Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
9.679 views

Kristenisasi di Maroko: 17 Misionaris Ditangkap

Maroko (voa-islam.com) - Tak kurang dari 17 orang warga Maroko dan asing minggu lalu ditangkap di Maroko, karena melakukan kristenisasi. Penangkapan ini bukan yang pertama kali terjadi. Menyebarkan agama non Islam merupakan hal yang dilarang di Maroko,

"Letak geopolitik Maroko antara Afrika dan Eropa membuat negara ini mudah dipengaruhi oleh semua pemikiran dan aliran," tandas Mohammed Reda Benkhaldoun, anggota parlemen dari partai oposisi terbesar di Maroko.

Menurut teori, kebebasan beragama dijamin di UUD Maroko dan syariat Islam. Tapi dalam praktiknya, menurut politisi ini, ada pembatasan.

Kalau para misionaris melakukan kristenisasi di kalangan warga Maroko, terutama kalangan remaja yang mudah terpengaruh oleh pemikiran-pemikiran tertentu, maka negara wajib mengambil tindakan untuk mencegah destabilisasi yuridis dari agama Islam...

Kalau para misionaris melakukan kristenisasi di kalangan warga Maroko, terutama kalangan remaja yang mudah terpengaruh oleh pemikiran-pemikiran tertentu, maka negara wajib mengambil tindakan untuk mencegah destabilisasi yuridis dari agama Islam...

"Kalau para misionaris melakukan kristenisasi di kalangan warga Maroko, terutama kalangan remaja yang mudah terpengaruh oleh pemikiran-pemikiran tertentu, maka negara wajib mengambil tindakan untuk mencegah agar jangan terjadi semacam destabilisasi yuridis dari agama Islam di Maroko."

Kristenisasi merupakan hal yang dilarang di Maroko. Guru besar Mohamed Darif melihat bahwa Maroko sejak dulu sering menghukum warganya yang pindah agama. Pada tahun enam dan delapan puluhan, kelompok Bahai pernah dihukum.

Tidak lama berselang, Maroko memutus hubungan politik dengan Iran, karena kasus penyebaran ajaran Syiah di kalangan warga Maroko. Pemerintah Maroko menyangkal melakukan pembatasan kebebasan warganya, namun mereka mengatakan, bahwa mereka hanya ingin mempertahankan "kerukunan warga."

Brosur gelap Kristenisasi murtadkan ribuan Muslim Maroko

Maroko memang menjadi incaran utama para misionaris dunia. Tahun 2008 lalu, diberitakan maraknya gerakan kristenisasi di Maroko yang dimotori oleh sekitar 800 lebih misionaris dari Eropa. Jumlah Muslim yang murtad pun cukup spektakuler, tahun 2004 saja lebih dari 1.000 masuk Kristen. Data ini bisa jadi salah, karena kenyataannya bahkan lebih dari itu.

...para misionaris menargetkan 10.000 lembar selebaran dalam satu acara pameran. Dari sepuluh ribu brosur Kristen yang disebar tersebut, sedikitnya 2.000 orang Islam murtad menjadi Kristen...

Sebuah situs Kristen malah berani membeberkan cara licik mereka dalam mengkristenkan umat Islam Maroko. Di Maroko, para misionaris beraksi dengan meninggalkan surat-surat selebaran di mana saja, seperti di tempat duduk bus atau kereta api, rumah makan, dan lain sebagainya. Kalau makan di restauran, tinggalkanlah sebuah surat selebaran Kristen di atas meja makan.

Aksi bagi-bagi brosur Kristen di Maroko ini biasanya dilakukan pada acara pameran. Pada pembukaan pameran, para misionaris mendatangi semua stand yang menyediakan brosur untuk promosi produknya. Di tengah-tengah brosur pameran tersebut diselipkan selebaran kristiani. Mereka menargetkan 10.000 lembar selebaran dalam satu acara pameran. Dari sepuluh ribu brosur Kristen yang disebar tersebut, menurut sebuah situs rohani Kristen, sedikitnya 2.000 orang Islam murtad menjadi Kristen.

“Sebelum acara pembukaan selesai mereka sudah membagikan 10.000 surat selebaran Kristen, di mana dalam semua surat selebaran tersebut dicantumkan sebuah alamat kantor. Beberapa hari kemudian kantor ini menerima 2.000 surat dari orang yang ingin mendengar lebih banyak tentang Tuhan Yesus Kristus. Memang di tempat mana saja akan ada orang yang senang membaca berita surgawi,” demikian berita misi dalam sebuah situs Kristen.

