Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
10.533 views

Pelecehan Seks, Praktik Kebiri & Penganiayaan di Lembaga Katolik Belanda Diungkap

VOA-ISLAM.COM – Pelecehan serius sudah lama terjadi di panti anak cacat milik gereja Katolik Roma, tapi tidak dilaporkan. Pelecehan ini termasuk hubungan seks, praktik kebiri, penelitian medis secara diam-diam, penganiayaan dan kemungkinan pembunuhan.

Seorang bruder Katolik dikirim ke Afrika karena telah melakukan penelitian otak yang tidak etis. Radio Nederland Wereldomroep (RNW) melacaknya.

Sampai beberapa tahun terakhir, kebanyakan pelecehan yang terjadi di institusi perawatan Belanda berhasil ditutup-tutupi. Satu perkecualian adalah skandal percobaan medis di ‘Huize Assisië pada tahun 1978, yaitu asrama sekolah Katolik Roma bagi anak laki-laki cacat mental yang terletak di kota Udenhout bagian selatan, Belanda.

X-ray otak

Dokter umum dan seorang perawat yang dikenal sebagai bruder Dionysius melakukan penelitian tulang belakang pada sekitar 180 pasien, termasuk anak di bawah umur. Mereka menyuntikkan cairan dan udara ke otak pasien untuk mengambil x-ray cerebral cortex atau korteks otak besar mereka.

Penelitian otak ini dilakukan secara diam-diam. Setelah mendapat suntikan, pasien mengalami mual dan sakit kepala selama berhari-hari. Orang tua pasien tidak dimintai izin atau diberi pemberitahuan mengenai prosedur ini.

Dikirim ke Afrika

Ketika mantan karyawan membocorkan penelitian ini, dokter tersebut

dipecat dan didenda. Bruder Dionysius dikirim ke Tanzania oleh pihak Kongregasi. Kasus ini dibahas oleh parlemen Belanda. Anggota parlemen mengecam badan pengamat kesehatan yang telah memberikan kebebasan kepada lembaga swasta semacam Huize Assisië.

‘Bukan hal yang tidak diinginkan’

RNW mengetahui bahwa Bruder Dionysius masih bekerja sebagai perawat rumah sakit di desa Tanzania Sengerema, dekat Danau Victoria. Dalam perbincangan melalui telepon, dia mengatakan bahwa dia tidak melakukan apapun yang tidak diinginkan. “Yang kami lakukan di sana juga terjadi di lembaga lain,” ujarnya.

“Sebagai teknisi x-ray, saya melaksanakan mandat dokter. Itu bukan urusan saya apakah orang tua pasien mengetahui mengenai hal ini atau tidak. Saya dipecat setelah penelitian ini bocor, tapi pemecatan itu hanya untuk menghentikan keributan yang timbul,” jelasnya.

....Di samping pembunuhan 20 pasien tersebut, media ABC juga berhasil mengungkap terjadinya pelecehan seksual dan fisik di Saint Joseph....

Rahasia mengerikan

Ini adalah contoh langka pelecehan lembaga yang bocor ke kalangan umum. Lebih sering kasus serupa malah disembunyikan rapat-rapat sampai beberapa dekade. Namun belakangan, beberapa rahasia mengerikan tersebut mulai terungkap.

Dalam sebuah investigasi media televisi ABC, seorang perawat kepala mantan di Huize Saint Joseph, panti Katolik Roma bagi anak laki-laki penyandang cacat mental, diduga telah menyebabkan setidaknya 20 pasien meninggal akibat keracunan pada awal tahun 50-an.

Kisah kesalahan yang berbuntut kematian ini membikin geger desa kecil di Belanda selatan di mana lembaga Saint Joseph itu berdiri sejak abad ke-19. Di samping pembunuhan 20 pasien tersebut, media ABC juga berhasil mengungkap terjadinya pelecehan seksual dan fisik di Saint Joseph.

Beberapa orang yang pernah tinggal di panti Saint Joseph mengatakan bahwa para bruder Katolik sering memukuli anak-anak dan mengunci mereka dalam ruangan yang terisolasi. Sejarawan Annemieke Klijn menulis mengenai kekerasan yang terjadi di panti itu.

Dia menggambarkan pelbagai macam metode yang dipakai oleh para bruder, termasuk pemberian pukulan.

....para bruder Katolik sering memukuli anak-anak dan mengunci mereka dalam ruangan yang terisolasi....

