Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
25.781 views

Matematika Bibel atau Al-Qur'an yang Salah Hitung? (Membedah Blog Kafir - 2)

Dalam blog-blog gratisan milik kaum Walan Tardho, yang makin marak belakangan ini, meski alamat URL-nya bermacam-macam, tapi dari gaya bahasa dan jurus-jurus serangan yang mirip, nampaknya pembuat blog-blog kafir itu adalah satu orang, atau beberapa orang yang masih memiliki hubungan kekerabatan atau pertemanan.

Salah satu jurus penghinaan terhadap Al-Qur'an yang hampir dimuat di semua blog itu adalah gugatan terhadap perhitungan  dalam hukum waris (fara’id) dalam Al-Qur'an. Dengan penyelewengan terhadap rumusan angka waris dalam Al-Qur'an itu, mereka menyimpulkan bahwa Allah dan Nabi Muhammad itu tidak pandai berhitung sehingga matematika dalam Al-Qur'an tidak benar.

Contoh gugatan terhadap hitungan waris dalam Al-Qur’an yang dimuat di blog xxxxslim.xxxxxress.com adalah sbb:

“Contoh KASUS 4: Kesalahan menghitung muhammad: jika yang meninggal TAK MEMILIKI anak, memiliki 1 suami, 2 saudara PEREMPUAN dan Seorang IBU. (Maka pembagian warisnya adalah) 1/2 (ayat 12) + 2/3 (ayat 176) + 1/6 (ayat 11)= 1 + 1/3. Loh kok kelebihan? he...he...he...

Bagi mereka yang matematikanya jongkok. Contoh kasus 4: Jika yang meninggal memiliki WARISAN Rp. 30.000.000 dan mempunyai AHLI WARIS, adalah: seorang suami, 2 saudara perempuan, dan seorang ibu.

Seorang SUAMI akan mendapatkan 1/2 x Rp. 30.000.000 = Rp. 15.000.000.

SEORANG saudara perempuan akan mendapatkan 2/3 x Rp. 30.000.000 = Rp. 20.000.000.

Seorang Ibu akan mendapatkan 1/6 x Rp. 30.000.000 = Rp. 5.000.000.

Total yang mesti dibayar= rp. 40.000.000, padahal warisan hanya Rp. 30.000.000.”

Persoalannya adalah ayat tersebut diterapkan dengan matematika dangkal yang terbatas pada penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian, seperti pelajaran yang diajarkan di bangku SD. Berbekal matematika awam ini, dengan cerobohnya penulis blog itu menuduh Allah dan Nabi Muhammad salah hitung.

...Berbekal matematika awam ini, dengan cerobohnya penulis blog itu menuduh Allah dan Nabi Muhammad salah hitung...

Memang benar, ada tiga ayat Al-Qur`an yang berbicara tentang perhitungan waris, antara lain surat An-Nisa 11, 12 dan 176. Jadi, ketiga ayat yang dikutip dalam selebaran itu sudah benar. Lantas dimana persoalannya?

Pada contoh kasus yang dikemukakan tersebut, jika ada orang yang meninggal dengan meninggalkan beberapa ahli waris, antara lain: seorang suami, 2 orang saudara perempuan dan seorang ibu. Maka pembagiannya sbb:

Pertama, seorang suami mendapat warisan 1/2 (nishfu), berdasarkan firman Allah: “Dan bagimu (suami-suami) seperdua dari harta yang ditinggalkan oleh isteri-isterimu, jika mereka tidak mempunyai anak...” (Qs An Nisa’ 12).

Kedua, 2 orang saudara perempuan mendapat warisan 2/3 (ats-tsulutsani), berdasarkan firman Allah: “...tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan oleh yang meninggal...” (Qs An-Nisa 176).

Ketiga, seorang ibu mendapat warisan 1/6 (as-sudusu), berdasarkan firman Allah: “...jika yang meninggal itu mempunyai beberapa saudara, maka ibunya mendapat seperenam...” (Qs An-Nisa 11).

