dalam dirinya. Di antara tuntunan tersebut adalah akhlak yang mulia. Sedangkan wanita yang cantik, pintar, atau kaya tidak menjamin akan melahirkan anak-anak yang berakhlak mulia.

B. Pendidikan Akal

Kata seorang penulis puisi, "Otak tidak diasah, akan tumpul". Pengasahan otak semenjak kecil akan lebih bagus, ketimbang jika sudah besar. Bagai sebuah pisau, semakin lama waktu mengasahnya, maka akan semakin tajam. Dalam nasyid juga disebutkan, "Belajar diwaktu kecil, bagai mengukir di atas batu". Tapi seorang ibu juga harus bijaksana dalam hal ini. Jangan sembarangan dalam memberikan buku-buku bacaan, untuk mengasah otak. Cukup banyak buku-buku yang ingin menghancurkan generasi Islam.

C. Pendidikan Jasmani

Rangsangan-rangsangan ibu berupa olah-raga balita, sangat membantu anak dalam perkembangan tubuhnya. Percepatan proses semenjak si anak tengkurap, merangkak, jalan dan lari, tidak bisa dibiarkan sendiri. Karena pada hakikatnya, insting yang dimiliki anak belum mampu menjangkau apa yang harus ia lakukan agar bisa berbuat seperti orang dewasa. Contoh kecilnya, ketika lahir, Rasulullah menyuruh para orang tua untuk mentahniq dengan memijat langit-langit mulut agar mampu mengisap air susu ibunya. Pendidikan Jasmani ini tidak terbatas pada usia balita, tapi bahkan sampai dewasa dan tua.

Kepemimpinan Wanita dalam Urusan Rumah Tangga

Dari Ibnu Umar dikatakan bahwa Rasulullah bersabda “…dan wanita adalah pemimpin atas rumah suaminya dan  dia harus bertanggung jawab”. (HR. Bukhari dan Muslim).

Begitu luasnya permasalahan yang terdapat dalam lingkup keluarga masa kini sama luasnya seperti yang diurus oleh sebuah Perusahaan. Oleh karena itu untuk mengelolanya diperlukan Ilmu khusus yang disebut  “Manajemen Rumah tangga”

Barangkali orang tua kita dahulu akan tertawa membaca ide menyamakan Keluarga dengan perusahaan, beranggapan terlalu mengada-ada tentang pentingnya manajemen rumah tangga. Bukankah orang tua kita dahulu tanpa Ilmu Manajemen itu berhasil juga membesarkan kita,anak-anaknya, hingga sukses seperti sekarang?

Namun bukankah Rasulullah menganjurkan kita mendidik anak seusai dengan Jamannya? Tentunya demikian pula kita harus menyesuaikan dengan jaman untuk mengelola persoalan yang lebih luas lingkupnya dan lebih tinggi tingkatannya, yaitu Mengelola Rumah tangga.

Rumah Tangga adalah Miniatur sebuah Perusahaan, didalamnya bisa terdapat beraneka permasalahan setiap harinya. Ragam permasalahanpun mencakup berbagai bidang yang luas. Untuk mengatur dan mengelolanya tentu diperlukan keahlian sama dengan keahlian mengelola Perusahaan.

Menurut Irawati Istadi, dalam bukunya “BUNDA MANAJER KELUARGA” setidaknya dalam Rumah Tangga, ada divisi-divisi berikut yaitu : Keuangan, Kerumahtanggaan, Properti, Pengembangan SDM, Bina Rohani, Personalia hingga HUMAS. Pada dasarnya Divisi yang akan dibuat dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing rumah Tangga. Penanggung Jawab dari semua Divisi ini adalah Ibu dalam kapasitasnya sebagai Manajer Operasional keluarga yang kemudian akan bertanggung Jawab kepada Ayah sebagai Manajer Utama.

Masing-masing Divisi harus dikelola dengan baik agar tugas kerumahtanggan dapat berlangsung lancar dan membawa hasil sesuai dengan yang dicita-citakan oleh Keluarga. Untuk itulah setiap Muslimah yang ingin menjadi Manajer Rumah Tangga yang profesional, harus menguasai dan mampu menerapkan Ilmu Manajemen Rumah Tangga.

( Prima Yuniarti )

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Di usia senja, Bu Janih bersama 5 anak yatimnya tinggal di rumah rombeng yang kumuh, lapuk dan sering roboh. Upah sebagai buruh cuci serabutan pun tak menentu sehingga tidak bisa memasak nasi...

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Sudah 23 hari tangan Ramdani remuk dalam insiden tabrak lari. Ia harus segera dioperasi supaya patahan tulang tidak berantakan dan dagingnya tidak membusuk. Butuh dana puluhan juta untuk operasi....

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Hebat.!!! Siswa SDI Cikal Cendikia Semangat Bersedekah Barang Melalui IDC

Hebat.!!! Siswa SDI Cikal Cendikia Semangat Bersedekah Barang Melalui IDC

Ratusan murid SD Islam Cikal Cendekia Pinang Tangerang Banten antusias mengumpulkan barang-barang yang tidak terpakai, untuk disedekahkan kepada yatim dan dhuafa....