Pemurtadan dengan  Lewat Lagu-Lagu Tradisional

Upaya kristenisasi di Maroko juga dilakukan dengan menyusupkan misi ke dalam lagu-lagu tradisional yang sangat populer. Lagu-lagu yang sudah memasyarakat di Maroko, liriknya digubah dengan lirik rohani yang memuja terhadap ketuhanan Yesus.

Menurut kritikus musik Abdul Qadir Al-Sahli, para misionaris Kristen itu sangat paham bahwa masyarakat Maroko, terutama kalangan generasi mudanya tidak bisa dipisahkan dari lagu-lagu tradisional mereka. Makanya kristenisasi disusupkan lewat dalam lagu-lagu tradisional.

...para misionaris Kristen itu sangat paham bahwa masyarakat Maroko, terutama kalangan generasi mudanya tak bisa dipisahkan dari lagu-lagu tradisional mereka. Makanya kristenisasi disusupkan lewat dalam lagu-lagu tradisional...

"Mereka sangat menyadari bahwa lagu-lagu rakyat merupakan pilar utama dari identitas nasional dan merupakan cara untuk merangkul berbagai elemen masyarakat di Maroko, " kata al-Sahli. Ia mencontohkan lagu "Essiniya" yang populer pada tahun 1974 oleh kelompok musisi Nass El-Ghiawane, yang dijuluki sebagai The Rolling Stones-nya Afrika.

Lirik lagu itu diubah dengan lagu gereja yang antara lain berbunyi, "Wahai Rakyat! Saya minta perhatiannya. Saya percaya pada Yesus Kristus yang telah menerangi hidup saya dan menuntut saya ke jalan yang benar. Dia mengorbankan dirinya sendiri untuk saya."

Sahli menambahkan, para misionaris Kristen berupaya memasukkan kekristenan kepada masyarakat Maroko melalui jaur seni, tanpa mempedulikan aspek-aspek teologi yang musykil dan rumit dalam ajaran Kristen. [aa/dari berbagai sumber]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Christology lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Saat sang suami di-phk karena sakit jiwa, ia menjadi buruh cuci pakaian dengan gaji satu juta rupiah perbulan. Susah payah berusaha memenuhi kebutuhan keluarga, biaya pendidikan, dan pengobatan...

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Di usia keislaman yang belum genap dua tahun, muallaf ini mendapat banyak ujian iman: terusir dari keluarga, kehilangan pekerjaan di rezim Ahok, kontrakan menunggak 6 bulan, anaknya sakit paru-paru,...

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Didedikasikan sebagai rasa cinta dan ta?zhim terhadap anak-anak yatim syuhada. Semoga para dermawan sukses meraih pahala jihad dan masuk surga bersama Nabi sedekat dua jari....

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Hampir setiap hari IDC mendapat pengaduan dan permohonan bantuan kaum muslimin yang dililit hutang rentenir. Untuk mewadahi persoalan rentenir, silahkan lapor kepada Laskar GARR....

PENGUMUMAN..!! Perubahan Nomor Kontak IDC yang Baru 08122.700020

PENGUMUMAN..!! Perubahan Nomor Kontak IDC yang Baru 08122.700020

Untuk meningkatkan pelayanan dakwah dan infaq, IDC merubah nomor layanan ummat. Semoga komunikasi Admin IDC dengan para donatur, relasi dan klien IDC tidak tersendat...

Latest News
Guru Sekolah di Idlib Suriah Jadikan Peti Bekas Tempat Roket jadi Meja Belajar

Guru Sekolah di Idlib Suriah Jadikan Peti Bekas Tempat Roket jadi Meja Belajar

Rabu, 18 Jan 2017 15:00

Kompolnas Imbau Kapolda Jawa Barat Keluar dari GMBI

Kompolnas Imbau Kapolda Jawa Barat Keluar dari GMBI

Rabu, 18 Jan 2017 14:14

Salah Ketik Laporan, Polisi Dicecar Hakim dan Jaksa dalam Sidang Kasus Penodaan Agama

Salah Ketik Laporan, Polisi Dicecar Hakim dan Jaksa dalam Sidang Kasus Penodaan Agama