Bila semuanya dijumlahkan, maka hasilnya adalah 1/2 + 2/3 + 1/6 = 4/3 = 1 + 1/3. Atas dasar ini, penulis selebaran itu menuduh terjadinya kesalahan dalam perhitungan Allah SWT karena seharusnya jumlah pembagian harta warisan itu harus 1. Tetapi dalam kasus ini menunjukkan terjadi kelebihan harta yang harus dibagi yaitu kelebihan 1/3.

Praktiknya, jika harta warisan itu Rp 30.000.000, maka sang suami mendapatkan Rp 15.000.000, sedangkan 2 saudara perempuan mendapat Rp 20.000.000, kemudian sang ibu mendapat Rp 5.000.000. Jika seluruh bagian warisan sang suami, 2 saudara perempuan dan sang ibu itu dijumlahkan, maka hasilnya adalah Rp 40.000.000. Padahal harta yang diwariskan hanya Rp 30.000.000.

Inilah yang dimaksud selebaran itu sebagai kesalahan perhitungan Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW. Dengan temuan ini, sang aktivis Kristen merasa hebat dan memanfaatkannya sebagai senjata untuk menanamkan keragu-raguan terhadap akidah umat Islam.

Tetapi, aktivis Kristen itu telah tertipu dengan temuannya, karena apa yang dikemukakan itu bukan hal yang baru. Para ulama dari jaman terdahulu sudah membahasnya secara tuntas dalam Ilmu Faraidh. Di Indonesia, buku yang sangat populer adalah “Al-Fara’idh, Ilmu Pembagian Waris” karya A Hassan, ulama tersohor dari Persatuan Islam. Buku ini sudah terbit berulang kali sejak tahun 1949.

Masalah kelebihan jumlah bagian ahli waris dibandingkan jumlah harta, dalam Ilmu Faraidh disebut Al-‘Aul. Sebaliknya, kelebihan harta dibandingkan jumlah bagian ahli waris disebut Ar-Radd. Untuk menjelaskan penerapan bab Al-‘Aul dalam faraidh, mari kita terapkan pada kasus yang dikemukakan dalam selebaran itu.

Sebelum melangkah kepada pembagian warisan, perlu dicatat baik-baik bahwa hak warisan sang suami adalah 1/2 atau 3/6, sedangkan hak dua saudara perempuan adalah 2/3 atau 4/6, dan hak ibu adalah 1/6. Dari angka ini, dapat ditentukan perbandingan hak waris antara suami (3/6) dengan dua saudara perempuan (4/6) dan ibu (1/6) adalah 3:4:1.

Dengan kata lain, hak suami adalah 3 bagian, hak dua orang saudara perempuan adalah 4 bagian, sedangkan hak ibu adalah 1 bagian. Total seluruh hak waris adalah 8 bagian. Jumlah 1 bagian warisan adalah Rp 3.750.000 (1/8 x 30.000.000 = 3.750.000).

Dari sini dapat ditentukan pembagian harta warisan (Rp 30.000.000) kepada masing-masing hak ahli waris, antara lain:

Pertama, sang suami mendapat 3 bagian (3 x 3.750.000) = Rp 11.250.000,-

Kedua, 2 saudara perempuan mendapat 4 bagian (4 x 3.750.000) = Rp 15.000.000,-

Ketiga, sang ibu 1 bagian (1 x 3.750.000) = Rp 3.750.000,-

Jelaslah, bahwa pembagian harta warisan menurut Al-Qur`an itu bisa dilakukan dengan adil, rata dan tidak ada satu pun yang salah.

Kesalahan Hitungan dalam Bibel

Bila ada yang menuduh pembagian waris dalam Al-Qur`an salah angka, berarti logika dan matematika aktivis Kristen itulah yang perlu dikoreksi karena sudah mengalami gangguan.

Seharusnya aktivis Kristen itu paham contoh kesalahan hitung dalam kitab suci. Perhatikan contoh perhitungan dalam Alkitab (Bibel) berikut:

“Dalam tahun ketiga puluh satu zaman Asa, raja Yehuda, Omri menjadi raja atas Israel dan ia memerintah dua belas tahun lamanya. Di Tirza ia memerintah enam tahun lamanya... Kemudian Omri mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek moyangnya, dan ia dikuburkan di Samaria. Maka Ahab, anaknya, menjadi raja menggantikan dia. Ahab, anak Omri, menjadi raja atas Israel dalam tahun ketiga puluh delapan zaman Asa, raja Yehuda” (1 Raja-raja 16:23-29).

