Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
23.429 views

Kepemimpinan Wanita dalam Rumah Tangga

Dalam kehidupannya,  setiap manusia yang telah baligh dan berakal, laki-laki atau wanita, kelak di ‘yaumul akhir’ akan dimintai pertanggung jawaban atas segala amal perbuatannya selama di dunia. Jika telah mencapai usia baligh, dapat dikatakan bahwa setiap manusia, termasuk juga wanita -minimal- adalah Pemimpin bagi dirinya sendiri. Baru kemudian peran dan tanggung jawab kepemimpinan seorang Muslimah akan berkembang dan melebar dalam peran-peran yang akan diembannya di kemudian hari.

Abdullah bin Umar r.a. mengabarkan, bahwa Rasulullah saw bersabda :

“Setiap kamu adalah Pemimpin. Dan setiap Pemimpin bertanggung jawab atas kepemimpinannya. Imam itu pemimpin dalam keluarganya, bertanggung jawab tentang kepemimpinannya. Laki-laki itu pemimpin, bertanggung jawab tentang kepemimpinannya. Wanita itu pemimpin dalam rumah tangganya, dan bertanggung jawab tentang kepemimpinannya. Khadam itu pemimpin bagi harta majikannya, bertanggung jawab terhadap kepemimpinannya”(HR. Bukhari)

Dari ibnu Umar dikatakan bahwa Rasulullah bersabda :”….dan wanita / istri adalah pemimpin atas penghuni rumah suaminya dan anaknya, dan dia bertanggung jawab atas mereka.(HR. Bukhari dan Muslim).

Peran seorang Muslimah akan berkembang seiring pertambahan usia, kedewasaan dan tahapan kehidupan yang dimasukinya. Lingkup Tugas dan tanggung jawabnya berkembang mulai dari perannya sebagai Anak, berlanjut ke tugas dan tanggung jawab sebagai Istri, kemudian sebagai Ibu dan seiring dengan semua tahapan itu tugas dan tanggung jawabnya dalam masyarakatpun berkembang.

Dalam hadits diatas disebutkan bahwa  Wanita itu pemimpin dalam rumahtangganya , pemimpin atas penghuni rumah suaminya dan anaknya dan akan bertanggung jawab tentang kepemimpinannya.Oleh karena itu untuk dapat menjadi seorang pemimpin yang baik dan mampu mempertanggung-jawabkan kepemimpinannya kepada suaminya dan tentunya kepada Allah SWT kelak, seorang Ibu - tidak bisa tidak, kudu, harus- memiliki  Ilmu yang memadai.

Kepemimpinan  Wanita terhadap anak-anak

“ Al Umm madrasatu al  ûlâ. ( Ibu adalah sekolah/madrasah  pertama bagi anak-anaknya).

“Seorang Ibu ibarat sekolah..

Apabila kamu siapkan dengan baik..

berarti kamu menyiapkan satu bangsa yang harum namanya”.

( Yusuf Qardhawi, Pengantar “Kebebasan Wanita” Jilid I, GIP, 1990))

Peran yang demikian strategis ini, menuntut wanita untuk membekali  Dirinya dengan ilmu yang memadai. Maka, wanita harus terus bergerak  meningkatkan kualitas dirinya. Karena, untuk mencetak generasi yang  berkualitas, dibutuhkan pendidik yang berkualitas pula. Hal itu berarti, seorang wanita tidak boleh berhenti belajar.

Wanita adalah guru pertama bagi sang anak, sebelum dididik orang lain. Sejak ruh ditiupkan ke dalam rahim, proses pendidikan sudah dimulai. Sebab mulai saat itu, anak telah mampu menangkap rangsangan-rangsangan yang dberikan oleh ibunya.

Bila seorang ibu membiasakan anaknya dari kandungan sampai dewasa dengan adab-adab Islam, ia pun akan terbiasa dengan hal itu. Tapi sebaliknya, bila ibu membiasakan dengan adab-adab yang tidak Islami, ia pun akan ikut seperti ibunya. Saat inilah shibgah seorang ibu sangat berpengaruh pada anak. Karena perkembangan otak sangat cepat. Daya ingat masih kuat. Bagi seorang ibu perlu memperhatikan hal berikut :

A. Pendidikan /Tarbiyah Ruhiyyah.

1. Pendidikan Akidah.

Bagaimana seorang ibu mampu menanamkan akidah sedini mungkin, sehingga anak meyakini bahwa kita hidup tidak semau kita. Tapi di sana ada pengatur, pengawas tujuan hidup, akhir dari kehidupan. Kemudian meyakini bahwa apa yang terjadi pada kita, pasti akan kembali pada sang khalik. Hal itu terangkum dalam rukun iman yang enam. Ketika ia besar, ia tidak lagi ragu dan bingung mencari jati diri.