Latest News
Tenaga Kerja Impor, Mata Uang akan Impor juga?

Tenaga Kerja Impor, Mata Uang akan Impor juga?

Senin, 23 Apr 2018 11:43

Fadli Zon: Rezim Impor, Implementasi Kolonialisme Gaya Baru

Fadli Zon: Rezim Impor, Implementasi Kolonialisme Gaya Baru

Senin, 23 Apr 2018 10:43

Pemerintah Melakukan Kejahatan terhadap Konstitusi jika Melarang Umat Islam Bicara Politik di Masjid

Pemerintah Melakukan Kejahatan terhadap Konstitusi jika Melarang Umat Islam Bicara Politik di Masjid

Senin, 23 Apr 2018 09:43

Aparat Diduga Gerah dengan Gerakan Kaos #2019GantiPresiden, Politisi: Over, Menambah Minus Presiden

Aparat Diduga Gerah dengan Gerakan Kaos #2019GantiPresiden, Politisi: Over, Menambah Minus Presiden

Senin, 23 Apr 2018 08:43

Menteri Intelijen Israel Ancam Bunuh Para Pemimpin Hamas

Menteri Intelijen Israel Ancam Bunuh Para Pemimpin Hamas

Senin, 23 Apr 2018 08:36

Siapakah Sosok Dr  Fadi Al-Batsh Kader Hamas yang Ditembak di Kuala Lumpur?

Siapakah Sosok Dr Fadi Al-Batsh Kader Hamas yang Ditembak di Kuala Lumpur?

Senin, 23 Apr 2018 08:19

Tim Pengawas Senjata Kimia Kunjungi Wilayah Douma Suriah

Tim Pengawas Senjata Kimia Kunjungi Wilayah Douma Suriah

Senin, 23 Apr 2018 08:12

Perang Sudah Membunuh 12,5 Juta Muslim dalam 25 Tahun Terakhir

Perang Sudah Membunuh 12,5 Juta Muslim dalam 25 Tahun Terakhir

Senin, 23 Apr 2018 08:06

Tujuh Orang Terluka dalam Serangan Bom Bunuh Diri di Afghanistan

Tujuh Orang Terluka dalam Serangan Bom Bunuh Diri di Afghanistan

Senin, 23 Apr 2018 08:03

Hamas Bersumpah Balas Dendam atas Pembunuhan Ilmuan Mereka di Malaysia

Hamas Bersumpah Balas Dendam atas Pembunuhan Ilmuan Mereka di Malaysia

Ahad, 22 Apr 2018 22:20

Kesulitan Air Bersih, Komunitas Banten Bersatu Bantu Baduy Mualaf

Kesulitan Air Bersih, Komunitas Banten Bersatu Bantu Baduy Mualaf

Ahad, 22 Apr 2018 22:11

Erdogan: AS Kirim 5000 Truk Bermuatan Senjata ke Suriah Utara

Erdogan: AS Kirim 5000 Truk Bermuatan Senjata ke Suriah Utara

Ahad, 22 Apr 2018 22:10

Wahdah Islamiyah Depok Lepas Mahasantri AQD untuk Kuliah Praktik

Wahdah Islamiyah Depok Lepas Mahasantri AQD untuk Kuliah Praktik

Ahad, 22 Apr 2018 22:04

Pasca Insiden Dekat Istana Raja, Saudi 'Wajibkan' Penggemar Drone Mendapat Izin dari Polisi

Pasca Insiden Dekat Istana Raja, Saudi 'Wajibkan' Penggemar Drone Mendapat Izin dari Polisi

Ahad, 22 Apr 2018 22:00

Erdogan Sebut Pasukan FSA Kehilangan Ratusan Pejuang dalam Operasi di Afrin Suriah

Erdogan Sebut Pasukan FSA Kehilangan Ratusan Pejuang dalam Operasi di Afrin Suriah

Ahad, 22 Apr 2018 21:44

Amien Rais: Umat Islam Mayoritas tapi Masih Seperti Minoritas

Amien Rais: Umat Islam Mayoritas tapi Masih Seperti Minoritas

Ahad, 22 Apr 2018 20:52

Parlemen Jerman Kecam Kekerasan Terhadap Muslim Rohingya

Parlemen Jerman Kecam Kekerasan Terhadap Muslim Rohingya

Ahad, 22 Apr 2018 09:01

Assad Memulai Serangan untuk Rebut Kembali Wilayah yang Dikuasai Pejuang Oposisi

Assad Memulai Serangan untuk Rebut Kembali Wilayah yang Dikuasai Pejuang Oposisi

Ahad, 22 Apr 2018 08:54

PLO Desak Pengadilan Kriminal Internasional Selidiki Kejahatan Israel

PLO Desak Pengadilan Kriminal Internasional Selidiki Kejahatan Israel

Ahad, 22 Apr 2018 08:47

AS Siap Serang Suriah Lagi Jika Assad Abaikan Pesan Mereka

AS Siap Serang Suriah Lagi Jika Assad Abaikan Pesan Mereka

Ahad, 22 Apr 2018 08:40


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X