Dari ayat tersebut dapat disimpulkan bahwa Omri menjadi Raja pada tahun ke-31 zaman Asa selama 12 tahun lamanya. Setelah raja Omri meninggal, maka ia digantikan anaknya pada tahun ke-38.

...Secara matematika yang sederhana, ayat tersebut mengalami kesalahan fatal...

Secara matematika yang sederhana, ayat tersebut mengalami kesalahan fatal. Seharusnya Omri meninggal pada tahun ke-43 pada jaman Asa, dan bukan tahun ke-38 pada jaman Asa. Karena 31 ditambah 12 adalah 43, bukan 38.

Atau seharusnya Omri memerintah hanya selama 7 tahun saja, bukan 12 tahun. Karena 38 dikurangi 31 adalah 7, bukan 12. Apakah ini bukan salah hitung yang fatal namanya?

Kesimpulan: Kitab yang mengalami kesalahan hitungan bukan Al-Qur’an, melainkan Alkitab (Bibel). [A. Ahmad Hizbullah/voa-islam.com]

Baca artikel terkait:

Membedah Blog Kafir (1): Islam Adalah Geng Pemuja Setan dan Pembunuh Manusia?

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Christology lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Tebar Qurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, Dakwah Pedalamandan dan Rawan Pemurtadan

Tebar Qurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, Dakwah Pedalamandan dan Rawan Pemurtadan

Qurban adalah amal shalih yang paling utama. Mari berqurban ke pesantren, penjara, keluarga mujahid, dakwah pedalamandan dan rawan pemurtadan. ...

Muhammad Chair Mujahid LP Medan Wafat, Enam Anaknya Menjadi Yatim. Ayo Bantu!!!

Muhammad Chair Mujahid LP Medan Wafat, Enam Anaknya Menjadi Yatim. Ayo Bantu!!!

Muhammad Chair adalah seorang mujahid yang sedang menjalani vonis 9 tahun penjara di LP Medan, Sumatera Utara. Keenam anaknya berstatus yatim, menjadi tanggung jawab kaum Muslimin....

Ummi Syaja'ah Istri Mujahid Sudah Dioperasi, Biaya 30 Juta Rupiah Sudah Dilunasi

Ummi Syaja'ah Istri Mujahid Sudah Dioperasi, Biaya 30 Juta Rupiah Sudah Dilunasi

Kondisi Ummi Syaja'ah membaik pasca operasi. Untuk mengobati Serosis Hepatis (pengerasan hati) yang dideritanya, ditempuh terapi thibbun nabawi di rumah sehat Naturaid Jombang....

Masjid dan Kios Muslim di Tolikara Papua Dibakar Teroris Kristen. Ayo Bantu Jihad Harta..!!!

Masjid dan Kios Muslim di Tolikara Papua Dibakar Teroris Kristen. Ayo Bantu Jihad Harta..!!!

Umat Islam Tolikara Papua dizalimi mayoritas Kristen. Muslimah dilarang berjilbab menutup aurat, shalat Id dibubarkan paksa, masjid dibakar dan belasan kios aset umat Islam dibumihanguskan....

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Akhwat yatim Rika Suranti tutup usia. Total dana Rp 17.200.000 telah diserahkan, semoga para donatur mendapat tiket masuk surga bersama Rasulullah SAW sedekat dua jari....

Latest News
KPK Menjadi Alat Rezim Jokowi, Perwira Polisi dan Staf Ahli BIN Capim KPK?

KPK Menjadi Alat Rezim Jokowi, Perwira Polisi dan Staf Ahli BIN Capim KPK?

Rabu, 02 Sep 2015 06:40

Soal Tahlilan Said Aqil Siraj Menuai Kritik dan Kecaman

Soal Tahlilan Said Aqil Siraj Menuai Kritik dan Kecaman

Selasa, 01 Sep 2015 23:48

Pemerintah Izinkan Pekerja Cina Datang Bergelombang, Buruh Siap Turun Kembali!

Pemerintah Izinkan Pekerja Cina Datang Bergelombang, Buruh Siap Turun Kembali!