2. Pendidikan Ibadah

Ketika ibu menjalani kehamilan sampai melahirkan, tidaklah berat baginya untuk mengajak si calon bayi untuk ikut serta dalam melakukan ibadah harian. Seperti: sholat, puasa, baca Alquran, berdoa, berdzikir, dan lain sebagainya. Walau mungkin anak tidak paham apa yang dilakukan dan diinginkan ibunya, tapi ketika ia menginjak dewasa (baligh), Insya Allah ibadah-ibadah tadi akan mudah diajarkan. Sebab sudah sering melihat dan mendengar, sehingga takkan terasa berat menjalaninya.

3. Pendidikan Akhlak.

Pembiasaan akhlak yang baik tidak perlu menunggu anak dewasa. Dari sini harus sudah dibiasakan. Sebab kebiasaan yang baik, kalau tidak dibiasakan dalam waktu yang lama, sangat sulit untuk menjadi akhlak. Justru ketika kebiasaan baik tidak ada dalam diri kita, dengan sendirinya kebiasaan buruk akan menghiasinya tanpa harus dibiasakan.

Jika semenjak dalam kandungan seorang anak dibiasakan mencintai orang lain, maka ketika lahir, ia pun akan berusaha untuk mencintai orang lain. Apabila sfat-sifat sabar, tawadlu, itsar, tabah, pemurah, suka menolong orang lain dan sebagainya dibiasakan, insya Allah ketika anak sudah paham dan mengerti, akhlak-akhlak tadi akan menghiasi kehidupannya.

Oleh sebab itu, Rasul menganjurkan kepada para pemuda yang sudah waktunya nikah, untuk memilih calon istrinya seorang wanita yang beragama dan berakhlak baik. Sebab dari wanita inilah, akan terlahir generasi yang beragama dan berakhlak baik juga. Ibu seperti inilah yang akan mengajarkan tuntunan agama yang telah terbiasa dan tertathbiq dalam dirinya. Di antara tuntunan tersebut adalah akhlak yang mulia. Sedangkan wanita yang cantik, pintar, atau kaya tidak menjamin akan melahirkan anak-anak yang berakhlak mulia.

B. Pendidikan Akal

Kata seorang penulis puisi, "Otak tidak diasah, akan tumpul". Pengasahan otak semenjak kecil akan lebih bagus, ketimbang jika sudah besar. Bagai sebuah pisau, semakin lama waktu mengasahnya, maka akan semakin tajam. Dalam nasyid juga disebutkan, "Belajar diwaktu kecil, bagai mengukir di atas batu". Tapi seorang ibu juga harus bijaksana dalam hal ini. Jangan sembarangan dalam memberikan buku-buku bacaan, untuk mengasah otak. Cukup banyak buku-buku yang ingin menghancurkan generasi Islam.

C. Pendidikan Jasmani

Rangsangan-rangsangan ibu berupa olah-raga balita, sangat membantu anak dalam perkembangan tubuhnya. Percepatan proses semenjak si anak tengkurap, merangkak, jalan dan lari, tidak bisa dibiarkan sendiri. Karena pada hakikatnya, insting yang dimiliki anak belum mampu menjangkau apa yang harus ia lakukan agar bisa berbuat seperti orang dewasa. Contoh kecilnya, ketika lahir, Rasulullah menyuruh para orang tua untuk mentahniq dengan memijat langit-langit mulut agar mampu mengisap air susu ibunya. Pendidikan Jasmani ini tidak terbatas pada usia balita, tapi bahkan sampai dewasa dan tua.

Kepemimpinan Wanita dalam Urusan Rumah Tangga

Dari Ibnu Umar dikatakan bahwa Rasulullah bersabda “…dan wanita adalah pemimpin atas rumah suaminya dan  dia harus bertanggung jawab”. (HR. Bukhari dan Muslim).