Kesalahan besar

Sejarawan Klijn menggambarkan Saint Joseph sebagai institusi di mana banyak orang beragama dengan dedikasi tinggi bekerja, tapi dalam kualitas pelayanan terjadi kesalahan besar. Ini disebabkan karena sudah terlalu penuh dihuni dan kurangnya personil yang terlatih.

Seperti lembaga pelayanan Katolik Roma saat ini, banyak yang kekurangan dana. Panti Katolik bagi para penyandang cacat menolak pihak luar yang ingin melakukan pelatihan untuk meningkatkan kualitas perawatan.

Jadi tidak diketahui separah apa pelecehan yang terjadi di Saint Joseph atau lembaga perawatan Katolik lainnya.

Praktik Kebiri

Sebuah praktik yang cukup terjadi tapi tidak dipublikasikan secara luas sampai beberapa tahun belakangan ini adalah praktik kebiri kimia pada pasien. Praktik kebiri terjadi di panti Saint Willibrord, lembaga Katolik bagi penyandang cacat mental yang terletak di desa Heiloo, sebelah utara Amsterdam.

Di antara mereka yang dikebiri ada juga imam Katolik yang melakukan pelanggaran seksual dan siswa seminari yang dipandang tidak bisa mengontrol libido mereka.

....Di antara mereka yang dikebiri ada juga imam Katolik yang melakukan pelanggaran seksual dan siswa seminari....

Ogah diproses hukum

Anehnya, sejauh ini, kelihatannya hanya ada sedikit minat untuk menyelidiki pelanggaran yang terjadi di lembaga Katolik Roma, khususnya panti bagi para penyandang cacat mental. Anggota parlemen dan pakar etika medis Heleen Dupuis malah mempertanyakan perlunya melakukan penyelidikan.

Meskipun Dupuis, pemimpin organisasi perdagangan Belanda bagi penyedia pelayanan penyandang cacat, mengatakan bahwa siapapun yang bersalah telah melakukan pelecehan harus dihukum. Tapi dia lebih suka menekankan betapa perawatan di Belanda sekarang sudah meningkat dibandingkan dengan dekade lalu saat pelecehan terjadi. [taz/rnw]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Christology lainnya:

+Pasang iklan

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Dua Tahun Nuraini Menahan Sakit Tumor Mata. Cita-citanya Ingin Jadi Ustadzah. Ayo Bantu!!

Dua Tahun Nuraini Menahan Sakit Tumor Mata. Cita-citanya Ingin Jadi Ustadzah. Ayo Bantu!!

Orang dewasa saja belum tentu sanggup menahan nyeri yang hebat selama dua tahun pada mata dan kepala. Tapi balita Nuraini ini bisa bersabar menghadapi ujian Allah, tumor mata ganas....

Padukan Dakwah dan Medis, IDC akan Mendirikan KLINIK UMMAT Gratis untuk Dhuafa, Ayo Bantu!!

Padukan Dakwah dan Medis, IDC akan Mendirikan KLINIK UMMAT Gratis untuk Dhuafa, Ayo Bantu!!

Untuk meningkatkan dakwah dan kesejahteraan umat Islam, IDC mensinergikan dakwah Islamiyah, misi kemanusiaan dan medis. Ayo bantu program KLINIK UMMAT di berbagai daerah....

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Gadis yatim syuhada ini wafat di RS Adam Malik Medan setelah menderita penyakit Lupus. Ayahnya gugur tahun 2010 saat menegakkan syariat i'dad bersama kafilah Mujahidin Aceh....

Biaya Operasi Penyumbatan Usus Dilunasi, Aktivis Nahi Mungkar Solo Pulang dari Rumah Sakit

Biaya Operasi Penyumbatan Usus Dilunasi, Aktivis Nahi Mungkar Solo Pulang dari Rumah Sakit

Setelah dua pekan opname di rumah sakit, akhirnya Luqman Rivai bisa pulang ke rumah. Biaya operasi sebesar 33,5 juta rupiah dilunasi, IDC turut membantu biaya 8,5 juta rupiah...

Operasi Penyumbatan Usus, Aktivis Nahi Mungkar Solo Butuh Biaya Rp 12 Juta. Ayo Bantu!!

Operasi Penyumbatan Usus, Aktivis Nahi Mungkar Solo Butuh Biaya Rp 12 Juta. Ayo Bantu!!

Sudah dua pekan Luqman opname di rumah sakit, usai operasi penyumbatan usus. Ia tak bisa pulang karena terganjal biaya operasi 33,5 juta rupiah yang belum dilunasi. Ayo bantu!! ...

Latest News


Must Read!
X