Selasa, 01 Sep 2015 23:30

PAS Jabar: MUI Harus Jadi Katalisator bagi Sinergitas Potensi-Potensi Dakwah Ormas Islam

PAS Jabar: MUI Harus Jadi Katalisator bagi Sinergitas Potensi-Potensi Dakwah Ormas Islam

Selasa, 01 Sep 2015 23:01

Dewan Dakwah Aceh Gelar Silaturahim Dengan Masyarakat Rumpet

Dewan Dakwah Aceh Gelar Silaturahim Dengan Masyarakat Rumpet

Selasa, 01 Sep 2015 23:00

Buku Fiqih Kebinekaan, Persembahan untuk Siapa?

Buku Fiqih Kebinekaan, Persembahan untuk Siapa?

Selasa, 01 Sep 2015 22:30

Benalu Umat: Mentalitas Penjual Bangsa (bagian-2 Habis)

Benalu Umat: Mentalitas Penjual Bangsa (bagian-2 Habis)

Selasa, 01 Sep 2015 22:30

Massa Teriak Turunkan Jokowi, Presiden KSPI: Jangan!

Massa Teriak Turunkan Jokowi, Presiden KSPI: Jangan!

Selasa, 01 Sep 2015 22:30

Kedatangan Direktur IMF Lagarde Manambah Rupiah Loyo Rp 14.098/IUSD

Kedatangan Direktur IMF Lagarde Manambah Rupiah Loyo Rp 14.098/IUSD

Selasa, 01 Sep 2015 22:12

Direktur IMF Christine Lagarde Ingin Sri Mulyani Masuk Kabinet Jokowi?

Direktur IMF Christine Lagarde Ingin Sri Mulyani Masuk Kabinet Jokowi?

Selasa, 01 Sep 2015 21:57

Buruh: Perbudakan Modern  Lahir di Hari Perayaan Indonesia yang ke-70

Buruh: Perbudakan Modern Lahir di Hari Perayaan Indonesia yang ke-70

Selasa, 01 Sep 2015 21:30

Serangkaian Serangan Jibaku Daulah Islam (IS) di Kota HaditsaTewaskan 12 Tentara Irak

Serangkaian Serangan Jibaku Daulah Islam (IS) di Kota HaditsaTewaskan 12 Tentara Irak

Selasa, 01 Sep 2015 21:16

Presiden PKS Minta Pemerintah Mengutamakan Buruh Indonesia

Presiden PKS Minta Pemerintah Mengutamakan Buruh Indonesia

Selasa, 01 Sep 2015 21:02

Tebar Qurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, Dakwah Pedalamandan dan Rawan Pemurtadan

Tebar Qurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, Dakwah Pedalamandan dan Rawan Pemurtadan

Selasa, 01 Sep 2015 18:49

Thailand Klaim Tangkap Tersangka Utama Pelaku Pemboman Kuil Erawan

Thailand Klaim Tangkap Tersangka Utama Pelaku Pemboman Kuil Erawan

Selasa, 01 Sep 2015 18:35

Al-Shabaab Rebut Markas Pasukan Uni Afrika di Somalia Selatan, Tewaskan 50 Tentara

Al-Shabaab Rebut Markas Pasukan Uni Afrika di Somalia Selatan, Tewaskan 50 Tentara

Selasa, 01 Sep 2015 18:00

Buruh Ingatkan Pemerintah Tidak Beri Janji Palsu

Buruh Ingatkan Pemerintah Tidak Beri Janji Palsu

Selasa, 01 Sep 2015 11:26

 Ribuan Buruh Melakukan Aksi Demo Menolak PHK  dan Longmarc Menuju Istana

Ribuan Buruh Melakukan Aksi Demo Menolak PHK dan Longmarc Menuju Istana

Selasa, 01 Sep 2015 10:19

Muslimah Thailand 'Tersangka' Pemboman di Bangkok Bantah Terlibat dalam Serangan

Muslimah Thailand 'Tersangka' Pemboman di Bangkok Bantah Terlibat dalam Serangan

Selasa, 01 Sep 2015 09:15

MetroTV Sudah Mulai Malu Memberitakan Jokowi?

MetroTV Sudah Mulai Malu Memberitakan Jokowi?

Selasa, 01 Sep 2015 07:20



Must Read!
X