Begitu luasnya permasalahan yang terdapat dalam lingkup keluarga masa kini sama luasnya seperti yang diurus oleh sebuah Perusahaan. Oleh karena itu untuk mengelolanya diperlukan Ilmu khusus yang disebut  “Manajemen Rumah tangga”

Barangkali orang tua kita dahulu akan tertawa membaca ide menyamakan Keluarga dengan perusahaan, beranggapan terlalu mengada-ada tentang pentingnya manajemen rumah tangga. Bukankah orang tua kita dahulu tanpa Ilmu Manajemen itu berhasil juga membesarkan kita,anak-anaknya, hingga sukses seperti sekarang?

Namun bukankah Rasulullah menganjurkan kita mendidik anak seusai dengan Jamannya? Tentunya demikian pula kita harus menyesuaikan dengan jaman untuk mengelola persoalan yang lebih luas lingkupnya dan lebih tinggi tingkatannya, yaitu Mengelola Rumah tangga.

Rumah Tangga adalah Miniatur sebuah Perusahaan, didalamnya bisa terdapat beraneka permasalahan setiap harinya. Ragam permasalahanpun mencakup berbagai bidang yang luas. Untuk mengatur dan mengelolanya tentu diperlukan keahlian sama dengan keahlian mengelola Perusahaan.

Menurut Irawati Istadi, dalam bukunya “BUNDA MANAJER KELUARGA” setidaknya dalam Rumah Tangga, ada divisi-divisi berikut yaitu : Keuangan, Kerumahtanggaan, Properti, Pengembangan SDM, Bina Rohani, Personalia hingga HUMAS. Pada dasarnya Divisi yang akan dibuat dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing rumah Tangga. Penanggung Jawab dari semua Divisi ini adalah Ibu dalam kapasitasnya sebagai Manajer Operasional keluarga yang kemudian akan bertanggung Jawab kepada Ayah sebagai Manajer Utama.

Masing-masing Divisi harus dikelola dengan baik agar tugas kerumahtanggan dapat berlangsung lancar dan membawa hasil sesuai dengan yang dicita-citakan oleh Keluarga. Untuk itulah setiap Muslimah yang ingin menjadi Manajer Rumah Tangga yang profesional, harus menguasai dan mampu menerapkan Ilmu Manajemen Rumah Tangga.

( Prima Yuniarti )

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Bayi Anak Ustadz Pesantren Qur'an ini Kritis Menderita Toxoplasmosis. Ayo Bantu.!!!

Bayi Anak Ustadz Pesantren Qur'an ini Kritis Menderita Toxoplasmosis. Ayo Bantu.!!!

Sudah 9 hari bayi Tazkia kritis terinfeksi toxoplasma. Sang ayah, Ustadz Yusron pengasuh pesantren Tahfizh Al-Qur'an Sukoharjo terbentur biaya yang sudah mencapai 31 juta rupiah...

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Mujahid Dakwah ini mengalami kecelakaan hebat: rahangnya bergeser harus dioperasi; bibir atas sobek hingga hidung; tulang pinggul retak. Ayo bantu supaya bisa beraktivitas dakwah lagi....

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Tak berselang lama setelah berikrar masuk Islam bersama seluruh keluarganya, Ganda Korwa wafat meninggalkan istri dan 6 anak yatim. Kondisi mereka sangat mengenaskan....

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Tanpa didampingi ayah-bunda, ia menahan perihnya tumor ganas. Daging tumor dengan luka menganga menutupi separo wajahnya. Studi di Pesantren pun tidak sanggup ditempuhnya sampai tamat....

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Usai persalinan, bayi Ummu Azmi kritis di NICU karena keracunan ketuban saat persalinan. Biaya perawatan cukup mahal, hari pertama saja mencapai 8 juta rupiah. Butuh uluran tangan kaum muslimin....

