Ummi Naimah Kritis Gagal Ginjal, Butuh Biaya Perawatan di ICU, Ayo Bantu!!!

 

Ummi Naimah (45), ibunda aktivis Islam kritis di rumah sakit karena gagal ginjal stadium 4. Harus segera dirawat di ruang gawat darurat (ICU), tapi terbentur kendala biaya. Sementara tulang punggung keluarga adalah sang anak yang hanya berprofesi sebagai penjual gamis.

WONOSOBO, Infaq Dakwah Center (IDC) – Sudah setahun ini Ummi Naimah menderita penyakit asam lambung. Nur Rohman (28), sang putra kesayangan, selalu membawa ke Rumah Sakit agar memeriksakan kesehatannya. Tetapi Ummi Naimah tidak ingin ke rumah sakit dengan berbagai alasan.

Melihat kondisi perekonomian sang anak, Ummi Naimah tidak ingin memberatkan anaknya. Maklum, Nur Rohman sehari-hari hanyalah pedagang gamis di wilayah Solo.

Di luar aktivitas mencari nafkah untuk ibunya, Nur Rohman aktif dalam berbagai aktivitas keislaman dan berbagai kajian tauhid dan penegakan syariat Islam.

Setelah setahun berlalu, kondisi Ummi Naimah makin memprihatinkan sehingga harus dilarikan ke Rumah Sakit. Innalillahi… dari hasil diagnosa, ternyata Ummi Naimah gagal ginjal stadium 4.

Ummi Naimah yang sehari-hari hanya sebagai ibu rumah tangga itu, kini hanya bisa terbaring lemah di RSUD Wonosobo Jawa Tengah. Bahkan berkali-kali Ummi Naimah tak sadarkan diri.

Dokter menyarankan agar Ummi Naimah segera ditangani di ruang gawat darurat (ICU). Tetapi apa daya, Nur Rohman tidak bisa memenuhi keinginan sang dokter karena terkendala biaya. Bayangkan, biaya yang harus dibayarkan sebagai deposit untuk masuk ke Ruang ICU cukup tinggi bagi Nur Rohman, yaitu sebesar enam juta rupiah. Itu baru biaya biaya awal masuk Ruang ICU dan cuci darah, belum termasuk biaya obat dan sebagainya.

“Biayanya enam juta rupiah itu hanya untuk biaya awal dan cuci darah,” ujar Nur Rohman kepada Relawan IDC saat membezuknya, Kamis siang (15/10/2015).

Dalam kunjungan tersebut, Relawan IDC baru menyerahkan bantuan sekedarnya sebesar 3 juta rupiah. Dana ini tentu masih jauh dari cukup untuk biaya pengobatan di rumah sakit.

Sampai saat ini Nur Rohman belum mampu berbuat banyak untuk ibunya selain pasrah hanya kepada Allah Ta’ala. Jangankan untuk membiayai ibunya, untuk berjualan saja ia tidak bisa karena harus menjaga di rumah sakit.

...Kondisi Ummi Naimah sangat memprihatinkan dan butuh bantuan cepat. Musibah yang dialaminya adalah penderitaan kita juga. Karena persaudaraan setiap Muslim ibarat satu tubuh. Jika satu anggota tubuh sakit, maka anggota tubuh lainnya otomatis terganggu karena merasakan kesakitan juga...

 

INFAQ DARURAT PEDULI KASIH SESAMA MUSLIM

Kondisi Ummi Naimah sangat memprihatinkan dan butuh bantuan cepat. Musibah yang dialami Ummi Naimah adalah penderitaan kita juga. Karena persaudaraan setiap Muslim ibarat satu tubuh. Jika satu anggota tubuh sakit, maka anggota tubuh lainnya otomatis terganggu karena merasakan kesakitan juga.

“Perumpamaan kaum mukminin dalam cinta-mencintai, sayang-menyayangi dan bahu-membahu, seperti satu tubuh. Jika salah satu anggota tubuhnya sakit, maka seluruh anggota tubuhnya yang lain ikut merasakan sakit juga, dengan tidak bisa tidur dan demam” (Muttafaq ‘Alaih).

Dengan membantu saudara kita yang tertimpa musibah, insya Allah akan mendatangkan keberkahan, kemudahan dan pertolongan Allah di dunia dan akhirat. Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsiapa menghilangkan kesulitan seorang mukmin di dunia, maka Allah akan melepaskan kesulitannya pada hari kiamat. Barang siapa memudahkan orang yang tengah dilanda kesulitan, maka Allah akan memudahkannya di dunia dan di akhirat...” (HR Muslim).

Donasi untuk membantu Ummi Naimah bisa disalurkan melalui program Infaq Darurat IDC:

  1. Bank Muamalat, No.Rek: 34.7000.3005 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
  2. Bank BNI Syariah, No.Rek: 293.985.605  a/n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
  3. Bank Mandiri Syar’iah (BSM), No.Rek: 7050.888.422  a/n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
  4. Bank Mandiri, No.Rek: 156.000.728.7289  a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
  5. Bank BRI, No.Rek: 0139.0100.1736.302  a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
  6. Bank CIMB Niaga, No.Rek: 675.0100.407.006  a.n Yayasan Infak Dakwah Center.
  7. Bank BCA, No.Rek: 631.0230.497  a.n Budi Haryanto (Bendahara IDC)

CATATAN:

  • Demi kedisiplinan amanah dan untuk memudahkan penyaluran agar tidak bercampur dengan program lainnya, tambahkan nominal Rp 3.000 (tiga ribu rupiah). Misalnya: Rp 1.003.000,- Rp 503.000,- Rp 203.000,- Rp 103.000,- 53.000,- dan seterusnya.
  • Bila biaya pengobatan sudah tercukupi/selesai, maka donasi dialihkan untuk program IDC lainnya.
  • Info: 08567.700020 – 08999.704050
  • PIN BB: 2AF8061E; BBM CHANNEL: C001F2BF0.