Rabu, 18 Jan 2017 13:13

Kelompok Fatah dan Hamas Sepakat Bentuk Pemerintah Persatuan Palestina

Kelompok Fatah dan Hamas Sepakat Bentuk Pemerintah Persatuan Palestina

Rabu, 18 Jan 2017 12:31

Pemerintahan Jokowi Alergi dengan Demonstrasi? Ini Kata Wiranto

Pemerintahan Jokowi Alergi dengan Demonstrasi? Ini Kata Wiranto

Rabu, 18 Jan 2017 12:11

Belum Membaca tapi Jokowi Sudah Menganggap Buku ?Jokowi Undercover? Tidak Ilmiah

Belum Membaca tapi Jokowi Sudah Menganggap Buku ?Jokowi Undercover? Tidak Ilmiah

Rabu, 18 Jan 2017 10:11

Sekjen FUI Pertanyakan Hubungan GMBI, Kapolda Jabar dengan Sukmawati

Sekjen FUI Pertanyakan Hubungan GMBI, Kapolda Jabar dengan Sukmawati

Rabu, 18 Jan 2017 08:42

Karena Hukum, Keberagaman dan Pancasila dalam Kondisi Darurat

Karena Hukum, Keberagaman dan Pancasila dalam Kondisi Darurat

Rabu, 18 Jan 2017 08:11

Sebut Fatwa MUI Potensi Picu Gangguan Keamanan, Kapolri Dinilai Tak Paham Sejarah MUI

Sebut Fatwa MUI Potensi Picu Gangguan Keamanan, Kapolri Dinilai Tak Paham Sejarah MUI

Rabu, 18 Jan 2017 06:26

Mengapa Wapres JK Himbau Pesantren untuk Toleransi?

Mengapa Wapres JK Himbau Pesantren untuk Toleransi?

Rabu, 18 Jan 2017 06:11

Terdakwa Penista Agama, Ahok Tidak Dipenjara karena Ini

Terdakwa Penista Agama, Ahok Tidak Dipenjara karena Ini

Selasa, 17 Jan 2017 23:11

Kompetisi Global Menjadi Konspirasi, Indonesia Target Empuk

Kompetisi Global Menjadi Konspirasi, Indonesia Target Empuk

Selasa, 17 Jan 2017 23:11

Kemenristek Kembangkan Pesawat tanpa Awak untuk Jaga Perbatasan

Kemenristek Kembangkan Pesawat tanpa Awak untuk Jaga Perbatasan

Selasa, 17 Jan 2017 21:11

Benarkah Pecalang Bali Lempari Rumah Umat Islam di Bali?

Benarkah Pecalang Bali Lempari Rumah Umat Islam di Bali?

Selasa, 17 Jan 2017 21:11

Mengapa Massa FPI yang Sedang Mengawal Imam Besarnya Malah Diserang?

Mengapa Massa FPI yang Sedang Mengawal Imam Besarnya Malah Diserang?

Selasa, 17 Jan 2017 19:50

API Jabar: Polisi Biarkan Masa GMBI Serang Ulama dan Santri

API Jabar: Polisi Biarkan Masa GMBI Serang Ulama dan Santri

Selasa, 17 Jan 2017 19:31

Tumpang Tindihnya Peraturan Pemerintah untuk BUMN, Ini Salah Satunya

Tumpang Tindihnya Peraturan Pemerintah untuk BUMN, Ini Salah Satunya

Selasa, 17 Jan 2017 19:11

Anggota DPR RI Ungkap Fakta-Fakta Kapolda Jabar Terlibat dalam Bentrok GMBI dengan FPI

Anggota DPR RI Ungkap Fakta-Fakta Kapolda Jabar Terlibat dalam Bentrok GMBI dengan FPI

Selasa, 17 Jan 2017 17:24

Tersangka Utama Pelaku Penyerangan di Klub Malam Reina Dilatih di Afghanistan

Tersangka Utama Pelaku Penyerangan di Klub Malam Reina Dilatih di Afghanistan

Selasa, 17 Jan 2017 17:15

Pemblokiran Media Islam Wujud Ketakutan yang Berlebihan

Pemblokiran Media Islam Wujud Ketakutan yang Berlebihan

Selasa, 17 Jan 2017 16:34


Must Read!
X