Latest News
Aliran Kepercayaan Bukan Agama

Aliran Kepercayaan Bukan Agama

Selasa, 21 Nov 2017 17:57

Kemenag Jateng Tegaskan Aliran Kepercayaan Bukan Agama

Kemenag Jateng Tegaskan Aliran Kepercayaan Bukan Agama

Selasa, 21 Nov 2017 17:24

Kronologis Umum dan Kronologis Kekerasan yang Diduga Dilakukan Polisi atas Warga Pulau Pari

Kronologis Umum dan Kronologis Kekerasan yang Diduga Dilakukan Polisi atas Warga Pulau Pari

Selasa, 21 Nov 2017 16:59

Warga Pulau Pari Diduga Dipukuli Aparat Kepolisian, Walhi: Kami Kutuk Keras

Warga Pulau Pari Diduga Dipukuli Aparat Kepolisian, Walhi: Kami Kutuk Keras

Selasa, 21 Nov 2017 14:59

Rina Nose

Rina Nose "HIDUNG PESEK" Dalam Sorotan

Selasa, 21 Nov 2017 12:35

Jangan Dikira Tidak Tahu Islam Itu Bebas dari Tuntutan

Jangan Dikira Tidak Tahu Islam Itu Bebas dari Tuntutan

Selasa, 21 Nov 2017 11:08

Umat Islam Surakarta Keluarkan Resolusi

Umat Islam Surakarta Keluarkan Resolusi

Selasa, 21 Nov 2017 10:20

Doa-doa Sesuai Jenis Hujan; Agar Muslim Peka Perubahan di Sekitarnya

Doa-doa Sesuai Jenis Hujan; Agar Muslim Peka Perubahan di Sekitarnya

Selasa, 21 Nov 2017 10:15

Bentak Alfian Tanjung, Jaksa Dikecam Pengunjung Sidang

Bentak Alfian Tanjung, Jaksa Dikecam Pengunjung Sidang

Selasa, 21 Nov 2017 10:05

Putusan MK Suburkan Aliran Sesat

Putusan MK Suburkan Aliran Sesat

Selasa, 21 Nov 2017 07:39

Setya Novanto Sengaja Dibidik, Skenario Bubarkan Golkar?

Setya Novanto Sengaja Dibidik, Skenario Bubarkan Golkar?

Selasa, 21 Nov 2017 04:51

Demi Selamatkan Uang Negara (PLN), Pemerintah Dituding Kelabui Rakyat

Demi Selamatkan Uang Negara (PLN), Pemerintah Dituding Kelabui Rakyat

Senin, 20 Nov 2017 23:27

Tidak Konstitusional, Mahkamah Agung Irak Batalkan Referendum Kemerdekaan Kurdi

Tidak Konstitusional, Mahkamah Agung Irak Batalkan Referendum Kemerdekaan Kurdi

Senin, 20 Nov 2017 22:18

Utang PLN hampir 200 Triliun, Pemerintah Berencana Hapus Pelanggan Listrik 900 VA

Utang PLN hampir 200 Triliun, Pemerintah Berencana Hapus Pelanggan Listrik 900 VA

Senin, 20 Nov 2017 21:27

Turki Tangkap 51 Mantan Guru Diduga Terkait Organisasi Teroris Fethullah

Turki Tangkap 51 Mantan Guru Diduga Terkait Organisasi Teroris Fethullah

Senin, 20 Nov 2017 21:26

Rencana Pemerintah Jokowi Ini Dianggap Terselubung dan Jahat kepada Rakyat

Rencana Pemerintah Jokowi Ini Dianggap Terselubung dan Jahat kepada Rakyat

Senin, 20 Nov 2017 19:27

Sukses Buru Setya Novanto, KPK Ditantang Buru Sumber Waras, Reklamasi, dan BLBI

Sukses Buru Setya Novanto, KPK Ditantang Buru Sumber Waras, Reklamasi, dan BLBI

Senin, 20 Nov 2017 17:27

Gratis KONSULTASI Dokter! Yuk Terapi Pengobatan ala Nabi di Rumah Sehat Taqiya

Gratis KONSULTASI Dokter! Yuk Terapi Pengobatan ala Nabi di Rumah Sehat Taqiya

Senin, 20 Nov 2017 15:31

Voa-Islam & Pikulbareng HADIRKAN Rumah Sehat TAQIYA di Bekasi

Voa-Islam & Pikulbareng HADIRKAN Rumah Sehat TAQIYA di Bekasi

Senin, 20 Nov 2017 15:30

Nasib Ekonomi Masyarakat Papua Dianggap Stagnan, DPR RI akan Audit Dana Otsus

Nasib Ekonomi Masyarakat Papua Dianggap Stagnan, DPR RI akan Audit Dana Otsus

Senin, 20 Nov 2017 15:27


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X